Senin, 18 Desember 2017  
 
Memimpin Bukan Kesenangan

Redaksi | Serba-Serbi
Sabtu, 07 Oktober 2017 - 18:53:57 WIB
Pemimpin adalah individu yang mendapat kepercayaan
dan pengakuan dari kelompok orang atau masyarakat untuk membawa pengikutnya
kepada tujuan yang diharapkan bersama. Seorang pemimpin dituntut memiliki
pengaruh, kecakapan dan keahlian untuk mencapai tujuan yang diharapkan bersama
dengan seluruh pengikut-pengikutnya.

Tidak mudah menjadi pemimpin, harus membutuhkan
segala daya dan kemampuan maksimal dan dengan strategi yang mumpuni. Menurut
Stephanie K. Marrus seperti yang dikutip oleh Sukristono, "Strategi
didefenisikan sebagai suatu proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang
berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi disertai penyusunan suatu cara
atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai". Dapat disimpulkan
bahwa strategi sangat merupakan kreatifitas dan upaya-upaya yang dilakukan
untuk mencapai sebuah target dari apa yang direncanakan oleh seorang pemimpin.

Akan tetapi menjadi seorang pemimpin tidak hanya semata-mata
atas kehebatan seseorang dalam berpolitik dan bekerja, tetapi menjadi pemimpin
tidak terlepas atas izin dan kuasa Tuhan. Dengan kata lain menjadi pemimpin
adalah sebuah anugrah dari sang Pencipta sebab, Tuhan memiliki segala rencana
dalam setiap hidup manusia walaupun sebagian orang bertindak tidak sesuai
dengan rencana dan apa yang harapkan oleh Tuhan ketika sudah menjabat sebagai
seorang pemimpin. Sebagian dari mereka menggunakan kekuasaan yang dimiliki
untuk mencari kekayaa dan kesenangan. Hal ini dibuktikan dengan sikap dan
perilaku para pemimpin kita yang kerap melakukan korupsi dan tindakan-tindakan
lain yang tidak terpuji.

Tidak sedikit para pemimpin yang harus mendekap
dalam penjara, baik dari lembaga-lembaga negara maupun dari institusi
pemerintah. Mereka bisa dari tingkat daerah kabupaten/kota, tingkat provinsi
hingga pusat. Untuk September tahun 2017 ini Komisi Pemberantas Korupsi (KPK)
menangkap lima Kepala Daerah yang diduga melakukan korupsi dengan status
tersangka. Belum lagi dengan pejabat-pejabat lain yang tersandung kasus korupsi
di berbagai daerah dan wilayah di seluruh Indonesia. Ini dilakukan karena pikiran
yang menganggap bahwa jabatan yang dan kekuasaan adalah kesenangan. Kekuasaan dijadikan
sebagai ajang mencari kekayaan sehingga, lupa akan tugas dan tanggung jawab
sebagai pelayan bagi rakyat.

Padahal Pemimpin sejati adalah pelayan. Dalam Kitab Lukas 22 : 25-26, Yesus berkata kepada
murid-murid-Nya "Raja-raja bangsa-bangsa memerintah rakyat
mereka dan orang-orang yang menjalankan kuasa atas mereka disebut
pelindung-pelindung.
Tetapi kamu tidaklah demikian,
melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling
muda dan pemimpin sebagai pelayan". Dalam arti lain
pemimpin
sebagai pelayan atau servant leadership mempunyai tugas dan fungsi utama
untuk melayani kepentingan mereka yang dipimpinnya. Orientasinya bukan untuk memenuhi
kesenangan atau kepentingan golongan, namun lebih kepada kepentingan publik
yang dipimpinnya.

Artian yang sama tetang kepemimpinan juga
disampaikan oleh Mayor Arh. (Purn.) Yoyok Riyo Sudibyo pada saat
memberikan kuliah umum di Kampus Akademi Bela Negara Partai NasDem. Selama dua
kali menyampaikan materi kuliah, Yoyok menyampaikan istilah sendiri tentang
kepemimpinan. Istilah yang ia sampaikan berdasarkan pengalaman panjang yang ia
jalani dimana sebelumnya beliau berprofesi sebagai Tentara Nasional Indonesia
dari Angkatan Darat. Saat bertugas di Papua, beliau mencoba memulai usaha
dagang. Karena merasa kurang etis seorang Tentara sambil berdagang, ia memilih
untuk pensiun dini dari (TNI AD) dengan pangkat terakhir Mayor. Hidup sebagai
seorang pedagan kemudian beliau dicalonkan sebagai Bupati Batang dari jalur
independen, dan atas kehendak Tuhan beliau terpilih menjadi Bupati Batang
selama satu periode pada pilkada tahun 2011 yang lalu. Pada saat
kepemimpinannya Yoyok salah seorang penerima Bung Hatta Anti-Corruption Award
2015.  Pada 2012, pendapatan asli daerah
(PAD) Batang hanya Rp 67 miliar. Pada 2014, PAD Batang menjadi Rp 186 miliar
dan diharapkan pada 2017 menjadi lebih dari Rp 200 miliar. Setelah selesai satu
periode, beliau tidak mencalonkan diri lagi. Bukan tanpa alasan, mantan TNI ini
menyadari bahwa memberikan kesempatan kepada yang lain adalah sifat
kepemimpinan yang sejati.

Yoyok Riyo Sudibyo mengatakan bahwa menjadi
pemimpin adalah pribadi yang siap merelakan dan mengorbankan kesenangan nya. Arti
singkat yang ia sampaikan ini jelas menyampaikan bahwa pemimpin yang sejati
adalah pemimpin yang seperti pelayan. Pemimpin yang mendengar, melihat dan
mengenal keluhan rakyat dan kemudian bekerja untuk menyelesaikan
persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyatnya.

Untuk itu
dapat saya simpulkan bahwa menjadi pemimpin bukan kesenganan. Tetapi pemimpin
adalah seperti seorang pelayan atau  servant
leadership
yang memiliki sikap menjalan tugas kepemimpinan sebagai sebuah
pengabdian kepada rakyat. Dengan demikian, nilai-nilai kepemimpin sebagai
pelayan sangat penting untuk ditanamkan dalam diri generasi muda,
terlebih-lebih nilai-nilai ini harus dimiliki oleh kader Partai NasDem dan
Mahasiwa Akademi Bela Negara Partai NasDem sebagai calon-calon pemimpin bangsa
kedepan. Sehingga setiap pemimpin yang lahir dari Partai NasDem memiliki
kesadaran bahwa menjadi pemimpin adalah bukan sebuah kesenangan tapi sebuah
pengabdian terhadap rakyat.



ditulis Oleh: Yusadar Waruwu,S.Pd.
Mahasiswa ABN-073
DPD Kabupaten Nias
DPW Provinsi Sumatera Utara


Jumat, 27 Oktober 2017 - 11:42:30 WIB
Sumpah Pemuda dan Kebangkitan Generasi Restorasi
Sabtu, 07 Oktober 2017 - 18:53:57 WIB
Memimpin Bukan Kesenangan
Rabu, 23 Agustus 2017 - 13:00:19 WIB
Pandangan Masyarakat Terhadap Kelompok Kepentingan, Kelompok Penekan dan Partai Politik
Rabu, 16 Agustus 2017 - 21:18:18 WIB
Usia ke-72, Indonesia Seharusnya Sudah Lebih Dewasa dan Mandiri
Senin, 31 Juli 2017 - 19:02:57 WIB
Akademi Bela Negara Pembela Ideologi Bangsa
Jumat, 23 Juni 2017 - 11:51:41 WIB
Bupati Nias Dinilai Fokus Pada Santunan Kematian, Bagaimana Janji Kampanye?
Rabu, 14 Juni 2017 - 03:06:21 WIB
Wapias ALPENAS: Ketua Komisi C DPR-D Nias Tidak Tahu Fungsi dan Tugasnya
Selasa, 06 Juni 2017 - 12:35:26 WIB
Pakar Hukum Kepulauan Nias Bicara Soal Raskin Tidak Layak Konsumsi
Rabu, 31 Mei 2017 - 16:09:26 WIB
TNI Kalahkan Ratusan Tentara Asing dengan Sehelai Rumput
Selasa, 30 Mei 2017 - 20:45:27 WIB
Anggota Polsek Serpong Meninggal Saat Memberi Kultum
Selasa, 30 Mei 2017 - 19:46:52 WIB
Polda Sumut Menyanggah Adanya Oknum Polisi Pukuli Imam Sholat Tarawih Pada Tahun 2017
Selasa, 25 April 2017 - 22:32:59 WIB
LRPPN Bhayangkara Indonesia, Siapkan Program Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkotika di Pulau Nias
Sabtu, 11 Maret 2017 - 10:20:49 WIB
Lima Pesawat Tempur dan Dua Batalion TNI Perkuat Natuna
Jumat, 24 Februari 2017 - 16:52:28 WIB
Polda Sumut Akan Tindak Tegas Aksi Sweeping Ilegal Gojek Ataupun Betor Dijalan
Jumat, 24 Februari 2017 - 00:27:02 WIB
Akankah Sejumlah Pejabat Tinggi TNI Dimutasi?
Kamis, 09 Februari 2017 - 00:56:21 WIB
Perwira Polres Nias Kalvinus Gulo Dimakamkan Secara Tradisi Polri
Jumat, 03 Februari 2017 - 01:22:53 WIB
Kapolsek Gunungsitoli Alooa Ingatkan Warga Waspadai Curanmor
Senin, 30 Januari 2017 - 08:26:28 WIB
Kapolri Tito Karnavian Berikan Arahan Kepada Para Kapolda dan Pejabat Polri
Selasa, 17 Januari 2017 - 10:01:48 WIB
Perayaan Natal dan Syukuran Tahun Baru, Polda Sumut Kunjungi Masyarakat Pengungsi
Minggu, 15 Januari 2017 - 13:53:19 WIB
Kegiatan Operasional, Berikut Pesan Kapolda Sumut
Rabu, 11 Januari 2017 - 11:12:19 WIB
Polisi Boyong 6 Pengedar Narkoba di Mapolrestabes Medan
Selasa, 10 Januari 2017 - 20:49:24 WIB
Berikut Amanat Kapolres Nias Kepada Masing-Masing Bagian dan Satuan di Polres Nias
Senin, 09 Januari 2017 - 01:13:17 WIB
KM Lawit Tiba di Gunungsitoli, 70 Personel Polres Nias Diturunkan
Kamis, 05 Januari 2017 - 08:19:45 WIB
Bupati Sebut Pejabat Eselon II Sebagai Perpanjangan Tangan Bupati dan Wakil Bupati
Index
 
Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
Advertorial | Foto | Galeri | Opini | Tokoh | Opini
About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer | Index
Copyright © 2017 PT. ZONA INDONESIA INTERMEDIA, All Rights Reserved