Jum'at, 26 Februari 2021  
 
PERKEMBANGAN SEPAK BOLA INDONESIA
TERIMA LAPORAN SHIN TAE YONG, KETUM PSSI SEPAKATI PENGUATAN FISIK DAN MENTAL PEMAIN TIM NASIONAL

Riswan L | Olahraga
Rabu, 04 Maret 2020 - 19:06:42 WIB
Jakarta, Tiraskita.com - Kunci perbaikan prestasi sepak bola Indonesia ada pada dua hal, Yaitu penguatan fisik dan mental pemain. Penekanan itu disampaikan pelatih kepala tim nasional Indonesia Shin Tae Yong dalam paparan kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Jakarta, 4 Maret 2020.

“Kalau dua hal itu dibenahi dengan benar, pasti sepak bola Indonesia akan berkembang sangat baik,” kata Shin Tae Yong.

Tae Yong memaparkan secara detail kondisi para pemain timnas, terutama Timnas U-19 yang dibawanya mengikuti training camp di Thailand, Januari lalu.

Pelatih asal Korea Selatan itu menyampaikan laporan rinci para pemain Timnas U-19, yang sebagian di antaranya akan menjadi kerangka untuk Piala Dunia U-20 2021, sejak menjalani pemusatan latihan di Cikarang.

“Saat berkumpul pada pertengahan Januari itu, jumlah awal pemain Timnas U-19 ada 55 orang,” kata Tae Yong.

Pada 22 Januari – 1 Februari, 28 pemain kemudian berangkat ke Alpine Football Camp Training, Chiang Mai, Thailand, untuk melanjutkan pemusatan latihan serangkaian uji coba melawan tim-tim asal Korsel. 

Dalam rentang waktu itu, timnas menjalani 5 kali uji tanding, dengan 4 kali kalah, yakni 1-5 melawan Busan IPark, 0-2 dari Kyung Hee University, 0-4 dan 1-4 dari Seongnam FC dan menang 2-1 pada laga kedua melawan Kyung Hee University.

“Kalau dilihat skornya memang banyak kebobolan. Tapi dalam kondisi pemain letih, baru selesai liga, seharusnya malah kebobolannya bisa lebih banyak lagi,” kata Tae Yong.
 
Dalam penjelasan detailnya pada masing-masing pemain, Tae Yong mengungkapkan nama, posisi, statistik, riwayat cedera, serta komentar spesifik atas pemain itu. Secara umum, Tae Yong menyoroti lemahnya fisik para pemain timnas kita.

“Secara fisik sangat kurang. Setelah menit ke-20, para pemain terlihat capai. Karena itu, di Chiang Mai kami berkonsentrasi meningkatkan kemampuan fisik,” kata mantan pemain timnas Korsel berusia 50 tahun itu.

Selama di Thailand, para pemain digeber dengan core training, weight training, juga lari selama 5 km setiap pagi. Pada sore hari, pemain berlatih antara lain passing game, bagaimana membuat gol cepat, dan ‘running defence’.

Selama training camp, pemain Timnas U-19 juga dicek berat badan dan kandungan lemaknya setiap hari. 

“Kami periksa secara akurat kondisi fisik pemain setiap usai makan pagi. Intinya, jika dibandingkan dengan para pemain Timnas U-18 dan U-19, kondisi fisik pemain Timnas Indonesia sangat jauh di bawah,” katanya.
 
Untuk itu, kata mantan pelatih Seongnam Ilhwa Chunma dan Quensland Roar ini, para pemain kita harus lebih banyak meningkatkan latihan fisik lagi. 

Ia pun menunjukkan bagaimana para pemain mengirimkan update foto saat berlatih fisik di tempat tinggal masing-masing. Sementara dari pihak tim pelatih juga mengirim rekaman video program latihan kepada para pemain.

“Perlu motivasi terus-terusan agar mereka berkembang lagi. Bagaimana pola makan dan latihan harus terus dijaga,” tegasnya.

Tae Yong menekankan banyak hal mendasar harus diperhatikan para pemain timnas kita. Misalnya keseimbangan jumlah dan intensitas latihan, asupan nutrisi serta waktu pemulihan atau istirahat yang tepat untuk mengurangi risiko cedera serta meningkatkan kinerja pemain.

“Penting juga terkait pemilihan sepatu bola yang tepat sesuai posisi pemain. Ini hal kecil tapi membuat perbedaan sangat besar,” kata Tae Yong. Ia menggambarkan kekuatan pul besi sepatu bola jelas berbeda untuk posisi tiap pemain, khususnya centre back.

Hal lain yakni pentingnya melakukan ‘taping’ atau membebat bagian-bagian tertentu pada kakinya. “Taping sangat penting mencegah cedera. Hal ini harus dibiasakan walaupun awalnya merepotkan dan terasa tidak nyaman,” katanya.

Juga digarisbawahi yakni pentingnya pemain mengkonsumsi protein seperti daging, ikan, serta suplemen, tapi jangan lupa diimbangi dengan makan sayuran agar pencernaan jadi lebih cepat. 

“Karena itu, ayo banyak-banyak makan salad,” pesannya.

Iriawan menyatakan dukungannya pada hal-hal yang disampaikan pelatih kepala tim nasional. Semua demi kemajuan prestasi timnas Indonesia yakni memperbaiki peringkat FIFA untuk timnas senior dan mampu berbicara banyak di Piala Dunia U-20 2021 bagi Timnas U-19.

“Sebagai Ketua Umum PSSI, saya mendukung apapun yang disampaikan Shin Tae Yong demi peningkatan prestasi tim nasional kita. Ini masalah mindset. Kita harus mau disiplin dan bekerja keras kalau mau meraih prestasi,” tegasnya.
   
Didampingi Sekjen Ratu Tisha Destria dan anggota Komite Eksekutif PSSI Pieter Tanuri, Iriawan akan menyiapkan aturan dan sanksi tegas bagi pemain yang menolak bergabung dengan timnas.

“Kita sudah buat agar jadwal liga tidak berbenturan dengan pemusatan latihan timnas,” katanya.
 
Terkait hal ini, Tae Yong memberi contoh di Korsel, adanya sanksi tegas larangan bermain beberapa tahun dari Korea Football Association (KFA) bagi beberapa pemain yang menolak panggilan timnas.

“Nanti kita rumuskan sanksinya agar ada efek jera bagi mereka yang tak mau bergabung dengan timnas,” pungkas Iriawan.**


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • 3 Pelaku Narkoba Ditangkap Unit Reskrim Polsek Tapung Hulu
  • Dr. Edi Ribut Harwanto SH MH Ditunjuk Sebagai Konsultan Hukum
  • Kapolda Riau Pimpin Upacara Penyambutan Anggota Brimobda Riau Usai Penugasan Di Papua
  • Rencana Agenda Pertemuan ke Walikota Dumai Untuk Memaparkan Visi Misi FKPLD
  • Polda Riau Kerjasama dengan PT. RAPP Latih Personil Atasi Karhutla
  • Ditkrimsus Polda Riau Gandeng BI Adakan Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah
  • Ichan Ketua FKPLD : Pengusaha Lokal Dumai Harus Disertakan Dalam Program LBD
  • Pemerintah Wajib Terapkan Zona Integritas, WBK dan WBBM
  • Babinsa bersama Warga Jemaat Tuhenakhe Melaksanakan Gotong Royong
  •  
     
     
    Selasa, 26 Januari 2021 - 21:34:19 WIB
    Terima Vaksin Sinovac, Diskes Inhu Segera Vaksinasi Nakes
    Kamis, 07 Januari 2021 - 08:42:37 WIB
    Belajar Tatap Muka di Dumai Ditunda
    Kamis, 18 Juni 2020 - 14:55:58 WIB
    Penyerahan Tersangka Dan Barang Bukti
    Nophy T Suoth : Perkara Karhutla PT Adei Platations And Industry Memasuki Tahap II
    Minggu, 17 November 2019 - 05:38:11 WIB
    Kaisar NARUHITO Satu Malam Habiskan Ratusan Miliar Bersama Dewi, Begini Respon Rakyatnya
    Rabu, 02 Desember 2020 - 23:11:15 WIB
    DKPP RI Gelar Ngetren Bareng Media, Wujudkan Pilkada 2020 Yang Berintegritas
    Jumat, 27 Maret 2020 - 12:22:21 WIB
    Penanganan Covid-19
    Kabaharkam Instruksikan Kapolda Laksanakan Operasi Kontinjensi Aman Nusa II
    Rabu, 27 Januari 2021 - 09:38:21 WIB
    Jabar Akan Perkuat Puskesmas untuk Tangani COVID-19
    Kamis, 27 Februari 2020 - 10:05:50 WIB
    Satu Tersangka Kasus BRI Rohul Belum Ditangkap
    Kasus BRI Rohul Masih Persiapkan Berkas Di Kejati Riau
    Selasa, 22 September 2020 - 19:37:23 WIB
    Koramil Klangenan Kodim Kab Cirebon & Tim Gugus Tugas Lainnya Gelar Ops Yustisi
    Selasa, 22 Desember 2020 - 12:15:40 WIB
    Pilkada Tangsel, Kubu Ponakan Prabowo Sebut Ada Kecurangan Terstruktur dan Masif
    Senin, 15 Juni 2020 - 20:10:59 WIB
    Kodim 0620/Kab Cirebon Gelar Aksi Sosial Dengan Bagi Sembako Pada Warga
    Selasa, 31 Desember 2019 - 18:26:07 WIB
    Dilema Gelandang Serang Liverpool Adam Lallana, Ini Kata Pelatihnya
    Selasa, 28 Juli 2020 - 00:20:17 WIB
    Hasil Terbaru Lab PCR Dari Swab Lanjutan Pasien di Secapa AD Nyatakan 126 Pasien Negatif
    Senin, 16 Maret 2020 - 13:00:13 WIB
    Pernyataan Presiden Joko Widodo Terkait Virus Corona
    Presiden Jokowi Minta Masyarakat Tidak Panik Pada Corona
    Rabu, 16 September 2020 - 19:41:26 WIB
    Kapten Arh Jumatsyah, Pimpin Ops Gakplin Protkes Wilayah Timur Cirebon
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved