Sabtu, 17 April 2021  
 
Ridwan Kamil Hadiri Pemancangan Bambu Runcing di Pusara KH. Muhyiddin

| Jawa Barat
Kamis, 12 November 2020 - 15:40:08 WIB

Subang | Tiraskita.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menghadiri upacara pemancangan bambu runcing di Pusara KH. Muhyiddin di Pesantren Pagelaran, Kabupaten Subang, Rabu (11/11/20). KH. Muhyiddin atau Mama Pagelaran merupakan pendiri Pesantren Pagelaran dan pejuang kemerdekaan.

Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- mengatakan, ada tiga nilai kehidupan yang selalu diajarkan KH. Muhyiddin, dan dapat diterapkan masyarakat Jabar. Pertama adalah keikhlasan. KH. Muhyiddin memiliki semangat untuk mengejar ridho Allah SWT.

"Segala sesuatu itu harus dengan keikhlasan. Di mana ia hanya mengejar ridho Allah bukan ingin namanya disebut, bukan ingin jabatan, bukan ingin kekuasaan, semata-mata karena mencintai negara. Itu adalah sebagian dari iman, sehingga dilandasi yang namanya keikhlasan,” kata Kang Emil.

Nilai kedua adalah islah atau perdamaian. Menurut Kang Emil, KH. Muhyiddin selalu menekankan untuk mencari solusi saat perselisihan hadir, dan mencari kesamaan di antara perbedaan.

"Di media sosial saat ini, banyak yang bertengkar karena perbedaan politik. Kita harusnya meneladani amanat KH. Muhyiddin untuk mencari kesamaan dari perbedaan, mencari solusi dari perkara yang bisa diselesaikan dengan musyawarah," ucapnya.

Nilai kehidupan terakhir yang diajarakan KH. Muhyiddin adalah kehati-hatian.

"Dalam setiap langkah kita, supaya tidak terjerumus dalam kemudaratan, tapi selalu menjaga garis lurus kemaslahatan, dan lain-lain,” kata Kang Emil.

“Itulah tiga pesan yang kalau kita terjemahkan kepada kita sebagai generasi baru, mari bela negara dengan ikhlas. Jangan bertengkar dengan sesama bangsa sendiri. Mari cari solusi, dan mari hati-hati dalam setiap mengambil tindakan,” imbuhnya.

Selain itu, Kang Emil mengatakan bahwa penghargaan berupa pemancangan bambu runci merupakan inisiasi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Jabar, dan Pemuda Panca Marga (PPM).

“Ini inisiatif dari institusi yang terkait dengan kepahlawanan, yaitu LVRI, DHD 45, dan PPM. Yang memberikan sebuah penghormatan yaitu pemasangan bambu runcing di makam Almarhum KH. Muhyiddin sebagai simbol pengakuan terhadap perjuangan dari beliau selama kemerdekaan,” ucapnya.

Sebagai cucu dari KH. Muhyiddin, Kang Emil beserta keluarga mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurut ia, banyak ulama di Jabar yang berjuang dengan keikhlasan.
Akan tetapi, sebagai generasi penerus, perlu memahami dan mengetahui, serta berkewajiban untuk menghormati dan memuliakan para pejuang yang telah memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajah.

“Kami sangat-sangat mengapresiasi, tapi kami tidak mau menginisiasi, karena nasihat dari kakek kami ini semuanya adalah keikhlasan. Jadi, kalau ada setitik inisiatif dari keluarga kami akan merasa akan mengkhianati nilai yang disampaikan,” katanya.

“Maka mau dikasih Pahlawan Nasional atau tidak, kalau iya kami sangat bersyukur karena itu haknya, kalaupun tidak kami tidak akan memaksa, karena harus datang dari keikhlasan negara kepada pejuangnya,” tambahnya.

KH. Muhyiddin lahir di Garut pada 1878. Dalam dakwahnya, KH. Muhyiddin selalu mengajak rakyat untuk menantang penjajahan pemerintahan Kolonial Belanda, sehingga Mama Pagelaran ini sempat ditawan pada 1939.

Setelah proklamasi kemerdekaan KH. Muhyiddin membentuk pasukan Hizbullah Pagelaran yang terdiri dari santri, alumni santri, jamaah pengajian, dan masyarakat Subang. Pasukan Hizbullah pun ikut terlibat dalam penyergapan konvoi tentara NICA di Ciater bersama BKR kala itu.

Tak hanya itu, KH. Muhyiddin juga pernah memimpin pasukan yang lebih besar dan bermarkas di Ciwakari bersama BKR yang dipimpin Kolonel Sukanda Manggala Brata. Dalam salah satu pertempuran pun putra dari KH. Muhyiddin gugur sebagai syuhada.(Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • KPK Dalami Adanya Penerimaan Sejumlah Uang
  • Polsek Tapung Hulu Tangkap 7 Pelaku Judi Ketangkasan Tembak Ikan di Desa Kasikan
  • Satgas Bekerja Optimal Tagih Aset BLBI Capai Rp 110 Triliun
  • Mahfud MD: Karena Sekarang Kami yang Memerintah
  • Jalan Perumahan di Pekanbaru Ditutup Tembok 2,5 Meter
  • Rutan Kelas II B Dumai Mencapai Over Kapasitas 300 Persen Lebih
  • Ridwan Kamil Salat Tarawih di Masjid Pusdai
  • Komisi I: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru
  • IPP Jabar Menurun, DPRD Meminta Disdik Siapkan Solusi
  •  
     
     
    Sabtu, 31 Oktober 2020 - 16:01:43 WIB
    Boby Dianiaya, Oknum ASN Dilaporkan di Polres Nias
    Kamis, 06 Februari 2020 - 10:22:43 WIB
    Kejari Kampar Terima 5 Tersangka Narkotika Dengan Barang Bukti 29 Kg Sabu dan 30 Ribu Pil Ekstasi
    Kamis, 06 Februari 2020 - 20:39:59 WIB
    Bupati Bengkalis Ditahan KPK
    Minggu, 22 Maret 2020 - 18:19:01 WIB
    Covid-19, Dua Pendeta Wafat, Puluhan Jemaat Dirawat Usai Seminar GPIB di Bogor
    Minggu, 17 Mei 2020 - 08:24:49 WIB
    Narkoba Jenis Sabu
    2 Orang Pengedar Narkotika Diringkus Resnarkoba Polres Kampar di 2 TKP
    Minggu, 19 April 2020 - 10:13:45 WIB
    “Stop Menggunakan Pasal 111, 112, 113 & 114 Untuk Menahan dan Memenjarakan Penyalahguna.”
    Kamis, 28 Mei 2020 - 12:44:11 WIB
    LAWAN COVID-19
    Sekda Kampar Pantau Arus Balik Lebaran di Pos Check Point
    Selasa, 02 Juni 2020 - 15:15:29 WIB
    Sidak Pelayanan, Bupati Kampar Sapa Masyarakat
    Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:57:01 WIB
    Cerita Komunitas 1000 Guru: Menerjang Lumpur Hingga Harimau Demi Mengajar
    Rabu, 08 Januari 2020 - 15:31:53 WIB
    Diduga Langgar UU ITE, PMKRI Cab. Nias Laporkan Akun Fb Tolosokhi Halawa
    Rabu, 08 Juli 2020 - 15:36:42 WIB
    Pendapatan Asli Daerah Kampar Surplus Sebesar Rp 27 Milyar
    Minggu, 17 Mei 2020 - 20:43:12 WIB
    LAWAN COVID-19
    Disorot KPK dalam Penanganan Covid-19 Empat Titik Rawan Korupsi
    Kamis, 01 April 2021 - 13:43:52 WIB
    Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla,
    Bupati Sergai Uraikan Langkah Strategis Tangani Karhutla
    Rabu, 17 Maret 2021 - 15:45:02 WIB
    Sebelum Gantung Diri, Seorang Pria Video Call Istrinya Pamit untuk Pergi Selamanya
    Senin, 13 April 2020 - 14:20:28 WIB
    PEMKO TELAH SIAPKAN ANGGRAN UNTUK MASYARAKAT YANG MASUK KATEGORI MISKIN
    KOTA PEKANBARU SIAP JALANKAN PSBB, GUNA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved