Sabtu, 04 April 2020  
 
Bupati Bengkalis Ditahan KPK

| Pemkab Bengkalis
Kamis, 06 Februari 2020 - 20:39:59 WIB
BENGKALIS, Tiraskita.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis menahan Bupati Bengkalis Amril Mukminin (AM) yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait proyek multiyears atau tahun jamak pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bangkalis, Riau.

"Penyidik melakukan penahanan selama 20 hari sejak 6 sampai 25 Februari 2020 untuk tersangka AM ditahan di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Usai diperiksa, Amril tak banyak berkomentar saat dikonfirmasi seputar kasusnya tersebut. "Tanya penasihat hukum saya saja," ucap Amril.

Baca juga: Bupati Bengkalis tak penuhi panggilan KPK

Diketahui, KPK pada 16 Mei 2019 telah menetapkan Amril bersama Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias AAN (MK) sebagai tersangka dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis. Untuk tersangka Makmur telah ditahan KPK sejak 31 Oktober 3019 lalu.

Proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning (multiyears) adalah salah satu bagian dari enam paket pekerjaan Jalan di Kabupaten Bengkalis tahun 2012 dengan nilai anggaran Rp537,33 miliar.

Proyek pembangunan jalan itu sempat dimenangkan oleh PT Citra Gading Asritama (CGA), namun kemudian dibatalkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis dengan alasan bahwa PT CGA diisukan masuk daftar hitam atau blacklist Bank Dunia.

PT CGA menerima Surat Pembatalan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ). Namun, pada tingkat kasasi Juni 2015, Mahkamah Agung memutuskan PT CGA memenangkan gugatan terhadap Dinas PU Bengkalis dan berhak melanjutkan proyek tersebut.

Pada Februari 2016, sebelum Amril menjadi Bupati Bengkalis, diduga ia telah menerima Rp2,5 miliar untuk memuluskan anggaran proyek peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning tahun jamak tahun 2017-2019.

Baca juga: KPK panggil Bupati Amril Mukminin sebagai tersangka

Setelah Amril menjadi Bupati Bengkalis, diduga terjadi pertemuan antara perwakilan PT CGA dengan Amril. Dalam pertemuan tersebut PT CGA diduga meminta tindak lanjut Amril terkait proyek agar bisa segera tanda tangan kontrak dan Amril menyanggupi untuk membantu.

Dalam rentang Juni dan Juli 2017, diduga tersangka Amril telah menerima Rp3,1 miliar dalam bentuk dolar Singapura dari pihak PT CGA. Penyerahan-penyerahan uang ini diduga untuk memuluskan proyek yang akan digarap oleh PT CGA, yakni proyek peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning multiyears tahun 2017-2019.

Sehingga total tersangka Amril diduga menerima uang setidak-tidaknya Rp5,6 miliar baik sebelum ataupun saat menjadi Bupati Bengkalis.

Atas perbuatannya, Amril disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sumber : antara.com




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Gubri Syamsuar : Riau Belum Bisa Melakukan Lockdown
  • Pasien Positif Corona Bertambah Menjadi 10 Orang
  • Personel Polres Inhil, Semprotkan Cairan Disinfektan Ke Kantor IWO
  • Pemerintah Kecamatan Tugala Oyo dan Tim Relawan Laksanakan Penyemprotan Disifektan
  • Sefianus Zai, Minta Komitmen Pemberantasan Narkoba Lebih Serius Seperti Perlakuan Covid-19
  • Adanya Kejanggalan Pada Struktur Bangunan Tekno Tahap I Di Langgam
  • Cegah Wabah Covid -19, Pemdes Banuasibohou II Semprot Rumah Warga
  • PDI Perjuangan Riau Bagikan Ribuan Jamu Anti Corona dan Hand Sanitizer Gratis Kepada Masyarakat
  •  
    Rabu, 04 Maret 2020 - 11:41:25 WIB
    AKSI SANG TOKOH AGAMA YANG MELAKUKAN PEMERKOSAAN
    Pendeta Dilaporkan Ke Polisi
    Selasa, 10 Maret 2020 - 09:57:32 WIB
    PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG
    Mantap...MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS
    Rabu, 18 Desember 2019 - 07:17:47 WIB
    Raih Prestasi Tanpa narkoba
    Penyuluhan Bahaya Narkoba Di BukitBatu
    Sabtu, 21 Maret 2020 - 12:11:28 WIB
    Virus Corona
    Tjahjo: 3 Orang di Rumah Saya Positif COVID-19
    Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:09:17 WIB
    PAW, Dua Kader Banteng Dilantik Gantikan Yasonna & Juliari.
    Senin, 30 Maret 2020 - 20:12:52 WIB
    Rapat Koordinasi Mencegah Penyebaran Civid-19
    Polres Inhil, Menggelar Rapat Koordinasi Untuk Melakukan Pencegahan Penularan Covid-19
    Rabu, 12 Februari 2020 - 16:04:47 WIB
    Arisman Hulu Terpilih Sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Alasa
    Jumat, 13 Maret 2020 - 15:19:18 WIB
    Konfirmasi Media Tidak Dibalas
    32 Miliar Dana DAK Pemko Pekanbaru Dipertanyakan
    Kamis, 02 Januari 2020 - 08:37:55 WIB
    Gara-Gara Bibit Singkong, Kirim Surat Terbuka ke Presiden
    Minggu, 29 Maret 2020 - 17:05:56 WIB
    MEMUTUS MATA RANTAI VIRUS COVID-19
    Masyarakat Khawatir, TKI Asal Bengkalis Dari Malaysia Baru 5 Hari Dikarantina ODP Corona Dipulangkan
    Minggu, 23 Februari 2020 - 14:45:21 WIB
    Kementerian Perhubungan
    Pendaftaran Taruna Dibuka 1 April, Kemenhub Butuh 2.676 Pegawai Jebolan STTD
    Sabtu, 29 Februari 2020 - 10:22:18 WIB
    TOKO ONLINE MENJUAL OBAT VIRUS CORONA
    ‘Obat’ Virus Corona Dijual Tokopedia Cs, Harganya Rp 95.000
    Kamis, 12 Maret 2020 - 16:28:56 WIB
    ANTISIPASI VIRUS CORONA
    PLN Teluk Kuantan Berlakukan Standar Kesiagaan Ke Semua Pegawai
    Minggu, 09 Februari 2020 - 15:44:22 WIB
    Ditresnarkoba Polda Riau Kembali Mengamankan 35 Kg Jenis Sabu
    Selasa, 21 Januari 2020 - 08:25:55 WIB
    Hari Pers Nasional
    Ketum MOI Rudi Sembiring : Jadikan HPN Ajang Memperkuat Pers Melawan Intoleran, Radikal dan Korupsi
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2019 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved