Kamis, 15 November 2018  
 
Ingatkan Bahaya Isu SARA & Radikalisme
Kapolda Riau Menitikan Air Mata

Redaksi | Riau
Kamis, 06 September 2018 - 20:01:10 WIB
Kapolda Riau Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo
TERKAIT:
PEKANBARU - Kapolda Riau yang baru beberapa minggu  resmi memimpin kepolisian daerah  Riau menitikan air mata saat menyampaikan sambutan dihadapan Forum Komunikasi pimpinan daerah Provinsi Riau dan tokoh-tokoh masyarakat Riau.Dalam acara Silaturahmi Kapolda Riau.  Kamis 06/08/2018

Dalam sambutannya Kapolda Riau Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo, menyatakan bahwa Negara kita sudah ditakdirkan heterogen oleh Tuhan yang Maha Esa, bermacam suku, berbeda -beda agama, beda Ras dan beda bahasa, beda budaya." Kita lahir di bumi yang penduduknya beraneka ragam, tidak seperti bangsa lain ada yang homogen, satu suku,"paparnya

Keanekaragaman ini harus kita syukuri,"tambahnya

Mantan Wakapolda Jatim ini menegaskan bahwa mempertentangkan SARA sangat berbahaya . Ia menegaskan bahwa beberapa negara hancur hanya akibat mempertentangkan masalah Suku, Agama dan Ras.

Perwira tinggi Polri yang segera memundak bintang 2 ini sempat menitikan airmata mengingat betapa susahnya ssuatu bangsa yang hancur akibat SARA, ia menuturkan pengalaman ketika bertugas di Bosnia Herzegovina tahun 1996.Penduduk negara itu perang saudara dan yang menderita adalah rakyat yang tidak tahu apa-apa,"jelasnya sambil menyeka airmata.

Kapolda yang suka humor ini juga menghimbau masyarakat Riau tetap hidup damai dan harmonis, walau dalam waktu dekat ini akan ada pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden. " Mari tetap menjaga kerukunan dan kedamaian yang selama ini telah terjaga,"ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Polri punya tugas menjaga ketentraman dan keamanan masyarakat, dan polri selalu mengedepankan pencegahan daripada reprensif.


Ia menegaskan bahwa dalam menyampaikan pendapat tetap ada norma dan aturan yang harus dipedomani. " Kebebasan mengeluarkan pendapat dilindungi undang-undang, namun tetap ada batasan-batasan yang harus di pedomani, misalnya tidak melanggar hak azasi manusia, tidak mengganggu ketertiban umum," tegasnya.

Acara silaturahmi ini ditutup dengan Deklarasi bersama dan penandatangan Deklarasi Pemilu Damai.

Hadir dalam acara ini  Wakil Gubernur Riau , Wakil Ketua DPRD Riau, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Kabinda Riau, Kasrem 031 Wirabima, Pejabat Teras Polda Riau, para Kapolres, Ketua Pengadilan Tinggi Riau, FPK Riau dan Ketua -Ketua Paguyuban Suku, FKUB , Ktua KPU, Bawaslu dan tokoh-tokoh masyarakat ***





comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Ketua DPRD Pelalawan : Beritakanlah Kalau Mau Hidup di Pelalawan Ini
  • Raup Suara Terbanyak Belum Tentu Duduk di Kursi DPR
  • Dinas PUPR Riau, Ajukan Tambahan Dana Bangun Gedung Kejati Rp39 M
  • Pasangan Suami Istri Tewas Seketika
  • Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari TNI Ke-73
  • DPW MOI Riau Segera Dikukuhkan
  •  
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved