Rabu, 23 09 2020  
 
Komitmen Pemerintah Indonesia Menjadikan Indonesia Ibukota Alami Dunia
Menko Luhut Luncurkan Konsep Investasi Hijau untuk Papua dan Papua Barat

Riswan L | Nasional
Kamis, 27 Februari 2020 - 13:55:53 WIB
Marves,Tiraskita.com - Sorong, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meluncurkan konsep Investasi Hijau atau investasi ramah lingkungan di Papua dan Papua Barat.

Investasi hijau merupakan konsep investasi ramah lingkungan yang tengah dioptimalkan oleh pemerintah Indonesia. Karena ramah lingkungan, Menko Luhut menilai konsep ini sesuai diterapkan di Papua dan Papua Barat yang memiliki sumber daya alam melimpah.

"Berkaitan dengan modal alam yang melimpah di Papua dan Papua Barat, investasi hijau dalam memanfaatkan sumber daya alam dengan tetap mempertahankan keberlanjutan akan menjadi skema yang tepat untuk mempromosikan pembangunan Papua dan Papua Barat," kata Menko Luhut dalam forum High Level Meeting on Green Investment For Papua and West Papua di Sorong, Kamis (27-02-2020).

Konsep investasi hijau dalam tahap awal akan menyasar hasil pertanian, perikanan Papua dan Papua Barat yang berpotensi untuk diekspor, serta ekowisata. "Kami memiliki komoditas yang siap ditingkatkan dan dikembangkan seperti kakao, kopi Arabika, dan pala. Kami juga memiliki rumput laut dan kopi Robusta yang tumbuh baik di Papua, serta budaya, lingkungan, laut di Papua yang menawarkan banyak peluang untuk ekowisata," kata Menko Luhut.

Menko Luhut berharap, konsep investasi ramah lingkungan yang akan diterapkan di Papua dan Papua Barat bisa memacu pertumbuhan ekonomi di tanah Papua. "Jadi dengan adanya investasi, masyarakat akan memulai kegiatan ekonomi. Perekonomian alam tumbuh dan orang bisa mendapatkan manfaat sosial darinya," imbuh Menko Luhut.

Untuk mengoptimalkan modal alam yang dimiliki, Menko Luhut menyatakan pemerintah berkomitmen melindungi, melestarikan, dan mengelola ekosistem Papua dan Papua Barat secara berkelanjutan. Komitmen pemerintah, menurut Menko Luhut, ditunjukkan melalui pengembangan prakarsa pembangunan rendah karbon; moratorium konsesi perkebunan kelapa sawit; hingga moratorium konsesi hutan alam primer dan lahan gambut.

"Hutan dan ekosistem Papua dan Papua Barat perlu dijaga agar tetap utuh. Pemerintah akan memberikan kerangka kebijakan sementara pelaku bisnis perlu menyediakan investasi dan dukungan. Kolaborasi ini hanya dapat dilakukan secara efektif jika pemerintah daerah, masyarakat, kelompok adat, bisnis lokal, kelompok agama dan organisasi masyarakat sipil dapat bekerja bersama dan saling mendukung," kata Menko Luhut.

Komitmen Pemerintah Indonesia Menjadikan Indonesia Ibukota Alami Dunia
 
Menko Luhut mengungkapkan bahwa “Indonesia adalah ibukota alami dunia’. Negara yang  terdiri dari 17.500 pulau ini menurut Menko Luhut merupakan rumah bagi hutan hujan terbesar ketiga di dunia. Luas kawasan hutan Indonesia menurutnya tercatat sekitar 125,9 juta hektar yang merupakan 63,7% dari luas daratan Indonesia. Selain itu 15% dari semua spesies di planet ini dapat ditemukan di Indonesia dan Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati laut paling banyak di dunia.

Lebih lanjut Menko Luhut menilai, potensi Hutan bakau Indonesia mencapai 3 juta hektar yang merupakan sepertiga dari cadangan karbon pesisir global merupakan sebuah potensi yang  dapat dikelola dalam rangka berkontribusi terhadap penanganan perubahan iklim dunia. “Indonesia memiliki wilayah karbon terkaya di dunia, kita memiliki sekitar 75 persen-80 persen karbon kredit dunia," ujar Menko Luhut.

Stok karbon di Indonesia menurut Menko Luhut padat dan tak tergantikan.  Sekali hilang mereka tidak dapat dipulihkan dalam kerangka waktu yang berarti dan akan mengurangi anggaran karbon global. ”Hilangnya karbon yang tidak dapat dipulihkan dalam sumber daya alam ini, terutama lahan gambut, hutan bakau dan hutan tropis yang utuh akan mewakili debit permanen pada sisa anggaran karbon global," kata Menko Luhut.

Menyadari potensi Indonesia yang memiliki modal alam dunia tersebut, oleh karena itu melalui konsep Investasi Hijau di Papua dan Papua Barat,  Pemerintah Indonesia menurut Menko Luhut sangat serius berkomitmen mendukung peta jalan dan segala infrastrukturnya dalam rangka juga mencapai tujuan Presiden Republik Indonesia mengembangan ekonomi berkelanjutan yang sejahtera dan adil di Indonesia untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang secara sosial dan inklusif terhadap lingkungan.

Menko Luhut menyampaikan pesan pribadi Presiden Joko Widodo bahwa Presiden sangat menyukai program Kredit Karbon sehingga bermanfaat bagi Indonesia.  Ditegaskan olehnya bahwa Indonesia akan mengambil peran penting bagi penangan perubahan iklim dunia dan SDG “Presiden kita senang bahwa sektor swasta dapat terlibat dalam masalah ini dan masyarakat kolaborasi masyarakat, tetapi dia ingin mengingatkan semua pemangku kepentingan untuk tetap berada di koridor yang telah ditentukan, untuk menjaga transparansi, semua demi kebaikan planet kita," ungkap Menko Luhut.

Sebagai informasi, pertemuan tingkat tinggi Investasi Hijau dan juga dihadiri oleh Menteri Pertanian, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kepala BKPM, Gubernur Papua Barat, Wakil Gubernur Papua,  Wakil Menteri Parekraf, dan Deputi  Kementerian Koodinator Perekonomian.**


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Diduga Tak Miliki Izin dan Mencemari Lingkungan, Perusahaan Minuman di Laporkan ke Bupati Kampar
  • Koramil Klangenan Kodim Kab Cirebon & Tim Gugus Tugas Lainnya Gelar Ops Yustisi
  • Acara Pembukaan Pendidikan Alih Golongan Tahun 2020 Ditengah Pandemi Covid 19
  • Kasus Covid-19 Meningkat, Edy Rahmayadi Pastikan Nias Akan Punya Lab PCR Sendiri
  • Sadis, Ini Kasus Mutilasi di Indonesia, Temuan 180 Potongan Tubuh Manusia Tahun 1981 Masih Misteri
  • Dua Pejabat Kantor Desa di Lampung Menangkan Sidang PTUN Gugat Putusan Kades
  • Dapat Grasi dari Jokowi, Eks Gubernur Riau Annas Maamun Bebas Murni
  • Sertijab Sekwan Kota Cimahi
  • Arhan Sebut Timnas Indonesia U-19 Hilang Fokus Lawan Qatar
  •  
     
     
    Kamis, 26 Maret 2020 - 12:46:01 WIB
    Data Covid-19 di Sumut
    Ini Data Pandemi Corona di 33 Kabupaten/Kota di Sumut, Kabupaten Labusel Mengejutkan…
    Rabu, 01 April 2020 - 19:12:33 WIB
    Ditengah - Tengah Pandemi Tidak Membuat Penyelundupan Narkoba Berhenti
    Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan Narkoba
    Rabu, 20 Mei 2020 - 14:38:33 WIB
    Diduga Tidak Sesuai Kontrak Dan RAB
    Polda Riau dan Kejati Riau Usut Videotron Lapangan Tugu Bengkalis
    Kamis, 14 Mei 2020 - 23:17:00 WIB
    Danlanud Suryadarma Pimpin Sertijab Kepala Hukum Lanud Suryadarma
    Senin, 16 Maret 2020 - 12:42:16 WIB
    Firdaus, MT Meberikan Instruksi Antisipasi Penyebaran Covid-19
    Walikota Pekanbaru Liburkan Seluruh Peserta Didik Selama Dua Pekan
    Kamis, 12 Maret 2020 - 14:16:11 WIB
    KPU Mengadakan Audiensi Untuk Menjalin Silaturahmi Dengan Ikatan Wartwan Online
    KPU Provinsi Lampung siap menjalin Sinergitas dengan IWO
    Sabtu, 02 Mei 2020 - 08:52:50 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa dan Tim Relawan Covid-19 Laksanakan Penyemprotan Desinfektan
    Minggu, 02 Agustus 2020 - 19:17:09 WIB
    Alat Beratpun Diterjunkan Guna Membantu Personel TNI AD Bersihkan Kota Masamba
    Jumat, 05 Juni 2020 - 09:19:47 WIB
    ANGGARAN 100 JUTA COVID-19 UNTUK KELURAHAN
    Kini Terungkap Dana 100 Juta Bantuan Per RW Kota Pekanbaru Bermasalah
    Minggu, 20 September 2020 - 16:55:20 WIB
    Bupati dan Wakil Bupati Simeulue Positif Covid-19
    Kamis, 07 Mei 2020 - 15:34:03 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Bersama Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 Tak Kenal Lelah Jalankan Tugas
    Kamis, 16 Juli 2020 - 11:51:46 WIB
    Mobil Pick-up Merupakan Aset Pemkab Serdang Bedagai Yang Dipinjam Pakai, "Hilang"
    Sabtu, 22 Agustus 2020 - 09:24:45 WIB
    Dr. Edi Ribut Harwanto Luncurkan Buku ‘Distortion Between Dogma And Democracy System’
    Rabu, 10 Juni 2020 - 15:30:45 WIB
    Tenaga Sukarela Pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis
    Plh Bupati Bengkalis Melayat ke Rumah Almarhum Tedy
    Selasa, 24 Desember 2019 - 08:48:23 WIB
    Warga Bisa Lapor Kabareskrim Melalui Medsos, Ini Alamat Akunnya
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved