Senin, 18 Desember 2017  
 
Target 800.000 Wisatawan ke DIY Cukup Berat

Ainun Nadjib | Budaya
Rabu, 20 September 2017 - 13:15:02 WIB
YOGYAKARTA, TIRASKITA.COM - Pemerintah menargetkan pada 2019 mendatang ada 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia. Dari jumlah itu 800.000 di antaranya melalui Yogyakarta. Target kunjungan ini dirasakan cukup berat mengingat bandara baru di Kulonprogo belum operasional.

"Kalau itu dihitung direct flight yang masuk ke Adisutjipto keliatannya (target) memang cukup berat. Apalagi New Yogjakarta International Airport (NYIA) baru selesai Maret 2019," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta kepada wartawan di Kepatihan, Selasa (19/9/2017).

Aris menambahkan, pihaknya akan memaksimalkan waktu yang ada untuk mengejar target tersebut, karena sejuah ini juga belum diketahui maskapai mana saja yang nanti akan beroperasi saat NYIA resmi beroperasi pada Maret 2019. "Kita mengarah kesana, meski waktunya sudah terlalu mundur. Kita memaksimalkan waktu yang ada," tegasnya.

Terkait kunjungan wisman ini, Dinas Pariwisata DIY juga tengah menyiapkan sejumlah fasilitas berstandar internasional. Salah satunya adalah pembangunan toilet berstandar internasional di empat titik desa wisata seperti di Mangunan, Banjar Oyo dan tempat yang lain. Total anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp720 juta. "Ini salah satu upaya untuk fasilitasi wisaman," tegasnya, Selasa (19/9/2017) di Gedung Pracimosono kompleks Kantor Gubernur DIY digelar pertemuan antara Tim Pengkajian Kebijakan Pariwisata Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dengan Pemda DIY.

Dalam pertemuan itu disebutkan bahwa jumlah wisman yang masuk ke DIY melalui Bandara Adisutjipto sebanyak 99.299 orang pada 2016 lalu.

Selain itu diketahui juga bahwa hanya ada dua maskapai yang melayani direct flight yakni Air Asia dan Silk Air yang melayani langsung dari Malaysia dan Singapura.

Sementara itu ketua Tim Kajian Pariwisata Watimpres Dadang Umar Daihani menyebut soal pariwisata tidak bisa berbicara satu sektor namun juga melibatkan banyak hal karena saling berhubungan.

Menurutnya saat ini 80% pintu masuk wisman dari tiga titik yakni Jakarta, Batam dan Bali sisanya 20% didaerah lain termasuk di Yogyakarta. "Nah ini yang kita lihat apakah bisa kita maksimalkan melalui yang lain. Berbicara Yogya pasti terkait yang lain seperti Borobudur Solo dan yang lain. Setiap daerah punya keunikan masing-masing," terangnya.

Sementara itu pengelola Desa Wisata Mangunan, Dlingo, Bantul, Purwo Harsono menyebut fasilitas berstandar internasional memang sangat dibutuhkan di objek wisata yang dia kelola.

Fasilitas ini penting untuk meningkatkan ketertarikan wisatawan asing berkunjung ke Mangunan. "Kita juga mendorong pemilik homestay untuk menyediakan fasilitas yang memadai," tandasnya.

(sms)

comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Seminar Pendidikan Politik, DPD NasDem Nias Tampilkan 3 Narasumber Kader Muda NasDem
  • Mahasiswa Paya Bakong di Banda Aceh Akan Adakan MUBES
  • Tari Perang dan Tari Maena Nias Semarakkan Inagurasi AMN Cilacap
  • Marhaenisme
  • Inspektorat Kabupaten Nias Dinilai Sengaja Memperlambat Audit Dugaan Kasus Pertapakan
  • ABN Gelar Aksi Donor Darah "Trust Us We Care"
  • Tingkatkan Kemampuan Alutsista, TNI AU Tambah Pesawat F-16 dan Hercules
  • Alex Noerdin Tetapkan UMP Sumsel 2018 Sebesar Rp2.595.994
  • Pembunuh PNS Cantik Sempat Kabur saat Diperiksa di Bandara Halim
  •  
    Rabu, 25 Januari 2017 - 09:31:24 WIB
    Korban Ngaku Dipukul Pakai Rotan, Rektor UII Sebut Hanya Ranting
    Minggu, 04 Juni 2017 - 22:30:34 WIB
    Menko PMK: Sukseskan Asian Games dengan Cara Gotong Royong
    Minggu, 28 Mei 2017 - 17:21:43 WIB
    Menolak Ide Khilafah
    Indonesia Negara Pancasila, Sistem Khilafah atau Negara Islam itu tidak Diatur dalam Al Quran
    Senin, 02 Januari 2017 - 20:50:09 WIB
    Geger, Kapal Yang Tewaskan 23 Penumpang Itu Ternyata Kapal Baru
    Rabu, 04 Januari 2017 - 08:50:25 WIB
    Pemkab Banyumas Gelar Festival Pembangunan Ekonomi Masyarakat
    Senin, 30 Januari 2017 - 22:33:49 WIB
    Wakil Bupati Nias Harapkan Satminkal Penyusun Dokumen RPJMD, RKPD dan PPAS Sesuaikan Indikator
    Sabtu, 11 Februari 2017 - 15:25:04 WIB
    Wakil Walikota Gunungsitoli Hadiri Kegiatan Gotong Royong di Humene Gunungsitoli Idanoi
    Rabu, 13 Desember 2017 - 14:36:34 WIB
    Seminar Pendidikan Politik, DPD NasDem Nias Tampilkan 3 Narasumber Kader Muda NasDem
    Minggu, 01 Januari 2017 - 23:20:04 WIB
    PM Turki Terus Menyelidiki Identitas Pelaku
    Serangan Instanbul Tewaskan 39 Orang
    Selasa, 19 September 2017 - 09:53:08 WIB
    Status Gunung Agung Siaga, Pemerintah Kabupaten Karangasem Siap Evakuasi Warga
    Kamis, 14 September 2017 - 08:50:53 WIB
    Mahaiswa ABN Partai NasDem Melakukan Audiensi dengan Walikota Tangerang
    Kamis, 04 Mei 2017 - 12:34:21 WIB
    Dr. Benny Pasaribu: Ekonomi Indonesia Tumbuh Tertinggi Ke – 3 diantara Negara G20
    Sabtu, 11 Februari 2017 - 15:57:10 WIB
    UPP SABER Kepulauan Nias Dikukuhkan
    Selasa, 19 September 2017 - 08:22:44 WIB
    Polres Kampar Secepatnya Gelar Perkara Kasus Penganiayaan Anak di Perumahan PT. Ciliandra
    Rabu, 31 Mei 2017 - 14:05:34 WIB
    DPR-D Desak Kejari Gunungsitoli Tetapkan Siapa Tersangka Pengadaan Bibit Karet Dinas Pertanian Nias
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
    Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved