Jum'at, 29 Mei 2020  
 
Fakta Lain di Balik Gratifikasi Rp. 100 Miliar Agung Mangkunegara

Riswan L | Hukrim
Jumat, 28 Februari 2020 - 14:13:54 WIB
Bandar Lampung, Tiraskita.com - Pelukan hangat kepada sang istri mengawali langkah Hendra Wiajaya Saleh menuju pintu keluar ruang Garuda di pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Kamis siang, 27 Februari.  Mulutnya tertutup rapat, Ia tidak berkomentar sedikitpun kepda para wartawan yang bertanya tentang tanggapan mengenai vonis yang dibaca majelis hakim.

Ya, Hendra Wijaya  Saleh divonis dengan pidana kurungan badan selama 30 bulan dan didenda Rp. 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Surat permohonan diri sebagai Justice Collaborator pun ditolah mentah-mentah.

" Ya seperti tadi disampaikan oleh majelis hakim tadi, bahawa dalam aturan SEMA terkait dengan seseorang yang berhak mendapat JC itu, ada beberapa syarat. Salah satunya tadi, bukan pelaku utama, mengakui kesalahan, memberikan keterangan, memberikan bukti, kemudian mengukap pelaku lain yang lebih besar. Jadi tidak hanya satu hal aja, dan hakim juga menilai tidak memenuhi syarat. Sama dengan penuntut umum, " kata Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiq Ibnugroho.

Awalnya pengacara sudah yakin, bahwa  apa yang disampaikan Hendra Wijaya Saleh selama menjalani proses penganan perkara, telah memenuhi aturan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) tentang JC. "JC sudah kita ajukan, tapi hakim mengagap itu bukan bagian dari JC. Hakim yang mempertimbangkan," kata pengacara Hendra Wijaya Saleh, Gunawan Raka.

Senin pagi, 20 Januari 2020, Hendra Wijaya Saleh pernah mengukap tentang praktik suap di Dinas Kesehatan, Pendidikan dan Perdagangan. Juga tentang proyek yang dikerjakan anggota DPRD  dan sesama kader Partai NasDem lainnya. Kepada awak media, keterangan itu dianggapnya sebagai kejujuranya. " Kalau itu kebenaran, kenapa mesti takut?" ujar Ketua Gapeksindo Lampung Utara ini.

Dia mengatakan bahwa  dalam surat Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dia menyebut nama Kabid Dinas Pendididkan Kesuma dan PNS di Dinas Kesehatan Firman, sebagai pengepul Fee PAKET Proyek. Juga menyebut Madrid Daud, Anggota DPRD Lampung Utara yang meminjam perusahaanya untuk mengerjakan proyek. Dia pun mengaku pernah memberikan Fee kepada Dinas Perdagangan di tahun 2017 kepada A Rozi, di Era Kepemimpinan Syahrudin Putera. Keterlibatan Bendahara DPD Partai NasDem Kampung Utara Sofyan AR dan Sekretaris Partai NasDem, Lozi Darwin dalam pengerjaan Paket proyek.

Bau Amis Dinas Kesehatan, Pendidikan dan Perdagangan

Senin pagi, 24 Februari 2020, Agung Ilmu Mangkunegara menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan. Selain menerima suap, KPK juga mendakwa Agung Ilmu Mangkunegara telah menerima Gratifikasi  dari rekanan di Dinas PU-PR Sejak tahun 2015 sampai 2019 sebanyak Rp. 100.236.464.650.

Menurut KPK, Gratafikasi itu diterima melalui kurirnya, Yakni Kadis PU-PR Syahbudin, Kadi Perdagangan Wan Hendri, Pamaanya bernama Raden Ayahril, saudara angkatanya bernama Taufik Hidayat dan adik kaundungya Akbar Tandaniria Mangkunegara.

Tahun 2015, Agung Ilmu Mangkunegara telah menerima uang Syahbudin, Taufik Hidayat dan Akbar Tandanira Mangkunegara sebesar Rp. 18.304.235.900., Tahun 2016, meneriam uang melalui Syahbudin, Taufik Hidayat Akbar Tandaniria Mangkunegara sebesar Rp. 32.149.926.550.

Tahun 2017, menerima melalui Syahbudin, Taufik Hidayat akbar Tandaniria Mangkunegara sebesar Rp. 47.298.602.200. Tahun 2018, menerima uang melalui Syahbudin sebesar Rp. 38.700.000. Tahun 2019, menerima uang Syahbudin dan Raden Syahril sebesar Rp. 2.445.000.000.

Dari total keselurahan ang itu, Agung Ilmu Mangkunegara menggunakan Rp.97.954.061.150. untuk kepentingan pribadi," Ucap Taufiq saat membaca Surat Dakwaan.

Berangkat dari keterangan Hendra Wijaya Saleh tadI, KPK mengatakan  bahwa ada juga aliran dana yang diterima Agung Ilmu Mangkunegara dari Dinas Kesehatan, Dinas Pndidikan dan Dinas Perdagangan. KPK tidak memungkiri, jika dugaan Praktik Korupsi pun terjadi di Tiga Dinas tadi. "Tidak hanya di Dinas PU-PR. Jadi Gratifikasi itu semuanya, nanti kita lihat, "Jelas Taufiq Ibnugroho kepada awak media, Usai Vonis kepada Hendra Wijaya Saleh dibacakan.

Free Proyek Dinas Kesehatan kepada Frank, Oknum Auditor BPK Perwakilan Lampung

Dua orang sumber Fajar Fajar Sumetera mengatakan, ada pemberian uang senilai Rp.1,5 Miliar kepada Frank, Oknum auditor di BPK Perwakilan Lampung. Uang ini diberikan untuk mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian  (WTP) yang diberikan BPK Perwakilan Lampung pada Tahun 2017 kepada Kabupaten Lampung Utara. Uang diduga berasal dari Fee Proyek di Dinas Kesehatan, di Masa Kepemimpinan dr. Maya Metisa.

Sebelumya, Syahbudin saat menjadi Saksi, Senin pagi, 13 Januari 2019 secara singkat pernah mengukap pemberian aliran uang kepada seorang di BPK senilai Rp.1 M. Uang itu menurut Syahbudin diberikab kepada seorang bernama Frank. Pemberian uang dilakukan oleh Dsyadi, Plt (BPKAD).

Taufiq Ibnugroho tidak membantah atau membenarkan uang untuk oknum Auditor BPK Perwakilan Lampung itu berasal dari Dinas Kesehatan. Ia hanya membenarkan tentang keterangan Syahbudin yang menyebut adanya aliran dana ke BPK  Perwakilan Lampung melalui Frank.

"Seingat saya, Syahbudin saat di persidangan belum menjelaskan mengenai sumber uang yang diberikan ke BPK. Memang betul pernah memberikan, tapi dia belum menjelaskan. Dia hanya menjelaskan secara umum, ada pemberian ke Pihak Lain. Tapi belum secara Detail. Mungkin nanti di Persidangan, mungkin nanti yang bersangkutan bisa menjelaskan, " Katanya.**


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Liason Officer (LO) BNPB Pusat Kunjungi Posko Gugus Tugas Serdang Bedagai
  • Wahyu Didakwa Terima Gratifikasi Sejumlah Rp500 Juta dari Gubernur Papua Barat
  • Aktivis prihatin Atas Pemakaian Kayu Ilegal Untuk Pembuatan Kapal Kayu di Rohil
  • Danrem 142/Tatag dan Kajati Sulbar Silaturahmi ke BPK, BI dan BNN Sulbar
  • Kodim 0213 Nias, Danramil 02 Gido Dan Babinsa, Dampingi Pembagian BLT Desa Wilayah Gido
  • Personil Koramil 03/Idanogawo Bersama Bhabinkamtibmas Kawal
  • Dalam Kunjungan ke Temanggung, Pangdam IV Didampingi Danrem 072/Pmk
  • DPD BMRB Kab. Siak Apresiasi Atas Kinerja Polres Siak Dalam Memutus rantai COVID 19
  • Sekda Kampar Pimpin Rapat Rasionalisasi APBD 2020
  •  
     
    Minggu, 29 Maret 2020 - 16:48:13 WIB
    Upaya Cegah Covid-19
    Solehudin : Tegaskan, Setiap Orang Harus Diperiksa di Pintu Keluar-Masuk Daerah
    Senin, 11 Mei 2020 - 18:55:40 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Bersama Tim Gugus Tugas Laksanakan Pengawasan di Perbatasan
    Sabtu, 21 Desember 2019 - 10:50:43 WIB
    Wakapolri Yang Baru Dijabat Oleh Anak Riau
    Senin, 13 April 2020 - 23:05:04 WIB
    PSBB adalah solusi terbaik dalam pencegahan covid-19
    Pelaksanaan PSBB DI Pekanbaru Dinilai Solusi terbaik
    Senin, 03 Februari 2020 - 00:39:38 WIB
    Evakuasi WNI Dari Wuhan
    PEMERINTAH RI BERHASIL PULANGKAN 243 ORANG DARI WUHAN, TIONGKOK
    Senin, 09 Maret 2020 - 14:23:43 WIB
    Launching aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nasional
    Panglima TNI dan Kapolri Lauching Aplikasi Dashboard Lancang Kuning Menjadi Aplikasi Nusantara
    Senin, 18 Mei 2020 - 08:47:22 WIB
    LAWAN COVID-19
    Catur Sugeng ; Sebanyak 500 hektar Kebun Jagung Antisipasi kekurangan pangan Dampak Covid-19.
    Minggu, 05 April 2020 - 14:53:23 WIB
    IWO Rohil Puji Keberanian Dinas Lingkungan Hidup Berikan Sanksi PKS PT. Kencana Andalan Nusantara
    Senin, 17 Februari 2020 - 17:58:53 WIB
    Tampilkan Lompat Batu, Pelantikan IKN Meriah
    Bupati Pelalawan Lantik Pengurus IKN Pelalawan Periode 2020-2024 Resmi Dilantik
    Senin, 18 Mei 2020 - 13:09:12 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Beserta Tim Gugus Tugas Laksanakan Pengawasan di Perbatasan
    Senin, 02 Desember 2019 - 14:08:56 WIB
    Pilkades Aman, Kabid Humas Gelar Apel Konsolidasi di Polsek Kresek.
    Sabtu, 11 April 2020 - 12:09:23 WIB
    Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19
    Gubri Syamsuar : Bila Sayang Keluarga, Jangan Mudik
    Kamis, 28 Mei 2020 - 13:05:08 WIB
    LAWAN COVID-19
    DPD BMRB Kab. Siak Apresiasi Atas Kinerja Polres Siak Dalam Memutus rantai COVID 19
    Sabtu, 23 Mei 2020 - 12:11:13 WIB
    Cegah Covid 19, Babinsa Koramil 07/Alasa Aktif Berikan Himbauan Kepada Masyarakat
    Rabu, 22 April 2020 - 15:52:54 WIB
    Jenderal Berambut Gondrong
    Sang Jenderal Tinggalkan BNN ke Komisaris BUMN
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2019 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved