Senin, 18 Desember 2017  
 
Lecehkan Napi Wanita, Kalapas Klas IIA Bukittinggi Dinonaktifkan

Wahyu Sikumbang | Hukrim
Selasa, 28 Februari 2017 - 00:16:33 WIB
Kalapas Klas II A Bukittinggi Lisabetha Hardiarto, dinonaktifkan dari jabatannya karena terbukti dengan sengaja melakukan tindak pelecehan seksual terhadap tahanan wanita
TERKAIT:
BUKITTINGGI, Tiraskita.com  - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas)
Klas IIA Bukittinggi, akhirnya dinonaktifkan dari jabatannya. Dari hasil
investigasi tim Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sumatera Barat,
Kalapas Lisabetha Hardiarto terbukti dengan sengaja melakukan tindak
pelecehan seksual terhadap tahanan wanita.

Kepala Kanwil
Kemenkumham Sumbar, Dwi Prasetyo Santoso di Padang, menyebutkan,
terhitung sejak satu hari usai kejadian Jumat (24/2/2017), yang
bersangkutan telah dinonaktifkan. Tugas Kalapas Bukittinggi digantikan
oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP) Rivan
menjadi pelaksana tugas.

Menurut Dwi, dari hasil investigasi tim
Kanwil, Kalapas Klas II Bukittinggi Lisabetha Hardiarto terbukti dengan
sengaja melakukan tindak pelecehan seksual terhadap tahanan wanita
bernama Vani (18 tahun).

Tim investigasi juga menemukan bahwa pelecehan dilakukan dengan
terencana oleh pelaku terhadap korban. Indikasi ini berdasarkan tindakan
Kalapas yang menjadikan Vani sebagai tahanan pendamping (tamping) dan
ini melanggar aturan.

Berdasarkan standar operasional prosedur
(SOP) Lapas, Kalapas laki-laki tidak boleh menggunakan tamping
perempuan. Begitu juga sebalinya. SOP ini telah disalahgunakan oleh yang
bersangkutan sebagai Kepala Lapas.

Vani diketahui telah menjadi
tamping bagi Kalapas selama satu bulan. Menurut Dwi, faktor kedekatan
Kalapas dengan korban selama satu bulan dapat menimbulkan hasrat dan
terjadi tindakan pelecehan. Apalagi keluarga yang bersangkutan yang jauh
di Aceh diduga membuat yang bersangkutan kesepian.

Sementara
kronologis terungkapnya kejadian menurut data tim investigasi,
menyebutkan, saat kejadian Kamis siang (23/2/2017) Vani tidak bersedia
membantu Kalapas yang disuruh mencuci peralatan piring dan gelas yang
kotor di ruang Kalapas.

Karena terus diminta, akhirnya Vani
menyanggupi, hingga pelecehan pun terjadi saat dia berada di toilet
dekat ruang Kalapas. Saat itu, Vani tengah jongkok mencuci gelas.
Tiba-tiba pelaku mendekatinya dari belakang.

Vani yang berteriak dan menangis menerima perlakuan tak senonoh dari
pelaku membuat teman-teman satu selnya meradang. Pernyataan Vani ini
juga didengar napi lain hingga seluruh napi yang berjumlah 492 orang ini
protes terhadap tindakan Kalapas.

Aksi protes pun memicu suasana
kericuhan di dalam lapas. Para napi dan tahanan berteriak-teriak sambil
menggedor-gedor teralis besi sel.

Menurut Dwi, perwakilan napi
menuntut tidak ingin lagi Kalapas Lisabetha Hardiarto bertugas di Lapas
Bukittinggi. Jika dipertahankan napi mengancam akan membuat aksi protes
yang lebih besar dari sebelumnya.



(pur)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Seminar Pendidikan Politik, DPD NasDem Nias Tampilkan 3 Narasumber Kader Muda NasDem
  • Mahasiswa Paya Bakong di Banda Aceh Akan Adakan MUBES
  • Tari Perang dan Tari Maena Nias Semarakkan Inagurasi AMN Cilacap
  • Marhaenisme
  • Inspektorat Kabupaten Nias Dinilai Sengaja Memperlambat Audit Dugaan Kasus Pertapakan
  • ABN Gelar Aksi Donor Darah "Trust Us We Care"
  • Tingkatkan Kemampuan Alutsista, TNI AU Tambah Pesawat F-16 dan Hercules
  • Alex Noerdin Tetapkan UMP Sumsel 2018 Sebesar Rp2.595.994
  • Pembunuh PNS Cantik Sempat Kabur saat Diperiksa di Bandara Halim
  •  
    Selasa, 24 Januari 2017 - 22:24:52 WIB
    Bupati Nias Barat Akui Pemerintah Perhatikan Para ASN Melalui Gaji dan TTP
    Senin, 29 Mei 2017 - 12:43:25 WIB
    Jokowi Diminta Pengangkatan Inspektorat Daerah Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat, Bukan Pemda
    Selasa, 30 Mei 2017 - 20:14:22 WIB
    Pemkab Nias Tanda Tangani Nota Kesepahaman dengan PT Sunrise Nias Indonesia Real Estate Development
    Rabu, 04 Januari 2017 - 07:37:49 WIB
    Begini Rahasia Cantik Wanita Korea
    Minggu, 15 Januari 2017 - 01:17:47 WIB
    Bersama Isteri, Gubernur Jateng Nyanyikan Lagu Cinta Saat Hadiri Perayaan Natal
    Sabtu, 17 Juni 2017 - 11:56:41 WIB
    41 Persen Perempuan Selingkuh dengan Temannya
    Minggu, 01 Januari 2017 - 13:50:54 WIB
    Kebakaran Kapal
    194 Orang Selamat, 17 Hilang, 17 Luka dan 3 Orang Tewas
    Kamis, 01 Juni 2017 - 20:22:52 WIB
    Wajar Banyak Daerah dapat Predikat WTP, Ternyata Cuma Segini Harga untuk Suap ke Oknum BPK
    Minggu, 04 Juni 2017 - 18:38:07 WIB
    Polemik Beras Raskin Busuk di Nias
    Beras Raskin di Nias Busuk, Lembaga DPRD, Ormas dan OKP Angkat Bicara
    Jumat, 02 Juni 2017 - 15:00:10 WIB
    Polisi Bubarkan Balapan Liar di Jalan Kaharuddin Nasution, Enam Sepeda Motor Diamankan
    Jumat, 06 Januari 2017 - 21:50:36 WIB
    Pemerintah Kabupaten Nias Berikan Bantuan Sosial Lanjut Usia Kepada Masyarakat Nias
    Senin, 13 Februari 2017 - 00:17:33 WIB
    Ini Perbandingan Lengkap Dana Kampanye Agus, Ahok dan Anies
    Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:14:57 WIB
    Pembangunan DAM Parit Persawahan Hilimbowo Diduga Mark-Up, Masyarakat Surati Bupati Nias Utara
    Kamis, 01 Juni 2017 - 15:25:34 WIB
    Pisah Ranjang, Wanita Ini Dihamili Saudara Suaminya, Akhirnya Minum Jamu
    Kamis, 22 Juni 2017 - 18:53:55 WIB
    Ultah Ke-56, Jokowi Dapat Ucapan dari Warga
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved