Vaksin Covid-19 buatan Bio Farma, telah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat/Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM pada tanggal 16 Februari 2021. Sertifikat EUA ini diserahkan langsung oleh Kepala Bada">
Jum'at, 16 April 2021  
 
Vaksin Covid-19 Bio Farma Dapat Izin Edar dari Badan POM

Rahmad | Jawa Barat
Rabu, 17 Februari 2021 - 10:11:11 WIB

BANDUNG | TIRASKITA.COM  - Vaksin Covid-19 buatan Bio Farma, telah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat/Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM pada tanggal 16 Februari 2021. Sertifikat EUA ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan POM RI Penny K Lukito kepada Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir di Kantor Badan POM Jakarta.

Dalam sambutannya Penny Lukito mengatakan pemberian EUA yang kedua untuk vaksin Covid-19 setelah CoronaVac, merupakan komitmen pemerintah dalam  mengedepankan aspek keamanan, mutu dan khasiat  dari vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi nasional untuk mengatasi pandemi Covid-19.

“Meskipun vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Bio Farma ini sama dengan vaksin yang diproduksi di Beijing, baik dari sisi kandungan dan profil mutu khasiat dan keamanannya, dan telah diterbitkan EUA dan sudah berproses dalam program vaksinasi untuk tenaga kesehatan. Vaksin Covid-19 dari Bio Farma, tetap membutuhkan pengujian atau evaluasi khusus untuk pemberian EUA yang terpisah,  karena adanya perbedaan tempat produksi, perbedaan kemasan ”, ujar Penny.

Beliau menambahkan Sebelumnya, ada single dose sekarang menjadi multiple dose ini tentunya untuk lebih efisien dan lebih efektif maka sesuai peraturan yang sudah diwajibkan internasional dan Indonesia terkait dengan EUA ini, perlu diregistrasikan kembali sebelum mendapatkan persetujuan penggunaan.

Sementara itu, Honesti Basyir mengatakan dengan diberikannya EUA pada Vaksin Covid-19, merupakan suatu milestone baru bagi masyarakat Indonesia, karena dengan vaksin tersebut, bisa mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan cakupan lebih besar, yang sebelumnya sudah dimulai sejak Januari 2021 yang lalu untuk tenaga kesehatan yang saat itu masih menggunakan vaksin impor CoronaVac dari Sinovac.

“Dengan diberikannya EUA untuk vaksin Covid-19 buatan Bio Farma, diharapkan dapat mempercepat program vaksinasi untuk Covid-19 di Indonesia. Sampai dengan hari ini (16/2) Bio Farma sudah melakukan produksi 15 batch vaksin COvid-19. Dari 15 batch ini, 5 batch diantaranya sudah mendapatkan lot release oleh Badan POM”, ujar Honesti.

Honesti menambahkan, bahwa sampai dengan akhir Februari 2021, akan ada 8 bets  setara dengan 7,5 juta dosis vaksin Covid-19 yang sudah siap untuk didistribusikan untuk kemudian diberikan kepada masyarakat. Pemberian vaksin ini, merupakan bagian dari vaksinasi tahap 2 yang akan diberikan kepada petugas pelayan publik esensial, dan masyarakat lanjut usia yang akan diberikan secara bertahap.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Badan POM yang sudah memberikan EUA ini, dan akan menjadi penyemangat Bio Farma untuk terus  menjaga ketersediaan vaksin Covid-19”, tutup Honesti. (Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • KPK Dalami Adanya Penerimaan Sejumlah Uang
  • Polsek Tapung Hulu Tangkap 7 Pelaku Judi Ketangkasan Tembak Ikan di Desa Kasikan
  • Satgas Bekerja Optimal Tagih Aset BLBI Capai Rp 110 Triliun
  • Mahfud MD: Karena Sekarang Kami yang Memerintah
  • Jalan Perumahan di Pekanbaru Ditutup Tembok 2,5 Meter
  • Rutan Kelas II B Dumai Mencapai Over Kapasitas 300 Persen Lebih
  • Ridwan Kamil Salat Tarawih di Masjid Pusdai
  • Komisi I: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru
  • IPP Jabar Menurun, DPRD Meminta Disdik Siapkan Solusi
  •  
     
     
    Selasa, 22 September 2020 - 19:20:22 WIB
    Selama Ini Sampel Dikirim ke Medan
    Kasus Covid-19 Meningkat, Edy Rahmayadi Pastikan Nias Akan Punya Lab PCR Sendiri
    Selasa, 12 Januari 2021 - 20:35:27 WIB
    Pemda Provinsi Jabar Segera Tindak Lanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan BPK
    Jumat, 22 Mei 2020 - 10:28:03 WIB
    Kapolres Cirebon Kota Launching Sembako TNI Polri
    Kapolres Cirebon Kota Launching Sembako TNI Polri
    Sabtu, 27 Februari 2021 - 09:22:02 WIB
    DPP PJI - Demokrasi Terbitkan Mandat Baru, Pengurus DPD PJI - Demokrasi Riau Kaget
    Sabtu, 06 Maret 2021 - 21:28:26 WIB
    Eksekusi Lahan PT PSJ Dilanjutkan Oknum Jangan Coba-Coba Halangi
    Selasa, 23 Februari 2021 - 20:40:44 WIB
    Diduga Bakar Hutan dan Lahan, Satreskrim Polres Bengkalis Amankan S dan M
    Rabu, 24 Juni 2020 - 12:54:01 WIB
    LAWAN COVID-19
    Rapat Persiapan Pembentukan Posko di Titik Keramaian
    Jumat, 08 Januari 2021 - 17:58:27 WIB
    Jabar Proaktif Dorong Daerah Siapkan Vaksinasi Covid-19
    Jumat, 26 Juni 2020 - 15:59:39 WIB
    Ketua Yasarini Cabang Lanud Sugiri Sukani Majalengka, Ikuti Rakor Yasarini Secara Virtual
    Kamis, 11 Februari 2021 - 18:40:15 WIB
    Jadi Korban Pengeroyokan,
    Keluarga Obaza Halawa Minta Polsek Tapung Hulu Segera Menangkap Para Pelaku
    Minggu, 05 April 2020 - 14:02:15 WIB
    OKNUM HAKIM PN DILAPORKAN
    Tiga Oknum Hakim PN Jaksel Dilaporkan ke Bawas MA, KY dan PT DKI
    Minggu, 17 Mei 2020 - 20:37:23 WIB
    LAWAN COVID-19
    Kota Tangsel Dapat Sumbangan 1000 Paket Sembako dan Masker Dari Kemenkumham RI
    Selasa, 17 November 2020 - 09:10:58 WIB
    Ridwan Kamil dan Tujuh Kepala Daerah di Jabar Sepakat Kembangkan Rebana Metropolitan
    Rabu, 17 Juni 2020 - 09:48:39 WIB
    Ternak Ayam, Peluang Baru Ditengah Pandemi Covid-19
    Selasa, 25 Agustus 2020 - 16:19:03 WIB
    Djoko Tjandra Mengaku Suap 2 Jenderal Polisi untuk Hapus Red Notice
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved