Jum'at, 07 Oktober 2022  
 
PDI Perjuangan: Indonesia Negara Hukum
Bendera PDI Perjuangan Dibakar, Ini Sikap Tegas DPP PDI Perjuangan

Sefi Zai | Nasional
Kamis, 25 Juni 2020 - 09:05:39 WIB


TERKAIT:
   
 
JAKARTA - PDI Perjuangan merespon perlakuan dan pembakaran bendera PDI Perjuangan ketika demo di DPR kemarin, Rabu 24/06/20.

Dalam rilis yang disampaikan langsung oleh Sekjen PDI PerjuanganHasto Kristiyanto, menghimbau kader di seluruh nusantara menahan diri dan tidak terprovokasi.

Hal ini sangat tepat disampaikan kepada kader karena jika jutaan kader mengamuk maka akan semakin sulit menghentikannya.

Hasto menyampaikan bahwa Indonesia Negara Hukum dan akan menuntut Pembakar Bendera PDI Perjuangan di jalur Hukum," tegas Hasto.

Ia menambahkan bahwa ada Pihak Sengaja Memancing di Air Keruh, Rakyat Tidak Bisa Diadu Domba.

Dalam pernyataan resminya  DPP PDI Perjuangan menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

1). PDI Perjuangan sangat menyesalkan aksi provokasi yang dilakukan dengan membakar bendera Partai. “PDI Perjuangan ini Partai Militan, kami punya kekuatan grass-roots, dan kekuatan ini kami dedikasikan sepenuhnya bagi kepentingan bangsa dan negara. Meskipun ada pihak yang sengaja memancing di air keruh, termasuk aksi provokasi dengan membakar bendera Partai, kami percaya rakyat tidak akan mudah terprovokasi”.

2). Seluruh kekuatan Partai saat ini fokus pada upaya membantu rakyat di dalam melawan Pandemi Covid-19. “Presiden, wapres dan seluruh jajaran kabinet didukung oleh seluruh kader PDI Perjuangan yang antara lain terdiri dari 128 anggota DPR RI, 18 Ketua DPRD, 416 anggota DPRD Provinsi, 3232 anggota DPRD Kab kota dan 237 kepala daerah dan wakil kepala daerah serta 1,43 juta pengurus Partai, menyatu dengan rakyat, memerangi Covid-19 dengan seluruh dampaknya secara sosial dan ekonomi. Itulah skala prioritas kita bersama”.

3). Karena itulah mereka yang telah membakar bendera Partai, PDI Perjuangan dengan tegas menempuh jalan hukum. “Jalan hukum inilah yang dilakukan oleh PDI pada tahun 1996, ketika pemerintahan yang otoriter mematikan demokrasi”.

4). Adapun berkaitan dengan proses Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila, sikap PDI Perjuangan sejak awal kami tegaskan bahwa Partai mendengarkan aspirasi tsb dan terus kedepankan dialog. “Rancangan Undang-undang selalu terbuka terhadap koreksi dan perubahan, agar seirama dengan suasana kebatinan rakyat. Jadi sebaiknya semua menahan diri dan menghindarkan dari berbagai bentuk provokasi”.

5). Indonesia adalah negara besar yang begitu beragam. “Dari Sabang sampai Merauke, dan dari Miangas hingga ke Rote sangat majemuk. Kita bersatu karena Pancasila. Kita harus belajar dari konflik di Suriah, Yaman, Libya dll. Rakyat di negara-negara tsb akhirnya menjadi korban. Indonesia memiliki nilai luhur untuk bermusyawarah, jadi itulah yang harusnya kita kedepankan. Untuk itu mari kedepankan proses hukum dan seluruh kader-kader PDI Perjuangan diinstruksikan agar tidak terprovokasi”.


Sumber  :  DPP PDI Perjuangan
Editor     : Sefianus Zai


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • TP-PKK dan Dinas P3AP2KB Kepri Gelar Pelatihan PATBM
  • Konferensi XI IGTKI PGRI Riau Digelar di Pekanbaru
  • Wabup Nias Resmikan Kampung Pancasila Di Wilayah Kecamatan Botomuzi, Kabupaten Nias 2022
  • Oknum Notaris Jadi Tersangka Korupsi untuk Kasus Kredit Fiktif di BNI46 Pekanbaru Senilai Rp40 M
  • Wali Kota Cimahi Kunjungi Warga Terdampak Banjir
  • FPI dan Alumni PA 212 Tolak Mentah-mentah Anies Jadi Capres, Bisa Pecah Belah Umat!
  • Dukung Kandidat Terbaik PSI Umumkan Ganjar Pranowo Capres 2024
  • DPP GPSH Desak Jokowi & Kapolri Copot Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Malang
  • Pemkot Cimahi Sepakat Bekerjasama Dengan KEJARI Kota Cimahi
  •  
     
     
    Selasa, 19 Juli 2022 - 13:15:03 WIB
    Diduga Melakukan Pemerasan Pada Pemilik Lahan, 5 Oknum Kehutanan Riau Ditangkap Polres Pelalawan
    Sabtu, 10 Juli 2021 - 07:13:49 WIB
    Kapolri Instruksikan Jajarannya Gandeng Warga NU se-Indonesia untuk Percepat Herd Immunity
    Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15:06 WIB
    Aliansi Peduli Masyarakat Desa Loloana'a Idanoi Minta Kadesnya Dicopot
    Jumat, 21 Mei 2021 - 12:53:43 WIB
    8 Fakta Amanda Manopo Jilid 2, Daftar Kelima Paling Cetar!
    Rabu, 19 Agustus 2020 - 12:09:06 WIB
    DIRGAHYU REPUBLIK INDONESIA
    Upacara Kemerdekaan On-line via Videoconferenc, Bupati Kampar kenakan Baju Kebesaran Adat Kampar
    Selasa, 16 Maret 2021 - 09:01:01 WIB
    Sugianto Nangolah Ajak Kaum Melenial Memahami 4 Pilar Kebangsaan
    Selasa, 24 Maret 2020 - 19:26:27 WIB
    TAK JELAS APAKAH ADA KEBUN INTI 20 PERSEN
    PKS "Hantu" Mulai Berdiri di Pulau Birandang
    Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:20:40 WIB
    Gelora HUT RI, Koramil 2011/Astanajapura Kodim 0620/Kab Cirebon Adakan Lomba Mewarnai
    Senin, 14 Desember 2020 - 13:48:55 WIB
    Wagub Jabar Minta Sopir Elf Melek COVID-19
    Sabtu, 13 Maret 2021 - 23:27:59 WIB
    Padepokan Hakekok Pernah Dibakar Warga 2009
    Rabu, 04 Agustus 2021 - 11:30:54 WIB
    Delapan Pelaku Usaha Disanksi Satgas Covid-19
    Sabtu, 18 Desember 2021 - 10:25:46 WIB
    SD Cikole Kota Sukabumi Dan Kantor BKPSDM Kota Sukabumi Belajar Dan Berkantor Di Atas Tanah Sengketa
    Rabu, 25 Agustus 2021 - 12:20:43 WIB
    Wali Kota Apresisasi Pelajar di SMAN 5 Pekanbaru Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19
    Senin, 17 Mei 2021 - 22:10:10 WIB
    Pasca Libur Idulfitri 1442 H, Pemkab Sergai Gelar Apel Pasukan Satpol PP
    Minggu, 05 Juli 2020 - 20:33:02 WIB
    Bersama Ketua Persit KCK, Pangdam IV/Diponegoro Panen Buah Klengkeng
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved