Senin, 17 Juni 2024  
 
Menarik Untuk Diketahui, Kecerdasan Buatan dan Perannya bagi Kehidupan

RL | Lifestyle
Selasa, 21 Desember 2021 - 14:36:21 WIB

Ilsutrasi
TERKAIT:
   
 
Tiraskita.com - Dewasa ini Anda pasti sering mendengar kata kecerdasan buatan atau yang dalam bahasa Inggris disebut Artificial Intelligence (AI). Istilah kecerdasan buatan sering diterapkan pada proyek pengembangan sistem yang diberkahi dengan karakteristik proses intelektual manusia, seperti kemampuan untuk menalar, menemukan makna, menggeneralisasi, atau belajar dari pengalaman masa lalu.

Singkatnya, kecerdasan buatan adalah suatu ilmu yang mempelajari cara membuat komputer melakukan sesuatu seperti yang dilakukan oleh manusia. Kecerdasan buatan adalah simulasi proses kecerdasan manusia yang dilakukan oleh mesin, terutama sistem komputer. Aplikasi khusus kecerdasan buatan di antaranya adalah sistem pakar, pemrosesan bahasa alami, pengenalan suara, dan visi mesin.

Pengadopsian proses cara berpikir manusia yang diterapkan pada teknologi kecerdasan buatan adalah bukti bahwa kemajuan teknologi modern telah berkembang sedemikian rupa dengan hasil yang menjanjikan. Berikut ulasan selengkapnya mengenai apa saja yang perlu Anda ketahui mengenai teknologi kecerdasan buatan.

Kecerdasan buatan merupakan salah satu bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia, bahkan bisa lebih baik daripada yang dilakukan manusia mengutip Kusumadewi dalam buku Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya).

Menurut McCarthy (1956), kecerdasan buatan adalah untuk mengetahui dan memodelkan proses–proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia. Cerdas, berarti memiliki pengetahuan ditambah pengalaman, penalaran (bagaimana membuat keputusan dan mengambil tindakan), moral yang baik. Manusia cerdas (pandai) dalam menyelesaikan permasalahan karena manusia mempunyai pengetahuan dan pengalaman.

Kecerdasan buatan juga dapat didefinisikan sebagai mekanisme pengetahuan yang ditekankan pada kecerdasan pembentukan dan penilaian pada alat yang menjadikan mekanisme, serta membuat komputer berpikir secara cerdas. Teknologi kecerdasan buatan dipelajari dalam berbagai bidang seperti robotika, penglihatan komputer, jaringan saraf tiruan, pengolahan bahasa alami, pengenalan suara dan sistem pakar, mengutip Rohman & Fauzijah (2008) dalam Jurnal Media Informatika.

Cara Kerja Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan memerlukan dasar perangkat keras dan perangkat lunak khusus untuk menulis dan melatih algoritme pembelajaran mesin. Tidak ada satu bahasa pemrograman yang identik dengan kecerdasan buatan atau AI, tetapi beberapa, termasuk Python, R dan Java, adalah yang paling populer.

Secara umum, sistem kecerdasan buatan bekerja dengan menyerap sejumlah besar data pelatihan berlabel, menganalisis data untuk korelasi dan pola, dan menggunakan pola ini untuk membuat prediksi tentang status masa depan.

Dengan cara ini, chatbot yang diberi contoh obrolan teks dapat belajar menghasilkan pertukaran yang nyata dengan orang-orang, atau alat pengenalan gambar dapat belajar mengidentifikasi dan mendeskripsikan objek dalam gambar dengan meninjau jutaan contoh.

Pemrograman kecerdasan buatan berfokus pada tiga keterampilan kognitif yakni pembelajaran, penalaran, dan koreksi diri. Dilansir dari laman techtarget.com, berikut penjelasannya;

1. Proses pembelajaran.

Aspek pemrograman kecerdasan buatan ini berfokus pada perolehan data dan pembuatan aturan tentang cara mengubah data menjadi informasi yang dapat ditindaklanjuti. Aturan, yang disebut algoritme, menyediakan perangkat komputasi dengan petunjuk langkah demi langkah tentang cara menyelesaikan tugas tertentu.

2. Proses penalaran.

Aspek pemrograman kecerdasan buatan ini berfokus pada pemilihan algoritme yang tepat untuk mencapai hasil yang diinginkan.

3. Proses koreksi diri.

Aspek pemrograman kecerdasan buatan yang ini dirancang untuk terus menyempurnakan algoritme dan memastikannya memberikan hasil yang seakurat mungkin.

Pentingnya Peran Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan adalah sebuah kemajuan teknologi yang memiliki peran penting dan signifikan. Hal ini karena kecerdasan buatan dapat memberikan wawasan kepada perusahaan tentang operasi yang mungkin tidak mereka sadari sebelumnya dan karena, dalam beberapa kasus, kecerdasan buatan dapat melakukan tugas lebih baik daripada manusia.

Khususnya ketika menyangkut tugas yang berulang dan berorientasi pada detail seperti menganalisis sejumlah besar dokumen hukum untuk memastikan bidang yang relevan diisi dengan benar, alat-alat kecerdasan buatan dapat menyelesaikan pekerjaan ini dengan lebih cepat dan dengan tingkat kesalahan yang relatif rendah.

Kecerdasan buatan telah membantu memicu ledakan efisiensi dan membuka pintu bagi peluang bisnis yang sama sekali baru untuk beberapa perusahaan besar. Sebelum gelombang kecerdasan buatan ini melanda, akan sulit membayangkan menggunakan perangkat lunak komputer untuk, sebagai contoh, menghubungkan pengendara ke taksi online.

Namun kini, ojek dan taksi online telah menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. Mereka menggunakan algoritme pembelajaran mesin yang canggih untuk memprediksi kapan konsumen membutuhkan tumpangan di area tertentu, yang membantu secara proaktif mengarahkan pengemudi ke jalan sebelum mereka dibutuhkan.

Jaringan saraf tiruan dan teknologi kecerdasan buatan berkembang dengan cepat, terutama karena teknologi ini mampu memproses data dalam jumlah besar jauh lebih cepat dan membuat prediksi lebih akurat daripada yang dimungkinkan secara manusiawi. Meski demikian, seperti halnya segala sesuatu yang diciptakan manusia, pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Tak terkecuali dengan teknologi kecerdasan buatan. Berikut daftar kelebihan dan kekurangan dari kecerdasan buatan secara umum;

Keuntungan;

  •     Baik dalam pekerjaan yang berorientasi pada detail;
  •     Mengurangi waktu untuk tugas-tugas berat data;
  •     Memberikan hasil yang konsisten; dan
  •     Agen virtual bertenaga AI selalu tersedia.

Kekurangan;

  •     Mahal;
  •     Membutuhkan keahlian teknis yang mendalam;
  •     Terbatasnya pasokan pekerja yang memenuhi syarat untuk membuat alat AI;
  •     Hanya tahu apa yang telah ditampilkan; dan
  •     Kurangnya kemampuan untuk menggeneralisasi dari satu tugas ke tugas lainnya.
sumber:merdeka.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tantangan Penerapan Pembelajaran Tematik Pada Sekolah Dasar
  • Sekretariat DPRD Jawa Barat Terima Kunjungan Kerja DPRD Jambi dan Kab Cirebon
  • Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemkot Cimahi lakukan Monitoring Ke Pasar Tradisional
  • Pemkot Cimahi Siapkan Generasi Emas Dan Integritas Pelayanan KBKR
  • Pemkot Cimahi Resmi Meluncurkan Call Center Campernik 112
  • Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pemkot Cimahi Gelar Uji Emisi Gratis
  • Pansus DPRD Jabar Berharap Kebutuhan Petani Organik, Pemerintah Harus Hadir
  • Kabag Sekretariat DPRD Jabar Iman Tohidin Menerima Studi Banding DPRD Sumatera Utara
  • KONFLIK PALESTINA-ISRAEL
  •  
     
     
    Jumat, 31 Juli 2020 - 19:18:01 WIB
    Idul Adha 1441 H
    Bupati Bengkalis Tinjau Penyembelihan Hewan Qurban
    Minggu, 31 Januari 2021 - 15:35:53 WIB
    Jual Nomor Judi Togel,
    Seorang IRT di Tapung Hilir Diamankan Polsek Tapung Hilir
    Sabtu, 20 Juni 2020 - 12:09:35 WIB
    Pelayanan Akses Informasi Untuk Masyarakat
    Diskominfo Kampar sosialisasikan Pelayanan Informasi Publik Ke Kecamatan Tambang
    Kamis, 14 Mei 2020 - 17:18:19 WIB
    LAWAN KORUPSI
    KPK Terbitkan Surat Edaran terkait Gratifikasi Hari Raya dan Hari Besar
    Kamis, 10 Februari 2022 - 13:34:55 WIB
    Peringati HUT Pomal, Pangkalan TNI AL Cirebon Gelar Baksos
    Sabtu, 01 Mei 2021 - 19:31:33 WIB
    Wujud Negara Hadir Polri Gelar Operasi Yustisi, Sidang Ditempat Bagi Pelanggar Protkes
    Kamis, 01 Juni 2023 - 01:17:51 WIB
    Sudah 3 Bulan, Kapolda Sumbar Kini Buka Suara Soal Kasus Sidak SPBU Sijunjung
    Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:57:52 WIB
    Camat Lumut Hadiri Pembagian BLT Desa Sialogo
    Kamis, 10 Juni 2021 - 15:07:14 WIB
    Wali Kota Lepas Tim Satgas Covid-19 Lakukan Penyemprotan Disinfektan
    Kamis, 25 Juni 2020 - 18:03:23 WIB
    5 Rumah Rusak Berat
    11 Rumah Warga Di Desa Sei Bamban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
    Selasa, 21 Desember 2021 - 14:26:42 WIB
    Keberhasilan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU
    Mahasiswa USU Meningkatkan Kreatifitas Anak-Anak Desa Maimun Saleh Dalam Program Pembela
    Sabtu, 14 November 2020 - 07:57:33 WIB
    Aktifis Kecewa dan Minta KPK Profesional
    KPK Tebang Pilih Pada Kasus Walikota Dumai
    Sabtu, 02 Oktober 2021 - 12:13:42 WIB
    Pimpinan Dewan Terima Surat Pergantian Wakil Ketua DPR
    Selasa, 22 Juni 2021 - 12:44:20 WIB
    PTUN Jakarta Putuskan Prof Akhmad Mujahidin Kembali Jabat Rektor UIN Suska Riau
    Rabu, 10 Februari 2021 - 20:45:30 WIB
    Dalam Rangka Hari Pers Nasional 2021,
    Kapolres Kampar Berikan Apresiasi Bagi Mitra Pers
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved