Sabtu, 27 Februari 2021  
 
Temui KPEN, Ridwan Kamil: Beberapa Indikator Ekonomi Membaik

| Jawa Barat
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 07:01:27 WIB
BERITATIME.COM, Jakarta - Di masa pandemi global COVID-19, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, sejumlah indikator ekonomi di Jabar membaik. Dua di antaranya adalah jelang peresmian tahap satu Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang pada November 2020 dan adanya realiasasi investasi dari Taiwan di Jabar. 

Hal itu disampaikan Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- saat bersilaturahmi dengan Wakil Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani di Jakarta, Kamis (22/10/20).
 
“Juga ada berbagai rencana pengembangan kawasan perekonomian yang diharapkan bisa menjadi lokomotif perekonomian Jabar di masa mendatang. Pengembangan kawasan ekonomi ini akan menjadikan Jabar sebagai tempat yang menarik bagi investasi dari luar,” tutur Kang Emil. 

Diakuinya, meski posisi ekspor Jabar menempati urutan pertama secara nasional, tapi terjadi penurunan yang cukup dalam. Namun, masih ada beberapa sektor yang tumbuh seperti pertanian dan telekomunikasi. 

Selain itu, dana PEN dari pemerintah pusat sebesar Rp2,5 triliun sudah disalurkan seluruhnya oleh bank bjb. Ditambah dana bank bjb sebesar Rp2,5 triliun, totalnya sebanyak Rp5 triliun sudah disalurkan ke berbagai sektor ekonomi tangguh dan prospektif.

“Penyaluran program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui bank bjb juga telah mencapai target, bahkan lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan. Itu berarti, program pemulihan yang dicanangkan telah terserap di Jabar,” kata Kang Emil. 

Kang Emil juga menjelaskan upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dalam menanggulangi pandemi COVID-19 sebagai prasyarat utama pemulihan ekonomi Jabar. Salah satu yang dilaporkan adalah pembentukan Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Provinsi Jabar yang merupakan kelanjutan dari Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Provinsi Jabar. 

Adapun dalam pertemuan tersebut, Kang Emil juga menyerahkan dokumen kerja Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar kepada Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (KPEN) melalui Rosan Roesani. 

Rosan mengapresiasi langkah yang telah diambil Pemda Provinsi Jabar, termasuk membentuk KPED yang melibatkan dunia usaha, akademisi, dan seluruh potensi yang ada. “Ini akan menjadi kekuatan Jabar dalam pemulihan ekonomi,” katanya. 

Rosan pum berpesan agar Pemda Provinsi Jabar dan juga KPED Jabar mengawasi penyaluran dana program PEN di sektor UMKM dan bantuan sosial sebagai target utama pemerintah untuk mendukung gerak ekonomi masyarakat. 

“Sebab, program ketahanan pangan dan UMKM menjadi tumpuan daya ungkit perekonomian nasional dalam program KPEN. Kita harus kawal bersama.

 Keberadaan KPED (Jabar) bisa membantu sosialiasi dan pemantauan program KPEN di Jabar,” ucap Rosan. 

Ia juga memberikan gambaran masa depan perekonomian nasional dalam konteks global. 

Termasuk rencana program vaksinasi di Indonesia sebagai tonggak penting bagi penanggulangan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Termasuk di dalamnya peluang dan tantangan geostrategis Indonesia dalam persaingan ekonomi di kawasan regional Asia Tenggara menjadi sangat krusial. 

“UU Cipta Kerja merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memenangkan persaingan di kawasan ASEAN. Dengan UU tersebut, tidak ada lagi tumpah tindih perijinan di sektor ekonomi.

Dengan demikian, nantinya, Indonesia akan menjadi negara yang ramah terhadap investor,” tutur Rosan. 

Tokoh pengusaha Jabar yang juga mantan Menteri Perindustrian Republik Indonesia, MS Hidayat, dalam pertemuan tersebut menyampaikan kekompakan dunia usaha di Jabar, khususnya Kadin Jabar yang turut menyokong Pemda Provinsi Jabar dalam berbagai programnya. 

“Kita membutuhkan kerjasama dan kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menanggulangi krisis ekonomi di Jabar. Ini tercermin di Komite Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar yang telah diprakasai oleh Pemda Provinsi Jabar,” kata Hidayat. 

Selain MS Hidayat, turut hadir dalam pertemuan tersebut yakni para tokoh dan pelaku dunia usaha di Jabar yang bergabung dalam KPED Jabar, antara lain Sarwono Kusumaatmadja, Paskah Suzeta, Jajat Priatna, Iwan Hanafi, Dedi Widjaja, Herman Muchtar, Maman Wangsaatmadja, serta Arfi Rafnialdi dan Juwanda. 

Dalam pertemuan ini, Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono turut melaporkan berbagai upaya kerja yang telah dilakukan dan akan dilaksanakan KPED Jabar dalam mendorong program Komite PEN di Jabar.(Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kunjungi Papua, Panglima TNI dan Kapolri Perkuat Sinergi TNI-Polri
  • Gibran Dilantik Jadi Walikota, Dikawal Paspampres
  • Tim Warung Jumat Polda Banten Kunjungi Pondok Pesantren Tebu Ireng 08
  • Dr. Edi Ribut Harwanto SH MH Diminta Menjadi Pengacara PPDI Provinsi Lampung
  • Kota Cimahi Peroleh Bantuan Perbaikan 450 Rutilahu dari APBD Provinsi Jabar
  • Kapolsek Tapung Gandeng FKPPI Lakukan Penanaman Pohon di Taman Desa Sibuak
  • Satreskrim Polres Kampar Terus Gelar Program Jumat Barokah
  • Progam Kedai Murah Polantas Sergai Digalakan
  • Bupati dan Wakil Bupati Sergai Terpilih Resmi Dilantik
  •  
     
     
    Rabu, 18 Desember 2019 - 18:37:55 WIB
    Anton Sikumbang Pimpin LAN Pelalawan
    DPC LAN Kabupaten Pelalawan Resmi Terdaftar di Badan Kesbangpol
    Rabu, 06 Januari 2021 - 20:01:57 WIB
    Hari Ini Yan Prana Diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi 1,8 Miliar
    Minggu, 02 Agustus 2020 - 10:27:33 WIB
    Propam Didesak Periksa Suami Jaksa Pinangki, Kombes Napitupulu Yogi
    Selasa, 28 Juli 2020 - 13:55:08 WIB
    Pentingnya Peningkatan Kualitas Pemandu Wisata di Negeri Junjungan
    Jumat, 04 Desember 2020 - 12:11:45 WIB
    Pemda Provinsi Jabar Dukung Swab Test di Kawasan Industri MM2100
    Selasa, 19 Mei 2020 - 23:18:07 WIB
    Defisit APBN 2020 Bakal Tembus Rp 1.028,5 Triliun
    Selasa, 16 Februari 2021 - 18:31:46 WIB
    Mensesneg Tegaskan Pemerintah Tidak Berniat Revisi UU Pemilu dan UU Pilkada
    Sabtu, 16 Januari 2021 - 09:07:01 WIB
    Gempa Kembali Guncang Majene Sulawesi Barat
    Jumat, 08 Januari 2021 - 14:08:25 WIB
    Polda Riau Tangkap Buronan Korupsi Sistem Informasi Kesehatan
    Sabtu, 16 Januari 2021 - 09:10:30 WIB
    Israel Kembali Gempur Suriah Lewat Serangan Udara
    Rabu, 11 Maret 2020 - 17:25:44 WIB
    Penangkapan Salah Satu Terduga Penganiayaan Terhadap Wartawan
    Terduga Pelaku Penganiayaan Anggota IWO Berhasil Ditangkap, IWO : Dalangnya Juga Harus Diungkap
    Rabu, 03 Februari 2021 - 23:02:43 WIB
    Harga Lagi Tinggi, Dua Orang Pelaku Curi Cabai 6 Karung
    Kamis, 06 Februari 2020 - 19:34:11 WIB
    Hukum Pidana Mati Terdakwa Narkoba
    Hakim PN Dumai Vonis Mati Pidana Terdakwa Narkoba
    Selasa, 12 Januari 2021 - 23:15:14 WIB
    Ibu Hamil Bisa Mendapatkan Rp 3 Juta dari Pemerintah
    Minggu, 14 Februari 2021 - 14:23:11 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Dugaan Korupsi Massal Belum Terungkap, Formasi Riau Angkat Bicara
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved