Rabu, 26 09 2018  
 
Lecehkan Napi Wanita, Kalapas Klas IIA Bukittinggi Dinonaktifkan

Wahyu Sikumbang | Hukrim
Selasa, 28 Februari 2017 - 00:16:33 WIB
Kalapas Klas II A Bukittinggi Lisabetha Hardiarto, dinonaktifkan dari jabatannya karena terbukti dengan sengaja melakukan tindak pelecehan seksual terhadap tahanan wanita
TERKAIT:
BUKITTINGGI, Tiraskita.com  - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas)
Klas IIA Bukittinggi, akhirnya dinonaktifkan dari jabatannya. Dari hasil
investigasi tim Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sumatera Barat,
Kalapas Lisabetha Hardiarto terbukti dengan sengaja melakukan tindak
pelecehan seksual terhadap tahanan wanita.

Kepala Kanwil
Kemenkumham Sumbar, Dwi Prasetyo Santoso di Padang, menyebutkan,
terhitung sejak satu hari usai kejadian Jumat (24/2/2017), yang
bersangkutan telah dinonaktifkan. Tugas Kalapas Bukittinggi digantikan
oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP) Rivan
menjadi pelaksana tugas.

Menurut Dwi, dari hasil investigasi tim
Kanwil, Kalapas Klas II Bukittinggi Lisabetha Hardiarto terbukti dengan
sengaja melakukan tindak pelecehan seksual terhadap tahanan wanita
bernama Vani (18 tahun).

Tim investigasi juga menemukan bahwa pelecehan dilakukan dengan
terencana oleh pelaku terhadap korban. Indikasi ini berdasarkan tindakan
Kalapas yang menjadikan Vani sebagai tahanan pendamping (tamping) dan
ini melanggar aturan.

Berdasarkan standar operasional prosedur
(SOP) Lapas, Kalapas laki-laki tidak boleh menggunakan tamping
perempuan. Begitu juga sebalinya. SOP ini telah disalahgunakan oleh yang
bersangkutan sebagai Kepala Lapas.

Vani diketahui telah menjadi
tamping bagi Kalapas selama satu bulan. Menurut Dwi, faktor kedekatan
Kalapas dengan korban selama satu bulan dapat menimbulkan hasrat dan
terjadi tindakan pelecehan. Apalagi keluarga yang bersangkutan yang jauh
di Aceh diduga membuat yang bersangkutan kesepian.

Sementara
kronologis terungkapnya kejadian menurut data tim investigasi,
menyebutkan, saat kejadian Kamis siang (23/2/2017) Vani tidak bersedia
membantu Kalapas yang disuruh mencuci peralatan piring dan gelas yang
kotor di ruang Kalapas.

Karena terus diminta, akhirnya Vani
menyanggupi, hingga pelecehan pun terjadi saat dia berada di toilet
dekat ruang Kalapas. Saat itu, Vani tengah jongkok mencuci gelas.
Tiba-tiba pelaku mendekatinya dari belakang.

Vani yang berteriak dan menangis menerima perlakuan tak senonoh dari
pelaku membuat teman-teman satu selnya meradang. Pernyataan Vani ini
juga didengar napi lain hingga seluruh napi yang berjumlah 492 orang ini
protes terhadap tindakan Kalapas.

Aksi protes pun memicu suasana
kericuhan di dalam lapas. Para napi dan tahanan berteriak-teriak sambil
menggedor-gedor teralis besi sel.

Menurut Dwi, perwakilan napi
menuntut tidak ingin lagi Kalapas Lisabetha Hardiarto bertugas di Lapas
Bukittinggi. Jika dipertahankan napi mengancam akan membuat aksi protes
yang lebih besar dari sebelumnya.



(pur)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Anotona Nazara , Ketua DPW IMO Indonesia Provinsi Riau Pastikan Hadiri Munas IMO Indonesia
  • 6 Polwan Korban Unjukrasa Mahasiswa
  • Di Gunungsitoli, Dana Desa Jadi Kesempatan Memperkaya Diri Kepala Desa
  • KPU Apresiasi Langkah NasDem Coret Caleg Eks Napi Koruptor
  • Kades Sihareƶ II Tabaloho Diduga Korupsikan DD 2018
  • Seorang Kasek Didemo Siswanya Sendiri, Disdik Provsu Datangi Lokasi Kejadian
  • Ini Sipir Masukkan Narkoba ke Lapas.
  • FH Unilak - Peradi Laksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advocat ( PKPA ) ke XV
  • Indra Pomi Kadis PUPR Turun Lapangan
  •  
    Kamis, 05 Januari 2017 - 09:48:08 WIB
    Bupati Akui Ada Yang "Kurang Senang" Dengan Pergesaran Jabatan Pejabat
    Senin, 15 Mei 2017 - 18:00:27 WIB
    Kepala SDN Siforoasi Uluhou Diduga Gelapkan Dana Bos
    Sabtu, 17 Juni 2017 - 11:41:13 WIB
    Bea Siswa Berprestasi Disalurkan di Kecamatan Hiliduho
    Sabtu, 03 Juni 2017 - 00:45:11 WIB
    Bupati Nias: Waspada Terhadap Pemahaman dan Gerakan yang tidak Sejalan dengan Pancasila
    Jumat, 24 Februari 2017 - 18:28:47 WIB
    Serahterima Jabatan Camat Baru Kecamatan Somolo-Molo Kabupaten Nias
    Sabtu, 28 Januari 2017 - 14:58:11 WIB
    Tips Tetap Sehat Saat Imlek
    Minggu, 22 Januari 2017 - 19:47:16 WIB
    Ayu Dewi Pilah Tontonan Tepat untuk Anak
    Kamis, 20 Juli 2017 - 18:13:20 WIB
    Riswan Ndruru Resmi Pimpinan DPW JOIN Riau
    Kamis, 01 Juni 2017 - 15:28:15 WIB
    Indonesia di Tengah Kompetisi dan Ancaman Global
    Minggu, 26 Februari 2017 - 10:03:21 WIB
    Camat Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias Resmi Dijabat Oleh Elisari Hulu SE
    Rabu, 31 Mei 2017 - 13:25:41 WIB
    Listrik Padam Malam Ramadan, Masyarakat Rohul Rusak Kantor PLN
    Kamis, 01 Juni 2017 - 16:28:57 WIB
    Polda Sumut Minta Kapolsek Mandrehe Serius Tangani Kasus Oknum Brimob Penganiaya YG di Nias Barat
    Rabu, 01 Februari 2017 - 17:30:40 WIB
    Polemik Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung RKB SDN Siforoasi, Bawolato
    Disdik Kabupaten Nias Sebut Kepala Sekolah SDN Siforoasi Bawolato Kurang Paham Aturan
    Selasa, 17 Januari 2017 - 20:12:53 WIB
    Walikota Gunungsitoli Hadiri Rapat Paripurna Tahun 2017
    Kamis, 09 Februari 2017 - 00:43:38 WIB
    Aktivis Nias Minta BPK RI Audit Fisik Peningkatan Ruas Jalan Jurusan Afulu Nias Utara
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved