Sabtu, 27 Februari 2021  
 
Demo Tolak Omnibus Law Ciptaker di Bandung Ricuh, Ini Kronologinya

Arif Hulu | Jawa Barat
Selasa, 06 Oktober 2020 - 22:31:45 WIB
Aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di depan gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Selasa, 6 Oktober 2020. (Liputan6.com/Arie Nugraha)
TERKAIT:
BANDUNG |  Tiraskita.com - Unjuk rasa menentang ditetapkan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di depan gedung DPRD Jawa Barat berakhir rusuh. Unjuk rasa itu dibubarkan paksa oleh kepolisian.

Menurut Kepala Polisi Kota Bandung Ulung Sampurna Jaya, pembubaran ini dilakukan karena aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law tersebut telah melebihi waktu yang telah ditentukan yaitu pukul 18.00 WIB. Namun, yang menjadi pemicu ditembakannya meriam air dan gas air mata itu, sebut Ulung, karena pengunjuk rasa melakukan pelemparan benda keras ke arah polisi yang berjaga.

"Mereka sengaja memancing petugas biar petugas itu emosi, ya malahan dia itu melempar-lempar. Kita tuh tahap satu, dua, tiga baru geser maju ke depan. Ya sementara bisa kita kendalikan gitu saja sepertinya. Artinya, selama itu buruh, mahasiswa melakukan (unjuk rasa), kita akan melayani semuanya ya namanya mereka menyampaikan aspirasi, ya kita akan layani," ujar Ulung di Jalan Diponegoro, Bandung, Selasa, 6 Oktober 2020.


Ulung mengatakan kelompok pengunjuk rasa yang berbuat anarkis itu bukan dari kelompok buruh maupun mahasiswa. Usai didesak mundur oleh petugas polisi pengendalian massa dan pasukan bermotor, pengunjuk rasa berhasil dibubarkan dengan dipukul mundur sampai di depan Museum Geologi Bandung.

Sebanyak 10 orang pengunjuk rasa demo tolak Omnibus Law ditangkap polisi. Mereka sementara dibawa ke halaman Kantor Gubernur Jawa Barat. "Kita amankan dahulu. Nanti akan kita akan dalami motif dan maksud melakukan hal tersebut," kata Ulung.

Awalnya Demo Berjalan Damai

Aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Jawa Barat dimulai pada pukul 13.00 WIB oleh kelompok mahasiswa. Namun selang beberapa waktu kemudian, datang kelompok lain dengan membawa beberapa ban yang kemudian dibakar.

Unjuk rasa berjalan normal sampai beberapa jam berlangsung. Setelah melakukan aksi teaterikal, mereka bergerak ke Jalan Ir Djuanda dan melakukan beberapa perusakan fasilitas umum.


Bahkan, terdapat kendaraan dinas pemerintah dan Covid Hunter dirusak oleh pengunjung rasa. Pengunjuk rasa kemudian bergerak memblokir jalan layang Pasopati.

Namun, akhirnya pengunjuk rasa kembali ke depan gedung DPRD Jawa Barat. Pelemparan bekas kemasan air mineral dan benda keras dilemparkan ke petugas kepolisian yang berjaga.

Mereka membakar juga spanduk yang dibawa dan dilemparkan ke arah petugas. Akhirnya, kerusuhan tak terelakan usai adu lempar dan meriam air serta tembakan gas air mata terjadi.

Sumber : Liputan6.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kunjungi Papua, Panglima TNI dan Kapolri Perkuat Sinergi TNI-Polri
  • Gibran Dilantik Jadi Walikota, Dikawal Paspampres
  • Tim Warung Jumat Polda Banten Kunjungi Pondok Pesantren Tebu Ireng 08
  • Dr. Edi Ribut Harwanto SH MH Diminta Menjadi Pengacara PPDI Provinsi Lampung
  • Kota Cimahi Peroleh Bantuan Perbaikan 450 Rutilahu dari APBD Provinsi Jabar
  • Kapolsek Tapung Gandeng FKPPI Lakukan Penanaman Pohon di Taman Desa Sibuak
  • Satreskrim Polres Kampar Terus Gelar Program Jumat Barokah
  • Progam Kedai Murah Polantas Sergai Digalakan
  • Bupati dan Wakil Bupati Sergai Terpilih Resmi Dilantik
  •  
     
     
    Sabtu, 07 November 2020 - 17:19:36 WIB
    BKPSDMD Kota Cimahi Sedang Lakukan Pemberkasan 98 Orang yang Lolos Seleksi CPNS
    Selasa, 07 Juli 2020 - 12:55:58 WIB
    Brigjen Pol. Kennedy Jabat Ka.BNN Riau
    Kamis, 03 September 2020 - 12:50:29 WIB
    Babinsa Kapetakan Kodim Kab Cirebon, Dampingi Pembelajaran Jarak Jauh
    Rabu, 13 Januari 2021 - 07:54:06 WIB
    Panglima TNI : Lokasi Penemuan FDR Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sesuai Perkiraan
    Selasa, 28 Juli 2020 - 11:32:45 WIB
    Sambil Sepedahan, Gubernur Sosialisasi 3 M dan Bagikan Masker
    Sabtu, 20 Juni 2020 - 12:09:35 WIB
    Pelayanan Akses Informasi Untuk Masyarakat
    Diskominfo Kampar sosialisasikan Pelayanan Informasi Publik Ke Kecamatan Tambang
    Rabu, 03 Juni 2020 - 10:12:09 WIB
    600 Ribu Per Keluarga Miskin
    Babinsa Koramil 03/Idanogawo Kawal Penyaluran Dana BLT DI Desa Binaanya
    Sabtu, 10 Oktober 2020 - 02:29:39 WIB
    Pengupahan Dihitung Berdasarkan Waktu dan Hasil
    Presiden: Dengan UU Cipta Kerja, Perusahaan Tak Bisa Lakukan PHK Sepihak
    Jumat, 03 Juli 2020 - 11:55:00 WIB
    KARHUTLA
    Titik Api Ditangani Lebih Cepat, GP Ansor Apresiasi Kapolda Riau
    Kamis, 08 Oktober 2020 - 14:38:37 WIB
    Polri Pastikan Usut Tuntas Terkait Hoaks UU Cipta Kerja
    Senin, 13 Juli 2020 - 17:48:01 WIB
    LAWAN COVID-19
    Satu Orang Warga Kecamatan Sei Bamban Positif Covid-19
    Sabtu, 16 Januari 2021 - 09:16:28 WIB
    APBD Bengkalis 2021 Sudah Bisa Digunakan
    Selasa, 16 Juni 2020 - 12:34:22 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Himbau masyarakat Patuhi Protokoler kesehatan
    Kamis, 02 April 2020 - 11:53:49 WIB
    Pemerintah Ajak Media Beritakan Hal Positif dan Objektif
    Media Sangat Berperan Penting Dalam Memberitakan Hal Positif dan Objektif
    Sabtu, 26 September 2020 - 19:56:05 WIB
    Polres Simeulue berhasil ungkap Kasus Penipuan dan Penggelapan Satu unit excavator
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved