Aktivis pencinta satwa di Kota Pekanbaru, Riau, terus melanjutkan kampanye menentang sirkus lumba-">
Rabu, 19 Juni 2019  
 
Kampanye Menentang Sirkus Lumba-lumba Pekanbaru Berlanjut ke Sekolah

| Tiraskitana
Sabtu, 19 Januari 2019 - 10:19:34 WIB
Aksi Pencinta Satwa Riau Menolak Exploitasi Lumba-lumba
TERKAIT:
PEKANBARU  - Aktivis pencinta satwa di Kota Pekanbaru, Riau, terus melanjutkan kampanye menentang sirkus lumba-lumba dengan cara mendatangi sekolah-sekolah.

“Tujuan kita untuk mengedukasi anak-anak usia dini tentang kekejaman di balik sirkus lumba-lumba, bahwa di balik atraksi yang dianggap lucu itu ada cerita sedihnya,” kata Juru Bicara Cinta Satwa Riau Violetta Hasan Noor di Pekanbaru, Jumat.

Sudah selama seminggu terakhir kampanye menentang sirkus lumba-lumba berlangsung di Pekanbaru. 

Ini merupakan rentetan aksi aktivis Riau sebagai protes terhadap kegiatan sirkus lumba-lumba keliling Wersut Seguni Indonesia (WSI) yang berlangsung di Pekanbaru mulai tanggal 12 Januari hingga 17 Februari 2019


Para aktivis tersebut telah dua kali menggelar aksi damai di dekat lokasi sirkus di Kompleks Purna MTQ, Pekanbaru. 

Kampanye swadaya ini terlihat makin besar, dimulai dari sekadar sosialisasi di media sosial hingga turun ke jalan dengan jumlah hanya segelintir orang. 

Kini kampanye berlanjut secara “bergerilya” ke sekolah karena penyelenggara sirkus memang menargetkan pengunjung dari sekolah-sekolah dengan memberikan diskon tarif masuk.

Dikutip dari antaranews.com, Aktivis Pencinta Satwa berharap dengan kampanye tersebut bisa memunculkan pandangan objektif ke anak-anak agar menyadari bahwa sirkus lumba-lumba adalah bentuk eksploitasi satwa.

“Kami tidak akan berhenti melakukan edukasi sampai sirkus ini tutup. Kita termasuk yang malu karena Indonesia menjadi negara yang masih memperbolehkan sirkus lumba-lumba, di saat negara-negara lain sudah melarangnya,” kata Violetta.

Sebelumnya, Manajer Operasional PT Wersut Seguni Indonesia (WSI) Tommy Alfredo, saat pembukaan sirkus lumba-lumba di Pekanbaru mengatakan pihak penyelenggara membuka dari dari yang mengeluarkan pernyataan bahwa sirkus itu adalah penyiksaan terhadap lumba-lumba.

"Kita bisa koordinasi yang baik, ngobrol yang baik, wawancara yang baik agar masyarakat sekitar tidak bingung mana yang benar dan mana yang salah," katanya.

Ia menambahkan, dalam penyelenggaraan sirkus keliling sudah melengkapi semua legalitas dan perizinan. "Kita legal semuanya. Prosedur dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ada, izin sirkus komplet dan legal ada sampai izin keramaian dari kepolisian juga ada," katanya.***

Sumber : Antaranews.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Panglima Kodam I/ BB, Buka Secara Resmi Latihan Pratugas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132 Bang
  • YARA Himbau Napi yang Lari untuk Kembali
  • Permasalahan Rekrutmen Sekdes Banua Sibohou II di Alasa Sudah Diselesaikan
  • Ini Daftar Game Online Yang Dapat Merusak Masa Depan Anak
  • PDI Perjuangan Percepat Kongres V , Ini Alasannya
  • 20 % Wajib Untuk Masyarakat Sekitar HGU
  • Ini Penjelasan Menkumham Pada Komisi III DPR RI
  • Politisi Muda NasDem Prihatin Pembangunan Kabupaten Nias Sangat Lamban
  • Penjaringan Sekertaris Desa Banua Sibohou II Diduga Tidak Sesuai Prosedur
  •  
    Kamis, 01 Juni 2017 - 20:12:44 WIB
    Jokowi Diminta Keluarkan Maklumat Pembubaran Ormas Anti-Pancasila
    Selasa, 30 April 2019 - 12:48:15 WIB
    Bupati Cantik Ditangkap KPK
    Selasa, 15 Januari 2019 - 07:45:56 WIB
    Begini Cara Sahat Martin Philip Sinurat , Membantu Warga Nias Riau
    Jumat, 08 September 2017 - 20:18:14 WIB
    Sebelum Dicabuli, Driver Ojek Online Janji Nikahi Korban
    Senin, 16 Januari 2017 - 20:13:17 WIB
    Walikota Gunungsitoli Minta Petugas Mendata Penerima Bantuan dengan Akurat
    Minggu, 29 Januari 2017 - 19:57:48 WIB
    DPC PWRI Nias Minta KPK Selidiki Dugaan Korupsi Peningkatan Jalan Propinsi di Afulu Nias Utara
    Rabu, 04 Januari 2017 - 22:38:15 WIB
    Mulai Tanggal 6, Gedung Kampus IKIP Gunungsitoli Ditempati Mahasiswa STIE Pembna Nias
    Rabu, 31 Mei 2017 - 12:56:09 WIB
    Wabup Nias Sidak Mendadak di SMP Negeri 1 Hiliduho
    Jumat, 15 September 2017 - 08:49:07 WIB
    Chelsea Olivia Menjadi Duta Jasa Perawatan Tubuh Pascamelahirkan
    Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:43:55 WIB
    Pemkab Nias Barat Kirim Tenaga Kerja di Batam
    Senin, 29 Mei 2017 - 11:10:12 WIB
    Heboh! Lagi "Begituan" Dengan Tamunya, PSK Ini Diminta Keluar Kamar. Ini Kondisi Kamarnya!
    Senin, 30 Januari 2017 - 18:40:21 WIB
    Walikota Gunungsitoli Blusukan di Pasar Beringin Gunungsitoli
    Jumat, 12 Januari 2018 - 21:37:14 WIB
    Masyarakat Desa Sisobahili Tanoseo Akui Manfaat Kehadiran ADD dan DD
    Senin, 02 Januari 2017 - 22:41:02 WIB
    Petualangan 'Pilot Oplosan' Yang Pacari 50 Pramugari Ini Berakhir
    Selasa, 11 September 2018 - 22:01:44 WIB
    Tatakelola Perpakiran Ada Yang Janggal
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved