Minggu, 13 Juni 2021  
 
TKI Dipaksa Kerja 20 Jam Sehari di Malaysia, Minta Dipulangkan

zai | Internasional
Senin, 10 Februari 2020 - 09:35:38 WIB

KARAWANG - Kasihan sekali.... Nasih (34) TKW asal Desa Waringinkarya Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang mengeluhkan nasibnya yang kurang baik dalam mencari rezeki di negeri Jiran Malaysia. Dengan niatan membantu ekonomi keluarga di negeri Jiran ternyata tidak seindah yang dibayangkan Nasih.

Pasalnya Nasih harus bekerja 20 jam sehari mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga diluar perjanjian dengan agent dimana pada awalnya Nasih hanya bekerja untuk mengurus lansia di keluarga majikannya.

"Awalnya saya kerja cuma ngurus kakek-kakek di majikan tapi semakin kesini semua dikerjakan bahkan sampai harus ngecat pagar. Saya dipaksa kerja terus-terusan, cuma dikasih 4 jam istirahat," ujar Nasih kepada Portaljabar.net, Minggu (9/2) melalui sambungan selular.

Akibat dari kerja yang terlalu berat, Nasih mengaku sering sakit-sakitan dan sering berobat ke klinik dengan sistem potong gaji.

"Saya ingin pulang gak kuat gak ada istirahat. Saya sering sakit-sakitan, harus berobat tapi biaya berobat juga masuknya potong gaji," ujarnya.

Nasih pernah mengupayakan untuk pulang dengan menghubungi agent, namun Nasih diharuskan membayar denda Rp.20 juta. Padahal kata Nasih perjanjian lisan dengan agent 3 bulan gaji dipotong selepas 3 bulan dibebaskan jika mau pulang ke Indonesia.

Selain kerja yang tidak sesuai kesepakatan awal, penggajian dirinya juga banyak ketidakberesan. Awalnya Nasih dijanjikan 1100 ringgit per bulan dengan kesepakatan 3 bulan gajinya dipotong. Perbulan Nasih dipotong 900 ringgit perbulan.

"Janji agent awalnya tiap bulan gaji saya dipotong 900 ringgit selama 3 bulan. Setelah 4 bulan gaji saya diberikan full," ujarnya.

Namun nyatanya, selama 11 bulan kerja di Malaysia, Nasih hanya menerima gaji 5200 ringgit jauh dari yang seharusnya diteruma. Nasih mengaku gajinya tiap bulan tidak diberikan langsung oleh majikan kepadanya namun diberikan ke agent sehingga menyulitkan dirinya untuk mengirim uang ke keluarga di Karawang.

Suami Nasih, Ahmad Mudin mengaku sudah mengupayakan kepulangan istrinya dengan mengadukan masalah ini ke Sponsor di Karawang dan PT Alvira yang memberangkatkan ke Malaysia.

"Sponsor bernama Carsem orang Pedes saya kejar-kejar gak ketemu-ketemu, infonya sudah berpindah-pindah tempat. Terus saya datangi PT Alvira di Subang tapi sikap PT juga gak terlalu respon dengan keluhan saya," ujar Mudin.

Lanjut Mudin, dirinya sangat berharap bantuan dari Bupati Karawang untuk memulangkan istrinya, pasalnya upayanya selama ini tidak pernah direspon oleh Sponsor dan PT yang awalnya siap bertanggungjawab namun kini mereka berlepas tangan.

"Istri saya ingin pulang karena gak kuat lagi kerja. Saya mohon Bupati Karawang Teh Celli membantu kepulangan istri saya," ungkapnya sambil sedih. (Uya)




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Begini Perasaan Menkumham Yasonna Laoly, Ditinggal Isteri Tercinta
  • Tingkatkan Kewaspadaan, Kim Jong-un Minta Korea Utara Tingkatkan Kekuatan Militer
  • Live Di I News Tv, Bupati Kampar Beberkan Fakta di Balik Viralnya 3 Anak SD Nyebrang Sungai
  • Berikut Lokasi Bus Vaksinasi Keliling Hari Ini di Kota Pekanbaru
  • Panglima TNI dan Kapolri Rangkul Tokoh Agama Untuk Tekan Covid-19 di Bangkalan
  • Gubri: Semangat Ditingkatkan Dengan Latihan Maksimal
  • Hai Petani Sawit Bentuk Kelompok, Ini Manfaatnya
  • Viral Isu Pemerintah Kenakan Pajak Sembako, Ini Jawaban Sri Mulyani
  • Komisi II DPRD Jawa Barat Terima Audiensi BPSK
  •  
     
     
    Selasa, 08 Desember 2020 - 16:44:37 WIB
    Hadiri Kegiatan Forum Ulama-Umaro, Ngatiyana: Jaga Situasi Agar Tetap Kondusif Selama Pandemi
    Sabtu, 27 Februari 2021 - 15:58:40 WIB
    Peresmian Soft Opening Rumah Sakit Umum Baros Kota Cimahi
    Kamis, 02 Juli 2020 - 14:09:09 WIB
    Investasi Di Arab Saudi
    Yandri Susanto Mengapresiasi Rencana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)
    Jumat, 07 Agustus 2020 - 07:26:09 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Ungkap Kekerasan dan Korupsi Buat MoU Dengan Kepolisian dan Kejaksaan
    Selasa, 25 Februari 2020 - 18:41:55 WIB
    Kedatangan Tim Wasrik BPK, Pangdam IV Minta Berikan Data Obyektif dan Transparan
    Rabu, 03 Maret 2021 - 20:01:39 WIB
    Bersama Babinsa dan Manggala Agni
    Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Lakukan Patroli Karhutla Gabungan
    Kamis, 13 Mei 2021 - 14:17:05 WIB
    Sekda Kampar Sholat Idul Fitri Di Masjid Al-Ihsan Islamic Cantre
    Jumat, 20 November 2020 - 07:55:40 WIB
    Disdik Bandung Barat Lakukan persiapan Pembelajaran Tatap Muka di Zona Hijau
    Kamis, 24 September 2020 - 23:44:19 WIB
    Peresmian Dilaksanakan Secara Virtual dari Istana
    Gubernur Riau Pastikan Besok Presiden Akan Resmikan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
    Senin, 20 Juli 2020 - 20:11:30 WIB
    Bersama Instansi Terkait, Pasiops Kodim 0620/Kab Cirebon, Himbau Masyarakat Ikuti Protkes
    Sabtu, 15 Agustus 2020 - 11:43:49 WIB
    Anak Amin Rais Ditegur Di Pesawat, Mumtaz Rais ; Kamu Siapa ?
    Minggu, 16 Februari 2020 - 11:01:56 WIB
    Empat Terdakwa Perkara Shabu 52 Kg dan Pil Ekstasi 23 Ribu Butir Divonis Seumur Hidup
    Minggu, 16 Mei 2021 - 08:43:05 WIB
    Kapolres Pekanbaru Instruksikan Pengawasan di Cek Point Masuk Pekanbaru
    Jumat, 22 Januari 2021 - 14:16:32 WIB
    Babinsa Koramil 07/ Alasa Kodim 0213/Nias Melaksanakan Pendampingan Petani Tanaman Cabe
    Jumat, 29 November 2019 - 22:16:05 WIB
    Jelang Pelantikan Pengurus LAN Riau
    Pemprov Riau Dukung Dan Apresiasi Kehadiran LAN di Provinsi Riau
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved