Minggu, 25 Oktober 2020  
 
Kepentingan Rakyat Paling Miskin dan Lemah
Prabowo Mendukung Kebijakan Presiden Jokowi

Riswan L | Nasional
Kamis, 23 April 2020 - 08:32:30 WIB
Tangkapan layar video yang muncul di akun Twitter pribadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, @Prabowo, Rabu (22-4-2020).
TERKAIT:
Jakarta, Tiraskita.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai keputusan Presiden Joko Widodo untuk kepentingan rakyat yang paling miskin dan paling lemah.

Lewat sebuah video di akun Twitter pribadinya, Rabu (22/4) malam, Prabowo bercerita mengenai apa yang dirasakannya selama berada dalam kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Saya bersaksi bahwa beliau (Jokowi) terus berjuang demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia. Saya melihat dari dekat cara-cara pengambilan keputusan beliau, dan selalu yang menjadi dasar pemikiran beliau adalah keselamatan rakyat yang paling miskin dan rakyat yang paling lemah," kata Prabowo dikutip dari video pada akun @Prabowo, Kamis (23/4/2020) dini hari.

Lebih lanjut, Prabowo mengaku telah melihat langsung komitmen Presiden Jokowi untuk membersihkan pemerintah Indonesia dari korupsi.

Namun, Prabowo tidak menyebut kolusi dan nepotisme sebagai bagian dari kesaksiannya tersebut.

Selama ini, kata Prabowo, pemberantasan korupsi adalah bagian penting dari komitmen pemerintahan Presiden Jokowi.

Untuk itu, sebagai pimpinan tertinggi Partai Gerindra, Prabowo meminta seluruh kader Partai Gerindra untuk percaya kepada pemerintah.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah tidak akan mungkin mengambil keputusan yang merugikan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia.

Prabowo meminta semua pihak untuk bersatu karena bangsa ini tengah berhadapan dengan suatu bencana, yaitu pandemi COVID-19.

"Suatu virus yang cukup membahayakan apabila kita sembrono dan tidak mengambil langkah-langkah yang harus diambil," kata Prabowo.

Dalam keadaan yang merisaukan saat ini, kata Prabowo, bangsa Indonesia tidak boleh kehilangan semangat, apalagi sampai berputus asa.

"Dalam keadaan merisaukan ini, justru dibutuhkan semangat, ketegaran, keberanian, dan yang paling utama adalah rasa persaudaraan, rasa persatuan, kita harus kompak" kata Prabowo menegaskan.

Ia berpendapat bahwa rakyat dan pemerintah harus saling mendukung, bukan saling menyalahkan.

"Sebagai manusia, kita pasti membuat kesalahan, kita pasti membuat sesuatu yang dinilai kurang, tetapi justru di saat ini kita harus saling mengisi kekurangan kita masing-masing, kita harus saling memperbaiki kalau ada di antara kita yang kurang atau salah. Bukan kita caci maki, bukan kita marah-marah, bukan kita mengejek," kata Prabowo.

Prabowo mengungkapkan alasannya bergabung dengan pemerintah karena tidak ingin ada perpecahan.

Ia juga telah putuskan waktu itu untuk melakukan langkah besar berupa rekonsiliasi nasional.

"Dengan mengesampingkan kepentingan partai, perasaan pribadi, dan segala sesuatu yang menjadi pikiran-pikiran kita pada saat itu. Demi satu hal, yaitu kerukunan nasional, persatuan nasional, dan rekonsiliasi nasional," kata Prabowo. Untuk itu, Prabowo mengaku enggan menjadi bagian dari perpecahan Indonesia berapa pun ongkosnya.

Menteri Pertahanan RI itu meminta semua pihak menerima dengan lapang dada dan mengesampingkan perasaan.

"Saya tidak mau merupakan bagian daripada perpecahan itu berapa pun ongkos yang harus kita bayar. Betapa pun sedihnya perasaan kita harus kita kesampingkan demi kepentingan yang lebih besar," kata Prabowo.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Mantan Kapolsek Pangkat Kompol Kurir Narkoba, Kapolda Riau Dan BNN Diminta Serius
  • Polres Kampar Ringkus 4 Pelaku Narkoba di 3 TKP Berbeda
  • Korban Aniaya 13 Luka Tusuk Minta Bantuan Hukum LBH JANKAR
  • Ditangkap Polisi di Malang, Denny Siregar Sebut Gus Nur Bukan Anak Kiai
  • Menaker Ajak Kepala Daerah Sosialisasikan UU Cipta Kerja
  • Normalisasi Hubungan Dengan Israel, Putra Mahkota Saudi Takut Dibunuh Rakyatnya
  • Pemuda di Bungo Bunuh Diri Sambil 'Video Call'
  • Liburan Panjang, Daop 3 Cirebon Operasikan 53 Kereta Api Jarak Jauh
  • Cegah Covid-19, Bupati Lebak Tutup Tempat Wisata saat Libur Panjang
  •  
     
     
    Rabu, 25 Maret 2020 - 17:06:16 WIB
    Wabah Covid-19 Banyak Memakan Korban Jiwa
    Detik-detik Jenazah PDP Corona Dibawa Pulang dan Plastik Dibuka, Begini Nasib Keluarga yang Kontak
    Rabu, 11 Maret 2020 - 09:02:44 WIB
    Penangkapan Artis Ririn Ekawati
    Artis Cantik Ditangkap Polisi, Kasus Narkoba
    Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:48:40 WIB
    PETANI MERUPAKAN ORANG YANG SUKSES DALAM BIDANG EKONOMI
    Sekda Kampar ; Jangan Gengsi Jadi Petani
    Kamis, 24 September 2020 - 13:41:33 WIB
    Jokowi: Pandemi Covid-19 Sebabkan Ruralisasi bukan Urbanisasi
    Sabtu, 22 Agustus 2020 - 14:24:09 WIB
    KI Provinsi Riau lakukan Visitasi dan Penilaian Berkala ke PPID Kabupaten Kampar
    Sabtu, 14 Maret 2020 - 16:05:34 WIB
    Pengancaman Terhadap Anggota Kepolisian, Melalui Media Sosial
    Sebelum Serang Anggota Mapolres, Pelaku Unggah Status Tebas Kepala Polisi di Medsos
    Senin, 03 Agustus 2020 - 12:53:03 WIB
    Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta, Pimpin Sertijab 4 Dandim Jajaran
    Sabtu, 05 September 2020 - 10:22:22 WIB
    Pasangan Ya’atulo Gulo Serta Arota Lase Mendaftarkan Diri Di KPU Kabupaten Nias
    Rabu, 17 Juni 2020 - 11:23:59 WIB
    Bertahun-Tahun Laporan Lembaganya Mengendap
    LSM Minta Keterlibatan Kasmarni Dalam Kasus Hutan Bengkalis Diungkap
    Jumat, 08 November 2019 - 15:35:11 WIB
    Bicara Industri Pertahanan, TB.Hasanuddin Tekankan Kemandirian Alutsista*
    Minggu, 22 Maret 2020 - 18:03:38 WIB
    Komisi A DPRD Kampar Turun ke Desa Parit Baru
    Jumat, 21 Agustus 2020 - 11:34:08 WIB
    Megawati Bakal Buka Sekolah Partai, Ada Pesan Khusus yang Diberikan ke Para Calon
    Minggu, 31 Mei 2020 - 09:10:25 WIB
    SANGKETA TANAH
    DPRD Siak Kecewa Terhadap PT DSI...!
    Jumat, 15 Mei 2020 - 09:36:24 WIB
    LAWAN COVID-19
    BNKP Salurkan Bantuan Beras Bagi 1.200 Kepada Warga Terdampak Covid-19
    Jumat, 26 Juni 2020 - 08:59:18 WIB
    OBITUARI
    Legislator Senior Riau Noviwaldy Jusman (Dedet) Berpulang
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved