Sabtu, 27 Februari 2021  
 
Terduga Teroris Upik Lawanga Diperintah Buat Senjata Api Sejak Agustus 2020

Riswan L | Nasional
Sabtu, 19 Desember 2020 - 12:12:15 WIB
Tim Densus 88 Antiteror Polri memindahkan 23 terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) Lampung ke Jakarta. Mereka tiba di Bandara Soekarno Hatta dengan pengawalan ketat. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)
TERKAIT:
Jakarta | Tiraskita.com - Densus 88 Antiteor Polri telah menangkap Taufik Bulaga alias Upik Lawanga bersama puluhan terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) lainnya. Upik Lawanga merupakan buronan kasus terorisma yang ahli membuat senjata api dan merakit bom.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono membeberkan, terduga teroris Upik Lawanga sempat mendapat pesenan membuat senjata api rakitan pada Agustus 2020 lalu. Sementara dia ditangkap Densus 88 di Kabupaten Lampung Tengah pada 23 November 2020.

"Tersangka Upik ini bulan Agustus 2020 sudah dipesan untuk membuat senjata api rakitan ini. Ada pesanan dari pimpinannya, mulai Agustus 2020 silakan membuat senjata," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/12).

"Masalah digunakan kapan belum tahu. Yang bersangkutan sudah menyiapkan, ada perintah untuk membuat senjata," sambungnya.

Dari penangkapan terhadap Upik, Densus 88 Antiteror telah menyita senjata rakitan serta bunker yang ada di tempat tinggal atau kediamannya.

"Barbuk yang disita dari rumah Upik ini ada senjata rakitan dan bunker juga di rumahnya. Besok Kabag Penum akan datang ke Lampung, dengan teman media akan melihat bunker itu seperti apa. Biar dia paham bunker itu seperti apa," ujarnya

Bisa Rakit Bom Berdaya Ledak Tinggi


Selain bisa membuat senjata api, kata Argo, Upik Lawanga juga mampu merakit bom dengan daya ledak tinggi atau high explosive.

"UL ini juga sama, kemampuannya merakit bom high explosive, senjata api dan kemampuan militer," ungkapnya.

Pria yang diduga bertanggung jawab dalam sejumlah aksi teror ini juga dapat mempelajari karakteristik suatu wilayah, salah satunya di Poso.

"Tersangka Upik ini juga disebut profesor karena bisa melihat, mempelajari karakteristik wilayahnya. Misalnya di Poso banyak orang menggunakan senter yang kalau malam untuk cahaya penerangan. Jadi yang bersangkutan membuat bomnya seperti senter," ucapnya.

"Sama supaya orang-orang tidak curiga, kalau dia membawa bom berupa senter. Termos juga ada. Misal masyarakat sering bawa termos ke kebun, dia juga bawa termos supaya orang tidak curiga. Jadi, kalau dia melakukan suatu kegiatan tidak diketahui. Pintar dia dalam masalah itu," sambungnya.

 


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kunjungi Papua, Panglima TNI dan Kapolri Perkuat Sinergi TNI-Polri
  • Gibran Dilantik Jadi Walikota, Dikawal Paspampres
  • Tim Warung Jumat Polda Banten Kunjungi Pondok Pesantren Tebu Ireng 08
  • Dr. Edi Ribut Harwanto SH MH Diminta Menjadi Pengacara PPDI Provinsi Lampung
  • Kota Cimahi Peroleh Bantuan Perbaikan 450 Rutilahu dari APBD Provinsi Jabar
  • Kapolsek Tapung Gandeng FKPPI Lakukan Penanaman Pohon di Taman Desa Sibuak
  • Satreskrim Polres Kampar Terus Gelar Program Jumat Barokah
  • Progam Kedai Murah Polantas Sergai Digalakan
  • Bupati dan Wakil Bupati Sergai Terpilih Resmi Dilantik
  •  
     
     
    Senin, 24 Agustus 2020 - 08:02:05 WIB
    SMK di Jabar Siap Jawab Tuntutan Zaman
    Selasa, 19 Mei 2020 - 22:59:41 WIB
    LAWAN COVID-19
    Kapolda Sumut Janji Tindak Tegas Para Pelaku Korupsi Bansos Warga Terdampak Covid-19
    Rabu, 17 Februari 2021 - 12:05:18 WIB
    Koramil Melaksanakan penegakkan protokol kesehatan ke masyarakat secara terus-menerus.
    Sabtu, 26 September 2020 - 07:22:05 WIB
    Komisi 1 DPRD Kota Cimahi Bentuk Pokja
    Minggu, 10 Januari 2021 - 12:37:10 WIB
    6 Pelaku Judi Kartu Domino Diamankan Polsek Tapung di Wilayah Desa Petapahan
    Senin, 09 November 2020 - 20:49:02 WIB
    3 Daerah Masuk Zona Merah Sebaran Covid-19 di Jabar
    Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:45:11 WIB
    Sambut Hari Bhayangkara, Kapolda Banten Gelar Baksos Bantu Warga Pesisir
    Rabu, 03 Juni 2020 - 10:20:44 WIB
    AGAR BANTUAN INI TERSALURKAN DENGAN TEPAT SASARAN
    Penyaluran BLT-DD Di Wilayah Bozihona, Di Hadiri Oleh Babinsa Koramil 03/ Idanogawo
    Minggu, 02 Agustus 2020 - 19:17:09 WIB
    Alat Beratpun Diterjunkan Guna Membantu Personel TNI AD Bersihkan Kota Masamba
    Jumat, 17 Juli 2020 - 11:53:15 WIB
    Sat Reskrim dan Polsek Bukit Raya Tangkap Dua Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan
    Rabu, 20 Mei 2020 - 12:51:42 WIB
    LAWAN COVID-19
    Bupati Kampar Menyerahkan Bantuan BLTDD bagi masyarakat Kampar Kiri Tengah
    Selasa, 21 Juli 2020 - 16:21:57 WIB
    Team Survei Lanud Sugiri Sukani Berkunjung ke Bukit Salawe Kecamatan Sedong
    Senin, 21 Desember 2020 - 11:28:44 WIB
    Tolak Bantu Rizieq, Ini Kata Yusril
    Jumat, 26 Juni 2020 - 18:39:31 WIB
    Meski Jauh Dari Pusat Pemerintah, Masyarakat Desa Tanjung Karang Jangan Merasa Sendirian
    Jumat, 08 Mei 2020 - 14:46:27 WIB
    Greenpeace Protes Lahan Gambut Kalteng Dijadikan Sawah, DR Huda : Tanam Sagu Pak Jokowi
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved