Sabtu, 26 Mei 2018  
 
Menkumham Beri Penghargaan untuk 2 Penyuluh Hukum Teladan BPHN

Jumat, 25 Agustus 2017 - 21:16:21 WIB
Jakarta, Tiraskita.com - Dua pegawai Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memperoleh penghargaan dari Menkumham Yasonna H Laoly. Pegawai BPHN bernama Yuliawiranti Subeno dan Sudaryadi itu dinilai memiliki kinerja yang moncer.

Penyerahan penghargaan dari Menkumham untuk Yuliawiranti dan Sudaryadi dilakukan Rabu lalu (16/8). Ternyata, keduanya dianggap berkinerja bagus sebagai penyuluh di bidang hukum.

"Keduanya adalah pegawai yang bekerja sebagai penyuluh hukum di BPHN. Dan keduanya mendapatkan penghargaan penyuluh hukum teladan berdasarkan Keputusan Menkumham Republik Indonesia Nomor: M.HH-KP.07.05 Tahun 2017," ujar Kepala Sub Bidang Pengembangan Penyuluhan Hukum BPHN Rachmat Abdillah, Kamis (24/8).??

Rachmat menjelaskan, penghargaan dari Menkumham memang tidak hanya untuk dua pegawai BPHN. Sebab, total ada 37 pegawai Kemenkumham yang memperoleh penghargaan dari Yasonna.

Penghargaan diberikan bersamaan saat Presiden Joko Widodo melakukan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Bersama dihadiri anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR Senayan, 16 Agustus lalu.

"Turut hadir dalam Sidang Bersama itu 1.583 orang teladan dari seluruh Indonesia yang berasal dari 15 kementerian dan lembaga termasuk dari Kemenkumham," tutur Rachmat.

Lebih lanjut Rachmat mengatakan, penghargaan itu juga untuk memacu pegawai agar lebih giat dalam bekerja. Selain itu, penghargaan juga untuk memotivasi pegawai yang lain untuk meningkatkan kinerja mereka.

Penghargaan untuk pegawai Kemenkumham rutin dilakukan setiap 17 Agustus dan Hari Dharma Karya Dhika pada 30 Oktober, atau pasca-penerbitan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 45 Tahun 2015 tentang Pemberian Penghargaan Karya Dhika bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemenkumham.

Sedangkan bagi Yuliawiranti Subeno, penghargaan itu merupakan suatu tantangan supaya bekerja lebih baik lagi, terutama sebagai penyuluh hukum. "Untuk bekerja berkontribusi nyata demi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang lebih baik lagi," ucapnya bijak.

Yulia juga berharap agar pada tahun depan ada pegawai BPHN yang yang menerima penghargaan sebagai penyuluh hukum teladan. Menurutnya, meskipun penyuluh hukum merupakan jabatan fungsional baru, namun harus bisa menunjukkan kiprah dan kinerjanya.

"Agar lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya menuturkan.


(adv/jpnn/*)



editorial Lainnya :
 
  • Menkumham Beri Penghargaan untuk 2 Penyuluh Hukum Teladan BPHN
  • Menteri Yasona Laoli Mudik Bersama
  • Menteri Yasonna Sambut Baik Kehadiran Gapnindo
  • Jelang Pencoblosan, Ahok-Djarot Kembali Ungguli Pasangan Lain
  • Malam Mingguan, Ahok Nonton Film Bareng Pendukungnya
  • Di DPR, Menkum Jelaskan Soal Perbedaan Data TKA China di RI
  •  
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved