Pekanbaru, Tiraskita.com - Putusan perkara antara karyawa">
Senin, 18 Desember 2017  
 
PHI Menangkan Anotona Zendrato 80 Juta

redaksi | Riau
Rabu, 01 November 2017 - 20:10:10 WIB
Pekanbaru, Tiraskita.com - Putusan perkara antara karyawan dengan RS.Bina Kasih Pekanbaru yg bergulir di Pengadilan Hubungan Industrial Pekanbaru akhir nya dibacakan.

Putusan Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim PHI Astriwati SH yang mengadili Perkara PHK mantan Karyawan Rs. Bina Kasih Pekanbaru , Anotona Zendrato. Akhirnya dibacakan setelah melalui proses panjang beberapa bulan.

Perkara Perdata Khusus ini bernomor : 56/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Pbr telah bergulir di Pengadilan Perselisihan Hubungan Industrial kurang lebih dua bulan tepatnya pendaftaran gugatan pada tanggal 03 Agustus 2017 .

Penggugat yg didampingi oleh pengacara muda Asteriaman Nazara, SH dkk yang tergabung dalam Kantor Hukum IRFAN A.R. COMEL & PARTNERS sebagai Penasehat Hukum Penggugat (Anotona Zendrato).

Dalam Pertimbangan hukum Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut menyatakan bahwa; Tuduhan pengancaman, penganiayaan,dan penghasutan yang dilakukan oleh penggugat baik secara fisik atau mental terhadap teman sekerja atau terhadap atasan sebagai alasan perusahaan melakukan tindakan PHK terhadap penggugat, tidak terbukti secara hukum.

Selanjutnya, Majelis Hakim membatalkan Surat PHK yang diterbitkan oleh pihak perusahaan pada tanggal 08 April 2017.

Majelis Hakim menerima gugatan Penggugat dengan Menyatakan Pemutusan Hubungan Kerja Antara Penggugat dan Tergugat serta memerintahkan tergugat untuk membayar hak-hak penggugat berupa pesangon sebesar Rp 80.000.000. (delapan puluh juta rupiah).

Usai mengetok palu, Majelis Hakim memberi waktu 14 hari kedepan sejak pembacaan putusan, kepada tergugat untuk mengambil sikap jika melakukan perlawanan hukum atau kasasi.

Ditempat terpisah, Herman Zai sebagai Ketua Umum Serikat Buruh Riau Mandiri (SBRM) sangat mengapresiasi putusan pengadilan tersebut, aktifis buruh yang selalu aktif mengikuti dan mendampingi penggugat memantau perkembangan dari awal dan bahkan ikut terlibat saat mediasi di Disnaker Kota Pekanbaru tentang perkara ini menyampaikan "Perkara ini salah satu cermin bagi kita bahwa hukum itu adalah panglima, yang salah tetap salah dan benar tetap benar, jangan mencari pembenaran atas kesalahan dan berupaya menyalahkan yang sudah benar" banyak buruh atau pekerja saat ini yang mengalami masalah dalam hubungan kerja, dan tetap berharap mereka mendapat suatu keadilan.

"Kita sebagai salah satu serikat buruh yang ada di provinsi Riau, tetap menghimbau kepada istansi - instansi terkait, agar tetap melakukan tindakan pengawasan agar hal seperti ini tidak terulang kembali," Tandas Herman Zai.


(tim)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Seminar Pendidikan Politik, DPD NasDem Nias Tampilkan 3 Narasumber Kader Muda NasDem
  • Mahasiswa Paya Bakong di Banda Aceh Akan Adakan MUBES
  • Tari Perang dan Tari Maena Nias Semarakkan Inagurasi AMN Cilacap
  • Marhaenisme
  • Inspektorat Kabupaten Nias Dinilai Sengaja Memperlambat Audit Dugaan Kasus Pertapakan
  • ABN Gelar Aksi Donor Darah "Trust Us We Care"
  • Tingkatkan Kemampuan Alutsista, TNI AU Tambah Pesawat F-16 dan Hercules
  • Alex Noerdin Tetapkan UMP Sumsel 2018 Sebesar Rp2.595.994
  • Pembunuh PNS Cantik Sempat Kabur saat Diperiksa di Bandara Halim
  •  
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved