Minggu, 15 09 2019  
 
Korut Disebut Terkait dengan Serangan Cyber Ransomware

Berlianto | Internasional
Selasa, 16 Mei 2017 - 10:44:23 WIB
Washington, Tiraskita.com - Peneliti keamanan cyber menemukan bukti
teknis yang mereka katakan dapat menghubungkan Korea Utara (Korut)
dengan serangan cyber Ransomware Wannacry. Serangan global ini telah
menginfeksi lebih dari 300 ribu komputer di 150 negara sejak Jumat lalu.

Symantec
(SYMC.O) dan Kaspersky Lab mengatakan beberapa kode dalam versi
sebelumnya dari perangkat lunak WannaCry juga muncul dalam program yang
digunakan oleh Lazarus Group. Grup ini oleh para peneliti dari banyak
perusahaan telah diidentifikasi sebagai operasi hacking Korut.

"Ini
adalah petunjuk terbaik yang telah kita ketahui sampai pada asal-usul
WannaCry," kata periset Lab Kaspersky Kurt Baumgartner seperti dikutip
dari Reuters, Selasa (16/5/2017).

Kedua perusahaan
mengatakan terlalu dini untuk mengatakan apakah Korut terlibat dalam
serangan tersebut, berdasarkan bukti yang dipublikasikan di Twitter oleh
peneliti keamanan Google Neel Mehta. Serangan yang melambat pada hari
Senin, termasuk kampanye pemerasan tercepat yang tercatat.

Penelitian
ini akan diikuti oleh badan penegakan hukum di seluruh dunia, termasuk
Washington. Penasihat keamanan negara Presiden Amerika Serikat (AS),
Donald Trump, mengatakan negara asing dan penjahat cyber adalah
kemungkinan penyebab serangan ini terjadi.

Kedua perusahaan
keamanan tersebut mengatakan bahwa mereka perlu mempelajari kode ini
lebih banyak dan meminta pihak lain untuk membantu analisis tersebut.
Para hacker telah menggunakan kembali kode dari operasi lain bahkan,
sehingga kode yang sudah disalin tidak bisa dijadikan bukti.

Pejabat
keamanan AS dan Eropa dengan syarat anonim mengatakan bahwa terlalu
dini untuk mengatakan siapa yang mungkin berada di balik serangan
tersebut. Namun mereka tidak mengesampingkan Korut sebagai tersangka.

FireEye
Inc (FEYE.O), perusahaan keamanan cyber besar lainnya, mengatakan bahwa
pihaknya juga menyelidiki kemungkinan adanya hubungan ini.

"Kesamaan
yang kami lihat antara malware terkait dengan grup tersebut dan
WannaCry tidak cukup unik untuk menjadi sangat sugestif dari operator
umum," kata peneliti FireEye John Miller.

Peretas Lazarus, yang
bertindak untuk Korut yang miskin, lebih berani mengejar keuntungan
finansial daripada yang lain. Kelompok ini disalahkan atas pencurian
USD81 juta dari bank sentral Bangladesh, menurut beberapa perusahaan
keamanan cyber.

Misi Korea Utara untuk PBB tidak segera tersedia untuk dimintai komentar.



(ian)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tingkatkan Sinergitas dan Solidaritas, TNI - Polri Yogya Gowes Bareng
  • Bergulir Di PN Pekanbaru, Terdakwa Diduga Menilep 400 Juta
  • Sail Nias Momentum Tepat Buat Revitalisasi Pariwisata Nias
  • Sekda Inhil : APBD Perubahan Untuk Membayar Kegiatan 2018
  • Adrianus Zega, Warek 3 IKIP Gunungsitoli Minta Maaf Dihadapan Mahasiswa
  • Kakesdam IV dan Karumkit RST Magelang Menjadi Anggota Delegasi 5th Thainesia Militart Medicine Meet
  • Danramil 07/Alasa Sampaikan Sambutan Pada Acara Pengukuhan FPK Ditingkat Desa Sekecamatan Alasa
  • Pengurus FPK Ditingkat Desa Sekecamatan Alasa Resmi Dikukuhkan
  • Babinsa Koramil 07/Alasa, Kodim 0213/Nias Laksanakan Gotong Royong Memperbaiki Jembatan Belu
  •  
    Senin, 09 Januari 2017 - 21:44:23 WIB
    Temu Ramah dan Syukuran Tahun Baru Kabupaten Nias Berlangsung Penuh Hikmat
    Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:47:49 WIB
    KEMENTERIAN PPPA RI, Sosialisasikan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak di Riau
    Minggu, 12 Februari 2017 - 08:09:25 WIB
    Lagi-lagi Bupati Nias Barat Inspeksi Mendadak di Puskesmas Rawat Inap Mandrehe
    Rabu, 23 Januari 2019 - 22:01:18 WIB
    BUPATI PASAMAN H.YUSUF LUBIS HADIRI WIRID BULANAN RAWIYA DI RAO
    Kamis, 16 Mei 2019 - 12:31:52 WIB
    Roy Charly Calon Terkuat Bakal Calon Ketua FKWI 2019 - 2022
    Kamis, 22 Juni 2017 - 18:34:02 WIB
    Kota Gunungsitoli Berbuka Puasa di Mesjid Jami Saombo Gunungsitoli
    Sabtu, 20 Mei 2017 - 18:10:09 WIB
    Indonesia Diprediksi Negara Industri Terbesar ke 4 Dunia Tahun 2045, Benny: Ayo Bangkit Indonesia
    Jumat, 24 Februari 2017 - 00:20:12 WIB
    Jelang HUT Gereja ONKP, Bupati Nias Barat Minta Semua Pihak Menjaga Kebersihan Lingkungan
    Rabu, 20 September 2017 - 13:15:02 WIB
    Target 800.000 Wisatawan ke DIY Cukup Berat
    Minggu, 29 Januari 2017 - 11:19:22 WIB
    Lagu Dalam Kenangan Buat Krisdayanti Ingat Masa Lalu
    Minggu, 01 Januari 2017 - 14:40:32 WIB
    Kerap Padamkan Lampu
    Bupati Nias Sayangkan Kinerja PT PLN Area Nias
    Kamis, 05 Januari 2017 - 18:39:37 WIB
    Penuh Haru Temu Pisah Sekda Lama dan Sekda Baru Kota Gunungsitoli
    Kamis, 05 Januari 2017 - 08:19:45 WIB
    Bupati Sebut Pejabat Eselon II Sebagai Perpanjangan Tangan Bupati dan Wakil Bupati
    Rabu, 23 Agustus 2017 - 13:00:19 WIB
    Pandangan Masyarakat Terhadap Kelompok Kepentingan, Kelompok Penekan dan Partai Politik
    Kamis, 19 Januari 2017 - 22:10:02 WIB
    Bupati Klaim Pemkab Nias Barat yang Tercepat pada Penerapan OPD di Pulau Nias
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved