Sabtu, 11 April 2020  
 
Presiden Jokowi Ke Riau
Besok Presiden Jokowi Datang ke Riau

Riswan L | Nasional
Kamis, 20 Februari 2020 - 00:56:41 WIB
PEKANBARU,  Tiraskita.com - Wakil Ketua DPRD Riau, Zukri Misran menyambut baik kedatangan presiden RI Joko Widodo ke Riau yang dijadwalkan tiba di Pekanbaru pada Jumat (21/2/2020) besok.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap kedepan Presiden Jokowi ke Riau memberikan dampak positif bagi perekonomian di Riau.

"Kehadiran presiden akan membawa efek positif pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Riau. Bicara insfrastruktur tentu percepatanya semakin bagus," kata Zukri, Rabu (19/2/2020).

Zukri mengungkapkan, semakin seringnya presiden Jokowi ke Riau, menandakan menandakan bahwa presiden paham bahwa Riau memberikan kontribusi yang besar untuk Indonesia.

"Ini yang harus ditangkap oleh pemerintah daerah di Riau. Jika pak presiden mau berkunjung ke Riau, itu artinya ada atensi khusus untuk Riau kedepan. Ini yang harus dimanfaatkan, jangan sampai pemerintah pusat mau mengucurkan dana untuk pembangunan insfrastruktur di Riau, tapi kita di daerah belum siap,"ujarnya.

Sementara saat disinggung apa saja agenda Presiden Jokowi ke Riau, Zukri belum bisa memastikan.

Namun sejauh ini dirinya baru mendapatkan kabar, agenda presiden Jokowi ke Riau adalah untuk meresmikan tol Pekanbaru - Dumai.

"Persisnya belum tau, tapi sejauh ini yang saya tau itu hanya untuk meresmikan tol Pekanbaru - Dumai. Setelah dari sana kemana lagi, saya belum tau. Tapi kemungkinannya besok sampai di Pekanbaru dan menginap satu malan di Pekanbaru," ujar Zukri.

Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Jumat (21/2/2020) besok.

Kedatangan presiden RI ke tujuh ke Riau dalam untuk meninjau dan meresmikan tol Pekanbaru - Dumai seksi I.

"Iya betul, kita mendapatkan informasi seperti itu. Tapi skenarionya masih menunggu sampai hari besok siang. Apakah peresmian atau hanya kunjungan kerja. Jadi ada sampai siang ini kami mendapatkan informasi dua skenario itu. Jadi belum fix, apakah peresmian, atau hanya kunjungan kerja," kata Kepala Cabang Tol - Pekanbaru Dumai, Indra Yana kepada Tribun, Rabu (19/2/2020).

Sebelumnya Tol Pekanbaru - Dumai Seksi I sepanjang 9,5 kilometer sudah sempat dilakukan ujicoba selama libur natal dan tahun baru 2020. Yakni mulai tanggal 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020.

Seksi 1 Tol Pekanbaru -Dumai dimulai dari pintu gerbang tol Pekanbaru hingga pintu gerbang tol Minas.

Saat uji coba, setidaknya tol Pekanbaru - Dumai Seksi 1 ini sudah dilewati sebanyak 40.518 kendaraan golongan I atau non bus.

Seperti diketahui, Tol Pekanbaru - Dumai sepanjang 131 kilometer saat ini sedang dikebut proses pekerjaannya.

Sejauh ini baru seksi 1 dari enam seksi yang sudah tuntas pembangunannya dan siap untuk dioperasionalkan.

Sedangkan untuk seksi dua sampai seksi enam, masih dalam proses pekerjaan.

Ruas tol Pekanbaru - Dumai sepanjang 131 Kilometer ditargetkan sudah bisa dioperasikan pada mudik lebaran tahun 2020 ini.

Hingga saat ini progres pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai sudah mencapai rata-rata 90 persen di semua seksi.

Sedang progres pengadaan tanah hampir mencapai 95 persen.

"Kami masih menyelesaikan proses pengadaan tanah di seksi 2 terkait lahan konsinyasi, sedangkan di seksi 3 tinggal menunggu eksekusi. Adapun seksi 4 masih terkendala penyelesaian perubahan trase jalan tol terkait crossing utilitas Chevron Pacific Indonesia," kata SEVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero), Muhammad Fauzan.

Pihaknya optimis ruas tol Pekanbaru -Dumai yang terbagi menjadi 6 seksi ini, selesai pembangunan konstruksinya April 202.

"Dengan catatan pembebasan lahan selesai di Maret 2020 ini, sehingga dapat digunakan fungsional pada Mudik Lebaran 2020," katanya.

Jalan Tol Pekanbaru-Dumai yang Memiliki 6 Pelintasan Gajah Sumatera

Presiden RI Joko Widodo atau Presiden Jokowi akan meresmikan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai seksi I yang memiliki 6 pelintasan Gajah Sumatera.

Rapat persiapan menyambut kedatangan Presiden Jokowi ke Riau yang berlangsung di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau pada Rabu (19/2/2020) berlangsung tertutup.

Gubernur Riau atau Gubri Syamsuar bersama sejumlah Forkopimda Riau hadir dalam rapat menyambut kedatangan Presiden Jokowi ke Riau ini.

Rapat ini juga dihadiri Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Muhammad Fajar dan perwakilan dari Polda Riau serta perwakilan dari protokol kepresidenan.

Usai rapat, Gubri Syamsuar tidak ingin memberikan keterangan lebih jauh terkait hasil rapat persiapan kedatangan presiden Jokowi ke Riau Jumat besok.

"Jangan saya lah, sama orang pusat aja," kata Syamsuar saat ditanya awak media terkait persiapan Pemprov Riau menyambut kedatangan Presiden RI Jokowi ke Riau jumat besok.

Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Jumat (21/2/2020) besok.

Kedatangan presiden RI ke tujuh ke Riau dalam untuk meninjau dan meresmikan tol Pekanbaru - Dumai seksi I.

"Iya betul, kita mendapatkan informasi seperti itu. Tapi skenarionya masih menunggu sampai besok siang. Apakah peresmian atau hanya kunjungan kerja. Jadi belum fix, apakah peresmian, atau hanya kunjungan kerja," kata Kepala Cabang Tol - Pekanbaru Dumai, Indra Yana kepada Tribun, Rabu (19/2/2020).

Sejumlah persiapan terus dilakukan oleh pihak pengelola Tol Pekanbaru - Dumai jelang kedatangan presiden Jokowi ke Riau.

Presiden RI ketujuh ini dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Jumat (21/2/2020) besok untuk meninjau dan meresmikan tol Pekanbaru - Dumai seksi I.

"Kami sedang siap-siap ini, hellipad untuk Pak Jokowi, Paspampres juga sudah hadir, Dandim juga juga sudah hadir, semua sudah hadir disini," kata Indra.

Selain itu, pihaknya juga baru saja menggelar pertemuan dengan Bank Indonesia dan lima bank yang akan mensuport kartu tol Pekanbaru - Dumai.

"Tadi kita juga sudah melakukan pertemuan dengan BI dan lima bank yang akan mensuport kita terkiat dengan kartu tol," ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah siap untuk menyambut kedatangan presiden Jokowi ke Riau.

Termasuk jika memang nantinya kedatangan Presiden Jokowi ke Riau langsung meresmikan tol Pekanbaru-Dumai.

"Kalau memang nanti beliau (Presiden Jokowi) mau langsung meresmikan Jumat besok kita sudah siap. Tidak ada masalah. Karena untuk seksi 1 ini kan sebelumnya sudah dilakukan ujicona saat libur natal, tahun baru dan berjalan sukses, tidak ada kecelakaan," ucapnya.

Sebelumnya, Tol Pekanbaru - Dumai Seksi I sepanjang 9,5 kilometer sudah sempat dilakukan ujicoba selama libur natal dan tahun baru 2020 yakni mulai tanggal 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020.

Seksi 1 Tol Pekanbaru -Dumai dimulai dari pintu gerbang tol Pekanbaru hingga pintu gerbang tol Minas.

Saat uji coba, setidaknya tol Pekanbaru - Dumai Seksi 1 ini sudah dilewati sebanyak 40.518 kendaraan golongan I atau non bus.

Seperti diketahui, Tol Pekanbaru - Dumai sepanjang 131 kilometer saat ini sedang dikebut proses pekerjaannya.

Sejauh ini baru seksi 1 dari enam seksi yang sudah tuntas pembangunannya dan siap untuk dioperasionalkan.

Sedangkan untuk seksi dua sampai seksi enam, masih dalam proses pekerjaan.

Ruas tol Pekanbaru - Dumai sepanjang 131 Kilometer ditargetkan sudah bisa dioperasikan pada mudik lebaran tahun 2020 ini.

Hingga saat ini progres pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai sudah mencapai rata-rata 90 persen di semua seksi.

Sedang progres pengadaan tanah hampir mencapai 95 persen.

"Kami masih menyelesaikan proses pengadaan tanah di seksi 2 terkait lahan konsinyasi, sedangkan di seksi 3 tinggal menunggu eksekusi. Adapun seksi 4 masih terkendala penyelesaian perubahan trase jalan tol terkait crossing utilitas Chevron Pacific Indonesia," kata SEVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero), Muhammad Fauzan.

Pihaknya optimis ruas tol Pekanbaru -Dumai yang terbagi menjadi 6 seksi ini, selesai pembangunan konstruksinya April 2020.

"Dengan catatan pembebasan lahan selesai di Maret 2020 ini, sehingga dapat digunakan fungsional pada Mudik Lebaran 2020," katanya.

6 Pelintasan GAJAH Sumatera di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Sebanyak 6 pelintasan gajah Sumatera dibangun di proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Riau, pekerja sering lihat gajah liar di kawasan proyek.

Pembangunan pelintasan gajah Sumatera itu hasil pertemuan BBKSDA Riau bersama Kementrian PUPR dan ditujukan agar gajah Sumatera yang ada di kawasan Minas, Kandis, Pinggir dan Mandau bisa leluasa mengikuti jalur lintasan mereka yang reguler setiap tahun.

Hal itu dilakukan supaya lintasan gajah sumatera tidak terganggu oleh adanya pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,48 kilometer yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Dibeberkan Dinny Suryakencana, selaku Pimpinan Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 3-4 dari PT Hutama Karya (Persero).

Enam jalur pelintasan gajah tersebut satu diantaranya berada di daerah Sungai Tekuana (seksi 2), tidak jauh dari Pusat Latihan Gajah Minas di Kabupaten Siak.

Di kawasan ini setidaknya ada sekitar 13 ekor gajah sumatera liar yang berkeliaran.

Sedangkan 5 lainnya, semuanya masuk dalam seksi 4.

Dekat dengan Suaka Margasatwa (SM) Balai Raja.

Ada 6 ekor gajah menetap di SM Balai Raja.

Sedangkan sekitar 42 ekor bergerak secara rutin dari kantong SM Balai Raja ke SM Giam Siak Kecil.

“Kalau prosesnya sendiri di lapangan belum terkonstruksi, masih finalisasi design,” katanya saat ditemui usai Rapat Pleno Pembahasan Persilangan Jalan Tol Pekanbaru - Dumai dengan Jalur Satwa Gajah di salah satu hotel di Pekanbaru pada Senin (27/5/2019).

Dinny melanjutkan, sesuai dengan hasil koordinasi dengan sejumlah pihak, salah satunya BBKSDA Riau, jalur pelintasan gajah yang dibangun ini akan dibuat mirip dengan habitat alaminya.

“Kita buat sesuai dengan alaminya, tidak dibuat keras. Konturnya tetap alami. Dari BBKSDA menyarankan agar ada tanaman yang bisa ditanam di sekitar underpass (terowongan bawah tol) yang akan dibangun, agar gajah merasa tidak terganggu,” ucapnya.

Dia memaparkan, selama proses pembangunan tol, sejumlah pekerja di lapangan memang beberapa kali sempat melihat kehadiran gajah Sumatera liar secara langsung.

“Ada beberapa yang melihat. Pada Desember 2018 daerah STA 74. Bulan Maret 2019 STA 61. Beberapa tidak langsung melihat gajah, tapi jejak-jejak gajah yang mendekati titik-titik yang memang kita persiapkan untuk pelintasan tersebut,” ulasnya.

Ukuran terowongan gajah sendiri bervariasi.

Ada yang punya tinggi batas ruang (clearance) 4,5 meter hingga 11 meter dan lebar mulai dari 25 meter hingga 45 meter.

Sementara itu, Kepala BBKSDA Riau Suharyono menuturkan, berdasarkan hasil koordinasi pihaknya dengan Kementrian PUPR, PT Hutama Karya selaku pelaksana pembangunan tol, sepakat untuk pembuatan jalur pelintasan gajah dititik-titik yang sudah ditentukan.

“Titik-titik ini memang diadakan khusus untuk mengakomodir kepentingan jalur pelintasan gajah di wilayah itu. Kita harapkan adanya terowongan jalur gajah tadi, dibuat alami. Mereka tidak terganggu karena bagaimana pun kita harus tetap memperhatikan keberadaan satwa di sana,” tuturnya.

Rencana pembangunan jalur pelintasan gajah ini, sudah masuk ke dalam tahap rancang bangun dan akan dilaksanakan pembangunannya pada tahun ini.

Suharyono menambahkan, terkait ini pihaknya juga akan menambah pos-pos pengamanan, petugas akan lebih meningkatkan pengawasan, terutama di jalur-jalur pelintasan gajah ini.

Untuk antisipasi kegiatan perburuan liar, BBKSDA katanya juga gencar melakukan giat preventif, melalui penyadartahuan kepada masyarakat.

“Preventif yakni lewat patroli. Untuk pencegahan terjadinya perburuan liar dan sebagainya. Pada akhirnya kita akan lakukan tindakan represif, penegakan hukum terhadap pelanggar,” tegas Suharyono.*



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Bupati Kampar Memantau Terus Perekonomian Kampar Agar tetap Stabil
  • SPS Desak Pemerintah Untuk Insentif Perusahaan Pers
  • Perwira Polda Sumut Meninggal Rapid Testnya Positif
  • BNI Teluk Kuantan Berikan Bantuan Ke Masyarakat Melalui Pemda Kuansing
  • Antisipasi Kehabisan Stok Darah di PMI, AKBP M.Hasyim Risahondua, SIK Donor Darah
  • Jokowi Centre Nilai Pembebasan Napi Koruptor Bukan Usulan Yassona Laoly
  • Dimusim Wabah Corona Judi Gelper Tetap Operasional
  • Semprot Jalan Dengan Disinfektan Konyol
  • Ketua Fraksi PDI Perjuangan : H.Syafatuddin Poti, Beri Bantuan APD Kepada Petugas Kesehatan
  •  
    Sabtu, 08 Februari 2020 - 15:27:52 WIB
    Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto,SH Lepas Peserta Off Road Se – Sumatera
    Jumat, 31 Januari 2020 - 11:46:36 WIB
    Virus Corona
    KSPSI MINTA KEMENAKER AWASI TKA ASAL CHINA CEGAH VIRUS CORONA
    Minggu, 23 Februari 2020 - 10:15:07 WIB
    Dashboard Lancang Kuning
    Sebelum Menaiki Pesawat, Presiden Jokowi Berpesan Dashboard Lancang Kuning Bagus Sekali
    Sabtu, 28 Desember 2019 - 07:46:59 WIB
    Nasabah Kembali Jadi Korban
    Kasus Jiwasraya Salah Siapa
    Selasa, 07 April 2020 - 15:55:47 WIB
    CEGAH COVID-19
    Antisipasi Penyebaran Virus Corona, IWO Pelalawan Bagikan Masker Gratis
    Kamis, 13 Februari 2020 - 10:47:29 WIB
    Terbakarnya Rutan Kabanjahe
    Kebakaran dan Kerusuhan di Rutan Kabanjahe Diduga Karena Hasutan Napi Terjaring Razia Narkoba
    Selasa, 11 Februari 2020 - 16:33:03 WIB
    Kongres PAN Ricuh, Adu Jotos Sampai Lempar Kursi
    Selasa, 07 Januari 2020 - 11:03:58 WIB
    KPK Dinilai Tebang Pilih, Aktifis Surati Presiden
    Kamis, 09 Januari 2020 - 09:15:11 WIB
    Pererat Silahturahmi, Babinsa Koramil 07/Alasa Komsos Kepada Pedagang
    Senin, 09 Maret 2020 - 14:23:43 WIB
    Launching aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nasional
    Panglima TNI dan Kapolri Lauching Aplikasi Dashboard Lancang Kuning Menjadi Aplikasi Nusantara
    Kamis, 09 April 2020 - 12:51:02 WIB
    Menjamurnya Gelper Berbau Judi Kian Marak
    Dimusim Wabah Corona Judi Gelper Tetap Operasional
    Sabtu, 04 Januari 2020 - 16:14:52 WIB
    Kejadian Lagi..... Jodih Lumatalale, Sang Jurnalis, Aktivis Anti Korupsi Meninggal Mencurigakan
    Senin, 25 November 2019 - 22:23:25 WIB
    HPN Sejumlah Guru Terima Penghargaan
    Jumat, 06 Maret 2020 - 12:29:08 WIB
    Kampar Lampaui Target Nasional Dalam Menekan Angka Stunting
    Senin, 25 November 2019 - 22:04:35 WIB
    IPDN Dalam Pusaran Kemerosotan Manajemen
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2019 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved