Vtube sudah masuk dalam daftar 99 investasi bodong yang ditutup oleh Satgas Waspada Investasi (SWI). Keputusan itu dikeluarkan sejak Juni 2020 lalu dan masih berlaku sampai saat ini.
">
Sabtu, 17 April 2021  
 
Vtube Sudah Dilarang OJK Nanti Jangan Salahkan Pemerintah

Rahmad | Nasional
Selasa, 26 Januari 2021 - 12:49:53 WIB

Jakarta | TIRASKITA.COM  - Vtube sudah masuk dalam daftar 99 investasi bodong yang ditutup oleh Satgas Waspada Investasi (SWI). Keputusan itu dikeluarkan sejak Juni 2020 lalu dan masih berlaku sampai saat ini.

Meski pada entitas terbaru bulan September 2020 nama Vtube tak kembali masuk dalam daftar tersebut, akan tetapi, berdasarkan cara kerja SWI, sekali saja sebuah perusahaan masuk daftar itu, maka status ilegalnya tidak bisa dihapus. Kecuali ada surat normalisasi yang dikeluarkan oleh SWI untuk perusahaan itu.

Akan tetapi belakangan, Vtube kembali ramai dipromosikan di media sosial salah satunya Facebook. Sebuah grup diberi nama 'VTUBE Share Info' dengan total 28K member terpantau masih ramai mempromosikan aplikasi ini.

Menurut pantauan detikcom, Senin (25/1/2021) beberapa member dalam grup itu memberi klarifikasi terhadap status dari SWI tersebut sekaligus meyakinkan bahwa Vtube adalah bisnis yang legal dan menguntungkan. Salah satunya diunggah oleh seorang member Aina Umayrah. Begini isi postingannya di grup tersebut:

ada apa ya di vtube !!

kok banyak dari kalangan orang" yg punya profesi elit saja yg mau jalankan. yg receh" hanya koar" dan menyepelekan bahkan menyebar berita negatif tentang vtube dengan ojk,

Mengenai berita tersebut perlu teman" Pahami..
1..itu adalah OJK daerah yangg TDK bisa di pertanggung jawaban kan keputusan nya
2.itu adalah pemberitaan yang lama jadi kebenaran berita sudah TDK valid lagi
3.jawaban yg di berikan adalah segala pertanyaan yang sering haters tanyakan pada kita selama ini
4.kita fokus kembangkan team masing2
5.patokan kita seperti yang di bilang bapak ilmah wijaya.selama bisa di akses play store dan tidak di blokir kemeninfo kita jangan ragu dan goyang...

Jadi ilmu yg perlu teman2 sekalian pegang..
1.perusahaan apk vtube TDK menyuplai vp utk kepentingan pribadi.agar menjaga vp TDK resesi di dunia apk vtube
2.kita tdk beli vp ke perusahaan apk vtube dari segi investasi nihil tidak di temukan.
3.semakim banyak member semakin banyak juga kebutahan vp.
4.setiap iklan atau produk TDK gratis mempromosikan produk nya di suatu aplikasi atau suatu media apa pun.
5.kita masuk di dunia digital di mana banyak pengguna nya di situ ada aset utk mencari konsumen..

https://t.me/VOC_Official_Group

Unggahan itu baru diunggah beberapa menit lalu dan langsung mendapat 5 like serta 1 komentar.

Member lainnya membagikan kiat sukses dari Vtube. Begini isi postingannya:

*Sukses di Bisnis VTube*

*1. Cara lambat.*
Kerjakan sendiri. Kelola misi gratis dengan sabar dan telaten tanpa skip, tanpa pencairan. Aktifkan misi ⭐1 hingga ⭐6 Full secara bertahap dalam 42 bln anda punya penghasilan tetap Rp 56 juta setiap 40 hari.

*2. Cara sedang*
Anda kerja sendiri, tapi ikut strategi fast track ⭐ 2 dari awal. Gaji 56 jt per 40 akan didapat kurang dari 2 thn.

*3. Cara cepat*
Anda kelola misi gratis dan anda rekrut referal sebanyak-banyaknya, bina dan duplikasikan sehingga mereka melakukan hal yang sama...

*4. Cara kilat.*
_Kombinasi antara cara 2 & 3_

Anda kerja team dan ikut strategi fast track ⭐ 2 atau lebih.

_Wowww... Cara 4 adalah cara smart jadi kaya dengan cepat di vtube._

*Sendiri saja 56 juta ,bagaimana kalo sekeluarga income masing-masing 56 juta*

*TIDAK ADA KEGAGALAN DIVTUBE, KECUALI ANDA BERHENTI MELAKUKAN*

*GO ⭐ 6
*GO DIAMOND

Masih banyak promosi-promosi sejenis yang ditebar para member di grup itu. Di setiap unggahan ada saja like dan komentar saling support berbisnis lewat Vtube tersebut. ***

Sumber : finance.detik.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • KPK Dalami Adanya Penerimaan Sejumlah Uang
  • Polsek Tapung Hulu Tangkap 7 Pelaku Judi Ketangkasan Tembak Ikan di Desa Kasikan
  • Satgas Bekerja Optimal Tagih Aset BLBI Capai Rp 110 Triliun
  • Mahfud MD: Karena Sekarang Kami yang Memerintah
  • Jalan Perumahan di Pekanbaru Ditutup Tembok 2,5 Meter
  • Rutan Kelas II B Dumai Mencapai Over Kapasitas 300 Persen Lebih
  • Ridwan Kamil Salat Tarawih di Masjid Pusdai
  • Komisi I: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru
  • IPP Jabar Menurun, DPRD Meminta Disdik Siapkan Solusi
  •  
     
     
    Selasa, 24 November 2020 - 13:00:55 WIB
    Tes Urine Mendadak, Pastikan Anggota Kodim Tegal Bebas Narkoba
    Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:30:23 WIB
    600 Orang Akan Jadi Calon Taruna di Kementumham
    Poltekip dan Poltekim Kemenkumham Buka Pendaftaran, Ini Syaratnya
    Kamis, 14 Januari 2021 - 22:54:20 WIB
    Lapas Ambon Gagalkan Penyelundupan Sabu
    Sabtu, 23 Januari 2021 - 09:52:44 WIB
    1.402 Orang di Riau Telah Jalani Vaksinasi
    Selasa, 23 Februari 2021 - 22:37:15 WIB
    Relawan Muda Syam - Edy Berikan Masukan Agar Gubernur Evaluasi Kinerja OPD
    Selasa, 17 November 2020 - 11:49:41 WIB
    Panwascam Lantik dan Bekali 34 PTPS Se-kecamatan Gunungsitoli Selatan
    Senin, 15 Februari 2021 - 16:54:47 WIB
    Plt Walikota Cimahi Lakukan Pembahasan Dengan Lembaga Kursus dan SMK
    Minggu, 05 April 2020 - 14:06:17 WIB
    LAWAN COVID-19
    Perangi Covid-19, Kak Seto Ajak Orang Tua Jadi Guru Bagi Anak
    Sabtu, 21 November 2020 - 00:37:36 WIB
    Kunjungi 12 Kab/kota
    FPK Riau , Bumikan Pembauran Kebangsaan Di Bumi Lancang Kuning
    Jumat, 19 Maret 2021 - 11:32:24 WIB
    Kapolda Riau Berikan Motivasi kepada Taruna/i Akpol Saat Menggelar Silaturahmi
    Rabu, 27 Mei 2020 - 20:24:04 WIB
    LAWAN COVID-19
    Sejumlah LSM Beri Bantuan Kepada Warga Yang Jalani Karantina Mandiri
    Senin, 08 Maret 2021 - 00:05:24 WIB
    Aklamasi
    Fuad Santoso Terpilih Jadi Ketua DPD KNPI Prov.Riau
    Jumat, 05 Februari 2021 - 20:35:01 WIB
    PT. Yohanes Rugikan Negara, Lebih Dari 510 Hektar Kebun Kelapa Sawit Dipanen Cuma-Cuma
    Senin, 23 Maret 2020 - 11:13:00 WIB
    Dari 64 tambahan kasus positif corona, 40 di antaranya berasal dari DKI.
    Positif Corona 514, Korban Meninggal Tambah 10 Jadi 48 Orang
    Selasa, 08 Desember 2020 - 16:44:37 WIB
    Hadiri Kegiatan Forum Ulama-Umaro, Ngatiyana: Jaga Situasi Agar Tetap Kondusif Selama Pandemi
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved