Jum'at, 14 08 2020  
 
Virus Corona
KSPSI MINTA KEMENAKER AWASI TKA ASAL CHINA CEGAH VIRUS CORONA

Riswan L | Kesehatan
Jumat, 31 Januari 2020 - 11:46:36 WIB
Jakarta, Tiraskita.com — Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) meminta Kementerian Tenaga Kerja agar mengawasi secara ketat Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China untuk mencegah kemungkinan masuknya Virus Corona yang kini mewabah di beberapa negara. Perusahaan yang mempekerjakan TKA China sebaiknya mewaspadai setiap kemungkinan penyebaran Virus Corona.

Pernyataan dan permintaan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Bidang OKK DPP KSPSI, HM. Jusuf Rizal menjawab pertanyaan media di Jakarta tentang potensi masuknya virus Corona melalui TKA asal China yang tersebar di perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan TKA asal China di Indonesia, khususnya di daerah-daerah pertambangan dan pelosok yang sulit terdeteksi.

“Pemerintah melalui Kemenaker bekerjasama dengan Kemenkes, Pemda. Apindo dan Perusahaan yang mempekerjakan TKA asal China harus mewaspadai dan mencegah kemungkinan masuknya virus Corona melalui TKA asal China, khususnya dari Wuhan. Kemenaker harus pro aktif ikut melakukan pencegahan,” tegas pria yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat)

Sebagaimana diketahui saat ini virus Corona telah menjadi momok karena telah menelan korban di negara asal virus Corona terjangkit di Wuhan, China. Sedikitnya ratusan orang telah meninggal, ribuan terinveksi dan 13 negara telah terjangkit karena terbawa mereka yang mengunjungi China, atau wisatawan asal China seperti di Malaysia. Indonesia harus mewaspadai masuknya virus Corona dari TKA asal China.

Perusahaan-perusahaan importir buah asal China seperti Apel, Pir, Kelengkeng dll hendaknya menyetop importasi hingga kondisi dinyatakan pemerintah sudah aman dari kemungkinan penyebaran Virus Corona. Pemerintah juga harus menolak dan memulangkan wisatawan dan TKA asal China untuk meminimalisasi potensi penyebaran virus Corona.

“Pemerintah memang harus ekstra keras mencegah masuknya virus Corona ke Indonesia. Kemenaker juga harus sedini mungkin ikut melakukan pencegahan dan pengawasan TKA asal China. Jadi seluruh TKA asal China yang dicurigai Terdampak Virus Corona agar sedini mungkin di isolir dan di karantina. Namun lebih baik pemerintah menyetop sementara masuknya TKA asal China yang akan bekerja di Indonesia,” tegas pria berdarah Madura-Batak itu.

KSPSI sendiri melalui 17 Anggota Federasi Serikat Pekerja (SPA) meminta ikut mewaspadai dan melaporkan para pekerja yang diduga terdampak virus Corona kepada instansi terkait. KSPSI juga menghimbau Kemenaker dapat membentuk “Pusat Pengaduan Virus Corona Tenaga Kerja” bila dianggap penting untuk menampung informasi tentang virus Corona dari masyarakat pekerja di setiap perusahaan, khususnya TKA asal China. *


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • INPAS, Integrasi Bilik Data dan Informasi Menuju ''Kabupaten Informatif''
  • Jokowi: Saya Sudah Pertimbangkan Dengan Matang Menganugerahkan Tanda Jasa dan Kehormatan
  • Gubri Syamsuar Lantik Mantan Napi Jadi Pejabat
  • Kawasan Taman Suropatih Sepi Pengujung Akibat Covid-19, Pendapatan Warga Sekitar Menurun
  • DPRD Kampar, PT Padasa Sudah Tidak Menghargai Pemerintah Kampar
  • Munaslub Partai Berkarya Secara Hukum Tidak Diakui Oleh UU Kubu Sebelah Siap Ambil Upaya Pidana!
  • LPDP Ungkap Veronica Koman Minta Pengembalian Beasiswa 773 Juta Dicicil 12 Kali
  • Partai Berkarya Kubu Tommy Surati KPU dan Bawaslu
  • Bupati : Kami Putra Daerah, Jangan Mau Terprovokasi
  •  
     
     
    Rabu, 27 Mei 2020 - 15:46:50 WIB
    Korem 142/Tatag Gelar Rapat UKP
    Korem 142/Tatag Gelar Rapat UKP
    Senin, 25 Mei 2020 - 11:32:54 WIB
    Catur Sugeng ; Selamat Idul Fitri, Tetap Jaga Protokol Kesehatan
    Rabu, 01 April 2020 - 17:03:07 WIB
    Kabupaten Kampar dan Beserta Jajaran Kepolisian dan Kodim Mencegah Covid-19
    Polres Kampar, Kodim dan Pemkab Semprotkan Desinfektan Secara Serentak
    Senin, 23 Maret 2020 - 11:26:41 WIB
    Pencegahan Dan Penanganan Covid-19, Muara Takus 2020
    Kapolda Riau Gelar Apel Operasi Kontijensi Aman Nusa II
    Rabu, 12 Februari 2020 - 11:02:55 WIB
    Menag Tunjuk Aloma Sarumaha sebagai Plt Dirjen Bimas Katolik
    Selasa, 09 Juni 2020 - 12:45:55 WIB
    Mendapat Wejangan Wartawan Senior, Diskominfo Kampar Mantapkan Penulisan Press Release
    Jumat, 08 November 2019 - 15:45:25 WIB
    CITILINK RESMI TERBANG DARI DENPASAR KE PERTH DAN DENPASAR KE KUALA LUMPUR
    Selasa, 30 Juni 2020 - 20:02:39 WIB
    Calon Wakil Walikota Depok, Afifah Alia Ziarah ke Makam Taufiq Kiemas
    Selasa, 05 Mei 2020 - 19:00:23 WIB
    Ayah Saberianus Gulo Minta Hakim Hukum Mati Pelaku Pembunuh Anaknya
    Senin, 13 Juli 2020 - 12:31:23 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Laksanakan Penanaman Tanaman Pangan
    Kamis, 25 Juni 2020 - 10:41:49 WIB
    Gunakan Tiang Listrik PLN Tanpa Izin, Loches AS: PT. Zi Vision Jelas Melanggar Undang-undang
    Sabtu, 15 Februari 2020 - 10:15:03 WIB
    Penanganan Sampah Plastik
    KPPL-I dorong satu persepsi plastik ramah lingkungan
    Sabtu, 29 Februari 2020 - 15:53:48 WIB
    MASSA MENUNTUT MENTRI BUMN
    Pekerja BUMN Geruduk Kantor Erick Thohir, Minta Copot Komisaris
    Rabu, 20 Mei 2020 - 12:34:15 WIB
    LAWAN COVID-19
    Sebanyak 7.048 KK Di Kecamatan Bukitraya Sudah Menerima Bantuan
    Rabu, 18 Maret 2020 - 08:04:35 WIB
    Tanamkan Rasa Malu Dalam Diri
    Pangdam IV: Prajurit Profesional Malu Berbuat Pelanggaran
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2019 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved