INHIL, TIRASKITA.COM - Lembaga organisasi kemahasiswaan Inhil harus">
Kamis, 18 Oktober 2018  
 
Mifprapul Musadikin Desak PB HIPPMIH Pekanbaru Ambil Sikap Terkait Kelapa di Inhil

Redaksi | Ekbis
Jumat, 08 September 2017 - 20:06:59 WIB
INHIL, TIRASKITA.COM - Lembaga organisasi kemahasiswaan Inhil harus ikut andil dalam mengaspirasikan festival kelapa dunia di Inhil agar pemerintah tidak salah arah. Hal ini diutarakan oleh Mifprapul Musadikin.

Menurutnya, dengan adanya festival kelapa dunia di Inhil semoga saja mendapat kan hasil yang sesui dengan harapan masyarakat. Masyarakat tentunya berharap agar Harga kelapa bisa naik dan setabil jangan sampai anjlok lagi. Menurut saya itu saja ke inginan masyarkat tidak lebih kok, ujarnya ketika berbincang-bincang kepada awak media tidak lama ini.

Lanjutnya, Ini masalah besar yang harus di selsaikan bersama. Karna tahun ke tahun masalah ini selalu muncul dan belum ada antisipasi dari pemerintah Tentang harga kelapa yang tidak karuan. Karna masyarakat Inhil sebagian hidup nya banyak menggantungkan dirinya dari hasil kelapa, dari zaman dulu sampai sekarang, ujarnya lagi.

Sambungnya, dengan di adakan nya festival ini jangan sampai memberikan dampak yang negatif kepada petani kelapa dan kebun kelapa yang ada di Inhil Dan jangan sampai acara festival kelapa ini tidak membuahkan hasil.

Saya mengajak Mahasiswa inhil sama-sama mengawal ini sampai akhir untuk mencapai tujuan yang di harapkan, pinta Dikin yang juga ketua Ikatan Mahasiswa kecamatan Batang tuaka itu.

Mifprapul Musadikin juga meminta Organisasi kemahasiswaan asal Inhil untuk ambil bagian dalam menyikapi hal ini.

"PB HIPPMIH pekanbaru harus berani mengundang pemerintah terkait untuk bisa menjelaskan tujuan di laksanakan nya festival kelapa dunia yang akan di selenggarakan di Inhil. Membuka Forum kajian dan diskusi publik bersama kawan-kawan mahasiswa kecamatan agar bisa memberikan pandangan atas festival kelapa yang sebentar lagi di laksanakan Karna aspirasi dari kaum intlektual juga dibutuhkan untuk Inhil lebih maju "Pemuda itu memang minim pengalaman Tapi pemuda itu menawarkan masa depan" ujar Dikin mengutip perkataan Anis baswedan.

Masih dalam penuturan Dikin, Dari beberapa media yang saya baca harapan pemerintah di festival kelapa dunia ini yaitu menarik investor-investor asing yang akan mengembangkan usaha nya di Inhil. Apakah ada jaminan ketika ada investor masuk harga kelapa naik? kita tunggu saja, imbuhnya. Lebih lanjut dikatakannya, Menurut saya pemerintah berhati-hati lah mebuat kesepakatan kepada investor, takut nya Hanya menguntungkan sepihak saja dan jangan sampai KAPITALIS menguasi perkebunan di Inhil. Dan memonopoli kelapa yang ada di Inhil. ini bisa saja terjadi "analisa saya " pungkasnya.

Memandang dari sejarah yang ada dan sampai hari ini Ada banyak perusahaan besar dan kecil yang sudah masuk ke Inhil hampir 1/4 menguasai lahan lahan di Inhil dan tidak memberikan sumbangsih yang nyata. Bahkan banyak menimbulkan masalah. Seperti PT SAl yang ada di desa pungkat Jangan sampai negara asing berkuasa di negri Hamparan kelapa tercinta ini, pinta Dikin yang Berkuliah di UIR fakultas Fisipol dan Kader HMI komisariat Fisipol UIR itu dengan Tegas

(Alvin)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Raup Suara Terbanyak Belum Tentu Duduk di Kursi DPR
  • Dinas PUPR Riau, Ajukan Tambahan Dana Bangun Gedung Kejati Rp39 M
  • Pasangan Suami Istri Tewas Seketika
  • Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari TNI Ke-73
  • DPW MOI Riau Segera Dikukuhkan
  • Amin Rais Diperiksa Polisi
  •  
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved