Senin, 20 Mei 2019  
 
Presiden Bertolak ke Palu Tinjau Daerah Terdampak Gempa dan Tsunami

| Nasional
Minggu, 30 September 2018 - 11:08:53 WIB
SURAKARTA - Dua hari pascabencana, Minggu, 30 September 2018, Presiden Joko Widodo memutuskan bertolak ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk meninjau langsung daerah terdampak gempa dan tsunami. Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang juga menyebabkan tsunami mengguncang wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 28 September petang.

Saat mendengar gempa dan tsunami terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah, Presiden memerintahkan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakan operasi tanggap darurat. 

Untuk itu, Menko Polhukam, Panglima TNI, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Sosial, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kepala BNPB, Wakapolri  telah tiba di Palu, Sabtu, 29 September 2018.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Sabtu malam (29/9) menjelaskan bahwa Presiden memutuskan meninjau langsung ke Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu untuk mengetahui kondisi pascabencana saat ini. 

“Presiden akan memberikan arahan terkait prioritas yang harus dilakukan, serta keputusan yang diperlukan terkait dengan dampak bencana di lapangan. Fokus utama saat ini adalah evakuasi korban dan juga pengiriman bantuan,” ucap Pratikno.

Selain itu, sulitnya melakukan koordinasi dalam menangani dampak gempa dan tsunami akibat terputusnya jalur komunikasi menjadi faktor lain yang membuat Kepala Negara bersegera meninjau langsung ke daerah terdampak gempa dan tsunami.

Dalam kunjungan ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah ini, Presiden dan rombongan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 TNI AU melalui Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Surakarta. Rombongan Presiden lepas landas pada pukul 10.07 WIB.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan penggunaan Boeing 737-400 TNI AU dalam kunjungan kali ini dikarenakan kondisi landasan pacu Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu.

“Landasan pacu yang bisa digunakan hanya sepanjang 2.000 meter dari 2.400 meter landasan pacu yang ada dan kemarin saya bersama rombongan menggunakan jenis pesawat Boeing 737-400,” ucap Hadi.

Setibanya di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Presiden dan rombongan direncanakan akan meninjau beberapa lokasi yang terkena dampak gempa dan tsunami, yaitu Pantai Talise, Perumahan Balaroa, dan Rumah Sakit Wira Buana.

Dalam penerbangan ke Palu ini Presiden didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakya Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.***

Sumber : 
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
(Bey Machmudin)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Menkumham Yasonna Laoly Copot Seluruh Petugas Lapas Narkotika Langkat.
  • Kakanwilkumham Sumut Dewa Putu Gede Minta WBP Segera Kembali, Jamin Tidak Ada Kekerasan Dari Petuga
  • Masyarakat Perlu Tahu, Penyaluran Dana Desa
  • Hendropriyono : Kudeta Sipil Tidak Berhasil Tanpa Dukungan Militer.
  • Roy Charly Calon Terkuat Bakal Calon Ketua FKWI 2019 - 2022
  • Tokoh Pemuda Kemuning Beri Himbauan Tolak Wacana People Power
  • Eggi Sudjana Ditahan
  • Puqn Maharani Calon Kuat Ketua DPR, Nasdem Mendukung
  • Wagubri Edy Natar Ingatkan Disiplin Waktu
  •  
    Minggu, 12 Februari 2017 - 07:42:46 WIB
    Proyek Mark-up
    Pimpinan DPRD Nisut Minta Inspektorat Audit Pembangunan DAM Parit Persawahan Hilimbowo Sitoluori
    Senin, 31 Juli 2017 - 07:34:48 WIB
    Suzy Bae Dapat Kue dari Lee Min Ho?
    Senin, 22 Mei 2017 - 20:41:54 WIB
    Siswa SMP Negeri di Yogyakarta Mengadu ke DPRD karena disebut Kafir
    Minggu, 12 Mei 2019 - 13:04:08 WIB
    Pria Pengancam Penggal Presiden Jokowi Ditangkap
    Selasa, 25 Juli 2017 - 23:10:58 WIB
    Kisah Perjuangan Seorang Aktivis
    Saya Masih di ABN, Moment Wisuda Sarjana Terpaksa Saya Lewatkan
    Sabtu, 19 Januari 2019 - 10:19:34 WIB
    Kampanye Menentang Sirkus Lumba-lumba Pekanbaru Berlanjut ke Sekolah
    Sabtu, 28 Januari 2017 - 14:30:36 WIB
    Penggunaan DD dan ADD Desa Afia Terindikasi KKN
    Kamis, 01 Juni 2017 - 15:06:50 WIB
    Pemkab Nias Salurkan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Kepada Kelompok Tani
    Selasa, 07 Februari 2017 - 07:29:57 WIB
    Pemkot Gunungsitoli Gelar Rapat Kerja Pembahasan Aset Milik Pemkab Nias di Wilayah Pemkot
    Kamis, 09 Februari 2017 - 13:27:02 WIB
    Diduga Korupsi, Anggota DPRD Nias Minta Bupati Copot Jabatan Kasek SDN Siforoasi Bawolato
    Sabtu, 16 September 2017 - 17:37:38 WIB
    Serukan Dialog, China Minta AS Berhenti Ancam Korut
    Selasa, 17 Januari 2017 - 20:58:24 WIB
    Hari Jadi Kabupaten Nias, Bagian I
    Rabu, 01 November 2017 - 20:17:29 WIB
    Alex Noerdin Tetapkan UMP Sumsel 2018 Sebesar Rp2.595.994
    Selasa, 07 Mei 2019 - 16:53:24 WIB
    Terduga Teroris Siapkan Bom People Power
    Minggu, 05 Februari 2017 - 23:13:56 WIB
    Hadiri Istigasah Warga NU, Ahok Ingin Diundang Pengajian Malam Jumat
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved