Minggu, 15 09 2019  
 
KEMENTERIAN PPPA RI, Sosialisasikan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak di Riau

MOI | Serba-Serbi
Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:47:49 WIB





TIRASKITA.COM, PEKANBARU - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak bersama Dewan Pers mengadakan Sosialisasi Pedoman Pemberitaan Ramah Anak di Hotel Novotel, Kamis (22/8/019).

 Kegiatan yang mengangkat tema "Peningkatan Kualitas Pemberitaan Media" menghadirkan pembicara di antaranya Rini Handayani selaku Staf Ahli Menteri Hubunga Antar Lembaga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Dr Asep Setiawan Ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi Dewan Pers.


 Dalam pemaparannya Rini Handayani menjelaskan biasanya anak yang selalu dibicarakan usia antara 3 hingga 16 tahun. Padahal yang dinamakan anak itu adalah anak sejak dalam kandungan hingga usia 18 tahun.


 "Menjadi visi misi kita bersama membangun SDM yang unggul. Bila semua pihak melakukan perlindungan terhadap anak, maka 10 tahun mendatang SDM unggul akan bisa terwujud," terang Rini.


 Lanjut Rini Handayani lagi, kondisi anak-anak saat ini, 2 dari 3 anak perempuan atau 60 persen mendapatkan kekerasan baik kekerasan emosional, fisik dan seksual. Sedangkan untuk anak laki-laki 1 dari 5 anak mendaptakan kekerasan secara emosional.

 Namun memang, terangnyak kekerasan seksual mendapatkan porsi yang masih tinggi. Dan UU perlindungan anak sudah direvisi dengan menambah 3 kategori yang memberatkan hukuman terhadap kasus seksual anak. "Melakukan perubahan terhadap hukum pidana terhadap UU Perlindungan Anak yaitu hukuman mati, seumur hidup dan hukuman tambahan berupa publikasi, pemberian kebiri kimia," terangnya.


 Sedangkan untuk kasus kekerasan seksual, jelas Rini lagi banyak dilakukan oleh pihak keluarga. Padahal siapa yamg mendengar, melihat kekerasan anak wajib melaporka. Sebab bila tidak akan dikenak hukuman pidana.


 Tambah Rini, yang harus dilakukan saat ini adalah anak-anak harus dipenuhi hajatnya. Pemberitaan harus menyeluruh tidak hanya pada kasus anak tetapi juga pada prestasi dan kebijakan terhadap anak.


 "Dalam pemberitaan harus memperhatikan kode etik, ada UU perlindungan anak, tapi tetap ada pelanggaran dalam pemberitaan. Seperti masih mencantumkan identitas anak, fakta dan opini yang digabung. Kejadian pemerkosaan ditulis secara fulgar. Ini yang jadi komitmen kita bersama untuk memperbaikinya," pungkss Rini.


 Ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi Dewan Pers Asep Setiawan juga mengatakan, dalam merilis berita tentang kasus anak, identitas anak harus dirahasiakan, baik itu nama anak, nama anak sebagai saksi, nama orang tua dan juga saksi anak. Serta merahasiakan segala sesuatu yang bisa menjurus keingintahuan pembaca terhadap identitas anak.


 "Tunjukkanlah sikap empati, simpati, jangan malah anak menjadi traumatik. Dengan merahasiakan identitas anak,  akan melindungi anak. Wartawan jangan memberitakan dengan deskriptif bersifat seksual dan sadistis," terang Asep.


 Wartawan juga lanjutnya, jangan mencari hal-hal yang di luar kapasitas anak. Baik itu berita kematian, perceraian orang tua, kekerasan dan pelecehan. "Anak itu berada dalam perlindungan tidak boleh sengaja menggali-gali informasi," tukasnya.


 Meskipun begitu, tambahnya, apabila ada pelanggaran terkait berita perlindungan anak, maka dewan pers akan berusaha memproses sebagai pelanggaran kode etik jurnalistik.  (red)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:47:49 WIB
KEMENTERIAN PPPA RI, Sosialisasikan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak di Riau
Kamis, 01 Agustus 2019 - 19:21:06 WIB
Irjen Polisi H. Fakhrizal : Jenderal Urang Awak Nan Sederhana
Minggu, 21 Juli 2019 - 08:12:36 WIB
Antara Pria Dan Wanita , Siapa Yang Suka Bohong....? Buat Kaget Ternyata Wanita, Ini Penjelasannya
Selasa, 16 Juli 2019 - 14:46:43 WIB
Oknum Kabid Binamarga Parlin Hasalan Malau Menyebut”Gunungsitoli Kecil”
Sabtu, 25 Mei 2019 - 23:30:54 WIB
Elizaman Gulo, Kritis Di Tabrak Truk CPO
Senin, 29 April 2019 - 04:06:38 WIB
Bupati Tapanuli Tengah Hadiri Sosialisasi Peraturan BKN
Rabu, 24 April 2019 - 15:41:52 WIB
Kanwil Kemenkum HAM Sumbar Bersama Pemkab Pasaman Gelar Acara Bimtek OBH
Selasa, 23 April 2019 - 14:22:51 WIB
Staf Ahli Hermanto Tinjau Pelaksanaan Hari Pertama UNBK Tingkat SLTP Di Pasaman
Senin, 18 Maret 2019 - 18:12:52 WIB
Jajaran Polda Banten Tak Henti Berbagi kepada Masyarakat
Kamis, 14 Maret 2019 - 17:32:03 WIB
Singel Perdana TRIXIE Berjudul "GALAU" Resmi Dirilis
Sabtu, 19 Januari 2019 - 21:28:22 WIB
Eka Patmasari S.E Dan Bharatu Imran Sihaloho Wujudkan Mimpi Di Pelaminan
Jumat, 05 Oktober 2018 - 07:36:07 WIB
Renungan Pagi Buat Agama Kristen : Kesombongan Menghancurkan
Kamis, 04 Oktober 2018 - 08:19:39 WIB
Renungan Pagi Buat Agama Kristen
Minggu, 30 September 2018 - 12:33:23 WIB
FPR dan APSI Riau Buka Donasi Sumbangan untuk Korban Bencana Gempa & Tsunami Palu
Jumat, 28 September 2018 - 22:40:26 WIB
Gempa dan Tsunami Menimpa Kota Palu dan Donggala
Jumat, 27 Oktober 2017 - 11:42:30 WIB
Sumpah Pemuda dan Kebangkitan Generasi Restorasi
Sabtu, 07 Oktober 2017 - 18:53:57 WIB
Memimpin Bukan Kesenangan
Rabu, 23 Agustus 2017 - 13:00:19 WIB
Pandangan Masyarakat Terhadap Kelompok Kepentingan, Kelompok Penekan dan Partai Politik
Rabu, 16 Agustus 2017 - 21:18:18 WIB
Usia ke-72, Indonesia Seharusnya Sudah Lebih Dewasa dan Mandiri
Senin, 31 Juli 2017 - 19:02:57 WIB
Akademi Bela Negara Pembela Ideologi Bangsa
Jumat, 23 Juni 2017 - 11:51:41 WIB
Bupati Nias Dinilai Fokus Pada Santunan Kematian, Bagaimana Janji Kampanye?
Rabu, 14 Juni 2017 - 03:06:21 WIB
Wapias ALPENAS: Ketua Komisi C DPR-D Nias Tidak Tahu Fungsi dan Tugasnya
Selasa, 06 Juni 2017 - 12:35:26 WIB
Pakar Hukum Kepulauan Nias Bicara Soal Raskin Tidak Layak Konsumsi
Rabu, 31 Mei 2017 - 16:09:26 WIB
TNI Kalahkan Ratusan Tentara Asing dengan Sehelai Rumput
Selasa, 30 Mei 2017 - 20:45:27 WIB
Anggota Polsek Serpong Meninggal Saat Memberi Kultum
Index
 
Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved