Kamis, 29 Oktober 2020  
 
Kritikan Keras Ketua Komite I DPD RI Hingga Meminta Pilkada Desember 2020 Ditunda sampai 2021

Riswan L | Nasional
Selasa, 25 Agustus 2020 - 08:48:39 WIB
Jakarta, Tiraskita.com – Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang baru dikukuhkan H. Fachrul Razi MIP menjadi Narasumber pada ‘Diskusi MPR Rumah kebangsaan Pengawal Ideologi Pancasila dan Kedaulatan Rakyat’, Senin (24/8) di Ruang Media Center DPR RI, Senayan Jakarta Pusat.

Dalam Sesi Diskusi tersebut Senator Fachrul Razi secara gamblang dan tegas dihadapan kru media Menolak Penyelenggaraan Pilkada Desember 2020. ” Bahwa Komite I Saat ini sikap kita adalah menolak pelaksaaan Pilkada pada desember 2020. Pertama, saya jelaskan saat ini bahwa secara data statistik peningkatan covid sangat luar biasa menyerang daerah daerah yang selama ini kita katakan aman sudah menunjukkan daerah basis (Claster) tinggi.

Kedua jelas Fachrul, Hasil kunjungan kedaerah – daerah saat ini kewalahan dengan kondisi Covid saat ini apalagi dengan anggaran yang sangat luar biasa dibutuhkan buat Pilkada. Sayangnya, adanya pandemi Covid-19, dalam penerapan demokrasi elektoral harus menerapkan protokol kesehatan yang konsekuensinya tambahan biaya.

” Sehingga memang hari ini ketakutan rezim ketakutan beberapa pihak saja apabila pilkada tidak dilaksanakan seakan akan kita merusak demokrasi, demokrasi mana…yang dirusak…? Seakan – akan ada penyerapan anggaran, anggaran mana yang diserap? ini sepertinya ada sebuah dinamika menurut saya yang tidak semestinya kita pikirkan disaat kondisi Indonesia berada didalam kondisi yang perlu kita perhatikan, kesehatan rakyat itu jauh lebih penting daripada kekuasaan politik, itu kuncinya ” ucap senator Garis keras tersebut.

Semakin hari presentasi jumlah hari ke hari kontestan dan bahkan penyelenggara pilkada pun panitia sudah banyak yang terkena kita itu seakan akan menutup mata, bagi kami komite I itu adalah nyawa yang harus kita selamatkan Terang senator dalam paparannya tersebut.

” Bayangkan ada kita berbicara ada kuranglebih 105 juta rakyat Indonesia yang terancam karena pilkada itu dilaksanakan dipaksakan, akibat nafsu keingingan pemimpin apa substansinya apa esensinya. karena apa kita utamakan keselamatan rakyat itu lebih penting.

Ditekan anggaran daerah menurut catatan kita ada anggaran pilkada 4.7 Trilliun yang ingin diminta ditambahkan dari total anggaran 9,9 triliun. ” ini ada apa.? yang diinginkan oleh para petahana – petahana adalah dipercepat karena mereka dengan anggaran itu menyalurkan bantuan secara masif kepada target target suara mereka di daerah tersebut, dimana demokrasi itu.? ” jelasnya.

” Kita menghadapi ‘mereka – mereka’ ini berkampanye secara virtual sementara kepala daerah petahana yang sahabat politiknya ingin bertahan dengan periode yang kedua itu memaksakan, Bukan hanya untuk kepentingan elit saat ini, hanya untuk mempertahankan kekuasaan dan celakanya ini ada permainan dinasti politik yang dipersiapkan hanya untuk mempertahankan dinasti politik, jangan jadikan pilkada untuk merampok demi kepentingan elit elit.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • KRYD Sat Narkoba Polres Bogor Sasar Peredaran Miras & Narkoba
  • Dipicu Penurunan Bendera, 2 Ormas di Ciledug Baku Hantam
  • Gubernur Jabar Ikuti Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 dari Gedung Pakuan
  • Komisi III DPRD Cimahi Lakukan Sidak ke TKP Meninggalnya Alysia Nur Azahra
  • RSU Gunungsitoli Wajibkan Rapid Tes Bagi Pasien Masuk UGD
  • Ayah Bejat Tega Cabuli Anak Gadisnya 4 Kali
  • Pedagang Ditemukan Tewas Di Komplek Pasar Modren Sorek, Keluarga Tolak Otopsi
  • Ngamar, Oknum Kades dan Bidan Digerebek Istri
  • Melalui Pilkada, Wagub Sumut Berharap Lahirkan Kepala Daerah Berkualitas
  •  
     
     
    Jumat, 03 Juli 2020 - 15:40:02 WIB
    Bantuan Corporate Social Responsibility
    Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan
    Sabtu, 08 Februari 2020 - 15:27:52 WIB
    Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto,SH Lepas Peserta Off Road Se – Sumatera
    Sabtu, 28 Desember 2019 - 07:37:41 WIB
    Penyiram Muka Novel Baswedan Ditangkap, Siapa Aktor Intelektualnya ?
    Sabtu, 26 September 2020 - 07:02:45 WIB
    Sering Langgar Peraturan perundang undangan
    Ketua LBH Bernas Sefianus Zai, Minta Perusahaan Perkebunan Taati Undang-Undang
    Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:33:37 WIB
    Opster TNI, Kodim 1806/Teluk Bintuni, Bangun 34 Unit Rumah
    Minggu, 19 April 2020 - 22:27:18 WIB
    Cegah Penyebaran Covid 19, AG Entertaiment Bagikan Masker di Dua Desa
    Senin, 11 Mei 2020 - 06:58:24 WIB
    KABAR DUKA KELUARGA BESAR TDNI AD
    Mantan Panglima TNI, yang Juga Mantan Kasad, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso Tutup Usia
    Jumat, 02 Oktober 2020 - 07:19:37 WIB
    Begal dan Perkosa Pacar Sendiri Akhirnya Supran Ditangkap Polisi
    Selasa, 22 September 2020 - 15:52:17 WIB
    Dapat Grasi dari Jokowi, Eks Gubernur Riau Annas Maamun Bebas Murni
    Senin, 13 Juli 2020 - 10:26:31 WIB
    Silaturrahmi Dan Perkenalan Tokoh Lintas Antar Agama Dengan Bacalon Bupati Se-Serdang Bedagai
    Senin, 07 September 2020 - 09:42:59 WIB
    SK Gubri Terkesan Diabaikan, PT Astra Rambah Lahan Diluar HGU
    Selasa, 27 Oktober 2020 - 19:16:58 WIB
    Bawa Senjata dan Peluru, Bos Perusahaan Diamankan di Bandara Soetta
    Rabu, 04 Maret 2020 - 11:41:25 WIB
    AKSI SANG TOKOH AGAMA YANG MELAKUKAN PEMERKOSAAN
    Pendeta Dilaporkan Ke Polisi
    Rabu, 13 Mei 2020 - 15:35:30 WIB
    BENCANA ALAM
    Rumah Warga Di Tiga Kecamatan, Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
    Sabtu, 09 Mei 2020 - 12:18:13 WIB
    Penyelewenangan Dana Beasiswa
    Negara Resmi Menyita Gedung Granadi Milik Keluarga Cendana
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved