Minggu, 21 April 2019  
 
Kemendikbud Bangun SEAMEO CECCEP Kawasan Asia Tenggara

Abdullah M Surjaya | Pendidikan
Sabtu, 07 Oktober 2017 - 18:44:59 WIB
Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud, Harris Iskandar.
TERKAIT:
BEKASI, TIRASKITA.COM - Kemendikbud membangun Pusat
Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Keluarga
untuk regional Asia Tenggara (ASEAN) atau Southeast Asian Ministers of
Education Regional Centre for Early Childhood Care and Education and
Parenting (SEAMEO CECCEP).

Lembaga pengembangan pendidikan anak
usia dini dan pendidikan keluarga sangat diharapkan peran aktifnya dalam
penuntasan pendidikan anak usia dini di Indonesia khususnya, umumnya di
ASEAN. Pasalnya, SEAMEO CECCEP merupakan center atau pusat kajian dan
pengembangan pendidikan usia dini.

"SEAMEO CECCEP dibentuk untuk
merealisasikan program pertama dari 7 (tujuh) program prioritas SEAMEO,"
ujar Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud, Harris Iskandar di Bekasi,
Sabtu (7/10/2017). Menurutnya, program ini untuk tercapainya pendidikan
universal PAUD.

Denan target anak-anak dari keluarga miskin,
anak-anak yang tinggal di pedesaan, etnis yang termarjinalkan, serta
anak-anak berkebutuhan khusus. Untuk pelaksanaan SEAMEO CECCEP maka
tanggal 14 September 2017 yang lalu, telah dilaksanakan penandatangan
Nota Kesepahaman (MoU).

MoU itu antara Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia yang dikuasakan kepada Dirjen PAUD dan
Dikmas dengan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan dengan
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB)  khusus untuk bersama-sama
mengelola SEAMEO CECCEP.

Dengan telah diakuinya SEAMEO CECCEP,
kata dia, sebagai sebuah organisasi baru di kawasan Asia Tenggara,
keberadaan Centre ini akan menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi
dunia pendidikan di Indonesia. "Harus kerjasama bangsa di Kawasan Asia
Tenggara," katanya.

Wakil Ketua Gugs Tugas Sekretariat SEAMEO
CECCEP, Dwi Priyono mengatakan, bahwa untuk meningkatkan peran serta
segenap lapisan, terutama stakeholder pendidikan anak usia dini, maka
pihaknya terus melakukan sosialisasi dan komunikasi agar terwujud
gagasan, program dan kegiatanya.

"Sejak resmi didirikan Juli
lalu, kami terus melakukan sosialisasi program dan berbagai hal terkait
SEAMEO CECCEP kepada stakeholder pendidikan anak usia dini dan
pendidikan keluarga," katanya. Untuk itu, sosialisasi terus dilakukan
untuk meminta masukan dan saran kepada stikholder.

Adapun
kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan tatap muka
selama 1 (satu) hari ke 34 Provinsi di Indonesia dengan terlebih dahulu
memberitahukan Dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan
kabupaten/kota, lembaga pengembangan pendidikan, organisasi mitra serta
instansi terkait.

Dengan materi yang akan diberikan pada kegiatan
Sosialisasi ini, berupa pengenalan SEAMEO dan SEAMEO-CECCEP, rogram 5
(lima) tahun SEAMEO-CECCEP, kebijakan penyelenggaraan Program PAUD,
kebijakan penyelenggaraan Program Pendidikan Keluarga.

Diberitakan
sebelumnya, SEMEO CECCEP resmi berdiri pada 27 Juli 2017 dalam
konferensi SEAMEO ke-49, yang dihadiri menteri-menteri pendidikan ASEAN
di Jakarta. Juga dihadiri perwakilan dari delapan negara anggota SEAMEO
Associate.

Diantaranya : Australia, Kanada, Prancis, Jerman,
Belanda, Selandia Baru, Spanyol dan Inggris (Inggris); Tiga Anggota
Afiliasi: Dewan Internasional untuk Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh
(ICDE), Universitas Tsukuba, British Council, dan Asosiasi Pendidikan
China untuk Bursa Internasional (CEAIE).



(ysw)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • PMKRI Ajak Milenial Ambil Bagian dalam Pemilu 2019
  • PT. Riau Melayu Makmur Diduga Abaikan Syarat Pertamina, YLPK Inhil Akan Laporkan
  • Indonesia Menangkan Arbitrase , Ini Penjelasan Menteri Yasonna Laoly
  • Pengembangan Landasan Pacu Bandara Binaka Nias Terbengkalai
  • Diduga Kelainan Jiwa, Seorang Ayah Ditikam Anak Kandung Hingga tewas
  • Jajaran Polda Banten Tak Henti Berbagi kepada Masyarakat
  • Komitmen Berantas Narkoba, GRANAT Inhil Kunjungi Imigrasi Inhil
  • Bupati Kampar Lantik Pejabat Eselon 4 dan 3
  • Kali Ini Terduga Teroris Wanita Ditangkap
  •  
    Selasa, 17 Januari 2017 - 20:12:53 WIB
    Walikota Gunungsitoli Hadiri Rapat Paripurna Tahun 2017
    Senin, 16 Januari 2017 - 19:48:37 WIB
    Ingati M Nazara Hadiri Upacara Hari Satuan Pengamanan
    Jumat, 23 Juni 2017 - 11:03:08 WIB
    Waspada! Penyakit Ini Bisa Kambuh Saat Idul Fitri
    Rabu, 22 Februari 2017 - 23:01:55 WIB
    Ketua Caretaker KNPI Kecamatan Somolo-Molo Sebut Pengaspalan Jalan dan Listrik Adalah Prioritas
    Senin, 16 Januari 2017 - 20:07:06 WIB
    Pemkot Gunungsitoli Salurkan Bantuan PKH Hasil Validasi Tahun 2016
    Kamis, 20 Juli 2017 - 18:13:20 WIB
    Riswan Ndruru Resmi Pimpinan DPW JOIN Riau
    Sabtu, 24 Juni 2017 - 17:05:49 WIB
    Sefianus Zai Ucapkan Terimakasih Kepada Otoni Zendrato
    Pleno PAW Sepakat Poniman Batee Jadi Sekum DPP IKNR
    Jumat, 09 Juni 2017 - 21:37:16 WIB
    Oknum Brimob Penganiaya Yosia Gulo Ditetapkan Sebagai Tersangka
    Rabu, 11 Januari 2017 - 08:54:48 WIB
    Segudang Ulah Australia yang Bikin Geram Indonesia
    Minggu, 29 Januari 2017 - 17:33:21 WIB
    Taman Doa Menjadi Destinasi Wisata Paling Diminati Banyak Pengunjung di Gunungsitoli
    Sabtu, 11 Februari 2017 - 16:43:42 WIB
    Dianiaya Peserta Aksi 112, Wartawan MetroTV Lapor Polisi
    Selasa, 16 Mei 2017 - 10:16:07 WIB
    Berkaca Vonis Ahok, Publik Wajar Ragukan Independensi Jaksa Agung
    Sabtu, 07 Januari 2017 - 00:40:01 WIB
    Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II. B, Administrator Eselon III dan Pengawas
    Rabu, 14 Juni 2017 - 15:32:55 WIB
    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Trenggiling ke Malaysia
    Sabtu, 17 Juni 2017 - 11:45:11 WIB
    Arkeolog Temukan Kota Kuno di Harlaa Ethiopia
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved