Kamis, 13 Juni 2024  
 
Gunung Sinabung Meletus, Senin 10 Agustus 2020, Erupsi 5 Kali Lebih Besar dari Letusan Sebelumnya

Riswan L | Nasional
Senin, 10 Agustus 2020 - 21:03:14 WIB

Gunung Sinabung meleuts lagi, Senin 10 Agustus 2020 pagi
TERKAIT:
   
 
Tirasita.com - Gunung Sinabung meletus lagi Senin 10 Agustus 2020, erupsi 5 kali lebih besar dari letusan sebelumnya.

Warga di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali waspada lantaran Gunung Sinabung terus erupsi pada (8/8/2020) hingga Senin (10/8/2020) pagi.

Telah terjadi sebanyak lima kali erupsi dengan ketinggian kolom abu mencapai 5 km.

Terakhir Abu vulkanik tersebut membumbung tinggi pada pukul 10.20 WIB.

Bahkan disebut-sebut erupsi Gunung Sinabung pagi ini 5 kali lebih besar dari letusan sebelumnya

Dilansir dari TribunMedan, data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Sinabung, pada erupsi ini Gunung Sinabung memuntahkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 5.000 meter.

Angka ini, sama dengan 7.460 di atas permukaan laut.

"Benar Sinabung baru saja erupsi, tinggi kolom abu mencapai 5000 meter di atas puncak," ujar pengamat Gunung Sinabung Armen Putra.

Dengan ketinggian kolom abu ini, terdata bahwa erupsi kali ini lebih besar lima kali lipat dari sebelumnya.

Saat ini, di beberapa grup pesan singkat sudah banyak beredar video yang memperlihatkan Gunung Sinabung sedang memuntahkan material vulkaniknya.

Dari beberapa video tersebut, ada yang terdengar jika dari dalam gunung seperti gemuruh.

Bahkan, ada juga sebuah foto yang memperlihatkan jika letusan kali ini terlihat hingga ke Kota Binjai.

Desa Naman Teran Gelap

Warga Desa Naman Teran, Kecamatan Naman Teran, Wanto Sembiring (49) bertutur bahwa desanya gelap saat erupsi terjadi.

"Gelap sekali, serasa malam akibat debu, sampai saat ini lampu rumah tetap dinyalakan," ujar Wanto Sembiring saat dikonfirmasi pada Senin (10/8/2020).

Warga hingga saat ini memilih tinggal di rumah sambil menunggu debu vulkanik habis.

Dari penuturannya, erupsi kali ini lebih besar dari erupsi yang terjadi pada Sabtu (8/8/2020).

"Lebih besar dari yang pertama itu, pada Sabtu (8/8/2020), pokoknya desa kita saat erupsi terasa gelaplah," sambungnya.

Akibat erupsi, warga sekitar tidak berani keluar rumah, sebab debu sudah selimuti Desa Naman Teran.

"Karena erupsi itu, Desa kita ini sempat gelap dan warga tidak berani keluar rumah," sambungnya.
Dia juga menuturkan bahwa kondisi saat ini di desa Naman Teran masih terkendali.

"Kondisi masih aman, tetap terkendali. Para petugas masih tetap waspada dan tetap bersama dengan warga. Aman sampai saat ini," pungkasnya.

Warga berhamburan

Warga yang bermukim di sekitaran Gunung Sinabung berhamburan keluar rumah dan berlari ke tempat aman.

Pantauan Tribun Medan dari video amatir yang berhasil dihimpun, terlihat, warga berlarian keluar rumah.

Sesekali warga melihat ke belakang.

Di langit, terlihat gumpalan abu vulkanik yang dibawa angin bergerak perlahan menutupi wilayah sekitarnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, tinggi kolom erupsi Gunung Sinabung mencapai lebih dari 5.000 meter dari puncak Gunung Sinabung atau lebih 7.460 meter dari atas pemukaan laut.

Hal tersebut dikatakan Kepala Pos Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Badan Geologi dan PVMBG, Armen Putra.

Dalam penjelasannya ia mengatakan, erupsi Gunung Sinabung menyebabkan kolom abu yang berwarna coklat gelap dan mengarah timur dan tenggara.

Untuk itu, Armen mengimbau kepada masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati atau memasuki zona merah Sinabung yang sudah direkomendasikan.

“Untuk warga yang terdampak abu vulkanik letusan Sinabung, kami imbau agar melindungi diri dengan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Hingga Senin, dari informasi yang berhasil didapat z tingkat kegempaan Gunung Sinabung masih terus meningkat dan berpotensi kembali terjadi erupsi susulan.

Hingga kini, status Gunung Sinabung masih Siaga Level III.

Meletusnya Gunung Sinabung kembali, trending di Twitter.

Para netizen yang berada di dekat lokasi banyak mengunggah foto-foto ataupun video saat erupsi gunung tersebut.

Erupsi pada Sabtu

Sebelumnya, Gunung Sinabung yang berada di Provinsi Sumatera Utara juga mengalami erupsi, Sabtu (8/8/2020) dini hari.

Berdasarkan informasi dari Kementerian ESDM di akun Twitter-nya, @KementerianESDM, erupsi Gunung Sinambung terjadi pada pukul 01.58 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 2.000 meter di atas puncak.

Badan Geologi Kementerian ESDM meminta masyarakat di sekitar lokasi menggunakan masker jika terjadi hujan abu.

Baca: Rumahnya Berhadapan Langsung dengan Gunung Sinabung, Anto Mengenali Gejala Alam Sebelum Erupsi

Selain itu, Badan Geologi juga mengingatkan akan potensi bahaya lahar.

Berikut rilis lengkap dari Badan Geologi Kementerian ESDM sebagaimana dikutip dari akun Twitter Kementerian ESDM:

INFORMASI ERUPSI G. SINABUNG

Telah terjadi erupsi G. Sinabung, Sumatera Utara pada tanggal 08 Agustus 2020 pukul 01:58 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 4.460 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi ± 1 jam 44 detik.

Saat ini G. Sinabung berada pada Status *Level III (Siaga)* dgn rekomendasi:

1. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dr puncak G.Sinabung Serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

2. Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah utk mengurangi dmpak kesehatan dr abu vulkanik.

Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

3. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.***

Sumber : tribun Kaltim




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tantangan Penerapan Pembelajaran Tematik Pada Sekolah Dasar
  • Sekretariat DPRD Jawa Barat Terima Kunjungan Kerja DPRD Jambi dan Kab Cirebon
  • Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemkot Cimahi lakukan Monitoring Ke Pasar Tradisional
  • Pemkot Cimahi Siapkan Generasi Emas Dan Integritas Pelayanan KBKR
  • Pemkot Cimahi Resmi Meluncurkan Call Center Campernik 112
  • Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pemkot Cimahi Gelar Uji Emisi Gratis
  • Pansus DPRD Jabar Berharap Kebutuhan Petani Organik, Pemerintah Harus Hadir
  • Kabag Sekretariat DPRD Jabar Iman Tohidin Menerima Studi Banding DPRD Sumatera Utara
  • KONFLIK PALESTINA-ISRAEL
  •  
     
     
    Jumat, 07 Mei 2021 - 22:41:44 WIB
    Satres Narkoba Polres Kampar Musnahkan BB Narkoba
    Sabtu, 15 Agustus 2020 - 11:43:49 WIB
    Anak Amin Rais Ditegur Di Pesawat, Mumtaz Rais ; Kamu Siapa ?
    Sabtu, 19 Desember 2020 - 16:06:00 WIB
    Jokowi: Isi Medsos dengan Keteduhan dan Kesejukan
    Rabu, 15 April 2020 - 07:03:33 WIB
    UPAYA PENCEGAHAN COVID-19
    Satgas Covid-19 Diskominfo Kampar, Sosialisasi di Kecamatan Tambang
    Rabu, 15 Juli 2020 - 12:33:30 WIB
    Dinas Pariwisata Jabar Revisi Target Kunjungan 2020
    Rabu, 04 November 2020 - 03:29:28 WIB
    Kapolresta Pekanbaru Pimpin Serah Terima Kasatreskrim dan Kasat Resnarkoba
    Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:52:43 WIB
    Gubernur Riau ajak Pelaku Parekraf dan UMKM Lakukan Promosi Digital
    Rabu, 22 Juli 2020 - 23:07:45 WIB
    Gubernur Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Sultan Cirebon
    Jumat, 21 Februari 2020 - 16:57:16 WIB
    Berantas Illegal Fishing, DPR Dukung KKP Soal Penguatan Pengawasan
    Selasa, 20 Oktober 2020 - 11:33:41 WIB
    Otak Intelektual Harus Diproses Hukum, Polres Kampar Apakah Bisa ?
    Terjadi Tindak Pidana, Ratusan Orang Jarah Harta Karyawan PT.Langgam Harmuni
    Minggu, 22 Maret 2020 - 17:36:12 WIB
    Bawaslu RI Diminta Evaluasi Kinerja Bawaslu Kabupaten Nias Utara
    Minggu, 24 Mei 2020 - 10:01:13 WIB
    LAWAN COVID-19
    Dewia Zebua, Anggota DPRD Kabupaten Nias Peduli Dengan Warga
    Kamis, 02 April 2020 - 13:54:42 WIB
    Pencegahan Virus Covid-19
    Anggota DPD RI Riau Dr. Misharti, M.Si Menggelar Bakti Sosial Dengan Melakukan Penyemprotan Desinfe
    Kamis, 30 September 2021 - 18:58:13 WIB
    Wabup Sergai Tekankan Pentingnya Interaksi Sosial Dalam Program P4GN
    Selasa, 07 April 2020 - 15:55:47 WIB
    CEGAH COVID-19
    Antisipasi Penyebaran Virus Corona, IWO Pelalawan Bagikan Masker Gratis
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved