Senin, 06 April 2020  
 
PT. Serikat Putra Diduga Penyebab Rusaknya Sungai Kerumutan dan Sungai Terajan

Riswan L | Pemkab Pelalawan
Rabu, 12 Februari 2020 - 02:32:02 WIB
Pelalawan, Tiraskita.com - PT Serikat Putra (SP) Diduga telah melakukan pelanggaran berat. Pasalnya perusahaan perkebunan kelapa sawit ini telah melanggar beberapa peraturan pemerintah yang seharusnya dijalankan dengan baik.

Hasil investigasi media dilapangan, kondisi Sungai Kerumutan dan Sungai Air Terjun (terajan) yang berada diwilayah Bandar Petalangan, mengalami pendangkalan dan kerusakan. Diduga kuat terjadinya pendangkalan tersebut akibat ulah nakal perusahaan yang saat itu menebang hutan hingga kandas kebibir sungai tanpa menyisakaan sebagai hutan sebagai penyangga pinggiran sungai dan melakukan aktifitas perkebunan kelapa sawit tanpa memperhatikan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Menurut keterangan warga kepada media, dulu sebelum masuknya perusahaan perkebunan pt serikat putra, sungai kerumutan dan sungai air terjun adalah tempat masyarakat lokal untuk mencari ikan. Selain bertani, sungai tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber tambahan rejeki, namun sayang saat ini kedua sungai dimaksud telah rusak, berdampak juga pada ekosistem disungai menjadi rusak sehingga ikan pun sudah langka ditemukan.

Bj (50) tahun warga Bandar Petalangan memaparkan kepada media, "sebelum PT SP masuk, sungai Air Terjun dan Sungai Kerumutan adalah tempat masyarakat mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari hari. Disungai ini terdapat berbagai jenis ikan, ada toman, baung, udang dan banyak lagi jenis ikan berharga lainnya. Namun setelah perusahaan perkebunan ini membuka lahan dan menanam sawit secara sembarangan, akhirnya kedua sungai tersebut menjadi dangkal dan mengecil."

Lanjut Bj, "dulu sungai ini lebar dan dalam, tempat kami mencari nafkah dengan cara memasang pengile dan bubu (perangkap ikan) serta ngael (memancing), namun setelah pt serikat putra menanami sawit hingga dibibir sungai ini, keadaan sungai ini lama kelamaan berubah jadi mengecil dan dangkal, dan sungai yang dulunya banyak ikan, sekarang tinggal kenangan saja. Kata orang, seharusnya pinggiran sungai disisakan lima puluh meter kanan kiri, nyata nya pt menanam sampai pinggir sungai, dan kata orang pulak, itu melanggar hukum? tapi kalau benar melanggar hukum, kenapa sampai sekarang tidak ada tindakan tegas dari pemerintah? apa pt sp ini kebal hukum?." ungkap Bj kecewa.

Kepala Desa Air Terjun ( Saparuddin) juga mengungkapkan kekesalannya terkait cara cara licik yang dilakukan oleh PT Serikat Putra. Menurut Sapar, seharusnya masuknya perusahaan ke suatu daerah, membawa perubahan positif bagi kehidupan dan mendongkrak roda perekonomian, serta mendukung program program pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dengan cara mengurangi penganguran, namun menurut Sapar, semua bagai fatamorgana.

"Harusnya adanya perusahaan disini, berdampak pada peningkatan tarap hidup masyarakat, kehadiran perusahaan haruslah memberi peluang bagi warga tempatan untuk bekerja, agar roda perekonomian serta kehidupan berjalan kearah yang lebih baik. Faktanya kehadiran PT Serikat Putra dibandar petalangan seakan akan menambah derita masyarakat,contoh sungai sudah tidak dapat lagi dipungsikan sebagai sumber penghidupan, mari kita lihat sungai air terjun  dan kerumutan, setau saya kondisinya sekarang memprihatinkan, selain sawit yang ditanam langsung kebibir sungai, perusahaan juga diduga melakukan alih pungsi sungai dengan cara ilegal karena membendung sungai kerumutan secara permanen serta melakukan penggundulan hutan pinggiran sungai kerumutan dan menggantinya dengan waduk. Saya berharap agar pemerintah secepatnya bertindak tegas dan perintahkan agar pt serikat putra mengembalikan pungsi sungai sebagaimana mestinya," Papar Saparuddin.

Guna untuk mencari perimbangan berita, media berusaha mengkofirmasi Manager Lubuk Bukit Wahyudi lewat pesan WhatsApp untuk meminta komentar dan tanggapannya, namun hingga berita ini terbit wahyudi belum membalas konfirmasi dari media.*





comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Anggota DPR Kritik Yasonna Tak Beri Koruptor Asimilasi
  • Terinfeksi Covid-19, Pasangan Suami - Istri Meninggal Bersamaan, Hanya Beda 6 Menit
  • Satgas Penanganan Covid – 19 RS Khusus Pulau Galang Simulasikan Evakuasi Pasien di Bandara Hang Na
  • IWO Rohil Puji Keberanian Dinas Lingkungan Hidup Berikan Sanksi PKS PT. Kencana Andalan Nusantara
  • Perangi Covid-19, Kak Seto Ajak Orang Tua Jadi Guru Bagi Anak
  • Tiga Oknum Hakim PN Jaksel Dilaporkan ke Bawas MA, KY dan PT DKI
  • Wakil Jaksa Agung Meninggal
  • Begini Cara Dapatkan Keringanan Tagihan Listrik Bagi Pelanggan Rumah Tangga 450 VA dan 900 VA Subsid
  • Ketua IWO Inhil,Desak Pemkab Inhil Untuk Memberikan APD Kepada Jurnalis
  •  
    Selasa, 31 Desember 2019 - 18:26:07 WIB
    Dilema Gelandang Serang Liverpool Adam Lallana, Ini Kata Pelatihnya
    Minggu, 19 Januari 2020 - 12:14:39 WIB
    DPD GRANAT Riau, Minta Kapolres INHU Serius Tindak Bandar Narkoba
    Jumat, 20 Maret 2020 - 13:11:06 WIB
    Agar Tidak Devisit APBD 2020, Pemda Rohul.Lunasi Tunda Bayar 2019 dan Utamakan Program Prioritas
    Jumat, 06 Maret 2020 - 11:01:03 WIB
    Kerja Sama Mediaa Massa Dalam Pengembangan Pemabangunan
    Peran Serta Media Massa Dalam Publikasi Pembangunan Daerah
    Selasa, 10 Maret 2020 - 17:40:13 WIB
    Tampung Sawit dari Kawasan Hutan dan Cemari Lingkungan
    PT Sawit Inti Prima Perkasa Diduga Tidak Mengatongi Izin
    Sabtu, 30 November 2019 - 11:00:25 WIB
    Sinkronkan Dtata Kependudukan
    Disdukcapil Inhil Mengadakan Pertemuan Dengan BPS
    Minggu, 05 April 2020 - 14:53:23 WIB
    IWO Rohil Puji Keberanian Dinas Lingkungan Hidup Berikan Sanksi PKS PT. Kencana Andalan Nusantara
    Minggu, 29 Maret 2020 - 16:48:13 WIB
    Upaya Cegah Covid-19
    Solehudin : Tegaskan, Setiap Orang Harus Diperiksa di Pintu Keluar-Masuk Daerah
    Kamis, 14 November 2019 - 20:27:45 WIB
    Satresnarkoba Polres Kampar Kembali Ringkus 3 Gembong Narkoba
    Jumat, 03 April 2020 - 19:38:23 WIB
    DARURAT COVID-19
    Pasien Positif Corona Bertambah Menjadi 10 Orang
    Jumat, 28 Februari 2020 - 08:18:37 WIB
    Penggunaan kawasan hutan dan lahan secara ilegal
    Kebun Sawit PT Safari Riau Terindikasi dalam HPK
    Kamis, 19 Maret 2020 - 13:31:26 WIB
    PERSELINGKUHAN ANTARA ANGGOTA DEWAN
    Dituduh Selingkuh di Kamar Hotel, Dua Anggota DPRD PDI Perjuangan Dipecat
    Senin, 06 Januari 2020 - 08:47:14 WIB
    LAN Riau Apresiasi Wagub Riau
    Bebaskan Riau Dari Bahaya Narkoba
    Senin, 17 Februari 2020 - 09:19:02 WIB
    AJI, IJTI, PWI dan LBH Pers Menilai Pemerintah Ingin Campur Tangan Lagi soal Pers
    Kamis, 13 Februari 2020 - 11:20:41 WIB
    KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA
    Jenderal Pol Idham Aziz Apresiasi Inovasi Polda Riau dan Seluruh Forkopimda Riau Cegah Karhutla
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2019 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved