Selasa, 19 Februari 2019  
 
Lecehkan Napi Wanita, Kalapas Klas IIA Bukittinggi Dinonaktifkan

Wahyu Sikumbang | Hukrim
Selasa, 28 Februari 2017 - 00:16:33 WIB
Kalapas Klas II A Bukittinggi Lisabetha Hardiarto, dinonaktifkan dari jabatannya karena terbukti dengan sengaja melakukan tindak pelecehan seksual terhadap tahanan wanita
TERKAIT:
BUKITTINGGI, Tiraskita.com  - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas)
Klas IIA Bukittinggi, akhirnya dinonaktifkan dari jabatannya. Dari hasil
investigasi tim Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sumatera Barat,
Kalapas Lisabetha Hardiarto terbukti dengan sengaja melakukan tindak
pelecehan seksual terhadap tahanan wanita.

Kepala Kanwil
Kemenkumham Sumbar, Dwi Prasetyo Santoso di Padang, menyebutkan,
terhitung sejak satu hari usai kejadian Jumat (24/2/2017), yang
bersangkutan telah dinonaktifkan. Tugas Kalapas Bukittinggi digantikan
oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP) Rivan
menjadi pelaksana tugas.

Menurut Dwi, dari hasil investigasi tim
Kanwil, Kalapas Klas II Bukittinggi Lisabetha Hardiarto terbukti dengan
sengaja melakukan tindak pelecehan seksual terhadap tahanan wanita
bernama Vani (18 tahun).

Tim investigasi juga menemukan bahwa pelecehan dilakukan dengan
terencana oleh pelaku terhadap korban. Indikasi ini berdasarkan tindakan
Kalapas yang menjadikan Vani sebagai tahanan pendamping (tamping) dan
ini melanggar aturan.

Berdasarkan standar operasional prosedur
(SOP) Lapas, Kalapas laki-laki tidak boleh menggunakan tamping
perempuan. Begitu juga sebalinya. SOP ini telah disalahgunakan oleh yang
bersangkutan sebagai Kepala Lapas.

Vani diketahui telah menjadi
tamping bagi Kalapas selama satu bulan. Menurut Dwi, faktor kedekatan
Kalapas dengan korban selama satu bulan dapat menimbulkan hasrat dan
terjadi tindakan pelecehan. Apalagi keluarga yang bersangkutan yang jauh
di Aceh diduga membuat yang bersangkutan kesepian.

Sementara
kronologis terungkapnya kejadian menurut data tim investigasi,
menyebutkan, saat kejadian Kamis siang (23/2/2017) Vani tidak bersedia
membantu Kalapas yang disuruh mencuci peralatan piring dan gelas yang
kotor di ruang Kalapas.

Karena terus diminta, akhirnya Vani
menyanggupi, hingga pelecehan pun terjadi saat dia berada di toilet
dekat ruang Kalapas. Saat itu, Vani tengah jongkok mencuci gelas.
Tiba-tiba pelaku mendekatinya dari belakang.

Vani yang berteriak dan menangis menerima perlakuan tak senonoh dari
pelaku membuat teman-teman satu selnya meradang. Pernyataan Vani ini
juga didengar napi lain hingga seluruh napi yang berjumlah 492 orang ini
protes terhadap tindakan Kalapas.

Aksi protes pun memicu suasana
kericuhan di dalam lapas. Para napi dan tahanan berteriak-teriak sambil
menggedor-gedor teralis besi sel.

Menurut Dwi, perwakilan napi
menuntut tidak ingin lagi Kalapas Lisabetha Hardiarto bertugas di Lapas
Bukittinggi. Jika dipertahankan napi mengancam akan membuat aksi protes
yang lebih besar dari sebelumnya.



(pur)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Dandim 0314/Inhil Kunjungi Lapas Kelas II A Tembilahan
  • Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Sosialisasi Tentang Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa SD
  • Danramil 11/Pulau Burung Bersama Warga Berjibaku Padamkan Api
  • Single Ke 3 Wulan Yee Dirilis, Ceritakan Tentang Kekaguman Seorang Wanita Terhadap Pria Idaman
  • Ketahuilah ini Pantangan Jantung.....Jangan Anggap Remeh
  • Menkumham Yasonna H. Laoly Lantik 17 Ribu PNS
  • BUPATI PASAMAN H.YUSUF LUBIS HADIRI WIRID BULANAN RAWIYA DI RAO
  • Siswa Umur 15 Tahun Buat Pacarnya Hamil
  • Pak Lurah Ditangkap Polisi
  •  
    Kamis, 05 Januari 2017 - 08:19:45 WIB
    Bupati Sebut Pejabat Eselon II Sebagai Perpanjangan Tangan Bupati dan Wakil Bupati
    Minggu, 11 Juni 2017 - 14:19:36 WIB
    Krisis Ekonomi dan Pemimpin Yang Berkarakter di Pulau Nias
    Senin, 17 September 2018 - 20:32:20 WIB
    Ini Baru mantap
    Indra Pomi Kadis PUPR Turun Lapangan
    Senin, 30 Januari 2017 - 23:57:42 WIB
    Dubes AS: Kebijakan Imigrasi Baru Tak Berdampak pada WNI
    Kamis, 06 September 2018 - 19:19:17 WIB
    Kapolda Riau Sambangi Gubri dan Jajaran
    Rabu, 31 Mei 2017 - 14:05:34 WIB
    DPR-D Desak Kejari Gunungsitoli Tetapkan Siapa Tersangka Pengadaan Bibit Karet Dinas Pertanian Nias
    Sabtu, 11 Februari 2017 - 16:05:17 WIB
    Walikota Gunungsitoli Hadiri Rapat FORKADA Kepulauan Nias
    Kamis, 29 Juni 2017 - 12:46:22 WIB
    5 Persamaan Suzy Bae dan Song Hye Kyo
    Selasa, 30 Mei 2017 - 20:36:51 WIB
    Situasi Belum Kondusif, WNI di Marawi Belum Terevakuasi
    Minggu, 01 Januari 2017 - 23:20:04 WIB
    PM Turki Terus Menyelidiki Identitas Pelaku
    Serangan Instanbul Tewaskan 39 Orang
    Jumat, 12 Januari 2018 - 21:37:14 WIB
    Masyarakat Desa Sisobahili Tanoseo Akui Manfaat Kehadiran ADD dan DD
    Sabtu, 31 Desember 2016 - 16:55:43 WIB
    Pertemuan Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Firman Jaya Daeli Memperkuat NKRI
    FJD : Polri Harus Tegas Terhadap Kelompok Radikal dan Intoleran
    Rabu, 18 Januari 2017 - 15:06:04 WIB
    Wabup Pesankan Supaya Sifat Kerja Hanya Menonton dan Termangu-Mangu dapat Dihindari
    Senin, 29 Mei 2017 - 11:17:53 WIB
    ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu
    Jumat, 03 Februari 2017 - 01:22:53 WIB
    Kapolsek Gunungsitoli Alooa Ingatkan Warga Waspadai Curanmor
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved