Sabtu, 04 Juli 2020  
 
Bicara Industri Pertahanan, TB.Hasanuddin Tekankan Kemandirian Alutsista*

| Nasional
Jumat, 08 November 2019 - 15:35:11 WIB
JAKARTA - Tiraskita -  Anggota Komisi 1, TB Hasanuddin meyakini industri pertahanan Indonesia mampu dan sanggup mengawal serta menjaga keutuhan bangsa. Selain itu, kita juga bisa menggerakkan sektor industri karena aturan dan undang-undang saat ini  sangat mendukung agar industri pertahanan bisa berkembang. “Apakah kita bisa. Saya katakan bisa! karena karya anak bangsa kita tidak kalah dengan yang lainnya. Sekarang pertanyaan serius atau tidak kita mau membangun bersama,” ungkap pensiunan jenderal TNI  yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu saat menjadi narasumber Diskusi ABe Talks: “Future of Indonesia; Peluang dan Tantangan Pengembangan Industri Pertahanan” di The Atjeh Connection Sarinah, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
Bekas Sekretaris Militer (Sekmil) di era Presiden Megawati itu menyebut, tidak ada pilihan lain bagi Indonesia menjadi negara yang besar dan disegani oleh dunia, selain dengan mengembangkan teknologi di bidang militer. “Industri pertahanan kita saat ini sudah cukup mumpuni. Jika pun harus impor, tentu saja harus mengikutsertakan partisipasi industri pertahanan yang ada di dalam negeri,” ujarnya.
Mantan Komandan Sektor Pasukan Perdamaian PBB di Irak tahun 1992 itu juga mengatakan, Indonesia saat ini tidak perlu lagi membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari luar negeri. Undang-undang Nomor 16 Tahun 2012 dikatakannya telah mengatur semuanya. “Kita boleh membeli dari luar kalau di dalam negeri sudah tidak bisa lagi. Kalau membeli dari luar dia harus bekerja sama dengan dalam negeri,” jelasnya. Pengadaan alutsista dijelaskannya harus dilakukan secara efektif dan efisien serta berdasarkan ancaman yang telah dilakukan pemetaan di semua sektor baik itu ancaman nyata maupun yang tidak nyata.
*KIM*
Diminta tanggapan mengenai langkah Kabinet Inonesia Maju (KIM) dalam bidang pertahanan,  TB Hasanuddin mengungkapkan, dalam bidang pertahanan Pemerintah Indonesia telah merumuskan langkah-langkag Strategis. “Tentu semua ancaman yang ada telah diprediksi dan telah ada rencana strategisnya. Ancaman seperti apa yang akan dihadapi, penangkalannya seperti apa. Kemudian bisa ditinjau, apakah ancaman yang telah diprediksi masih relevan terkait pengadaan alutsista. Itu yang menjadi poinnya,” imbuhnya.
Lelaki yang pernah menjadi Ajudan Presiden BJ. Habibie itu berharap agar industri pertahanan Indonesia bisa dikembangkan dengan meningkatkan industrialisasi terutama holding BUMN National Defence & High Technology Industry (NDHI).
Seperti diketahui NDHI ini terdiri dari PT Dahana (Persero), PT Pindad (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero), PT Len Industri (Persero) dan PT Industri Nuklir Indonesia (Persero).
TB.Hasanuddin menambahkan, agar akselerasi industri pertahanan ini tercipta, dibutuhkan kekompakan antara pemerintah dan sektor swasta. Sebagai Komisi yang membidangi pertahanan pihaknya mengaku terbuka dengan dialog dan aspirasi untuk kemajuan industri pertahanan.
“Tidak hanya BUMN saja, pengembangan Industri pertahanan ini juga perlu didukung oleh pengusaha atau pihak swasta agar terintegrasi serta mampu memenuhi kebutuhan alutsista kita,” imbuh TB Hasanuddin. Selain TB. Hasanuddin hadir dalam acara tersebut Anggota Komisi VII H. Rudi Mas’ud, Mantan Menteri Pembangunan Desa Tertinggal Eko Putro Sandjojo dan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • SKGR Bernomor Ganda, Kuasa Hukum Korban Minta Camat Tapung Hulu Ikut Bertanggung Jawab
  • Sekda Kampar ; Jangan Gengsi Jadi Petani
  • Bupati Kampar ; Mari Ciptakan Negeri Yang Sejuk Menuju Kampar Baldatun Tayyibatun Warobbun Ghofur
  • Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru
  • Raih Penghargaan di Hari Bhayangkara Kepala Perwakilan Ombudsman RI Beri Selamat Ke IWO Soppeng
  • Kapolres Samarinda Benarkan KPK Periksa Pejabat Daerah
  • Kapolri Idham Azis: Polisi Terlibat Narkoba Harus Dihukum Mati karena Sudah Tahu Hukum
  • Ini Nostalgia Saya Dulu, Pangdam I/BB Yang Putra Seorang Prajurit Brimob Berkunjung Ke Polda Riau
  • Ibu Hetty Andika Perkasa Gelar Bhakti Sosial Di Magelang
  •  
     
    Selasa, 10 Maret 2020 - 09:57:32 WIB
    PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG
    Mantap...MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS
    Sabtu, 20 Juni 2020 - 10:14:24 WIB
    Kadispenad : Pentingnya Kerja Sama dan Sinergitas Media
    Rabu, 10 Juni 2020 - 15:30:45 WIB
    Tenaga Sukarela Pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis
    Plh Bupati Bengkalis Melayat ke Rumah Almarhum Tedy
    Sabtu, 13 Juni 2020 - 15:31:23 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Berikan Himbauan Kepada masyarakat
    Senin, 29 Juni 2020 - 19:32:59 WIB
    Terkait Korupsi Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
    Bos PT Duta Palma Diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru Secara Online
    Jumat, 28 Februari 2020 - 14:13:54 WIB
    Fakta Lain di Balik Gratifikasi Rp. 100 Miliar Agung Mangkunegara
    Jumat, 28 Februari 2020 - 19:34:46 WIB
    Pihak Kemenag Mewakili Pemerintah RI Sudah Berkomunikasi dengan Otoritas Arab Saudi
    Jumat, 03 Juli 2020 - 14:30:04 WIB
    BANTUAN SOSIAL
    Bupati Kampar Serahkan BLT-DD Mentulik Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19
    Jumat, 27 Maret 2020 - 12:22:21 WIB
    Penanganan Covid-19
    Kabaharkam Instruksikan Kapolda Laksanakan Operasi Kontinjensi Aman Nusa II
    Sabtu, 01 Februari 2020 - 00:17:00 WIB
    3 Orang Kurir Narkoba Dilumpuhkan
    Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 288 Kg Sabu di Tangerang, 3 Kurir Dilumpuhkan
    Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:40:42 WIB
    Perkembangan Teknologi Informasi Dalam Upaya Smartcity
    Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru
    Kamis, 20 Februari 2020 - 20:02:58 WIB
    Presiden Joko Widodo
    Bertolak ke Riau dan Aceh, Presiden Akan Resmikan Pabrik Hingga Tinjau Jalan Tol
    Rabu, 20 Mei 2020 - 20:04:06 WIB
    LAWAN COVID-19
    Peduli Covid-19, BNI Kembali Serahkan Sembako dan APD
    Kamis, 23 April 2020 - 10:08:20 WIB
    Serdang Bedagai Dapat Predikat Sebagai Kabupaten Swasembada Bawang Merah
    Selasa, 26 November 2019 - 07:46:54 WIB
    Menkumham Yasonna Laoly Membuka Prolegnas Dilingkungan Pemerintahan
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2019 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved