Aktivis pencinta satwa di Kota Pekanbaru, Riau, terus melanjutkan kampanye menentang sirkus lumba-">
Minggu, 21 April 2019  
 
Kampanye Menentang Sirkus Lumba-lumba Pekanbaru Berlanjut ke Sekolah

| Tiraskitana
Sabtu, 19 Januari 2019 - 10:19:34 WIB
Aksi Pencinta Satwa Riau Menolak Exploitasi Lumba-lumba
TERKAIT:
PEKANBARU  - Aktivis pencinta satwa di Kota Pekanbaru, Riau, terus melanjutkan kampanye menentang sirkus lumba-lumba dengan cara mendatangi sekolah-sekolah.

“Tujuan kita untuk mengedukasi anak-anak usia dini tentang kekejaman di balik sirkus lumba-lumba, bahwa di balik atraksi yang dianggap lucu itu ada cerita sedihnya,” kata Juru Bicara Cinta Satwa Riau Violetta Hasan Noor di Pekanbaru, Jumat.

Sudah selama seminggu terakhir kampanye menentang sirkus lumba-lumba berlangsung di Pekanbaru. 

Ini merupakan rentetan aksi aktivis Riau sebagai protes terhadap kegiatan sirkus lumba-lumba keliling Wersut Seguni Indonesia (WSI) yang berlangsung di Pekanbaru mulai tanggal 12 Januari hingga 17 Februari 2019


Para aktivis tersebut telah dua kali menggelar aksi damai di dekat lokasi sirkus di Kompleks Purna MTQ, Pekanbaru. 

Kampanye swadaya ini terlihat makin besar, dimulai dari sekadar sosialisasi di media sosial hingga turun ke jalan dengan jumlah hanya segelintir orang. 

Kini kampanye berlanjut secara “bergerilya” ke sekolah karena penyelenggara sirkus memang menargetkan pengunjung dari sekolah-sekolah dengan memberikan diskon tarif masuk.

Dikutip dari antaranews.com, Aktivis Pencinta Satwa berharap dengan kampanye tersebut bisa memunculkan pandangan objektif ke anak-anak agar menyadari bahwa sirkus lumba-lumba adalah bentuk eksploitasi satwa.

“Kami tidak akan berhenti melakukan edukasi sampai sirkus ini tutup. Kita termasuk yang malu karena Indonesia menjadi negara yang masih memperbolehkan sirkus lumba-lumba, di saat negara-negara lain sudah melarangnya,” kata Violetta.

Sebelumnya, Manajer Operasional PT Wersut Seguni Indonesia (WSI) Tommy Alfredo, saat pembukaan sirkus lumba-lumba di Pekanbaru mengatakan pihak penyelenggara membuka dari dari yang mengeluarkan pernyataan bahwa sirkus itu adalah penyiksaan terhadap lumba-lumba.

"Kita bisa koordinasi yang baik, ngobrol yang baik, wawancara yang baik agar masyarakat sekitar tidak bingung mana yang benar dan mana yang salah," katanya.

Ia menambahkan, dalam penyelenggaraan sirkus keliling sudah melengkapi semua legalitas dan perizinan. "Kita legal semuanya. Prosedur dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ada, izin sirkus komplet dan legal ada sampai izin keramaian dari kepolisian juga ada," katanya.***

Sumber : Antaranews.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • PMKRI Ajak Milenial Ambil Bagian dalam Pemilu 2019
  • PT. Riau Melayu Makmur Diduga Abaikan Syarat Pertamina, YLPK Inhil Akan Laporkan
  • Indonesia Menangkan Arbitrase , Ini Penjelasan Menteri Yasonna Laoly
  • Pengembangan Landasan Pacu Bandara Binaka Nias Terbengkalai
  • Diduga Kelainan Jiwa, Seorang Ayah Ditikam Anak Kandung Hingga tewas
  • Jajaran Polda Banten Tak Henti Berbagi kepada Masyarakat
  • Komitmen Berantas Narkoba, GRANAT Inhil Kunjungi Imigrasi Inhil
  • Bupati Kampar Lantik Pejabat Eselon 4 dan 3
  • Kali Ini Terduga Teroris Wanita Ditangkap
  •  
    Sabtu, 10 Juni 2017 - 11:24:42 WIB
    Sang Istri Alami Hal Mengejutkan, Setelah Berhubungan Intim Dua Malam Berturut-Turut
    Selasa, 19 September 2017 - 11:29:42 WIB
    Perkuat Alutsista TNI
    Pemerintah Bakal Borong 100 Tank Medium Buatan Pindad
    Kamis, 22 Juni 2017 - 18:53:55 WIB
    Ultah Ke-56, Jokowi Dapat Ucapan dari Warga
    Rabu, 20 September 2017 - 13:43:41 WIB
    Panglima TNI : FORKI Siap Hadapi Asian Games 2018 dan Olimpiade 2020
    Sabtu, 28 Januari 2017 - 13:39:46 WIB
    Sabaeli Gulo Pimpin Rapat Konsilidasi Bersama SKPD Kabupaten Nias Barat
    Selasa, 25 April 2017 - 22:32:59 WIB
    LRPPN Bhayangkara Indonesia, Siapkan Program Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkotika di Pulau Nias
    Rabu, 04 Januari 2017 - 08:50:25 WIB
    Pemkab Banyumas Gelar Festival Pembangunan Ekonomi Masyarakat
    Jumat, 26 Mei 2017 - 14:03:12 WIB
    Wawako : Pusat, Pembohong dan "Maling"
    Jumat, 26 Mei 2017 - 23:54:17 WIB
    Telan Anggran 3,3 M, Proyek Dinas PSDA Provinsi Sumut di Sungai Idanomola-Nias Dinilai Asal Jadi
    Sabtu, 28 Januari 2017 - 22:57:28 WIB
    Peningkatan Ruas Jalan Provinsi di Afulu Diduga Rugikan Negara Hingga Milyaran Rupiah
    Kamis, 01 Juni 2017 - 16:45:19 WIB
    Menkumham Yasonna Kenakan Pakaian Adat Nias di Hari Lahir Pancasila
    Sabtu, 10 Juni 2017 - 11:29:22 WIB
    Lagi, Song Joong Ki dan Song Hye Kyo Main Drama Bareng
    Selasa, 30 Mei 2017 - 19:03:26 WIB
    Didukung, Keinginan Jokowi Libatkan TNI dalam Penanganan Terorisme
    Rabu, 28 Juni 2017 - 17:51:57 WIB
    Dikabarkan, Dana PNPM Mandiri Kecamatan Gunungsitoli 3 Tahun Membekam di Bank
    Senin, 30 Januari 2017 - 12:10:06 WIB
    Ahok Blusukan di Kepulauan Seribu
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved