Senin, 21 09 2020  
 
LAWAN COVID-19
Pemulihan Pasca-Pandemi Covid-19 Prioritas Dalam KUPA-PPAS

Riswan L | Jawa Barat
Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:41:30 WIB
KOTA BANDUNG, Tiraskita.com - Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 dan Kebijakan Umum Anggaran Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2021 kepada anggota DPRD Jawa Barat di Ruang Rapat Paripurna.

Gubernur mengatakan, KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 dan KUA-PPAS APBD Tahun 2021 disusun berdasarkan prioritas pembangunan provinsi, dimana salah satu prioritas pembangunan Jabar pada 2021 adalah percepatan penanganan dampak ekonomi, sosial, dan kesehatan akibat pandemi Covid-19.

"Pemenuhan terhadap Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) seiring dengan proyeksi pemulihan pascapandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai dengan tahun 2021," kata Gubernur, dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, Rabu (12/8/2020

Menurut Gubernur, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus berupaya untuk memulihkan ekonomi yang terpukul akibat pandemi Covid-19 dengan mengakselerasi pembangunan.

"Kebijakan belanja daerah tahun 2020 dan tahun 2021 diupayakan dengan pengaturan pola pembelanjaan yang akuntabel, proporsional, efisien dan efektif," ucapnya.

Gubernur menyatakan, penyusunan rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 dan KUA-PPAS APBD Tahun 2021 mengacu pada Peraturan Menteri  Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017, Permendagri Nomor 33 Tahun 201 serta Permendagri Nomor 64 Tahun 2020.

"Perubahan APBD perlu dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi prioritas pembangunan daerah, kerangka ekonomi daerah dan keuangan darah, rencana program dan kegiatan tahun berkenaan, dan atau keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun anggaran sebelumnya yang harus digunakan untuk tahun berjalan. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah," tuturnya.

Gubernur menambahkan, perubahan APBD 2020 disusun karena terjadi perubahan kerangka ekonomi daerah yang salah satunya penyesuaian target ekonomi, dari proyeksi 5,5 persen hingga 5,9 persen menjadi minus 2,1 persen sampai 2,3 persen.

"Penurunan target ekonomi sebab utamanya karena adanya wabah Covid-19 yang telah melanda dunia saat ini," imbuhnya.

Gubernur menegaskan bahwa pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah, menjadi faktor lain yang melandasi penyusunan rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 dan KUA-PPAS APBD Tahun 2021.

"Harapannya dengan proses tahun jamak (multi years) akan mempercepat proses penyelesaian kegiatan dan kebermafaatannya dapat segera dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.(Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Aduh, Mahasiswi Digilir 7 Pria Usai Kunjungi Tempat Hiburan Malam
  • Situasi Kawasan Gedung CNI dan Puri Indah Setelah Diberlakukan PSBB di DKI
  • Bupati dan Wakil Bupati Simeulue Positif Covid-19
  • Rumah 'Mas Gondrong' di Kiyap Jaya Hanyut Tersapu Banjir Bandang
  • PT.Diamond Raya Timber Sampaikan Pernyataan Resmi
  • Babinsa Koramil 07/Alasa Dampingi Petugas PLN Membersihkan Jaringan Listrik di Desa Binaannya
  • 19 Hari di RS Pondok Indah, Ratu Dangdut Elvi Sukaesih Positif Corona, Sang Anak Kabarkan Kondisinya
  • Ini Dia Harta Kekayaan Dan Utang Jokowi Sebagai Presiden Dan Pengusaha Mebel
  • Persib Menang Telak 26-0 Atas Mandala FC Majalengka, Tuntaskan Perlawanan Bandung United 5-1
  •  
     
     
    Sabtu, 16 Mei 2020 - 07:31:42 WIB
    LAWAN COVID-19
    Bakti Sosial Serentak, Polres Kampar Bagikan 300 Paket Sembako Pada Warga Terdampak Covid-19
    Jumat, 19 Juni 2020 - 21:31:14 WIB
    Pia Ardhya Garini Cab. 6/D.I Lanud S Sukani Bagikan Sembako
    Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:13:28 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Bersama Masyarakat Desa Humenesiheneasi
    Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:38:03 WIB
    LAWAN COVID-19
    Khawatir Kasus Impor di Cirebon, Kang Emil Minta Tingkatkan Rasio Tes PCR
    Senin, 02 Maret 2020 - 12:33:33 WIB
    Rp25 Juta Per Hektare, Petani di Riau Diminta Kelola Sendiri Dana Replanting
    Rabu, 08 Juli 2020 - 12:00:55 WIB
    Komsos Babinsa Koramil 07/Alas Ajak Aparat Desa Patuhi Protokoler Kesehatan
    Rabu, 16 September 2020 - 09:47:24 WIB
    Soal Seragam Baru Satpam, KONTRAS : Bentuk Kegagalan Polisi dan Berpotensi Membingungkan Masyarakat
    Selasa, 23 Juni 2020 - 20:29:57 WIB
    Plh. Bupati Bengkalis Ikuti Rapat Pleno TPAKD
    Rabu, 22 April 2020 - 22:08:59 WIB
    LAWAN COVID-19
    3 Orang Tenaga Medis Positif Covid-19
    Jumat, 04 September 2020 - 13:22:10 WIB
    Hutan Alam Riau dalam Kondisi Darurat
    Selasa, 14 Juli 2020 - 11:25:27 WIB
    Tahun Depan Pemda Kampar Agarkan Rp 21 Milyar Untuk Pelayanan Kesehatan
    Selasa, 19 Mei 2020 - 14:58:12 WIB
    KEPEDULIAN KEMANUSIAAN
    Bupati Kampar Serahkan Santunan Untuk 300 Anak Yatim dan Piatu
    Senin, 20 Juli 2020 - 13:03:13 WIB
    LAWAN COVID-19
    Gubernur Apresiasi Pemkab Kampar Penanganan Covid-19
    Kamis, 21 Mei 2020 - 09:56:34 WIB
    LAWAN COVID-19
    DPC MOI Lombok Timur Ajak Masyarakat Tetap Terapkan Protokol Covid-19 Jelang Lebaran
    Kamis, 28 Mei 2020 - 12:25:41 WIB
    Komandan Korem 142/Tatag Bersama Kajati Sulbar Sambangi Kakanwil Kemenkumham Sulbar
    Komandan Korem 142/Tatag Bersama Kajati Sulbar Sambangi Kakanwil Kemenkumham Sulbar
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved