Senin, 12 April 2021  
 
Kabupaten Tasik Zona Merah Covid-19, DPRD Persoalkan Kinerja Satgas

Riswan L | Nasional
Senin, 23 November 2020 - 16:45:30 WIB

Tasikmalaya | Tiraskita.com - Kini status Kabupaten Tasikmalaya masuk ke dalam zona merah atau risiko penulran virus yang tinggi, hal itu diungkapkan oleh Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat pada pekan ini.

Berdasarkan data yang tampil dalam situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, saat ini kasus terkonfirmasi positif berjumlah 332 orang, 47 orang masih menjalani perawatan, 280 orang sembuh, dan lima orang meninggal dunia.

Data tersebut mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ami Fahmi. Ia mengatakan, bahwa peningkatan kasus terkonfirmasi ini dipicu oleh masyarakat yang kurang disiplin dalam menjalankan 3M, yakni Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan Menjaga jarak.

"Akan tetapi ketidakdisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan itu bukan tanpa sebab, salah satunya dari pengawasan yang dilakukan oleh Satgas sangat lemah," tegas Ami.

Politisi PKB ini bahkan mempertanyakan kinerja dan pengawasan Satgas Covid-19 dalam upaya pencegahan penyebaran virus yang menjadi pandemi dunia tersebut. Padahal, satgas sudah dibentuk hingga tingkat RT dan anggaran yang disiapkan pun cukup besar.

"Di mana anggaran dari BTT saja itu sudah Rp 90 miliar. Satgas sudah dibentuk hingga tataran RT, tapi kinerjanya tidak terlihat. Ini harus menjadi evaluasi pemerintah," ujar Ami.

Ami menambahkan, pihaknya bingung ketika ditanya soal penanggulangan Covid-19. Sebab satgas terkesan kurang transparansi informasi seputar kasus-kasus yang terjadi dan tidak mengutarakan program perihal yang tengah dijalankan.

"Dengan ada UU 22 tahun 2020 yang berbunyi DPRD tidak dimintai persetujuan terkait penggunaan anggaran Covid-19, kita jadi kebingungan. Kita akui informasi ke kita juga tidak ada," papar Ami. Sebagaimana diberitakan Pikiran-Rakyat.com dalam artikel, "Masuk Zona Merah, Kinerja Satgas Hingga ke Tingkat RT Tasikmalaya Dipertanyakan"

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk  Kabupaten Tasikmalaya Atang Sumardi mengatakan, perubahan status penyebaran Covid-19 di  Kabupaten Tasikmalaya tak sekadar disebabkan dengan meningkatnya kasus terkonfirmasi di daerah itu. Sebab terdapat pertimbangan lain yang digunakan untuk menentukan status zona merah

"Banyak warga kabupaten yang terkonfirmasi tapi posisinya berada di daerah lain dan data warga  Kabupaten Tasikmalaya yang terkonfirmasi di luar daerah itu masuk secara langsung ke data di pusat. Namun, data itu tidak masuk ke kondisi di Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap Atang.




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pelantikan Pengurus PPS-MKP Kota Cimahi
  • Ormas Pekat IB DPW Jabar Akan Laporkan Pelanggaran Prokes di Kota Kembang Kepada Kapolri
  • Pendaftaran CPNS Sudah Dibuka
  • Cabuli Anak Tirinya, Pelaku Dilaporkan dan Ditangkap Polsek Tapung Hulu
  • Taruna Latsitardanus 41 dan Masyarakat Renovasi Gereja, Masjid dan Rumah
  • Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang akan Mengguyur Riau
  • Tahap Seleksi CPNS 2021: Syarat, Pendaftaran, dan Pengumuman
  • Oknum Pegawai KPK Curi Barang Bukti Emas 1,9 kg
  • Sambut Ramadhan, Bupati Kasmarni Laksanakan Syukuran Dan Doa Bersama
  •  
     
     
    Jumat, 15 Januari 2021 - 13:22:13 WIB
    Kapolresta dan Istri Ajak Masyarakat Jangan Takut Divaksin
    Jumat, 04 September 2020 - 12:27:43 WIB
    Babinsa Koramil 2004/Losari Kodim 0620/Kab Cirebon, Dampingi Pembelajaran Jarak Jauh Para Pelajar
    Rabu, 08 Juli 2020 - 09:30:21 WIB
    Kejagung Gelar Eksekusi Barang Bukti Uang Sebesar Rp 97 Miliar Dalam Kasus Tipikor Kondesat
    Sabtu, 30 Mei 2020 - 18:03:41 WIB
    Plh Danramil 07/ Alasa Turut Hadir Bagikan Sembako Bantuan Pemprov Sumut
    Kamis, 18 Februari 2021 - 10:03:08 WIB
    Diduga Pakai Narkoba,
    Kapolsek Cantik Pangkat Kompol Ditangkap di kamar Hotel
    Sabtu, 06 Februari 2021 - 09:07:14 WIB
    Diduga Miliki Narkoba, Oknum Anggota Polres Rohil Diamankan di Polresta Pekanbaru
    Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:31:31 WIB
    Kader Partai Banteng Moncong Putih Datangi Mapolda Jabar
    PDI Perjuangan Jabar Desak Aparat Kepolisian Usut Tuntas Kasus Pembakaran Bendera
    Rabu, 16 September 2020 - 09:47:24 WIB
    Soal Seragam Baru Satpam, KONTRAS : Bentuk Kegagalan Polisi dan Berpotensi Membingungkan Masyarakat
    Jumat, 23 Oktober 2020 - 18:01:41 WIB
    Sasaran Fisik dan Non Fisik Dalam BSMSS Kodim 0620/Kab Cirebon
    Rabu, 03 Februari 2021 - 23:00:01 WIB
    Pemkab Inhil Gelar Pertemuan dengan BPK RI Perwakilan
    Senin, 02 November 2020 - 15:00:08 WIB
    Terobsesi Jin Seorang Dokter Tertipu Beli Lampu Aladin Seharga Rp 1,36 Milyar
    Kamis, 21 Januari 2021 - 23:38:14 WIB
    Plh Sekdaprov Riau Kenalkan Batik Asli Riau
    Selasa, 31 Desember 2019 - 22:00:26 WIB
    MV. SUN PRINCESS TUTUP RANGKAIAN KUNJUNGAN KAPAL PESIAR DI TANJUNG EMAS TAHUN 2019
    Jumat, 19 Juni 2020 - 12:09:28 WIB
    Menuju Tata Kelola Pemerintah Yang Baik
    BPS Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
    Kamis, 18 Februari 2021 - 09:53:21 WIB
    Kapolri Instruksikan Jajarannya Tak Ragu Usut Tuntas Mafia Tanah
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved