Jum'at, 14 08 2020  
 
LAWAN KORUPSI
Tokoh LAM Riau Minta Penegak Hukum Usut Dugaan Korupsi Di UIN Suska Demi Kepastian Hukum

Riswan L | Riau
Senin, 13 Juli 2020 - 12:29:52 WIB
PEKANBARU, Tiraskita.com –  Merebaknya kabar tentang dugaan mega korupsi di UIN Suska Riau beberapa waktu lalu, ternyata belum menyurutkan persoalan yang menyangkut keuangan Negara bernilai puluhan Miliar berdasarkan temuan BPK RI di UIN Suska Riau.

Terakhir kali muncul pemberitaan di beberapa media online melansir bahwa Kejaksaan Tinggi Riau melalui Aspidsus Sempat membidik dugaan skandal korupsi tersebut, namun berdasarkan Konfirmasi terakhir oleh awak media ini kepada kejaksaan tinggi Riau melalui kasi penkum Kejati Riau, Muspidauan, S.H.,M.H, mengatakan pihaknya belum lakukan proses hukum, melainkan masih sekedar koordinasi dengan pihak BPK.

,”Kita belum proses hukum, kemarin itu kita masih pada tahap koordinasi denagn pihak BPK, terkait temuan 42 Miliar itu,” kata Muspidauan kepada awak media.

Belakangan kabar terkait dugaan skandal korupsi itu sepi dari pemberitaan media, hal itu pun mengundang pertanyaan dari berbagai pihak, termasuk penggiat anti korupsi di Riau. Namun ternyata dugaan skandal keuangan di UIN Suska tak hanya soal temuan BPK RI dengan nilai Rp. 42 Miliar, melainkan ada sejumlah temuan lainya, yakni sebesar Rp. 207 juta rupiah dan 6,7 Miliar rupiah dan sejumlah dugaan pelanggaran disiplin ASN oleh Rektor UIN Suska Riau, serta dikabarkan adanya dugaan intimidasi terhadap pegawai UIN yang diperiksa diruang injen kementerian Agama sebagaimana didapati dalam sebuah surat aduan pihak Forum Dosen UIN Suska Riau baru-baru ini kepada kementerian Agama RI, yang hingga kini belum diketahui oleh publik seperti apa proses hukum yang berjalan.

Terkait temuan BPK RI tersebut dan kebenaran informasi sebagaimana tertulis dalam copy lembaran surat aduan forum dosen UIN Suska Riau, awak media ini telah melayangkan surat konfirmasi kepada Rektor UIN Suska Riau melaui bagian umum kantor UIN Suska Riau, yang diterima oleh salah satu pegawai pada tanggal 7/7/2020 lalu, namun hingga kini redaksi media belum menerima tanggapan, bahkan berkali-kali awak media ini mencoba Konfirmasi melalui telepon seluler Rektor UIN Suska Riau, Prof. Mujahidin, tetapi tidak diterima.

Selain itu kabarnya masih di UIN Suska Riau, adanya “prahara” dalam soal tranparansi anggaran dana kampus ( Diskon Uang Kuliah ) yang belakangan sempat viral, dimana sejumlah mahasiswa mendatangi ruang kerja Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Mujahidin, S.Ag.,M.Ag untuk meminta penjelasan kepada mahasiswa terkait informasi penggunaan anggaran bantuan tersebut. Bahkan kabarnya lagi, adanya rapat-rapat ditingkat dosen yang dilakukan secara tidak lazim alias dirasa janggal karena bersifat mendadak, sehingga memunculkan pertanyaan.

Ada lagi hal yang membuat pemandangan terlihat angker di lingkungan kampus UIN Suska Riau, dimana oleh awak media ini ditemukan dua bangunan besar, satu bangunan, yakni Mesjid Kampus, yang dibangun sejak tahun 2012 lalu, hingga kini terus mangkrak dan tidak diketahui bagaimana selanjutnya, terkait pertanggungjawaban kegiatan, karena hingga kini tidak ada progres pembangunan. Sementara bangunan kedua, Gedung Laboratorium UIN Suska Riau, yang dibangun pada tahun 2018 lalu, hingga kini masih tampak kosong dan terkesan tidak terawat karena sebagian areal telah dipenuhi rerumputan.

,”Di UIN Suska Riau saat ini begitu banyak sengkarut Permasalahan, selain temuan BPK RI terkait dugaan penyimpangan penggunaan anggaran, ada lagi soal rapat-rapat yang terlihat tidak lazim, dan janggal, semua serba mendadak, belum lagi soal bangunan-bangunan yang mangkrak yang sampai saat ini belum terselesaikan ujung pangkalnya,” kata salah satu oknum UIN yang tidak bersedia menyebutkan namanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh tokoh Lembaga Adat Melayu Riau ( LAM ) Riau, yakni Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat ( MKA ) LAM Riau, Datuk Seri H. Al Azhar, menjawab pertanyaan awak media ini, Al Azhar menguraikan pandanganya, bahwa terkait penggunaan anggaran keuangan Negara harus di usut secara hukum oleh penegak hukum.

,”Ihwal pengelolaan keuangan itu, ranah hukum positif. Norma dan ketentuannya sudah diatur oleh peraturan perundang-undangan di republik ini. Jadi, ikuti saja itu,” tulis Al Azhar melalui akun WA.

Menurut Al azhar, penegak hukum diminta cepat dan serius dalam penanganan dugaan kasus yang sempat heboh di UIN Suska Riau.

,”Dalam pandangan saya, semakin cepat isu itu ditangani oleh pihak berwenang, dengan saluran dan aturan yang ada, akan semakin baik bagi semua pihak. Kalau dibiarkan berlama-lama, maka isu itu akan beranak-pinak, dalam bentuk kecurigaan dan dugaan-dugaan yang rentan memarakkan fitnah,” Ujarnya.

Untuk menanggapi situasi ketidak kondusifan di lingkungan UIN Suska Riau belakangan ini, Al Azhar dengan bijak memberikan wejangannya.

,”Kondusifitas di suatu lembaga hanya akan wujud bila para pemangku kepentingan saling percaya satu sama lain. Salah satu cara membangun suasana saling percaya itu adalah transparansi dan akuntabilitas,” Tulis Al Azhar.

Jika dicermati pandangan Al Azhar, ia sangat setuju bahwa semua hal harus diselesaikan secara proporsional dan profesional agar ending dari semua Permasalahan yang ada, khusunya di UIN Suska Riau dapat segera berakhir dengan kepastian hukum dan bertanggung jawab.

,”Jadi, isu-isu seputar tatakelola lembaga itu, lebih-lebih yang berkaitan dengan uang, harus diurai, dibuat terang-benderang. Menurut saya, yang terpenting adalah kepastian hukum. Caranya sederhana. Berdayakan aturan yang ada oleh penegak hukum. Kalau ada penyalahgunaan, tindak. Kalau tidak ada penyimpangan, umumkan; habis perkara,” pungkasnya.***

Sumber : Fokusberitanasional


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • INPAS, Integrasi Bilik Data dan Informasi Menuju ''Kabupaten Informatif''
  • Jokowi: Saya Sudah Pertimbangkan Dengan Matang Menganugerahkan Tanda Jasa dan Kehormatan
  • Gubri Syamsuar Lantik Mantan Napi Jadi Pejabat
  • Kawasan Taman Suropatih Sepi Pengujung Akibat Covid-19, Pendapatan Warga Sekitar Menurun
  • DPRD Kampar, PT Padasa Sudah Tidak Menghargai Pemerintah Kampar
  • Munaslub Partai Berkarya Secara Hukum Tidak Diakui Oleh UU Kubu Sebelah Siap Ambil Upaya Pidana!
  • LPDP Ungkap Veronica Koman Minta Pengembalian Beasiswa 773 Juta Dicicil 12 Kali
  • Partai Berkarya Kubu Tommy Surati KPU dan Bawaslu
  • Bupati : Kami Putra Daerah, Jangan Mau Terprovokasi
  •  
     
     
    Sabtu, 14 Desember 2019 - 07:46:37 WIB
    Rutan Dumai Laksanakan Perintah Dirjenpas
    Senin, 18 Mei 2020 - 00:58:00 WIB
    LAWAN COVID-19
    Sekda Siak Video Conference Dengan Sekda Riau Terkait Validasi Data JPS
    Senin, 18 Mei 2020 - 23:06:48 WIB
    Masyarakat Prihatin Anggota Dewan Tidak Pro Rakyat
    27 Anggota Dewan Membuat Mosi Tidak Percaya, Begini Sikap Hamdani
    Kamis, 27 Februari 2020 - 16:24:57 WIB
    Kepala Bappenas Bertemu Badan Pangan Dunia FAO Bahas Kerjasama Bilateral
    Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:02:24 WIB
    Masyarakat Desa Ini Marah dan Datangi Mapolsek Setempat
    Rabu, 08 Juli 2020 - 15:39:49 WIB
    HARI ANAK NASIONAL
    Putera Kampar Theo Samuel P Asal Lipat Kain Wakili Riau Konser Virtual HAN
    Selasa, 21 Juli 2020 - 08:34:37 WIB
    Ruas Tol di Aceh dan Sulut Siap Beroperasi Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
    Jumat, 07 Agustus 2020 - 07:26:09 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Ungkap Kekerasan dan Korupsi Buat MoU Dengan Kepolisian dan Kejaksaan
    Senin, 25 November 2019 - 22:45:14 WIB
    Waspada Kejahatan Cyber, Sebagian Sudah Ditangkap
    Jumat, 28 Februari 2020 - 15:46:48 WIB
    Komjen Arief Sulistyanto memberikan arahan kepada personel dan 203 siswa Bintara
    Beri Arahan pada Siswa Bintara Polda Riau, Kalemdiklat Polri: Tanamkan Jadi Polisi yang Baik
    Rabu, 22 Juli 2020 - 11:57:05 WIB
    Rajut Kebersamaan Kasrem 072/Pmk, Gowes Dengan Anggota Korem 072/Pmk
    Kamis, 26 Desember 2019 - 12:54:28 WIB
    Bibit Lobster Dan Keputusan Eksport Dari Menteri Edhy Prabowo
    Selasa, 19 Mei 2020 - 22:59:41 WIB
    LAWAN COVID-19
    Kapolda Sumut Janji Tindak Tegas Para Pelaku Korupsi Bansos Warga Terdampak Covid-19
    Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:19:20 WIB
    GUBERNUR JATIM DIMINTA SAAT SAHKAN APDB 2021 KAB/KOTA UNTUK BELANJA MEDIA HARUS ADIL
    Selasa, 28 Juli 2020 - 13:55:08 WIB
    Pentingnya Peningkatan Kualitas Pemandu Wisata di Negeri Junjungan
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2019 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved