Rabu, 24 Juli 2019  
 
Empat Karyawan PLTU Tenayan Raya Pekanbaru Terbakar, Ini Penyebabnya

| Riau
Sabtu, 29 Juni 2019 - 10:49:55 WIB

PEKANBARU - Kecelakaan menimpa karyawan yang bekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kecamatan Tenayan Raya. Empat orang dikabarkan mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh, informasinya korban masih kritis.

Hasil penelusuran suaraaktual.co pada Jumat (28/06/19) siang tadi, parakorban dalam perawatan medis di rumah sakit Eka Hospital Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru.  Dan dikabarkan juga, parakorban bakal dipindahkan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lebih baik ke salah satu rumah sakit di Jakarta.

Dan karyawan yang mengalami luka cukup serius ini bernama Bambang dan Hamzah. Sementara dua orang lagi belum sempat didapatkan data dirinya, sebab wartawan dilarang membesuk oleh keluarga mereka dengan alasan mereka tidak ingin dipublikasikan.

Menurut narasumber suaraaktual.co yang juga rekan kerja korban yang meminta identitasnya di samarkan mengatakan, para korban ini bekerja di bagian pembakaran (Batu Bara). Dan saat itu, batu bara itu disemprot dengan minyak. Tidak disadari, api yang disulutkan menimbulkan ledakan api cukup kuat hingga membakar mereka.

Diantara parakorban sebut narasumber tadi, satu merupakan mandor kerja. Karyawan yang mengalami kecelakaan kerja ini dari PT Sampati " Saya melihat parakorban mengalami luka serius dan kritis," ucap dia.

Sementara itu Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu " Itu murni kecelakaan kerja, anggota kita sudah memeriksa beberapa orang saksi, telah melakukan oleh TKP dan juga sudah membesuk parakorban ke rumah sakit," tegas Hanafi.

Mengingat parakorban masih dalam perawatan dan belum bisa diminta keterangan petugas masih dalam penyelidikan " Benar, parakorban informasinya bakal dirujuk ke Jakarta
 Kita tunggu saja. Sekali lagi, ini murni kecelakaan kerja," terangnya.

Terkait dengan nama-nama keempat korban, kapolsek menyampaikan minta maaf sebab masih dalam menyetir mobil " Maaf ini saya lagi nyetir, data ada dalam hendpone saya. Sebaiknya datang langsung ke penyidik saya di Polsek," pintanya.

Hingga berita ini dirilis, penyidik belum bisa dikonfirmasi siapa-siapa nama keempat korban. Dan juga kondisi terakhir parakorban. Dan suaraaktual.co saat akan mencari info itu dapat ancaman diduga dari pihak perusahan korban di Rumah Sakit Eka Hospital.( Moi)

Sumber  : suaraaktual.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • DPRD Kota Gunungsitoli Gelar RDP Dengan PT. PLN Area Nias
  • Persoalan Anak Adalah Persoalan Masa Depan Bangsa
  • KPU Akhirnya Tetapkan Napi Sebagai Anggota DPRD Kampar
  • Antara Pria Dan Wanita , Siapa Yang Suka Bohong....? Buat Kaget Ternyata Wanita, Ini Penjelasannya
  • Kejatisu Tetapkan Tersangka Kadis PU Madina
  • Kopassus Akan Terjun Hancurkan Perusak NKRI
  • Walikota Bogor Dukung Perizinan Gedung Imigrasi Lancar
  • 6 Mantan Dewan Kuasai Mobdin Secara Ilegal, Ini Namanya
  • Ketua MOI Riau Anotona Nazara , Sampaikan Hak Jawab Dan Bantah Saudara Hondro
  •  
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved