Oknum sipir Joel Francis Manurung (21) mengaku akan menyerahkan narkoba jenis sabu tersebut pada seorang napi">
Rabu, 19 Juni 2019  
 
Sipir Rutan Ditangkap, Ini Caranya Masukkan Narkoba ke Rutan

| Hukrim
Sabtu, 01 Juni 2019 - 21:11:54 WIB
PEKANBARU - Aparat kepolisian berhasil menangkap  seorang oknum sipir Rumah Tahanan negara (Rutan) Klas II A Riau melakukan penyeludupan narkoba jenis Sabu,Sabtu (1/6/2019) dini hari.

Oknum sipir Joel Francis Manurung (21) mengaku akan menyerahkan narkoba jenis sabu tersebut pada seorang napi rutan pekanbaru yang lebih dikenal Rutan Sialang Bungkuk bernama Riyan Hidayah (28).

Keduanya lansung diamankan ke Mapolsek Tenayan dengan barang bukti 14 paket sabu, satu buah bong,satu kaca pirex,satu mancis dan dua unit hanphone.

 "Barang bukti yang kita amankan dari tersangka Riyan, 14 paket kecil sabu diduga siap edar, 1 buah bong atau alat hisap sabu, 1 kaca pirex, 1 buah mancis, dan dua unit handphone," kata Kapolsek Tenayan Raya Kompol Hanafi.

Sedangkan barang bukti yang disita dari petugas rutan adalah dua unit handphone, satu unit sepeda motor, dan satu buah ATM. Hanafi menjelaskan, penangkapan berawal saat pihaknya mendapat laporan dari Rutan Pekanbaru terkait narapidana Riyan yang kedapatan memiliki sabu, Jumat (31/5/2019) sekitar pukul 23.45 WIB. Atas informasi tersebut, polisi bergerak ke rutan. 

"Tersangka Riyan ini narapidana kasus narkotika yang sudah divonis 20 tahun penjara. Ternyata di dalam rutan dia masih kedapatan menyimpan sabu yang ditemukan petugas di dalam kantong celana pendek. 

Untuk memasukkan barang ke dalam rutan, tersangka bekerja sama dengan seorang petugas rutan," sebut Hanafi. Berdasarkan pengakuan Riyan, barang haram tersebut dipesan dari seseorang berinisial AN di luar rutan dengan harga Rp 4 juta. Pelaku AN ini sedang dalam pengejaran polisi.

Untuk memasukkan sabu ke dalam rutan, Riyan bekerjasama dengan seorang petugas rutan, yakni Joel Francis Manurung. Barang tersebut diduga untuk diedarkan di dalam rutan. 


"Tersangka Joel membawa sabu ke dalam rutan dengan cara dimasukkan ke dalam sepatu PDL. Barang ini diambil dari pelaku AN yang saat ini DPO (daftar pencarian orang)," ungkap Hanafi. 

Tersangka Joel mengaku mendapat upah dari tersangka Riyan Hidayat sebesar Rp 1,5 juta. Dari hasil pemeriksaan, Joel mengaku sudah dua kali membantu Riyan Hidayat menyelundupkan sabu ke dalam rutan. 

"Dia ngaku sudah dua kali membantu tersangka RH. Yang pertama tersangka Joel mengaku diupah Rp1,3 juta. Modusnya sama, yakni barang bukti dimasukkan ke dalam sepatu PDL," kata mantan Kapolsek Pekanbaru Kota ini.

Hanafi menambahkan, tersangka Joel Francis Manurung dan Riyan Hidayat diamankan di Polsek Tenayan Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kedua tersangka dapat dijerat dengan Pasal 114 atau Pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. ***

Sumber : Kompas.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Panglima Kodam I/ BB, Buka Secara Resmi Latihan Pratugas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132 Bang
  • YARA Himbau Napi yang Lari untuk Kembali
  • Permasalahan Rekrutmen Sekdes Banua Sibohou II di Alasa Sudah Diselesaikan
  • Ini Daftar Game Online Yang Dapat Merusak Masa Depan Anak
  • PDI Perjuangan Percepat Kongres V , Ini Alasannya
  • 20 % Wajib Untuk Masyarakat Sekitar HGU
  • Ini Penjelasan Menkumham Pada Komisi III DPR RI
  • Politisi Muda NasDem Prihatin Pembangunan Kabupaten Nias Sangat Lamban
  • Penjaringan Sekertaris Desa Banua Sibohou II Diduga Tidak Sesuai Prosedur
  •  
    Jumat, 17 Mei 2019 - 08:27:17 WIB
    Hendropriyono : Kudeta Sipil Tidak Berhasil Tanpa Dukungan Militer.
    Jumat, 05 Oktober 2018 - 17:34:54 WIB
    Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari TNI Ke-73
    Selasa, 06 Juni 2017 - 12:58:27 WIB
    Paulus Waterpauw Pimpin Polda Sumatera Utara
    Jumat, 08 September 2017 - 20:14:21 WIB
    Insiden Penembakan di Nias Akan Dibawa ke Ombudsman dan Kompolnas
    Senin, 29 Mei 2017 - 11:14:44 WIB
    Pemerintah Ancam Spekulan Harga Pangan Dimiskinkan
    Rabu, 17 Mei 2017 - 16:21:44 WIB
    Walikota Gusit Hadiri Pembukaan Orientasi Pengenalan Tugas CPNS Program PTT Kementrian Kesehatan
    Selasa, 25 April 2017 - 22:32:59 WIB
    LRPPN Bhayangkara Indonesia, Siapkan Program Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkotika di Pulau Nias
    Sabtu, 28 Januari 2017 - 22:57:28 WIB
    Peningkatan Ruas Jalan Provinsi di Afulu Diduga Rugikan Negara Hingga Milyaran Rupiah
    Senin, 01 Oktober 2018 - 21:18:46 WIB
    Jelang Pilpres dan Pileg 2019, Polres Nias Gelar Deklarasi Bersama Pemilu Damai
    Selasa, 30 Mei 2017 - 20:27:14 WIB
    Bupati Nias Ajak Masyarakat Bersatu Hati, Saling Mendoakan, Menghargai dan Menghormati Perbedaan
    Senin, 12 Juni 2017 - 01:07:20 WIB
    Beras Rastra di Nias Tidak Layak Konsumsi
    ALPENAS Akan Gugat Bulog Gunungsitoli
    Rabu, 31 Mei 2017 - 13:29:51 WIB
    Pansus dan Pemerintah Sepakat Partai Lama Tak Perlu Diverifikasi
    Sabtu, 28 Januari 2017 - 23:53:27 WIB
    Warna-Warni Lampion Imlek di Klenteng Xian Ma Makassar
    Jumat, 15 September 2017 - 08:44:34 WIB
    Masa Kerja Pansus Angket KPK Dinilai Tak Perlu Diperpanjang
    Senin, 05 Juni 2017 - 20:36:36 WIB
    Jokowi Bicara Soal Isu Kebangkitan PKI
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved