Senin, 26 08 2019  
 
Jangan Lebay, 5 Masalah ini Wajar Dalam Hubungan Asmara!

Tantri S/ Yusadar | Tiraskitana
Sabtu, 11 Februari 2017 - 21:30:36 WIB
Tiraskita.com - Dalam sebuah hubungan pasti ada fase pasang dan surut yang pasti
harus dihadapi. Bahkan sebuah hubungan yang harmonis pun tak selamanya
seindah dongeng. Selalu ada masa sulit yang menguji ketahanan kedua
belah pihak dalam mempertahankan komitmen.

Jadi jangan keburu melontarkan kata putus kalau kamu dan pasangan sedang menghadapi masalah-masalah berikut ini.

Nggak Perhatian Seperti Dulu Lagi


Harus diakui, masa pendekatan adalah tahap pencitraan. Dulu dia
selalu menghujani kamu dengan perhatian ekstra, tapi sekarang biasa
saja?

Nggak usah heran dan kecewa. Mungkin perhatiannya hanya berubah
bentuk. Bagaimanapun sekarang kalian sudah saling mengenal luar dalam.
Buat apa lagi jaim-jaiman? Selama dia masih menjadikan kamu sebagai
prioritas penting dalam hidupnya sehari-hari, seharusnya tak ada
masalah.

Asmara Sudah Mendingin


Kejenuhan pasti mampir dalam setiap hubungan, bahkan hubungan yang
paling hangat sekalipun. Intensitas emosi jadi berkurang karena pola
interaksi dan komunikasi yang repetitif. Tetapi pada dasarnya kalian
masih saling sayang, kan? Tak ada alasan untuk menyudahi hubungan cuma
gara-gara rasa bosan. Ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk menambah (bumbu) baru dalam hubungan kalian. Misalnya mencoba hobi baru bersama,
travelling, atau mengganti rutinitas kalian sebagai pasangan.

Dari Pacar Pengertian Jadi Pasangan Suka Menuntut


Kata orang cinta sejati itu yang menerima pasangan apa adanya. Tetapi
di sisi lain, kita ingin orang yang disayangi menjadi sosok yang lebih
baik dari waktu ke waktu. Mungkin dia juga berpikiran sama. Dia ingin
kamu menjadi orang yang lebih baik di sisinya.

Tetapi jika bentuk perhatiannya ini membuatmu merasa sesak,
bicarakan. Mintalah kepadanya untuk lebih pengertian karena kamu juga
sedang berusaha untuk memperbaiki diri.

Sekarang Dia Jadi Pemarah


Mungkin sekarang dia sedang berada dalam titik rendah di hidupnya.
Ada beberapa masalah yang menyita perhatiannya, membuatnya stres berat,
dan akhirnya berimbas kepada kamu. Sebenarnya, justru di saat seperti
ini dia paling membutuhkan kamu. Sebisa mungkin, cobalah untuk mengerti
dan dampingi dia mencari solusi untuk permasalahannya.

Tetapi jika bentuk kemarahannya sudah merambah ke kekerasan fisik, sudah saatnya kamu untuk memikirkan putus.

Bukan Pasangan Yang Membanggakan Lagi


Dulu dia selalu kelihatan rapi, keren, dan wangi. Pokoknya pacar yang
membanggakan buat diajak ke mana-mana. Tapi sekarang kok, dia jadi
kucel? Kok jadi males?

Sekali lagi, kalian sudah melewati masa pencitraan. Jadi jangan heran
dengan hal semacam ini. Kalau kekucelan dan kemalasannya sudah mulai
mengganggu kesehatannnya atau kinerjanya di kampus atau kantor, tentu
kamu wajib mengingatkan. Tapi jangan sampai hal sepele seperti
penampilan bikin keharmonisan jadi rusak. Katanya kamu cinta dia apa
adanya.


Pada intinya, kalau kamu dan pasangan sama-sama menghargai hubungan
yang kalian miliki, tak ada masalah yang tak bisa dibicarakan lebih
dahulu. Jadi jangan gampang-gampang ngomong putus, ya?



(Tsr/Yusa)

comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Sah......Ibukota Negara Pindah Ke Kaltim
  • Kasdam IV/Diponegoro Ramaikan Fun Bike HUT Jateng
  • Marinus Gea, Kembali Pimpin HIMNI 4 Tahun ke Depan
  • Kasdam IV : Dusun Porot Model Kampung Toleransi Beragama
  • Hampir semua Ketua DPD HIMNI Memuji Kinerja DPP HIMNI dibawah Kepemimpinan Marinus Gea
  • HIMNI harus Mampu Berdaptasi dalam Era Industri 4.0
  • Pangdam IV Hadiri Pembukaan Pesta Rakyat Jateng 2019
  • Keterbukaan Informasi Publik Melalui PPID Untuk Indonesia Yang Lebih Baik
  • KEMENTERIAN PPPA RI, Sosialisasikan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak di Riau
  •  
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved