Eggi Sudjana, Sdr. Pitra Romadoni, mempertanyakan dasar hukum polisi menetapkan Eggi sebagai tersangka"> Eggi Sudjana, Sdr. Pitra Romadoni, mempertanyakan dasar hukum polisi menetapkan E" />
Rabu, 24 Juli 2019  
 
Eggy Sujana Bingun Jadi Tersangka, Ini Pendapat Hukum Dari Pengacara Senior

| Hukrim
Jumat, 10 Mei 2019 - 09:00:59 WIB

PENGACARA Eggi Sudjana, Sdr. Pitra Romadoni, mempertanyakan dasar hukum polisi menetapkan Eggi sebagai tersangka dugaan makar. Bahkan dalam beberapa pernyataannya, Sdr. Pitra Romadoni terlihat kebingungan atas penetapan tersangka kliennya Sdr. Eggy Sudjana yang begitu cepat dan Sdr. Pitra juga mempertanyakan penerbitan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) tanpa didahului permintaan keterangan.

Dalam tulisan ini, saya mencoba untuk terlebih dahulu mendefinisikan tersangka itu apa sesuai ketentuan yang diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Tersangka itu adalah seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana. Selanjutnya Eggy Sudjana dari perbuatannya atau keadaannya yaitu berorasi yang cenderung berisi provokasi kepada khalayak umum (pendukung Prabowo Sandi) atau menyerukan ajakan “people power”.

Sedangkan yang dimaksud dengan people power adalah mobilisasi massa yang dalam hal ini tujuannya untuk menggulingkan pemerintah yang sah. Dalam kaitannya dengan itu Eggy Sudjana mengajak masyarakat untuk menggunakan kekuatan people power dan tidak mengikuti tahapan-tahapan Pemilu dan/ atau untuk mempercepat Prabowo dilantik sebelum ketentuan waktu yang ditentukan oleh Undang-Undang yaitu tanggal 20 Oktober 2019.

Perbuatannya atau keadaan Eggy Sudjana berupa melakukan provokasi terhadap masyarakat umum dinilai oleh Polri dalam hal ini selaku Penyidik sebagai Tindak Pidana dengan terlapor Sdr. Eggy. Ucapan itu dinilai oleh Polri dalam hal ini selaku penyidik sebagai sebuah makar.

Menjawab kebingungan atau ketidaktahuannya terkait dengan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) yang dikirimkan ke Penyidik kepada Penuntut Umum. Dan hal itu tidak ada yang salah dalam menerbitkan SPDP yang cepat, karena menurut hukum berdasarkan Ketentuan Pasal 109 Ayat (1) KUHAP mengharuskan Penyidik untuk segera memberitahukan dimulainya suatu Penyidikan.

Begitu Penyidik memulai melakukan Penyidikan, maka sesuai ketentuan Pasal 109 ayat (1), Penyidik wajib untuk segera mengirimkan SPDP kepada Kejaksaan dan tidak ada satu pun ketentuan hukum yang mengharuskan untuk meminta keterangan Eggy Sudjana baru mengirimkan SPDP.

Pernyataan dari Pengacara Eggy Sudjana yang menyatakan bahwa sebelum Penyidik mengirimkan SPDP kepada Kejaksaan, seharusnya harus ada wawancara dulu, undangan dulu atau klarifikasi itu adalah pendapat yang keliru, yang tidak ada dasar hukumnya.

Pengacara Eggy itu juga salah dalam menafsirkan imunitas atau kekebalan seorang advokat dengan mengutip Pasal 16 ketentuan UU tentang Advokat. Karena menurut hukum, berdasarkan Pasal 16 UU No 18 tahun 2003 tentang Advokat, secara tegas mengatakan bahwa: “Advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana dalam menjalankan tugas profesinya dengan itikad baik untuk kepentingan pembelaan klien dalam Sidang Pengadilan.” 

Dalam kasus ini, Eggy Sudjana tidak dalam kapasitas sebagai Advokat yang sedang menjalankan profesinya, melainkan (sebagaimana dinyatakan oleh Pengacara Eggy) bahwa Eggy Sujana sedang menjalankan kegiatan politik, yaitu sebagai Anggota BPN, lagipula Eggy Sudjana tidak dapat berlindung dengan Surat Kuasa dari Amien Rais karena kapasitas Amien Rais sendiri bukan sebagai kliennya Eggy Sudjana yang sedang ia perjuangkan kepentingan hukumnya di Sidang Pengadilan, terlebih lagi seruan people power itu diucapkan dengan “berapi-api” di luar Sidang Pengadilan oleh karenanya ketentuan Pasal 16 UU tentang Advokat, tidak berlaku bagi Eggy Sudjana.

Bahwa tulisan ini dimaksudkan untuk meluruskan pendapat hukum yang keliru dari Kuasa Hukum Eggy Sudjana yaitu Sdr. Pitra Romadoni yang apabila dibiarkan saya khawatir akan menimbulkan kesan seakan-akan Polri telah bertindak secara tidak profesional dan / atau melakukan kriminalisasi terhadap Sdr. Eggy Sudjana. ***

Sumber : gesuri.id

 



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • DPRD Kota Gunungsitoli Gelar RDP Dengan PT. PLN Area Nias
  • Persoalan Anak Adalah Persoalan Masa Depan Bangsa
  • KPU Akhirnya Tetapkan Napi Sebagai Anggota DPRD Kampar
  • Antara Pria Dan Wanita , Siapa Yang Suka Bohong....? Buat Kaget Ternyata Wanita, Ini Penjelasannya
  • Kejatisu Tetapkan Tersangka Kadis PU Madina
  • Kopassus Akan Terjun Hancurkan Perusak NKRI
  • Walikota Bogor Dukung Perizinan Gedung Imigrasi Lancar
  • 6 Mantan Dewan Kuasai Mobdin Secara Ilegal, Ini Namanya
  • Ketua MOI Riau Anotona Nazara , Sampaikan Hak Jawab Dan Bantah Saudara Hondro
  •  
    Senin, 18 Maret 2019 - 18:12:52 WIB
    Jajaran Polda Banten Tak Henti Berbagi kepada Masyarakat
    Kamis, 08 Juni 2017 - 20:14:26 WIB
    Ratusan Massa ALPENAS Demo Bulog Gunungsitoli
    Jumat, 03 Mei 2019 - 13:13:38 WIB
    DPW MOI Riau Terima SKT Dari Kesbangpol Provinsi Riau
    Minggu, 01 Januari 2017 - 23:20:04 WIB
    PM Turki Terus Menyelidiki Identitas Pelaku
    Serangan Instanbul Tewaskan 39 Orang
    Senin, 02 Januari 2017 - 17:02:25 WIB
    Syukuran Tahun Baru, Sujiatmi Cerita Soal Masa Kecil Jokowi
    Rabu, 14 Juni 2017 - 00:08:26 WIB
    Punya 2 Kursi, PAN Tak Ragu Figurkan H. Musyaffak Asikin Pada Pilkada Inhil 2018
    Rabu, 15 Mei 2019 - 18:09:01 WIB
    Tokoh Pemuda Kemuning Beri Himbauan Tolak Wacana People Power
    Minggu, 30 September 2018 - 11:08:53 WIB
    Presiden Bertolak ke Palu Tinjau Daerah Terdampak Gempa dan Tsunami
    Minggu, 09 Juli 2017 - 06:30:30 WIB
    Usai Muscab, Kelima Pimpinan DPAC Partai Demokrat di Nias Barat Undur Diri
    Rabu, 23 Januari 2019 - 22:01:18 WIB
    BUPATI PASAMAN H.YUSUF LUBIS HADIRI WIRID BULANAN RAWIYA DI RAO
    Senin, 16 Januari 2017 - 22:47:07 WIB
    Bandara Kualanamu Ikut Terguncang, Penumpang Berhamburan
    Jumat, 10 Mei 2019 - 14:45:34 WIB
    Dua Orang Putra Terbaik Nias Riau Lolos Jadi Anggota DPRD Pelalawan
    Kamis, 01 Juni 2017 - 16:28:57 WIB
    Polda Sumut Minta Kapolsek Mandrehe Serius Tangani Kasus Oknum Brimob Penganiaya YG di Nias Barat
    Senin, 15 Mei 2017 - 17:13:37 WIB
    Pekerja Seks Ini Sudah Tidur dengan 1.700 Pria, Tapi Belum Pernah Merasakan Pacaran
    Rabu, 11 Januari 2017 - 13:20:43 WIB
    Bareskrim Periksa Sekda Provinsi DKI Jakarta
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved