Senin, 26 08 2019  
 
Perampokan Rp 500 Juta di Riau Ternyata Pura-Pura

m Syukur | Riau
Senin, 05 Juni 2017 - 20:41:28 WIB
Perampokan Rp 500 Juta di Riau Ternyata Pura-Pura
TERKAIT:
Pekanbaru, Tiraskita.com - Seorang‎ sopir yang bekerja di sebuah perusahaan nokok nasional,
Rudianto, ditangkap tim gabungan Polsek Siberida dan Polres Indragiri
Hulu, Riau. Dia merancang perampokan yang dialaminya.

Sebelumnya, Rudianto mengaku telah dirampok dengan kerugian Rp 500
juta lebih. Namun, hasil penyidikan kepolisian menunjukkan peristiwa di
Jalan Lintas Timur Dusun Sei Arang, Kecamatan Siberida, itu dirancang
oleh sendiri oleh si sopir.

"Pelaku mengaku telah dirampok dua laki-laki ketika membawa mobil box
milik perusahaan. Rupanya dua rampok ini merupakan orang suruhannya,"
kata Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo SIK, Minggu (4/6/2017) pagi.

Kasus pada Jumat, 2 Juni 2017 ini terungkap karena pelaku sendiri.
Dia terlihat gugup dan pengakuannya sering berubah ketika dimintai
keterangan sehingga menimbulkan kecurigaan. Dalam interogasi itu, pelaku
Rudianto mengaku telah membuat skenario dirampok ketika membawa uang
perusahaan.

Dari pengakuan Rudianto, diamankan pula dua pelaku lainnya,
masing-masing Fetra Yenes dan Rio Putra. Ketiganya ditangkap dalam waktu
dan tempat berbeda serta sudah dibawa ke Mapolres untuk pengusutan
lebih lanjut.

"Motif pelaku utama yang juga sopir perusahaan ini masih didalami.
Kemudian dari Rp 500 juta milik perusahaan, sudah disita Rp 416 juta
lebih, sisanya masih ditelusuri," sebut Guntur.

Diduga Rudianto sudah lama merencanakan perampokan ini. Hingga
akhirnya pada Jumat pekan lalu itu dia menjalankan rencananya setelah
membawa mobil box perusahaan berisi uang dengan nilai tersebut.

Dalam perjalanan, dua pria yang sudah diperintahkannya menghentikan
laju kendaraannya di jalan lintas tersebut. Dua pria tersebut memakai
Suzuki Satria FU dan memakai jaket serta helm besar layak perampok
jalanan.

Di lokasi itu, mobil bawaan Rudianto setelah dihentikan, dua pria
tadi turun dan mengancam akan membunuhnya jika tidak menyerahkan uang.
Dengan keadaan "terpaksa", Rudianto menyerahkan uang tadi beserta
telepon genggam.

"Pengakuan sopir mobilnya dipepet ketika melaju 60 kilometer per jam.
Pintunya diketok dan dipaksa berhenti. Sopir yang pelaku utama ini
sempat pula memundurkan mobilnya," kata Guntur.

Usai kejadian, pelaku langsung melapor ke Mapolsek setempat. Petugas
langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi
termasuk supir.

Kepada petugas, pelaku Rudianto menyebut dirinya hanya diancam
memakai sebilah pisau dan tak berani melawan. Hanya saja ketika
memberikan keterangan ini, Rudianto membuat petugas curiga.

"Dari pengakuan pelaku utama ini, ditangkap dua pelaku lainnya di
lokasi berbeda. Pengungkapan dilakukan petugas hanya 1x24 jam lebih
kurang. Uang sebesar Rp 416 juta sudah didapat, sisanya masih dicari,"
ucap Guntur


(syukur)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Sah......Ibukota Negara Pindah Ke Kaltim
  • Kasdam IV/Diponegoro Ramaikan Fun Bike HUT Jateng
  • Marinus Gea, Kembali Pimpin HIMNI 4 Tahun ke Depan
  • Kasdam IV : Dusun Porot Model Kampung Toleransi Beragama
  • Hampir semua Ketua DPD HIMNI Memuji Kinerja DPP HIMNI dibawah Kepemimpinan Marinus Gea
  • HIMNI harus Mampu Berdaptasi dalam Era Industri 4.0
  • Pangdam IV Hadiri Pembukaan Pesta Rakyat Jateng 2019
  • Keterbukaan Informasi Publik Melalui PPID Untuk Indonesia Yang Lebih Baik
  • KEMENTERIAN PPPA RI, Sosialisasikan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak di Riau
  •  
    Minggu, 22 Januari 2017 - 19:37:51 WIB
    Jangan Hanya Berkicau di Twitter, SBY Ditantang Berani Jadi Oposisi
    Senin, 02 Januari 2017 - 22:41:02 WIB
    Petualangan 'Pilot Oplosan' Yang Pacari 50 Pramugari Ini Berakhir
    Kamis, 02 November 2017 - 20:39:59 WIB
    Inspektorat Kabupaten Nias Dinilai Sengaja Memperlambat Audit Dugaan Kasus Pertapakan
    Jumat, 24 Februari 2017 - 00:20:12 WIB
    Jelang HUT Gereja ONKP, Bupati Nias Barat Minta Semua Pihak Menjaga Kebersihan Lingkungan
    Jumat, 23 Juni 2017 - 11:03:08 WIB
    Waspada! Penyakit Ini Bisa Kambuh Saat Idul Fitri
    Minggu, 15 Januari 2017 - 20:58:48 WIB
    Video Wanita Bugil Naik Sepeda Motor di Bandara Supadio-Pontianak Beredar
    Jumat, 21 September 2018 - 22:46:55 WIB
    Kades Sihareö II Tabaloho Diduga Korupsikan DD 2018
    Selasa, 20 Juni 2017 - 21:59:54 WIB
    Distribusikan Beras Busuk, ALPENAS Tuntut Kansilog Gunungsitoli Minta Maaf
    Jumat, 15 September 2017 - 08:40:01 WIB
    Ditangan Andi Rachman, Provinsi Riau Bangkit Dari Keterpurukan Masa Lalu
    Minggu, 12 Februari 2017 - 22:01:38 WIB

    Sabtu, 28 Januari 2017 - 18:17:08 WIB
    Dari 172 Kabupaten/Kota, Kabupaten Nias Dapat Predikat CC Pada Evaluasi Kemenpan dan RB RI
    Sabtu, 17 Juni 2017 - 11:56:41 WIB
    41 Persen Perempuan Selingkuh dengan Temannya
    Jumat, 28 April 2017 - 23:07:34 WIB
    Berikut Pernyataan Tim Kuasa Hukum Marinus Gea, Sebut Kliennya Tertipu
    Rabu, 31 Mei 2017 - 16:09:26 WIB
    Petembak Terbaik AASAM 2017
    TNI Kalahkan Ratusan Tentara Asing dengan Sehelai Rumput
    Jumat, 03 Maret 2017 - 13:01:16 WIB
    Hari Ini Giliran Tokoh Lintas Agama Bertemu Raja Salman
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved