Sabtu, 17 April 2021  
 
Polda Banten Ungkap Kasus Penyebaran Foto Dan Video Asusila Anak Di Bawah Umur

Riswan L | Hukrim
Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:32:44 WIB

SERANG, Tiraskita.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten melakukan press conference terhadap keberhasilan dalam mengungkap dan menangkap penyebar foto dan video yang bermuatan asusila anak di bawah umur yang di unggah di media sosial.

Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar melalui Dir Reksrimsus Polda Banten Kombes Pol. Nunung Syaifuddin  mengungkapkan berdasarkan Laporan dari korban dengan Nomor LP/257/VIII/RES.2.5./2020/BANTEN/SPKT I Tanggal 14 Agustus 2020; berhasil mengamankan satu tersangka yaitu RK (22) warga Desa Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Prov Lampung masih berstatus sebagai Mahasiswa.

“sesuai keterangan para saksi personel ditreskrimsus Polda Banten berhasil mengamankan tersangka RK (22)  beserta barang bukti berupa 1 (bundle) Screen Shoot percakapan whatsapp antara korban dengan pelaku, 1 Unit Handphone Milik Korban yang digunakan komunikasi dengan pelaku, dan 1 Unit Handphone Milik tersangka berikut dengan kartu selular pada saat komunikasi dengan korban,” Kata Nunung Syaifuddin yang didampingi Kabidhumas Kombes Pol Edy Sumardi Rabu (26/8/2020) saat menyampaikan penjelasan kepada awak media diruang Press Conference Polda Banten.

Lebih lanjut Nunung Syaifuddin menyampaikan Berawal dari korban sdr JL (dibawah umur) menerima pertemanan akun Facebook atas nama D dengan link url https://www.facebook.com/xxx pada bulan juni 2020 untuk tanggalnya korban lupa, pertemanannya diterima dengan menggunakan akun facebook miliknya pribadi atas nama J dengan link url https://www.facebook.com/xxx dan mereka saling berkomunikasi menggunakan media social facebook sampai dengan bulan juli 2020 untuk tanggalnya korban lupa, pemilik akun facebook atas nama Desfi tersebut meminta nomor Whatsapp melalui Inbox Facebook, dan korban langsung memberikan nomor selular miliknya dengan alasan, yang bersangkutan hanya menjawab untuk komunikasi, setelah korban memberikan nomor whatsapp pribadi dengan nomor 083829144xxx, setelah itu muncul nomor baru pada handpone korban dengan nomor 0895230086xxx yang mengaku atas nama KK LIZA als (Tersangka) RK (22)

“Tidak lama kemudian pemilik nomor Whatsapp tersangka meminta korban untuk melakukan foto tanpa busana, dengan bujuk rayu tersangka akhirnya korban berfoto dan video dengan tanpa busana dan korban kirimkan melalui pesan Whatsapp dan inbox ke facebook, Sekitar pada tanggal 30 Juli 2020 13.00 Wib korban diinformasikan oleh temennya bahwa beredar foto korban dengan tanpa busana di akun facebook atas nama J https://www.facebook.com/xxx miliknya, dan Ketika korban membuka akun facebook tersebut sudah tidak bisa digunakan Kembali, dan video tersebut sudah beredar di lingkungan sekolah korban,”Ujar Nunung Syaifuddin

Nunung Syaifuddin menjelaskan dari hasil penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana ITE dan Berdasarkan Laporan Polisi dari pelapor pada tanggal 14 Agustus 2020, tim Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Banten melacak keberadaan terakhir pemilik akun Facebook atas nama D.

“Setelah diketahui keberadaan pemilik akun Facebook atas nama D, Pada hari rabu tanggal 19 Agustus 2020 sekitar pukul 20.15 WIB di Desa Sidosari Kecamatan Natar Kab Lampung Selatan Provinsi Lampung, Tim Subdit V SIBER melakukan penangkapan terhadap pemilik akun Facebook atas nama D yang kemudian pemilik akun tersebut diketahui milik sdr RK. Tersangka RK ditangkap dan diamankan tim Siber Ditreskrimsus Polda Banten di bawah pimpinan AKP Asep Ariful Bahri, S.H.,M.M.

Selanjutnya tersangka RK dibawa ke Ditreskrimsus Polda Banten untuk dimintai keterangan serta proses penyidikan lebih lanjut.”Ungkap Nunung Syaifuddin

Sementara itu Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy sumardi mengatakan modus dari pelaku yaitu melakukan pertemanan melalui media sosial facebook yang selanjutnya bertukar nomor Whatsapp, setelah korban terbujuk rayu dan mau membuka busananya, tersangka meminta untuk melakukan kegiatan seksual dengan dikirimkan melalui pesan whatsapp dan jika permintaan tersangka itu tidak di penuhi, tersangka mengancam akan meviralkan video bugil tersebut dengan menggunakan akun facebook milik korban, sehingga seolah-olah korban sendiri yang mengupload video tersebut ke dalam media sosia facebook.

“Motif dari tersangka RK (22) untuk Mendapatkan kepuasan sendiri dengan mengoleksi Foto/Vidio anak dibawah umur tanpa busana yang selanjutnya digunakan tersangka untuk mastrubasi. ”Ujar Edy Sumardi

Atas perbuatan tersangka Edy Sumardi menyampaikan RK (22) dikenai Pasal 37 UU RI NO 44 TAHUN 2008 TTG Pornografi, Pasal 76 i UU RI NO 23 TAHUN 2020 TTG Perlindungan Anak, Pasal 45 ayat (1) Jo 27 ayat (1) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana Maksimal 16 Tahun Penjara dan denda 1.000.000.000 (satu Miliar).

Terakhir Edy Sumardi menghimbau kepada orang tua harus selalu mengawasi penggunaan Gadget atau hp terhadap  anaknya.

“Terkait kasus ini saya menghimbau kepada seluruh orang tua khususnya yang berada di wilayah hukum Polda Banten agar selalu memantau atau mengawasi anaknya jangan sampai ada lagi korban kasus seperti ini.”Pesan Edy sumardi. (Bidhumas)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • KPK Dalami Adanya Penerimaan Sejumlah Uang
  • Polsek Tapung Hulu Tangkap 7 Pelaku Judi Ketangkasan Tembak Ikan di Desa Kasikan
  • Satgas Bekerja Optimal Tagih Aset BLBI Capai Rp 110 Triliun
  • Mahfud MD: Karena Sekarang Kami yang Memerintah
  • Jalan Perumahan di Pekanbaru Ditutup Tembok 2,5 Meter
  • Rutan Kelas II B Dumai Mencapai Over Kapasitas 300 Persen Lebih
  • Ridwan Kamil Salat Tarawih di Masjid Pusdai
  • Komisi I: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru
  • IPP Jabar Menurun, DPRD Meminta Disdik Siapkan Solusi
  •  
     
     
    Kamis, 18 Juni 2020 - 19:04:03 WIB
    Bhayangkara Ke-74 Tahun
    Bantu Renovasi Mushola, Masyarakat Ucapakan Terimakasih Kepada Polres Inhil
    Senin, 07 September 2020 - 16:34:37 WIB
    Koramil Beber Kodim Kab Cirebon Sediakan Jaringan Wifi, Bantu Para Pelajar Dalam Pembelajaran Jarak
    Kamis, 21 Januari 2021 - 23:19:29 WIB
    Kepala Bea Cukai Tembilahan Dicecar 20 Pertanyaan
    Kamis, 19 November 2020 - 08:15:33 WIB
    Bumikan Pembauran
    Tim FPK Riau Berkunjung di 12 Kabupaten/Kota, Sosialisasikan Pilkada Damai
    Senin, 16 Maret 2020 - 23:39:24 WIB
    Rapat Koordinasi Bersama Upaya Penanggulangan Penyebaran Covid 19 di Provinsi Riau
    Bupati Kampar Hadiri Rakor Terkait Penanggulangan Corona Bersama Gubri
    Selasa, 23 Juni 2020 - 05:29:32 WIB
    LAWAN COVID-19
    New Normal, Bupati H Suyatno: Kita Harus Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Dan Seluruh Masyarakat
    Minggu, 31 Mei 2020 - 09:17:37 WIB
    LAWAN COVID-19
    Bupati Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Salo Yang Tidak Terjaring Data Dinsos
    Rabu, 17 Februari 2021 - 10:13:15 WIB
    Pindad Serahkan Bantuan Sarana Pendidikan TV Satelit
    Kamis, 12 Maret 2020 - 16:17:27 WIB
    Gubernur Riau Syamsuar mengikuti Rakornas Pengamanan Batas Negara
    Gubri Hadiri Rakornas Pengamanan Perbatasan Negara
    Senin, 24 Agustus 2020 - 16:32:21 WIB
    Heboh Ketua DPRD Riau dan AMPG Gunakan Helikopter Milik BNPB ke Bengkalis
    Kamis, 10 September 2020 - 11:33:25 WIB
    MOI Gesa Persyaratan Konstituen Dewan Pers
    Selasa, 02 Maret 2021 - 23:44:07 WIB
    32 Honorer Terima SK P3K dari Bupati Siak
    Senin, 11 Januari 2021 - 09:59:35 WIB
    Masih 200 Lebih Orang yang Terpapar Covid-19 di Dumai
    Kamis, 15 April 2021 - 17:00:51 WIB
    IPP Jabar Menurun, DPRD Meminta Disdik Siapkan Solusi
    Selasa, 30 Maret 2021 - 08:23:27 WIB
    Buang Ban Kapten, Ronaldo Dibela Pelatih
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved