Rabu, 19 Juni 2019  
 
Kemendikbud Bangun SEAMEO CECCEP Kawasan Asia Tenggara

Abdullah M Surjaya | Pendidikan
Sabtu, 07 Oktober 2017 - 18:44:59 WIB
Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud, Harris Iskandar.
TERKAIT:
BEKASI, TIRASKITA.COM - Kemendikbud membangun Pusat
Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Keluarga
untuk regional Asia Tenggara (ASEAN) atau Southeast Asian Ministers of
Education Regional Centre for Early Childhood Care and Education and
Parenting (SEAMEO CECCEP).

Lembaga pengembangan pendidikan anak
usia dini dan pendidikan keluarga sangat diharapkan peran aktifnya dalam
penuntasan pendidikan anak usia dini di Indonesia khususnya, umumnya di
ASEAN. Pasalnya, SEAMEO CECCEP merupakan center atau pusat kajian dan
pengembangan pendidikan usia dini.

"SEAMEO CECCEP dibentuk untuk
merealisasikan program pertama dari 7 (tujuh) program prioritas SEAMEO,"
ujar Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud, Harris Iskandar di Bekasi,
Sabtu (7/10/2017). Menurutnya, program ini untuk tercapainya pendidikan
universal PAUD.

Denan target anak-anak dari keluarga miskin,
anak-anak yang tinggal di pedesaan, etnis yang termarjinalkan, serta
anak-anak berkebutuhan khusus. Untuk pelaksanaan SEAMEO CECCEP maka
tanggal 14 September 2017 yang lalu, telah dilaksanakan penandatangan
Nota Kesepahaman (MoU).

MoU itu antara Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia yang dikuasakan kepada Dirjen PAUD dan
Dikmas dengan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan dengan
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB)  khusus untuk bersama-sama
mengelola SEAMEO CECCEP.

Dengan telah diakuinya SEAMEO CECCEP,
kata dia, sebagai sebuah organisasi baru di kawasan Asia Tenggara,
keberadaan Centre ini akan menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi
dunia pendidikan di Indonesia. "Harus kerjasama bangsa di Kawasan Asia
Tenggara," katanya.

Wakil Ketua Gugs Tugas Sekretariat SEAMEO
CECCEP, Dwi Priyono mengatakan, bahwa untuk meningkatkan peran serta
segenap lapisan, terutama stakeholder pendidikan anak usia dini, maka
pihaknya terus melakukan sosialisasi dan komunikasi agar terwujud
gagasan, program dan kegiatanya.

"Sejak resmi didirikan Juli
lalu, kami terus melakukan sosialisasi program dan berbagai hal terkait
SEAMEO CECCEP kepada stakeholder pendidikan anak usia dini dan
pendidikan keluarga," katanya. Untuk itu, sosialisasi terus dilakukan
untuk meminta masukan dan saran kepada stikholder.

Adapun
kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan tatap muka
selama 1 (satu) hari ke 34 Provinsi di Indonesia dengan terlebih dahulu
memberitahukan Dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan
kabupaten/kota, lembaga pengembangan pendidikan, organisasi mitra serta
instansi terkait.

Dengan materi yang akan diberikan pada kegiatan
Sosialisasi ini, berupa pengenalan SEAMEO dan SEAMEO-CECCEP, rogram 5
(lima) tahun SEAMEO-CECCEP, kebijakan penyelenggaraan Program PAUD,
kebijakan penyelenggaraan Program Pendidikan Keluarga.

Diberitakan
sebelumnya, SEMEO CECCEP resmi berdiri pada 27 Juli 2017 dalam
konferensi SEAMEO ke-49, yang dihadiri menteri-menteri pendidikan ASEAN
di Jakarta. Juga dihadiri perwakilan dari delapan negara anggota SEAMEO
Associate.

Diantaranya : Australia, Kanada, Prancis, Jerman,
Belanda, Selandia Baru, Spanyol dan Inggris (Inggris); Tiga Anggota
Afiliasi: Dewan Internasional untuk Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh
(ICDE), Universitas Tsukuba, British Council, dan Asosiasi Pendidikan
China untuk Bursa Internasional (CEAIE).



(ysw)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Panglima Kodam I/ BB, Buka Secara Resmi Latihan Pratugas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132 Bang
  • YARA Himbau Napi yang Lari untuk Kembali
  • Permasalahan Rekrutmen Sekdes Banua Sibohou II di Alasa Sudah Diselesaikan
  • Ini Daftar Game Online Yang Dapat Merusak Masa Depan Anak
  • PDI Perjuangan Percepat Kongres V , Ini Alasannya
  • 20 % Wajib Untuk Masyarakat Sekitar HGU
  • Ini Penjelasan Menkumham Pada Komisi III DPR RI
  • Politisi Muda NasDem Prihatin Pembangunan Kabupaten Nias Sangat Lamban
  • Penjaringan Sekertaris Desa Banua Sibohou II Diduga Tidak Sesuai Prosedur
  •  
    Selasa, 13 Juni 2017 - 23:10:16 WIB
    Presma Lantik Pengurus Unit Kegiatan Kemahasiswaan FDK Stie Pembnas Nias
    Minggu, 04 Juni 2017 - 18:38:07 WIB
    Polemik Beras Raskin Busuk di Nias
    Beras Raskin di Nias Busuk, Lembaga DPRD, Ormas dan OKP Angkat Bicara
    Kamis, 08 Juni 2017 - 20:14:26 WIB
    Ratusan Massa ALPENAS Demo Bulog Gunungsitoli
    Minggu, 29 Januari 2017 - 00:47:24 WIB
    KPA Perintis 99 Lakukan Kegiatan Jelajah Tempat Wisata Masih Tertinggal
    Sabtu, 28 Januari 2017 - 13:39:46 WIB
    Sabaeli Gulo Pimpin Rapat Konsilidasi Bersama SKPD Kabupaten Nias Barat
    Kamis, 06 September 2018 - 19:19:17 WIB
    Kapolda Riau Sambangi Gubri dan Jajaran
    Rabu, 18 Januari 2017 - 15:06:04 WIB
    Wabup Pesankan Supaya Sifat Kerja Hanya Menonton dan Termangu-Mangu dapat Dihindari
    Minggu, 15 Januari 2017 - 01:17:47 WIB
    Bersama Isteri, Gubernur Jateng Nyanyikan Lagu Cinta Saat Hadiri Perayaan Natal
    Rabu, 01 November 2017 - 20:10:10 WIB
    PHI Menangkan Anotona Zendrato 80 Juta
    Rabu, 04 Januari 2017 - 13:15:37 WIB
    Khenoki Waruwu: Kita Harus Mampu Menjadi Panutan
    Sabtu, 11 Februari 2017 - 15:29:29 WIB
    Rapat Koordinasi Pemkot Gunungsitoli Dihadiri Guru-guru Sekolah Se-kecamatan Gunungsitoli
    Kamis, 27 September 2018 - 15:26:04 WIB
    IMO Indonesia dibubarkan
    Kamis, 22 Juni 2017 - 18:44:51 WIB
    Wawako Gunungsitoli Hadiri Pembukaan Sidang Sinode VIII GNKP-Indonesia
    Selasa, 30 Mei 2017 - 20:17:25 WIB
    Bupati Nias Harapkan STIE Pembna Nias Hasilkan Manusia yang Berkualitas
    Rabu, 02 Januari 2019 - 12:39:44 WIB
    Humas Polda Banten Merilis data Update Korban Bencana Tsunami di Wilayah Banten
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved