Kasus perambahan hutan penyangga Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di desa Segati ">
Jum'at, 22 Maret 2019  
 
DPRD Riau Minta Ketegasan Instansi Terkait Atas HGU PT.Lorena Yang Diduga Ilegal

| Pemkab Pelalawan
Senin, 11 Maret 2019 - 22:49:57 WIB
Pekanbaru , - Kasus perambahan hutan penyangga Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan yang diduga melibatkan PT. Eka Sari Lorena, masih terus bergulir. Terbaru, anggota DPRD Riau Sugianto mendesak aparat terkait agar segera bertindak.

"Polres Pelalawan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau dan Dinas Perkebunan, harus segera menindaklanjuti. Terutama di kawasan hutan. Yang jelas dia tidak punya ijin", ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (11/03/19).

Anggota Komisi II DPRD Riau yang membidangi Perkebunan ini mengatakan, untuk menyikapi PT Lorena yang selama ini terkesan kebal hukum, aparat penegak hukum harus bersinergi.

"Kami berharap aparat penegak hukum bersinergi semua dalam menindak. Kami dari Komisi II juga Insyaallah kami akan turun ke lapangan untuk melihat kondisi hutan yang dirambah Lorena", ujar politisi PKB tersebut.

Sugianto juga menyesalkan sikap Polhut DLHK Riau yang dinilai menggunakan standar ganda dalam menindak pelaku perambah hutan. Pasalnya, kelompok tani yang hanya menggarap beberapa hektar langsung ditindak, sementara kelompok yang merambah ribuan hektar seolah dibiarkan. 

"Itulah yang selaku saya bilang, hukum itu tumpul keatas dan tajam kebawah. Jadi harapan kami Gubernur baru memerintahkan instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini. Terutama bagi cukong-cukong yang masuk ke Riau, kelebihan HGU perusahaan, itu harus segera ditindak", katanya.

Seperti diketahui, Hengki Siahaan yang disebut-sebut Orang Tak Dikenal (OTK) perambah hutan di Desa Segati, mengaku trauma atas suara ledakan senjata api saat tim gabungan DLHK Riau turun ke lokasi. Barang bukti yang disita aparat, juga tidak dilengkapi administrasi.

Disisi lain, dua alat berat jenis eksavator yang digunakan PT Eka Sari Lorena untuk membersihkan ribuan hektar lahan di kawasan hutan desa Segati Pelalawan 4 Februari lalu dibiarkan tanpa tindakan. Alasannya, karena di lokasi tak satu orangpun yang ditemukan.

"Kalau kita lakukan upaya hukum seperti penyitaan, siapa yang bertanggungjawab. Di lokasi tak satupun orang termasuk operator kita temukan, ini yang menjadi dilema", ucap Kasat Polhut P. Tampubolon SH saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.  (riauantara.co)***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pengembangan Landasan Pacu Bandara Binaka Nias Terbengkalai
  • Diduga Kelainan Jiwa, Seorang Ayah Ditikam Anak Kandung Hingga tewas
  • Jajaran Polda Banten Tak Henti Berbagi kepada Masyarakat
  • Komitmen Berantas Narkoba, GRANAT Inhil Kunjungi Imigrasi Inhil
  • Bupati Kampar Lantik Pejabat Eselon 4 dan 3
  • Kali Ini Terduga Teroris Wanita Ditangkap
  • Singel Perdana TRIXIE Berjudul "GALAU" Resmi Dirilis
  • PENYERGAPAN TERDUGA TERORIS DI SIBOLGA DAN LAMPUNG UPAYA PENCEGAHAN AKSI TEROR
  •  
    Senin, 15 Mei 2017 - 17:31:37 WIB
    Terkait Penistaan Agama
    Sudah 6 Bulan Laporan Penodaan Agama oleh Habib Rizieq, Belum Ada Tindak Lanjut
    Rabu, 25 Januari 2017 - 08:59:08 WIB
    3 Kapal Penangkap Ikan Terbakar
    Senin, 21 Mei 2018 - 09:02:09 WIB
    Wanita Anggota DPRD dari PKS Selingkuh dengan Anggota Fraksi PKB, Ini Pengakuannya
    Selasa, 30 Mei 2017 - 19:00:30 WIB
    Fenomena OTT Kemendes, FITRA Desak Eksaminasi WTP dan Audit Ulang Kemendes PDTT
    Sabtu, 11 Februari 2017 - 16:43:42 WIB
    Dianiaya Peserta Aksi 112, Wartawan MetroTV Lapor Polisi
    Rabu, 25 Januari 2017 - 21:03:04 WIB
    Pemkab Nias Barat Akan Umumkan TMT GKD Baru Tanggal 1 Februari 2017
    Rabu, 20 September 2017 - 13:49:52 WIB
    Status Gunung Agung Siaga, Pariwisata Bali Belum Terpengaruh
    Sabtu, 28 Januari 2017 - 14:58:11 WIB
    Tips Tetap Sehat Saat Imlek
    Minggu, 01 Januari 2017 - 08:59:41 WIB
    Bupati Nias Lantik 73 Kades Terpilih Tahun 2016
    Kamis, 04 Mei 2017 - 12:38:27 WIB
    Ayu Ting Ting Ingin Statusnya Disahkan, Raffi Ahmad: Nanti Saya Kabulkan
    Jumat, 06 Januari 2017 - 19:07:59 WIB
    Gempa Berkekuatan 5,4 SR Sore ini Guncang Kepulauan Nias
    Rabu, 03 Mei 2017 - 18:09:45 WIB
    Tyson Fury Sesumbar Kalahkan Joshua dengan Satu Tangan
    Senin, 17 September 2018 - 21:15:14 WIB
    FH Unilak - Peradi Laksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advocat ( PKPA ) ke XV
    Kamis, 06 September 2018 - 20:01:10 WIB
    Ingatkan Bahaya Isu SARA & Radikalisme
    Kapolda Riau Menitikan Air Mata
    Jumat, 14 September 2018 - 07:57:20 WIB
    Komunitas APK Kepulauan Nias Unjuk Rasa di Kantor Wali Kota Gunungsitoli
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved