Sabtu, 08 08 2020  
 
Kemenkes Tetapkan Harga Biaya Maksimal Rapid Test 150 Ribu

Rahmad Gea | Kesehatan
Kamis, 09 Juli 2020 - 06:24:35 WIB
JAKARTA | Tiraskita.com  - Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) menetapkan batas tertinggi pemeriksaan rapid test antibodi untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) sebesar Rp 150.000. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Rapid Test Antibodi. Surat itu ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Bambang Wibowo pada 6 Juli 2020 lalu. "Betul (batasan tertinggi Rp 150.000)," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit P2P Kemenkes, Achmad Yurianto, pada Kompas.com, Selasa (7/7/2020).

Dalam surat edaran dijelaskan, biaya tersebut berlaku untuk masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan secara mandiri. Pemeriksaan juga tetap dilakukan oleh petugas kesehatan yang memiliki kompetensi. Setiap fasilitas layanan kesehatan pun diminta mengikuti batasan tarif yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan. Sebelumnya diberitakan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pihaknya telah meminta Kementerian Keuangan untuk memberikan subsidi rapid test bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan, khususnya pengguna transportasi umum.
Sebab, saat ini mahalnya biaya rapid test menjadi keluhan masyarakat. Harganya bisa lebih mahal dari ongkos penggunaan transportasi umum. "Kami sedang minta Kementerian Keuangan agar rapid test ini diberikan subsidi kepada mereka yang melakukan perjalanan," ungkapnya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu (1/7/2020)

Dia mengatakan, pada dasarnya persoalan rapid test merupakan kewenangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Namun, pihaknya tetap memberikan masukan kepada Gugus Tugas terkait kondisi di lapangan. Baca juga: Mengapa Biaya Rapid Test Berbeda-beda? "Kami bekerja sama, Insya Allah dengan gugus tugas kami mempunyai kinerja yang cukup baik," kata dia. Budi Karya menyatakan, upaya yang juga dilakukan pihaknya adalah memberikan aturan kepada seluruh operator transportasi umum untuk menetapkan mitra yang tepat dalam melakukan rapid test. Sebab, biaya rapid test saat ini beragam. Ia berharap operator bisa memilih mitra yang memberikan fasilitas rapid test dengan biaya terjangkau bagi penumpang. "Dari pengalaman kunjungan saya ke Solo dan Yogyakarta rapid test itu ada yang Rp 300.000, tapi ada pihak yang menyediakan Rp 100.000," kata dia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenkes Tetapkan Batas Tarif Tertinggi Rapid Test Covid-19 Rp 150.000", https://nasional.kompas.com/read/2020/07/07/21012441/kemenkes-tetapkan-batas-tarif-tertinggi-rapid-test-covid-19-rp-150000?page=2.



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Menteri Yasonna Laoly Persilakan Tommy Soeharto Gugat SK Muchdi Pr
  • Kejari Pekanbaru Disebut "Mati Kutu" Usut Dugaan KKN Firdaus dan Kroninya
  • Kompak, Kapen Kunjungi Trans Media
  • Tim Relawan Covid-19 Unri Turun Ke Pasar Lakukan Penyuluhan Tentang New Normal
  • Camat Rimba Melintang Apresiasi KUKERTA RELAWAN COVID-19 Universitas Riau
  • TNI AD Kebut Bangun Huntara, Hari ini 77 Unit Huntara, Siap
  • Pemkab Inhil Serahkan 4500 Sertifikat Tanah
  • Danlanud Maimun Saleh Pimpin Kegiatan Subuh Keliling
  • Anggota Koramil 2015/Klangenan Kodim 0620/Kab Cirebon Gelar Bakti Sosial
  •  
     
     
    Selasa, 05 Mei 2020 - 19:00:23 WIB
    Ayah Saberianus Gulo Minta Hakim Hukum Mati Pelaku Pembunuh Anaknya
    Kamis, 07 Mei 2020 - 11:40:04 WIB
    Lebih Tertarik Pada Cewek Nakal Dibanding Cewek Baik-Baik
    Mengapa Cowok Lebih Suka " Cewek Nakal ", Ini Alasanya!
    Rabu, 20 Mei 2020 - 16:47:33 WIB
    Jasa Marga Pastikan Keamanan Dan Keselamatan Pengguna Jalan
    Penyelesaian Penanganan Dampak Longsor di Jalan Tol Cipularang Km 118 Sudah Selesai
    Minggu, 24 Mei 2020 - 13:19:59 WIB
    LAWAN COVID-19
    Salat Idulfitri di Istana Bogor, Keluarga Presiden Jokowi Terapkan Protokol Kesehatan
    Rabu, 22 April 2020 - 13:06:58 WIB
    Riwayat Penyakit Gula
    Kronologi Meninggalnya Ayah Sambung Angel Karamoy , Sempat Sesak Nafas
    Jumat, 22 Mei 2020 - 15:47:22 WIB
    LAWAN COVID-19
    Peduli Kemanusiaan, PD. IWO Kota Metro Salurkan Ratusan Paket Sembako Dan Masker Pada Warga
    Rabu, 20 Mei 2020 - 19:06:23 WIB
    Jangan Bertidak Aneh-Aneh dan Membuat Kisruh
    Bansos Sembako Pemprov Sumut, Nikson: Jangan Ada yang Mengurangi Jatah
    Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:45:16 WIB
    Sempena Serahkan BLT DD
    Bupati Kampar ; Mari Ciptakan Negeri Yang Sejuk Menuju Kampar Baldatun Tayyibatun Warobbun Ghofur
    Selasa, 04 Februari 2020 - 12:42:20 WIB
    Indonesia Untuk Dunia
    Pada Pertemuan Luar Biasa OKI Mengenai Peace Deal AS, Wamenlu Mahendra Tekankan Pentingnya Solidarit
    Selasa, 05 Mei 2020 - 18:55:37 WIB
    Kapolda Jabar Meninjau Pos Pam KM 47 B Tol
    Kamis, 05 Maret 2020 - 14:06:27 WIB
    PERESMIAN ALUN-ALUN LAPANGAN BOLA VOLLY
    Kadis Pariwisata Kab. Kampar Meresmikan Alun-alun RTH dan Lapangan Bola Volly Desa Tanjung
    Kamis, 30 Januari 2020 - 16:43:20 WIB
    Jalin Sinergitas, IWO Riau Silaturahmi Dengan Sekdaprov Yan Prana
    Minggu, 31 Mei 2020 - 09:22:36 WIB
    Kampar Lebih Maju Dan Lebih Baik
    Datuk Godang Ajak Anak Kamanakan Berikan Dukungan Penuh Kepada Catur Sugeng
    Selasa, 02 Juni 2020 - 14:04:53 WIB
    Korem 072/Pmk Terima Kunjungan Tim Dalprog Kerja dan Anggaran Kodam IV
    Senin, 09 Maret 2020 - 00:14:24 WIB
    PERANAN PEMILIK TANAH REKREASI ALAMAYANG DALAM MELESTARIKAN BUDAYA JAWA
    HUT PKNs ke 21 Mengadakan, Rangkaian Acara Budaya Jawa di Kota Pekanbaru
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2019 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved