Senin, 18 Desember 2017  
 
Kemendikbud Bangun SEAMEO CECCEP Kawasan Asia Tenggara

Abdullah M Surjaya | Pendidikan
Sabtu, 07 Oktober 2017 - 18:44:59 WIB
Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud, Harris Iskandar.
TERKAIT:
BEKASI, TIRASKITA.COM - Kemendikbud membangun Pusat
Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Keluarga
untuk regional Asia Tenggara (ASEAN) atau Southeast Asian Ministers of
Education Regional Centre for Early Childhood Care and Education and
Parenting (SEAMEO CECCEP).

Lembaga pengembangan pendidikan anak
usia dini dan pendidikan keluarga sangat diharapkan peran aktifnya dalam
penuntasan pendidikan anak usia dini di Indonesia khususnya, umumnya di
ASEAN. Pasalnya, SEAMEO CECCEP merupakan center atau pusat kajian dan
pengembangan pendidikan usia dini.

"SEAMEO CECCEP dibentuk untuk
merealisasikan program pertama dari 7 (tujuh) program prioritas SEAMEO,"
ujar Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud, Harris Iskandar di Bekasi,
Sabtu (7/10/2017). Menurutnya, program ini untuk tercapainya pendidikan
universal PAUD.

Denan target anak-anak dari keluarga miskin,
anak-anak yang tinggal di pedesaan, etnis yang termarjinalkan, serta
anak-anak berkebutuhan khusus. Untuk pelaksanaan SEAMEO CECCEP maka
tanggal 14 September 2017 yang lalu, telah dilaksanakan penandatangan
Nota Kesepahaman (MoU).

MoU itu antara Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia yang dikuasakan kepada Dirjen PAUD dan
Dikmas dengan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan dengan
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB)  khusus untuk bersama-sama
mengelola SEAMEO CECCEP.

Dengan telah diakuinya SEAMEO CECCEP,
kata dia, sebagai sebuah organisasi baru di kawasan Asia Tenggara,
keberadaan Centre ini akan menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi
dunia pendidikan di Indonesia. "Harus kerjasama bangsa di Kawasan Asia
Tenggara," katanya.

Wakil Ketua Gugs Tugas Sekretariat SEAMEO
CECCEP, Dwi Priyono mengatakan, bahwa untuk meningkatkan peran serta
segenap lapisan, terutama stakeholder pendidikan anak usia dini, maka
pihaknya terus melakukan sosialisasi dan komunikasi agar terwujud
gagasan, program dan kegiatanya.

"Sejak resmi didirikan Juli
lalu, kami terus melakukan sosialisasi program dan berbagai hal terkait
SEAMEO CECCEP kepada stakeholder pendidikan anak usia dini dan
pendidikan keluarga," katanya. Untuk itu, sosialisasi terus dilakukan
untuk meminta masukan dan saran kepada stikholder.

Adapun
kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan tatap muka
selama 1 (satu) hari ke 34 Provinsi di Indonesia dengan terlebih dahulu
memberitahukan Dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan
kabupaten/kota, lembaga pengembangan pendidikan, organisasi mitra serta
instansi terkait.

Dengan materi yang akan diberikan pada kegiatan
Sosialisasi ini, berupa pengenalan SEAMEO dan SEAMEO-CECCEP, rogram 5
(lima) tahun SEAMEO-CECCEP, kebijakan penyelenggaraan Program PAUD,
kebijakan penyelenggaraan Program Pendidikan Keluarga.

Diberitakan
sebelumnya, SEMEO CECCEP resmi berdiri pada 27 Juli 2017 dalam
konferensi SEAMEO ke-49, yang dihadiri menteri-menteri pendidikan ASEAN
di Jakarta. Juga dihadiri perwakilan dari delapan negara anggota SEAMEO
Associate.

Diantaranya : Australia, Kanada, Prancis, Jerman,
Belanda, Selandia Baru, Spanyol dan Inggris (Inggris); Tiga Anggota
Afiliasi: Dewan Internasional untuk Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh
(ICDE), Universitas Tsukuba, British Council, dan Asosiasi Pendidikan
China untuk Bursa Internasional (CEAIE).



(ysw)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Seminar Pendidikan Politik, DPD NasDem Nias Tampilkan 3 Narasumber Kader Muda NasDem
  • Mahasiswa Paya Bakong di Banda Aceh Akan Adakan MUBES
  • Tari Perang dan Tari Maena Nias Semarakkan Inagurasi AMN Cilacap
  • Marhaenisme
  • Inspektorat Kabupaten Nias Dinilai Sengaja Memperlambat Audit Dugaan Kasus Pertapakan
  • ABN Gelar Aksi Donor Darah "Trust Us We Care"
  • Tingkatkan Kemampuan Alutsista, TNI AU Tambah Pesawat F-16 dan Hercules
  • Alex Noerdin Tetapkan UMP Sumsel 2018 Sebesar Rp2.595.994
  • Pembunuh PNS Cantik Sempat Kabur saat Diperiksa di Bandara Halim
  •  
    Minggu, 12 Februari 2017 - 22:01:38 WIB

    Senin, 30 Januari 2017 - 18:52:41 WIB
    Walikota Tinjau Harga Sembako di Pasar Beringin Kota Gunungsitoli
    Kamis, 19 Januari 2017 - 22:18:17 WIB
    Singkirkan Baghdatis dengan Mudah, Nadal Jejak 32 Besar
    Senin, 20 Maret 2017 - 21:05:11 WIB
    Tiga Manfaat Masturbasi Saat Bekerja
    Rabu, 31 Mei 2017 - 13:29:51 WIB
    Pansus dan Pemerintah Sepakat Partai Lama Tak Perlu Diverifikasi
    Senin, 30 Januari 2017 - 22:12:45 WIB
    Pemkab Nias Berikan Penghargaan Kepada 10 SKPD Terbaik
    Selasa, 31 Januari 2017 - 23:30:55 WIB
    Tabrakan Beruntun 3 Orang PNS Tewas di Tempat
    Rabu, 01 November 2017 - 20:25:06 WIB
    ABN Gelar Aksi Donor Darah "Trust Us We Care"
    Selasa, 17 Januari 2017 - 22:09:39 WIB
    Kuasa Hukum Sebut Banyak Saksi JPU Cuma Semangat Laporkan Ahok
    Kamis, 26 Januari 2017 - 08:53:40 WIB
    Trust That, God Bless Indonesia
    Selasa, 07 Februari 2017 - 12:21:22 WIB
    Sekda Nias Sebut Mutasi dan Promosi Jabatan Merupakan Konsekuensi dan Hal yang Wajar
    Sabtu, 17 Juni 2017 - 11:30:49 WIB
    Pemkab Nias Konsisten Salurkan Bea Siswa Berprestasi
    Sabtu, 27 Mei 2017 - 00:00:45 WIB
    Menristekdikti Restui Gaji Rektor Rp100 Juta per Bulan
    Sabtu, 07 Januari 2017 - 08:45:38 WIB
    Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, Pemkab Nias Gelar Pelatihan Khusus Tenaga Medis
    Senin, 30 Januari 2017 - 12:10:06 WIB
    Ahok Blusukan di Kepulauan Seribu
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved