Jum'at, 30 Oktober 2020  
 
Demo Tolak Omnibus Law Ciptaker di Bandung Ricuh, Ini Kronologinya

Arif Hulu | Jawa Barat
Selasa, 06 Oktober 2020 - 22:31:45 WIB
Aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di depan gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Selasa, 6 Oktober 2020. (Liputan6.com/Arie Nugraha)
TERKAIT:
BANDUNG |  Tiraskita.com - Unjuk rasa menentang ditetapkan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di depan gedung DPRD Jawa Barat berakhir rusuh. Unjuk rasa itu dibubarkan paksa oleh kepolisian.

Menurut Kepala Polisi Kota Bandung Ulung Sampurna Jaya, pembubaran ini dilakukan karena aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law tersebut telah melebihi waktu yang telah ditentukan yaitu pukul 18.00 WIB. Namun, yang menjadi pemicu ditembakannya meriam air dan gas air mata itu, sebut Ulung, karena pengunjuk rasa melakukan pelemparan benda keras ke arah polisi yang berjaga.

"Mereka sengaja memancing petugas biar petugas itu emosi, ya malahan dia itu melempar-lempar. Kita tuh tahap satu, dua, tiga baru geser maju ke depan. Ya sementara bisa kita kendalikan gitu saja sepertinya. Artinya, selama itu buruh, mahasiswa melakukan (unjuk rasa), kita akan melayani semuanya ya namanya mereka menyampaikan aspirasi, ya kita akan layani," ujar Ulung di Jalan Diponegoro, Bandung, Selasa, 6 Oktober 2020.


Ulung mengatakan kelompok pengunjuk rasa yang berbuat anarkis itu bukan dari kelompok buruh maupun mahasiswa. Usai didesak mundur oleh petugas polisi pengendalian massa dan pasukan bermotor, pengunjuk rasa berhasil dibubarkan dengan dipukul mundur sampai di depan Museum Geologi Bandung.

Sebanyak 10 orang pengunjuk rasa demo tolak Omnibus Law ditangkap polisi. Mereka sementara dibawa ke halaman Kantor Gubernur Jawa Barat. "Kita amankan dahulu. Nanti akan kita akan dalami motif dan maksud melakukan hal tersebut," kata Ulung.

Awalnya Demo Berjalan Damai

Aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Jawa Barat dimulai pada pukul 13.00 WIB oleh kelompok mahasiswa. Namun selang beberapa waktu kemudian, datang kelompok lain dengan membawa beberapa ban yang kemudian dibakar.

Unjuk rasa berjalan normal sampai beberapa jam berlangsung. Setelah melakukan aksi teaterikal, mereka bergerak ke Jalan Ir Djuanda dan melakukan beberapa perusakan fasilitas umum.


Bahkan, terdapat kendaraan dinas pemerintah dan Covid Hunter dirusak oleh pengunjung rasa. Pengunjuk rasa kemudian bergerak memblokir jalan layang Pasopati.

Namun, akhirnya pengunjuk rasa kembali ke depan gedung DPRD Jawa Barat. Pelemparan bekas kemasan air mineral dan benda keras dilemparkan ke petugas kepolisian yang berjaga.

Mereka membakar juga spanduk yang dibawa dan dilemparkan ke arah petugas. Akhirnya, kerusuhan tak terelakan usai adu lempar dan meriam air serta tembakan gas air mata terjadi.

Sumber : Liputan6.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • KRYD Sat Narkoba Polres Bogor Sasar Peredaran Miras & Narkoba
  • Dipicu Penurunan Bendera, 2 Ormas di Ciledug Baku Hantam
  • Gubernur Jabar Ikuti Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 dari Gedung Pakuan
  • Komisi III DPRD Cimahi Lakukan Sidak ke TKP Meninggalnya Alysia Nur Azahra
  • RSU Gunungsitoli Wajibkan Rapid Tes Bagi Pasien Masuk UGD
  • Ayah Bejat Tega Cabuli Anak Gadisnya 4 Kali
  • Pedagang Ditemukan Tewas Di Komplek Pasar Modren Sorek, Keluarga Tolak Otopsi
  • Ngamar, Oknum Kades dan Bidan Digerebek Istri
  • Melalui Pilkada, Wagub Sumut Berharap Lahirkan Kepala Daerah Berkualitas
  •  
     
     
    Selasa, 23 Juni 2020 - 06:25:06 WIB
    Pesawat Tempur Milik Pangkalan Angkatan Udara Roesmin Nurjadin
    Kunjungan Sekretaris Daerah Kampar Drs Yusri,M.Si Tinjau Lokasi Korban Jatuh Pesawat
    Selasa, 10 Maret 2020 - 11:46:08 WIB
    Pra TMMD ke 107 Kodim 0620/Kab Cirebon, Bangun PAUD
    Kamis, 15 Oktober 2020 - 08:42:22 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Kejati Riau Hangat-hangat Taik Ayam Usut Korupsi, Mahasiswa Turun Kejalan
    Jumat, 29 Mei 2020 - 08:40:40 WIB
    Guna Mutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Kodim 1712/Sarmi, Laksanakan Rapid Test
    Rabu, 11 Maret 2020 - 11:14:38 WIB
    Polri Siap Mengantisipasi Cipta Kondisi Pemeliharaan Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat
    Indonesia Bakal Hadapi Perhelatan dan Isu Nasional, Ini Kata Wakapolri
    Kamis, 30 Juli 2020 - 13:56:35 WIB
    Pembangunan Infrastruktur Perairan, Anggota DPR RI dan Kepala BWSS III Kunjungi Kab. Kampar
    Jumat, 24 Juli 2020 - 08:52:14 WIB
    Manfaatkan Potensi Dirgantara, Spotdirga Laksanakan Kegiatan Sosialisasi serta Wasev di Lanud Sugiri
    Sabtu, 29 Agustus 2020 - 12:46:28 WIB
    Pakar HAK Cipta Bicara
    Asosiasi Bela Hak Cipta, Sosialisasikan Hak Cipta, Ini Kata Pakar Tentang Pidananya
    Jumat, 28 Februari 2020 - 21:00:36 WIB
    Musda Partai Golkar Riau
    Pertarungan Seru Antara Andi Rahman Dan Syamsuar Pada Musda Golkar Riau
    Selasa, 05 Mei 2020 - 12:31:12 WIB
    LAWAN COVID-19
    Pemkab Bengkalis Salurkan Bantuan Kepada Masjid
    Senin, 10 Agustus 2020 - 09:23:24 WIB
    Tiga Fungsi Sosmed Menurut Kang Emil
    Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:21:11 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Beri Putrinya Jajan Rp 100 Juta Per Bulan, Sang Ayah Terdakwa Korupsi Jiwasraya
    Kamis, 02 Juli 2020 - 14:09:09 WIB
    Investasi Di Arab Saudi
    Yandri Susanto Mengapresiasi Rencana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)
    Selasa, 09 Juni 2020 - 11:14:30 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Dampingi Penyaluran BLT DD Edisi Bulan Juni di BS II
    Senin, 13 Juli 2020 - 17:48:01 WIB
    LAWAN COVID-19
    Satu Orang Warga Kecamatan Sei Bamban Positif Covid-19
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved