Jum'at, 25 09 2020  
 
PT. Serikat Putra Diduga Penyebab Rusaknya Sungai Kerumutan dan Sungai Terajan

Riswan L | Pemkab Pelalawan
Rabu, 12 Februari 2020 - 02:32:01 WIB
Pelalawan, Tiraskita.com - PT Serikat Putra (SP) Diduga telah melakukan pelanggaran berat. Pasalnya perusahaan perkebunan kelapa sawit ini telah melanggar beberapa peraturan pemerintah yang seharusnya dijalankan dengan baik.

Hasil investigasi media dilapangan, kondisi Sungai Kerumutan dan Sungai Air Terjun (terajan) yang berada diwilayah Bandar Petalangan, mengalami pendangkalan dan kerusakan. Diduga kuat terjadinya pendangkalan tersebut akibat ulah nakal perusahaan yang saat itu menebang hutan hingga kandas kebibir sungai tanpa menyisakaan sebagai hutan sebagai penyangga pinggiran sungai dan melakukan aktifitas perkebunan kelapa sawit tanpa memperhatikan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Menurut keterangan warga kepada media, dulu sebelum masuknya perusahaan perkebunan pt serikat putra, sungai kerumutan dan sungai air terjun adalah tempat masyarakat lokal untuk mencari ikan. Selain bertani, sungai tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber tambahan rejeki, namun sayang saat ini kedua sungai dimaksud telah rusak, berdampak juga pada ekosistem disungai menjadi rusak sehingga ikan pun sudah langka ditemukan.

Bj (50) tahun warga Bandar Petalangan memaparkan kepada media, "sebelum PT SP masuk, sungai Air Terjun dan Sungai Kerumutan adalah tempat masyarakat mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari hari. Disungai ini terdapat berbagai jenis ikan, ada toman, baung, udang dan banyak lagi jenis ikan berharga lainnya. Namun setelah perusahaan perkebunan ini membuka lahan dan menanam sawit secara sembarangan, akhirnya kedua sungai tersebut menjadi dangkal dan mengecil."

Lanjut Bj, "dulu sungai ini lebar dan dalam, tempat kami mencari nafkah dengan cara memasang pengile dan bubu (perangkap ikan) serta ngael (memancing), namun setelah pt serikat putra menanami sawit hingga dibibir sungai ini, keadaan sungai ini lama kelamaan berubah jadi mengecil dan dangkal, dan sungai yang dulunya banyak ikan, sekarang tinggal kenangan saja. Kata orang, seharusnya pinggiran sungai disisakan lima puluh meter kanan kiri, nyata nya pt menanam sampai pinggir sungai, dan kata orang pulak, itu melanggar hukum? tapi kalau benar melanggar hukum, kenapa sampai sekarang tidak ada tindakan tegas dari pemerintah? apa pt sp ini kebal hukum?." ungkap Bj kecewa.

Kepala Desa Air Terjun ( Saparuddin) juga mengungkapkan kekesalannya terkait cara cara licik yang dilakukan oleh PT Serikat Putra. Menurut Sapar, seharusnya masuknya perusahaan ke suatu daerah, membawa perubahan positif bagi kehidupan dan mendongkrak roda perekonomian, serta mendukung program program pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dengan cara mengurangi penganguran, namun menurut Sapar, semua bagai fatamorgana.

"Harusnya adanya perusahaan disini, berdampak pada peningkatan tarap hidup masyarakat, kehadiran perusahaan haruslah memberi peluang bagi warga tempatan untuk bekerja, agar roda perekonomian serta kehidupan berjalan kearah yang lebih baik. Faktanya kehadiran PT Serikat Putra dibandar petalangan seakan akan menambah derita masyarakat,contoh sungai sudah tidak dapat lagi dipungsikan sebagai sumber penghidupan, mari kita lihat sungai air terjun  dan kerumutan, setau saya kondisinya sekarang memprihatinkan, selain sawit yang ditanam langsung kebibir sungai, perusahaan juga diduga melakukan alih pungsi sungai dengan cara ilegal karena membendung sungai kerumutan secara permanen serta melakukan penggundulan hutan pinggiran sungai kerumutan dan menggantinya dengan waduk. Saya berharap agar pemerintah secepatnya bertindak tegas dan perintahkan agar pt serikat putra mengembalikan pungsi sungai sebagaimana mestinya," Papar Saparuddin.

Guna untuk mencari perimbangan berita, media berusaha mengkofirmasi Manager Lubuk Bukit Wahyudi lewat pesan WhatsApp untuk meminta komentar dan tanggapannya, namun hingga berita ini terbit wahyudi belum membalas konfirmasi dari media.*





comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Komsos Kreatif Koramil Beber, Jadi Tim Pembuka Turnamen Bola Voli Di Lebakmekar
  • Nekat, BRI Unit Sebangar Bengkalis Dirampok di Siang Bolong, Ratusan Juta Rupiah Digasak
  • Ini Nomor Urut Tiga Pasangan Calon Peserta Pilkada Kuansing 2020
  • Gubernur Riau Pastikan Besok Presiden Akan Resmikan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
  • Wisma Atlet Siap Buka Tower Baru untuk Pasien Covid-19
  • DPW MOI Kaltim Dilantik, Gubernur Kaltim Berharap Perkuat Spirit Kebersamaan
  • Pemerintah Klaim 15 Substansi RUU Ciptaker Disepakati DPR
  • BNNP Riau Musnahkan 11,8 Kilogram Sabu dan 498 Butir Ekstasi
  • Tokoh Masyarakat Kecamatan Sirombu Gelar Doa Bersama Untuk Bapaslon ELMAR
  •  
     
     
    Jumat, 05 Juni 2020 - 13:35:41 WIB
    Dharma Pertiwi Daerah D Yogyakarta Adakan Baksos di TK Angkasa Lanud Adisutjipto
    Kamis, 18 Juni 2020 - 19:07:43 WIB
    LAWAN COVID-19
    Seluruh Kades Dan Perangkat Se-Kecamatan Tapung Lakukan Rapid Test
    Rabu, 04 Maret 2020 - 16:38:23 WIB
    BPK TEMUKAN TERJADI TINDAK PIDANA KORUPSI
    BPK Temukan 283 Jt Anggaran Meleset di OPD Prov.Riau
    Jumat, 31 Juli 2020 - 19:08:21 WIB
    Idul Adha 1441 H
    Tinjau Peternakan Sapi, Bupati Kampar : menjanjikan Peningkatan kesejahteraan Petani
    Selasa, 23 Juni 2020 - 13:24:03 WIB
    Tiga Danrem Jajaran Kodam IV/Diponegoro Berganti
    Sabtu, 28 Desember 2019 - 16:26:05 WIB
    Wakil Bupati Cabuli Anak Dibawah Umur
    Selasa, 22 September 2020 - 17:56:19 WIB
    Pengacara Penggugat Sebut, Ini Pembelajaran Dalam Tata Pemerintahan
    Dua Pejabat Kantor Desa di Lampung Menangkan Sidang PTUN Gugat Putusan Kades
    Rabu, 03 Juni 2020 - 10:12:09 WIB
    600 Ribu Per Keluarga Miskin
    Babinsa Koramil 03/Idanogawo Kawal Penyaluran Dana BLT DI Desa Binaanya
    Minggu, 19 April 2020 - 14:06:08 WIB
    TENAGA MEDIS BANYAK TERINFEKSI COVID-19
    46 Tenaga Medis RS dr Kariadi Positif Corona dan Pentingnya Kejujuran Pasien
    Kamis, 23 Juli 2020 - 20:22:10 WIB
    Operasi Patuh Seulawah 2020 di Simeulue Dimulai Dengan Gelar Pasukan
    Minggu, 20 September 2020 - 15:34:27 WIB
    Rumah 'Mas Gondrong' di Kiyap Jaya Hanyut Tersapu Banjir Bandang
    Sabtu, 15 Agustus 2020 - 11:52:04 WIB
    Polri Tangkap 15 Terduga Teroris di Wilayah DKI Jakarta – Jawa Barat
    Senin, 11 Mei 2020 - 07:25:30 WIB
    Kabid Gakda Satpol PP Kampar Melakukan Pendataan Usaha Legal Dan Ilegal Kuari
    Selasa, 23 Juni 2020 - 06:26:06 WIB
    LAWAN COVID-19
    Pemda Kampar Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan New Normal
    Minggu, 23 Februari 2020 - 14:45:21 WIB
    Kementerian Perhubungan
    Pendaftaran Taruna Dibuka 1 April, Kemenhub Butuh 2.676 Pegawai Jebolan STTD
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved