Selasa, 18 Mei 2021  
 
Polisi Bubarkan Paksa Demo Mahasiswa Uncen Tolak Otsus Papua

Arif Hulu | Nasional
Senin, 28 September 2020 - 16:23:40 WIB

Tiraskita.com - Polisi membubarkan paksa aksi mahasiswa di sekitar Universitas Cendrawasih, Jayapura, Papua, Senin (28/9). Puluhan mahasiswa menggelar unjuk rasa menolak penerapan otonomi khusus Papua Jilid II.

"Tidak ada bentrok, Polri bubarkan paksa setelah laksanakan negosiasi," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Kamal enggan menjabarkan secara rinci aksi unjuk rasa yang terjadi itu, termasuk soal kondisi yang terjadi sehingga mengharuskan aparat keamanan membubarkan paksa para demonstran.
 
Perwakilan Mahasiswa Uncen, Ayus Heluka mengatakan mahasiswa mendesak agar kajian terhadap kebijakan Otsus itu melibatkan rakyat setempat sebelum nantinya diserahkan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Papua.

Dia merujuk pada ketentuan dalam Undang-Undang Otonomi Khusus itu sendiri yang pada Pasal 7 menyebutkan bahwa bila otonomi khusus berakhir, maka keputusannya akan dikembalikan pada rakyat.
 
"Untuk itu kami (Mahasiswa Uncen) menuntut agar Otsus dikembalikan kepada rakyat. Didengar rakyat Papua minta apa," kata Ayus kepada CNNIndonesia, Senin (28/9).
 
Semula, kata Ayus, pihak mahasiswa hendak melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Papua. Mereka juga menuntut agar dilakukan referendum sehingga rakyat Papua dapat menentukan nasibnya sendiri.

Hanya saja, kata dia, selama melakukan unjuk rasa pihak mahasiswa dibubarkan secara represif oleh pihak kepolisian. Kata dia, ada mahasiswa yang juga sempat ditangkap.
 
"Sebelum kami (mahasiswa) ke kantor Gubernur, kami dibubarkan polisi. Tiga orang terluka dipukul benda tumpul, dan tiga orang ditangkap (tapi sudah dibebaskan)," ujar Ayus.
 
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat puluhan aparat TNI/Polri berjaga di sekitar Gapura Uncen atas di Jayapura.
 
Beberapa diantaranya terlihat mengenakan pakaian dinas lengkap dengan pelindung tubuh dan helm. Kendaraan taktis milik kepolisian dan beberapa aparat yang membawa senjata pelontar gas air mata juga terlihat terparkir di lokasi unjuk rasa.

Video lain juga menunjukkan, massa aksi mulai kocar-kacir usai terdengar beberapa kali suara letupan yang terdengar seperti tembakan. Meski demikian, Kamal enggan menjawab soal dugaan suara tembakan itu dalam unjuk rasa.
 
Gelombang penolakan terhadap Otsus Jilid II banyak disuarakan melalui aksi unjuk rasa di Papua. Pada Kamis (24/9), ribuan massa yang tergabung dalam Petisi Rakyat Papua (PRP) berunjukrasa di Kabupaten Nabire, Papua untuk menolak Otsus.
 
Juru Bicara Aksi, Jefry Wenda menyatakan aksi tolak Otsus itu rencananya digelar di depan Kantor Bupati Nabire, namun sebelum memulai, massa dihalau dan diblokade oleh aparat kepolisian. Akhirnya setelah bernegosiasi, aksi dilakukan di depan Polres Nabire.

"Setelah negosiasi dengan polisi. Massa melakukan long march dari Jembatan kali Nabire. Kami aksi di polres sekaligus jemput teman-teman yang ditahan," kata dia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (25/9).
 
Ia menjelaskan alasan penolakan Otsus Jilid II itu disebabkan karena selama penerapannya, tidak ada dampak positif yang dirasakan masyarakat Papua.

Sumber : Cnnindonesia.com



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kabid Humas Polda Banten Ajak Masyarakat yang Mudik Melakukan Test Swab Antigen Terlebih Dahulu
  • Pansus II Minta Pemprov dan Pemda Segera Selesaikan Permasalahan Tipping Fee
  • Komisi V: Dinkes Jabar Harus Optimalkan Anggaran RSUD Untuk Layani Masyarakat Kab Bandung
  • Belum Sebulan Operasional, Asia Heritage Dilaporkan Kepolda Riau
  • Hari Pertama Kerja Usai Libur Idulfitri, Kehadiran ASN Pemkab Sergai Capai 99,96%
  • Pasca Libur Idulfitri 1442 H, Pemkab Sergai Gelar Apel Pasukan Satpol PP
  • Bupati Kampar dan Gubernur Riau Teleconfrence Dengan Presiden RI Joko Widodo
  • 100 Hari Kerja Kapolri, 1.864 Kasus Diselesaikan Dengan Restorative Justice
  • Ini Pesan Menkumham Yasonna Saat Apel Pagi dan Halal bi Halal Virtual
  •  
     
     
    Sabtu, 27 Maret 2021 - 19:50:13 WIB
    Jajaran Polda Riau Amankan Fasilitas Galian C Di Wilayah Siak Hulu
    Kamis, 09 Januari 2020 - 12:40:19 WIB
    Babinsa Koramil 02 Gido Kodim 0213 Nias Jalin Hubungan Dengan Babinkam Tibmas Polsek Gido.
    Selasa, 02 Juni 2020 - 15:15:29 WIB
    Sidak Pelayanan, Bupati Kampar Sapa Masyarakat
    Jumat, 26 Maret 2021 - 13:13:35 WIB
    Pilkada Rohul 2021 Bakal Diulang, TNI-Polri Bersiap
    Minggu, 28 Juni 2020 - 09:01:50 WIB
    NARKOTIKA
    Lawan Petugas Saat Penangkapan, Pengedar Sabu Dilumpuhkan Opsnal Polsek Tapung Hulu
    Minggu, 12 Januari 2020 - 11:42:57 WIB
    KEMENHUB SIAPKAN RP. 72 MILIAR UNTUK BANGUN BANDARA NGLORAM
    Kamis, 05 Maret 2020 - 10:55:36 WIB
    Membangun Semangat Mahasiswa/i Universitas Unjani
    Pangdam IV Berikan Kuliah Umum di Unjani Yogyakarta
    Jumat, 05 Juni 2020 - 09:24:49 WIB
    PELAKU PENGANIYAAN DILUMPUHKAN
    Siksa Anak Tiri Sampai Tewas, Arisman Halawa Di Dor Polisi
    Sabtu, 20 Juni 2020 - 11:01:59 WIB
    Polisi Humanis Semakin Berkembang
    JELANG HARI BHAYANGKARA KE 74, KAPOLSEK TAMPAN BERI MOTIVASI KEPADA PEMUDA
    Selasa, 14 Juli 2020 - 11:33:58 WIB
    BARA- JP Riau dukung Peningkatan Ketahanan Pangan di Bengkalis.
    Rabu, 21 April 2021 - 23:59:11 WIB
    Ramai Peminat,
    Ini Syarat Daftar Politeknik Imigrasi Kemenkumham
    Rabu, 09 Desember 2020 - 10:07:13 WIB
    Menristek/Kepala Brin Apresiasi Pertumbuhan Bisnis Start-Up yang Ada di Cimahi Techno Park
    Kamis, 14 Januari 2021 - 22:59:38 WIB
    Mendadak, 1.000 Vaksin Covid-19 Tiba di Bengkalis
    Jumat, 26 Maret 2021 - 13:15:07 WIB
    Pelantikan Chairul Riski Sebagai Pj Bupati Inhu Menunggu Jadwal Gubri
    Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:15:25 WIB
    Ajaib !!! Nenek 100 Tahun di Myanmar Berhasil Sembuh dari Corona
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved