Kamis, 04 Maret 2021  
 
Korupsi 39.2 M Jembatan Waterfront City Bangkinang
Mantan Bupati Jeffry Noer, Kadis PU Indra Pomi dan Mantan Ketua DPRD Ahmad Fikri, Diperiksa KPK

Rahmad Gea | Hukrim
Sabtu, 23 Januari 2021 - 17:30:05 WIB
JAKARTA | Tiraskita.com - Kasus dugaan tindak pidana korupsi Pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Waterfront City Multy Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016 semakin bergulir.

Kini KPK mulai serius mencari dan menggali keterlibatan Kepala Dinas PU maupun Sang Bupati, Bertempat di  Kepolisian Daerah Provinsi Riau, Jl. Jend. Sudirman No.235, Pekan Baru, Riau,telah dilakukan pemeriksaan beberapa saksi pada 21/01/2021.

Informasi yang diterima redaksi media ini dari Ali Fikri, Plt Humas KPK mengatakan bahwa KPK memeriksa mantan Bupati Kampar Jefry Noer   yang menjabat Bupati Bupati Kab. Kampar periode tahun 2011 s.d. 2016. KPK mendalami pengetahuannya terkait adanya  pengembalian sejumlah uang oleh yang bersangkutan yang diduga berasal dari proyek pekerjaan pembangunan Jembatan Waterfront City Multy Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016.
 
Begitu juga Sang Kadis Bina Marga dan Pengairan ketika itu Indra Pomi Nasution. Indra Pomi yang kini menjabat Kepala Dinas PU Kota Pekanbaru ini, diperiksa dan didalami pengetahuannya terkait dugaan  adanya permintaan khusus oleh Jefry Noer untuk memenangkan kontraktor PT WIKA.

Yang terakhir adalah Mantan ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri,S.Ag ,  Mantan Ketua DPRD Kab. Kampar 2014 ini dicecar pertanyaan tentang uang yang dikembalikannya ke rekening penampung di KPK.

KPK kini serius mengungkap keterlibatan tiga pjabat Tinggi di Kab.Kampar pada masa itu.Sebagaimana di ketahui bahwa KPK baru mampu menjerat  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jembatan Waterfront Dinas
Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar, Riau, bernama Adnan dan Karyawan Kontraktor yakni Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. I Ketut Suarbawa.

Masyarakat kini bertanya-tanya tentang kemampuan KPK dalam mengungkap mega korupsi yang merugikan negara sekitar Rp39,2 miliar dari nilai proyek pembangunan jembatan
waterfront city secara tahun jamak di Tahun Anggaran 2015 dan 2016
dengan total Rp117,68 miliar tersebut.

Sudah beberapa kali disuarakan oleh tokoh masyarakat Riau, Aktivis dan mahasiswa Riau agar KPK tidak tebang pilih dan terkesan ada permainan dibelakang layar.

Manalah mungkin korupsi senilai Rp.39,2 Miliar dikerjakan sendiri oleh seorang PPK,  ujar beberapa Aktifis di berbagai media.

Indra Pomi yang ingin dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp, tidak menjawab dan memblokir WA Wartawan.( rilis)






comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Hari Pertama Kerja Pasca Dilantik, Bupati dan Wabup Sergai Gelar Rapat Koordinasi
  • Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Lakukan Patroli Karhutla Gabungan
  • Melalui I-Link , Masyarakat Rohil Kini Bisa Mengurus SIM Secara Online
  • Truk Terbalik di Jalan Sangkuriang Cimahi
  • Mantap Aksi Nyonya Kapolda Ditengah Kebakaran
  • Menteri Siti Nurbaya, Dukung Polda Riau Tangani Kasus Pidana Sampah Kota Pekanbaru
  • Kapolres Kampar Perintahkan Seluruh Jajaran Intensifkan Patroli Karhutla
  • Di Kota Dumai, THR Tahun 2020 Masih Belum Dibayar
  • PT Pelindo I Dukung Program Atasi Banjir di Kota Dumai
  •  
     
     
    Rabu, 01 April 2020 - 19:22:45 WIB
    Cairan Disinfektan Berbahaya Bagi Tubuh
    Bahaya Menyemprot Disinfektan Corona Mengandung Klorin ke Tubuh
    Minggu, 05 April 2020 - 18:03:47 WIB
    ADANYA DISIKRIMINATIF TERHADAP PERATURAN MENTRI HUKUM DAN HAM
    Anggota DPR Kritik Yasonna Tak Beri Koruptor Asimilasi
    Senin, 11 Januari 2021 - 10:03:48 WIB
    Pelaku Pembunuhan di Musi Rawas Ditangkap di Kuansing
    Sabtu, 16 Januari 2021 - 20:02:37 WIB
    Lonjakan Kasus Baru Positif COVID-19 di Jabar Akibat Data Lama
    Minggu, 14 Februari 2021 - 14:23:11 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Dugaan Korupsi Massal Belum Terungkap, Formasi Riau Angkat Bicara
    Minggu, 07 Februari 2021 - 08:33:40 WIB
    Ridwan Kamil: PPKM Efektif, Tingkatkan Kedisiplinan Warga
    Kamis, 05 Maret 2020 - 17:00:36 WIB
    PENGGUNAAN DANA SUBSIDI DARI PEMERINTAH DISALAHGUNAKAN
    IPSPK3 RI Laporkan Konglomerat Sawit ‘Disubsidi’ ke KPK
    Sabtu, 09 Mei 2020 - 11:52:14 WIB
    Kepala Bapenda Kampar Kembali Santuni Anak Yatim dan Bantu Guru TPA
    Selasa, 22 September 2020 - 20:49:51 WIB
    Pabrik Minuman Kemasan Diduga Tak Miliki Izin dan Mencemari Lingkungan
    Sabtu, 20 Februari 2021 - 18:09:49 WIB
    Diduga Proyek Pembangunan Ternak Ayam Milik Pokphand di Desa Kota Tengah Sergai Tidak Ada IMB
    Minggu, 14 Juni 2020 - 08:38:50 WIB
    Kapolres Inhil, Beri Bantuan Material Pondok Syekh Abdurrahman Siddiq II
    Kamis, 06 Agustus 2020 - 21:39:05 WIB
    Hari Ini Wara Lanud S Sukani Ikuti Vicon Pembekalan Dari Ibu Raksa Trianggana Tantri
    Selasa, 10 November 2020 - 00:49:37 WIB
    Dijanji Nikah, Pemuda di Samarinda Rela Jadi Kurir 1 Kg Sabu
    Jumat, 27 Desember 2019 - 13:02:39 WIB
    Warga Sukajadi Tunggu Kedatangan Asri Auzar
    Proyek IPAL Merugikan Warga
    Sabtu, 11 April 2020 - 11:49:19 WIB
    Wartawan Garda Terdepan Lawan Corona
    Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Minta Pemerintah Beri Insentif Kepada Pers
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved