Senin, 18 Desember 2017  
 
Serukan Dialog, China Minta AS Berhenti Ancam Korut

Muhaimin | Internasional
Sabtu, 16 September 2017 - 17:37:38 WIB
WASHINGTON, TIRASKITA.COM - Pemerintah China
meminta Amerika Serikat (AS) berhenti mengancam Korea Utara (Korut) dan
beralih menjadi berdialog dengan negeri komunis tersebut. Seruan ini
disampaikan Duta Besar Beijing untuk Washington, Cui Tiankai.

"Sejujurnya,
saya kira Amerika Serikat seharusnya melakukan jauh lebih banyak dari
sekarang, sehingga ada kerja sama internasional yang efektif untuk
masalah ini," kata Cui Tiankai kepada wartawan di sebuah acara kedutaan
pada hari Jumat waktu Washington.

"Mereka harus menahan diri
untuk tidak mengeluarkan lebih banyak ancaman. Mereka harus berbuat
lebih banyak untuk menemukan cara yang efektif untuk melanjutkan dialog
dan negosiasi," lanjut diplomat Beijing tersebut, seperti dikutip Reuters, Sabtu (16/9/2017).

Menteri
Keuangan AS Steven Mnuchin pada awal pekan ini memperingatkan bahwa
Washington dapat menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Beijing jika tidak
menerapkan sanksi baru terhadap rezim Kim Jong-un yang berkuasa di
Pyongyang. Ancaman sanksi itu termasuk pemotongan akses China ke sistem
keuangan AS.

"Perang ekonomi Korea Utara berhasil," katanya di
Delivering Alpha Conference di New York City. "Kami mengirim pesan bahwa
siapapun yang ingin berdagang dengan Korea Utara, kami akan menganggap
mereka tidak berdagang dengan kami," ujarnya.

"Jika China tidak
mematuhi sanksi ini, kami akan memberikan sanksi tambahan terhadap
mereka dan mencegah mereka mengakses sistem dollar AS dan
internasional," imbuh Mnuchin.

AS, yang mengalami defisit
perdagangan tahunan sebesar USD350 miliar dengan China,  enggan
menjatuhkan sanksi ekonomi kepada China karena khawatir dengan tindakan
pembalasan dan konsekuensinya bisa membuat bencana bagi ekonomi global.

Pada
hari Senin, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat menyetujui sebuah
resolusi baru mengenai sanksi terhadap Korea Utara atas uji coba nuklir
keenam dan paling kuat yang dilakukan pada 3 September 2017. Sanksi
terbaru itu melarang Korut mengekspor tekstil dan impor minyak negara
itu dibatasi ketat.


(mas)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Seminar Pendidikan Politik, DPD NasDem Nias Tampilkan 3 Narasumber Kader Muda NasDem
  • Mahasiswa Paya Bakong di Banda Aceh Akan Adakan MUBES
  • Tari Perang dan Tari Maena Nias Semarakkan Inagurasi AMN Cilacap
  • Marhaenisme
  • Inspektorat Kabupaten Nias Dinilai Sengaja Memperlambat Audit Dugaan Kasus Pertapakan
  • ABN Gelar Aksi Donor Darah "Trust Us We Care"
  • Tingkatkan Kemampuan Alutsista, TNI AU Tambah Pesawat F-16 dan Hercules
  • Alex Noerdin Tetapkan UMP Sumsel 2018 Sebesar Rp2.595.994
  • Pembunuh PNS Cantik Sempat Kabur saat Diperiksa di Bandara Halim
  •  
    Sabtu, 10 Juni 2017 - 11:29:22 WIB
    Lagi, Song Joong Ki dan Song Hye Kyo Main Drama Bareng
    Selasa, 03 Januari 2017 - 00:34:55 WIB
    Arus Balik Bandara Kualanamu Medan Padat Hingga 3%
    Selasa, 30 Mei 2017 - 15:56:03 WIB
    Pemkab Nias Lanjutkan Upacara Harditnas di Makam Pahlawan Gunungsitoli
    Sabtu, 10 Juni 2017 - 11:24:42 WIB
    Sang Istri Alami Hal Mengejutkan, Setelah Berhubungan Intim Dua Malam Berturut-Turut
    Rabu, 14 Juni 2017 - 15:38:00 WIB
    Pemkab Nias Salurkan Bantuan Bea Siswa Kepada Siswa Berprestasi
    Rabu, 01 Februari 2017 - 06:33:38 WIB
    Perkosa Istri Orang, Pria Ini Tewas Dikeroyok Masa
    Senin, 05 Juni 2017 - 20:41:28 WIB
    Perampokan Rp 500 Juta di Riau Ternyata Pura-Pura
    Senin, 16 Januari 2017 - 20:19:49 WIB
    Pertemuan Bulanan dan Perayaan Tahun Baru, Walikota Puji Peran Seorang Isteri
    Jumat, 28 April 2017 - 23:11:50 WIB
    Korut: Bencana Nuklir Bisa Terjadi di Korea dalam Hitungan Detik
    Minggu, 12 Februari 2017 - 07:51:53 WIB
    Pesta Demokrasi DKI Jakarta
    Teman Bertanding di Pilkada Adalah Teman Membangun Demokrasi
    Sabtu, 14 Januari 2017 - 08:32:26 WIB
    Bupati Nias Klaim Berhasil Angkat Pendapatan Perkapita Masyarakat Nias
    Jumat, 03 Maret 2017 - 13:01:16 WIB
    Hari Ini Giliran Tokoh Lintas Agama Bertemu Raja Salman
    Kamis, 01 Juni 2017 - 14:29:19 WIB
    Pemkab Nias Menggelar Sosialisasi Sapu Bersih PUNGLI di Kabupaten Nias
    Senin, 30 Januari 2017 - 23:57:42 WIB
    Dubes AS: Kebijakan Imigrasi Baru Tak Berdampak pada WNI
    Rabu, 07 Juni 2017 - 09:53:53 WIB
    Berikut Pernyataan Sikap Alpenas Terkait Buruknya Kualitas Beras Rastra Bulog Gunungsitoli
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved