Senin, 06 April 2020  
 
Menko Luhut: Dewan Pengarah pembangunan Ibu Kota Baru Untuk Membangun Kepercayaan Dunia Internasiona

zai | Nasional
Sabtu, 18 Januari 2020 - 07:49:36 WIB
JAKARTA,Tiraskita.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan, tugas Dewan Pengarah untuk Ibukota baru yang terdiri dari Putera Mahkota UEA Pangeran Mohamad Bin Zayed, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan CEO Soft Bank Masayoshi Son, adalah salah satunya untuk membangun kepercayaan dari dunia internasional.

“(Apa saja tugas mereka) Sedang kita rumuskan, Presiden tetap sebagai penanggung jawab, peran mereka memberikan saran dan promosi serta yang terpenting adalah untuk membangun _trust_ atau kepercayaan dari dunia internasional,” ujar Menko Luhut dalam konferensi pers yang dihelat di kantor Kemenko Marves, Jakarta, Jumat (17/01/2020).

UEA dan Soft Bank sudah berencana akan menanamkan investasinya di Ibu kota baru, namun demikian segala hal, terutama mengenai persyaratan tetap akan dikendalikan oleh pemerintah dengan dasar saling menguntungkan dan saling menghormati.

“Strukturnya saat ini sedang dibuat, UEA nanti akan investasi juga, dengan Soft Bank nanti saya akan bertemu kembali dengan Masayoshi di Davos, Swiss. Presiden Joko Widodo rencananya pada bulan Februari akan memutuskan, negosiasi kami akan angkanya ada di sekitar 30-40 miliar USD, rencana Ibukota baru nanti akan dibagi kedalam klaster-klaster, seperti klaster pendidikan, kesehatan dan lainnya. Yang jelas, semua itu di bawah kendali kita,” tambahnya.

*Omnibus Law*

Kemudian, terkait dengan dengan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law, Menko Luhut mengharapkan Omnibus Law bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekitar 5 hingga 6 persen pada tahun 2024.

“Minggu depan rencananya Omnibus Law akan dibahas di parlemen, kami optimis ekonomi akan tumbuh, sekaligus juga akan menarik minat para investor yang akan menanamkan investasinya di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko Luhut menjelaskan, dalam proses penyusunan RUU Omnibus Law, pemerintah akan melibatkan semua stake holder, Menko Luhut pun menyatakan bahwa RUU Omnibus Law nantinya akan berfungsi sebagai penyelaras dari regulasi atau UU yang sudah ada.

“Kita menghindari adanya tumpang tindih regulasi, Omnibus Law ini akan mensinergikan regulasi lain untuk kemudian diselaraskan,” jelasnya.

*Pembelian Kapal Bakamla*

Dalam kesempatan tersebut, Menko Luhut juga menjelaskan mengenai rencana pembelian kapal _ocean going_ atau sekelas fregat dengan kemampuan jelajah jarak jauh untuk menunjang operasional Badan Keamanan Laut (Bakamla).

“Omnibus Law akan masuk minggu depan ke parlemen, intinya kita mau _coast guard_ atau Bakamla itu berperan penuh, mengenai kapal, Menteri Pertahanan berencana akan beli kapal _ocean going_ sepanjang 143-150 meter, dan dibeli dari galangan kapal di Denmark, jadi kapal yang bisa menjelajah dengan cakupan jauh dan bebas sekelas fregat,” ujarnya.

Terkait dengan kebijakan perikanan di Kepulauan Natuna, Menko Luhut memaparkan, bahwa segala hal di antaranya mengenai rencana para nelayan yang akan dikirim ke Natuna untuk mendukung Sentra Perikanan disana, menurutnya hal tersebut akan berdasarkan kepada hasil studi yang saat ini masih berlangsung.

“Studi sedang dibuat dan dari hasil studi maka akan terjawab semua, jadi Menteri KKP yang akan eksekusi, studi ini adalah dasarnya. Penegakan hukum tetap akan Bakamla, hasil studi yang akan menjadi dasar kita, para ahli perikanan akan kita kumpulkan, kebijakan itu akan keluar setelah hasil studi keluar,” tutup Menko Luhut.


Sumber : Biro Perencanaan dan Informasi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Gubernur Jawa Barat : Jika Kita disiplin , Maka Pandemi Berkhir Pada Bulan Juni
  • Korps Adhyaksa Berduka, Wakajagung Dimakamkan
  • Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
  • Anggota DPR Kritik Yasonna Tak Beri Koruptor Asimilasi
  • Terinfeksi Covid-19, Pasangan Suami - Istri Meninggal Bersamaan, Hanya Beda 6 Menit
  • Satgas Penanganan Covid – 19 RS Khusus Pulau Galang Simulasikan Evakuasi Pasien di Bandara Hang Na
  • IWO Rohil Puji Keberanian Dinas Lingkungan Hidup Berikan Sanksi PKS PT. Kencana Andalan Nusantara
  • Perangi Covid-19, Kak Seto Ajak Orang Tua Jadi Guru Bagi Anak
  • Tiga Oknum Hakim PN Jaksel Dilaporkan ke Bawas MA, KY dan PT DKI
  •  
    Rabu, 25 Desember 2019 - 12:33:20 WIB
    Dirbinmas Polda Banten Cek Pos Pelayanan Nataru Alun-alun Kota Serang
    Jumat, 06 Maret 2020 - 11:01:03 WIB
    Kerja Sama Mediaa Massa Dalam Pengembangan Pemabangunan
    Peran Serta Media Massa Dalam Publikasi Pembangunan Daerah
    Sabtu, 28 Maret 2020 - 16:47:47 WIB
    Kecamatan Tampan Tertinggi ODP Covid-19 di Pekanbaru, Cek Updatenya di ppc-19.pekanbaru.go.id
    Rabu, 01 April 2020 - 19:27:44 WIB
    Dugaan Korupsi
    KPK Duga Ada Duit Korupsi Jalan Duri-Sei Pakning Mengalir ke DPRD Bengkalis
    Rabu, 11 Maret 2020 - 12:18:32 WIB
    Danramil 07/Alasa Laksanakan Komsos Di Rumah Warga Binaan
    Jumat, 08 November 2019 - 15:35:11 WIB
    Bicara Industri Pertahanan, TB.Hasanuddin Tekankan Kemandirian Alutsista*
    Rabu, 18 Desember 2019 - 07:17:47 WIB
    Raih Prestasi Tanpa narkoba
    Penyuluhan Bahaya Narkoba Di BukitBatu
    Rabu, 26 Februari 2020 - 09:34:51 WIB
    ARIEF BUDIMAN KEMBALI LAGI DIPANGGIL OLEH KPK
    Kembali Ketua dan Komisioner KPU, Arief Budiman serta Evi Novida Ginting Manik Dipanggil KPK
    Jumat, 03 April 2020 - 09:30:44 WIB
    Pencegahan Virus Corona
    PDI Perjuangan Riau Bagikan Ribuan Jamu Anti Corona dan Hand Sanitizer Gratis Kepada Masyarakat
    Senin, 10 Februari 2020 - 12:31:49 WIB
    Terungkap, Warga Yang Lapor Anies Mendapat Tekanan
    Kamis, 13 Februari 2020 - 11:20:41 WIB
    KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA
    Jenderal Pol Idham Aziz Apresiasi Inovasi Polda Riau dan Seluruh Forkopimda Riau Cegah Karhutla
    Selasa, 17 Maret 2020 - 11:02:55 WIB
    Partai Demokrat
    Pengamat: Tak Ada Regenerasi di Partai Demokrat
    Kamis, 14 November 2019 - 19:23:24 WIB
    Danramil 07/Alasa Berikan Materi Wasbang kepada Masyarakat Desa Anaoma
    Jumat, 13 Maret 2020 - 10:29:27 WIB

    Jumat, 29 November 2019 - 05:20:14 WIB
    Majelis Hakim tidak Berani Vonis mati
    Bandar Narkoba Gelimang Harta, Korbannya Sekarat
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2019 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved