Selasa, 19 Februari 2019  
 
Surat Sakti Mentri Kehutanan RI Membawa Keresahan Bagi Masyarakat Kemuning

Redaksi | Ekbis
Jumat, 26 Januari 2018 - 13:23:59 WIB
KEMUNING, TIRASKITA.COM - Permasalahan pengelolaan lahan seluas 20.000 Hektar are (Ha) di tiga desa di kecamatan kemuning yakni desa lubuk besar, desa kemuning muda dan desa tukjimun dengan PT SHM hingga saat ini belum terselesaikan.

PT SHM dengan surat sakti yang diterbitkan mentri kehutanan RI yang mereka kantongi, menjadi landasan kuat perusahaan itu untuk bersikukuh mengelola lahan seluas 20.000 Ha dengan dalil menjalin kemitraan.

Sementara itu, mayoritas masyarakat di tiga desa tersebut menolak bermitra dengan PT SHM dan msayarakat setempat berdalih sudah berdiam diri di lahan itu sejak dahulu kala. Bahkan sekarang ini sudah menjadi pemukiman warga yang terdiri dari tiga desa dan disitu pula lah masyarakat setempat berkebun untuk menyambung hidup.

Namun menjadi dilema ketika mentri kehutanan RI pada tahun 2015 yang lalu menerbitkan peraturan mentri nomor 12 tahun 2015 yang diklaim oleh PT SHM telah diberikan kewenangan oleh negara kepada mereka untuk mengelola lahan yang dimaksud dalam bentuk kemitraan. Itulah surat yang dianggap sakti oleh masyarakat di tiga desa tersebut yang akhirnya membawa keresahan bagi masyarakat itu sendiri.

PT SHM tentunya tidak terlalu bersikukuh ingin mengelola lahan yang amat luas itu tanpa ada landasan kuat yang menjadi pegangan mereka. Berdasarkan permen (peraturan mentri) nomor 12 tahun 2015 yang dikeluarkan oleh Mentri Kehutanan RI kepada PT SHM, menjadi dasar kekuatan PT Sari Hijau Mutiara (SHM) tersebut untuk berambisi melakukan pengelolaan lahan dengan dalil menjalin kemitraan.

"Kami ini diperintahkan oleh negara untuk bermitra kepada masyarakat yang punya lahan sawit yang sudah ada dan berada di dalam HTI kami. Dan kami sudah melakukan sosialisasi kepada sebagian masyarakat dan sebagian lagi masih belum, karna ada cukong-cukong yang memperalat aparat desa dan pemodal kuat yang bukan masyarakat disitu. Berdasarkan surat permen (peraturan mentri) kehutanan RI Nomor 12 yang diterbitkan pada 2015 lalu, itulah dasar kami untuk bermitra dengan masyarakat", pungkasnya kepada awak media di aula kantor camat seusai dilaksanakan mediasi dengan masyarakat, kamis 25/1/18.

Sementara itu, mayoritas masyarakat di tiga desa yang bersengketa lahan tersebut tidak berkenan diri untuk bermitra dengan PT SHM. Lalu siapakah yang patut dipersalahkan dalam hal ini?

"Kami menolak dengan tegas kehadiran PT SHM itu, Kami tak akan rela jika lahan yang selama ini kami kelola tiba-tiba dikelola oleh PT. SHM. Kami akan pertahankan", ujar salah seorang warga yang tak ingin namanya disebutkan.

Bahkan masyarakat di tiga desa tersebut menuntut keadilan dan meminta agar negara dan pemerintah untuk melindungi mereka sebagai rakyat indonesia.

"Kami meminta negara dan pemerintah melindungi kami sebagai warga negara. Jangan hanya gara-gara surat mentri kehutanan itu kami dibuat resah dan terusik oleh pihak tertentu. Kami menginginkan kehidupan yang damai dan tenang", ujar warga ketika berbincang-bincang dengan awak media, jumat 26/1/18.

Sangat miris jikalau surat mentri kehutanan RI tersebut menimbulkan keresahan bagi masyarakat, khususnya masyarakat tiga desa di kecamatan kemuning kabupaten indragiri hilir.

Sama siapa lagi rakyat kecil ini mengeluh? kemana lagi mereka meminta perlindungan?
Sementara jelas dalam UU Dasar 19945 negara berkewajiban penuh untuk melindungi segenap rakyat indonesia.

Lagi pula, masyarakat di tiga desa tersebut hanya menyambung hidup untuk mendapatkan sesuap nasi atas lahan yang telah mereka kelola, bukan dijadikan untuk mendirikan perusahaan besar agar mendapat keuntungan, melainkan hanya demi urusan perut.

Semestinya pemerintah peka terhadap permasalahan ini dan segera turun tangan untuk menyelesaikan polemik yang saat ini sedang bergejolak, agar masyarakat dapat hidup tenang dan tidak merasa terusik.

(Alvn)

comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Dandim 0314/Inhil Kunjungi Lapas Kelas II A Tembilahan
  • Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Sosialisasi Tentang Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa SD
  • Danramil 11/Pulau Burung Bersama Warga Berjibaku Padamkan Api
  • Single Ke 3 Wulan Yee Dirilis, Ceritakan Tentang Kekaguman Seorang Wanita Terhadap Pria Idaman
  • Ketahuilah ini Pantangan Jantung.....Jangan Anggap Remeh
  • Menkumham Yasonna H. Laoly Lantik 17 Ribu PNS
  • BUPATI PASAMAN H.YUSUF LUBIS HADIRI WIRID BULANAN RAWIYA DI RAO
  • Siswa Umur 15 Tahun Buat Pacarnya Hamil
  • Pak Lurah Ditangkap Polisi
  •  
    Minggu, 04 Juni 2017 - 18:38:07 WIB
    Polemik Beras Raskin Busuk di Nias
    Beras Raskin di Nias Busuk, Lembaga DPRD, Ormas dan OKP Angkat Bicara
    Selasa, 31 Januari 2017 - 17:32:12 WIB
    Pemkot Gunungsitoli Siap Kerjasama Dengan BNI Cabang Gunungsitoli
    Sabtu, 16 September 2017 - 17:37:38 WIB
    Serukan Dialog, China Minta AS Berhenti Ancam Korut
    Sabtu, 02 Februari 2019 - 07:17:01 WIB
    Menkumham Yasonna H. Laoly Lantik 17 Ribu PNS
    Jumat, 24 Februari 2017 - 00:03:32 WIB
    Gubsu T. Erry Minta Wakil Bupati Tingkatkan Kinerja Dan Kualitas Pelayanan Publik
    Kamis, 22 Juni 2017 - 18:53:55 WIB
    Ultah Ke-56, Jokowi Dapat Ucapan dari Warga
    Jumat, 06 Januari 2017 - 08:19:54 WIB
    Australia Lecehkan Pancasila, Begini Pernyataan Politikus PDIP
    Kamis, 23 Februari 2017 - 23:51:57 WIB
    Pemkab Nia Serahterimakan Jabatan Kepala Perangkat Daerah Baru
    Kamis, 19 Januari 2017 - 14:29:35 WIB
    Bupati Nias Utara Himbau ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
    Jumat, 03 Februari 2017 - 00:28:38 WIB
    Bupati Nias Barat Kunker di Puskesmas Rawat Inap dan Kantor Camat Sirombu
    Kamis, 20 Juli 2017 - 18:13:20 WIB
    Riswan Ndruru Resmi Pimpinan DPW JOIN Riau
    Senin, 05 Juni 2017 - 22:11:29 WIB
    Pimred Tiraskita com Menilai Bulog Gunungsitoli Langgar UU Perlindungan Konsumen
    Jumat, 20 Januari 2017 - 20:14:57 WIB
    5 Tahun Dipelihara, Kini Wakil Bupati Nias Melakukan Penyadapan Pertama Karet Oikulasi
    Rabu, 26 September 2018 - 06:45:32 WIB
    6 Polwan Korban Unjukrasa Mahasiswa
    Jumat, 28 April 2017 - 15:53:39 WIB
    Wilayah Riau yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved