Senin, 17 Juni 2024  
 
Anggota TGPF Intan Jaya dan TNI Tertembak di Papua, Hari Ini Dievakuasi ke Jakarta

Arif Hulu | Nasional
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 10:39:26 WIB

Anggota TGPF dan TNI yang menjadi korban penembakan di Papua dibawa ke Jakarta hari ini. (Dok. Humas Polhukam)
TERKAIT:
   
 
JAKARTA | Tiraskita.com - Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dan satu anggota TNI yang jadi korban penembakan di Intan Jaya, Papua, dievakuasi ke Jakarta Sabtu (10/10) pagi ini.

"Pagi ini anggota TGPF dan anggota TNI yang terluka dalam penyerangan kemarin sore telah kami evakuasi ke Jakarta untuk perawatan pengobatan lebih lanjut," ujar Wakil Ketua TGPF Sugeng Purnomo, dalam keterangannya yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (10/10).

Sugeng menjelaskan korban yang terluka dievakusi dengan Helikopter Caracal TNI AU dari Sugapa, Intan Jaya pada pukul 7 pagi waktu setempat ke Timika. Korban kemudian dipindahkan ke pesawat Boeing TNI AU di bandara Timika.

Pada pukul 08.22 WIT perjalanan para korban menumpang pesawat TNI AU menuju Jakarta dengan rute Timika-Hasanuddin-Jakarta. Baca juga : Pasukan Raider Gagalkan Upaya Penyerangan Bandara Bilorai oleh KKSB


Korban luka-luka yang dievakusi adalah anggota TGPF, Bambang Purwoko, merupakan Dosen dan Peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menglami luka tembak pada bagian kakinya.

Bambang adalah salah satu anggota TGPF yang disebut dalam pernyataan tersebut berpengalaman meneliti di Papua dan pernah menjadi ketua Pokja Papua UGM.

Sementara dari anggota TNI yang terluka ialah Sersan Satu TNI Faisal Akbar, Anggota Satgas Apter Hitadipa dari satuan asal Kodim 1304 Gorontalo.

Sugeng menekankan bahwa saat ini prioritas tim TGPF adalah evakuasi untuk keselamatan dan perawatan. Hal tersebut kata Sugeng telah berjalan aman dan lancar. Baca juga : Panglima TNI Mutasi 14 Perwira Tinggi

"Tim sedang mengevaluasi seluruh kegiatan yang berjalan, terutama mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan. Tentunya tanpa mengurangi misi memperoleh informasi yang terang tentang kasus ini," tuturnya.

Sebelumnya, TGPF Intan Jaya mengalami pengadangan saat melakukan investigasi penembakan di Distrik Hetadipa, Intan Jaya, Papua.

Kepala Penerangan Komanda Wilayah Gabungan (Kapen Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan dua orang menjadi korban dalam pengadangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu. Menurut Suriastawa, pengadangan dan penembakan ini dilakukan dengan terencana.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyatakan bertanggung jawab atas penembakan terhadap anggota TNI dan anggota TGPF Intan Jaya, Papua, Bambang Purwoko, Jumat (9/10).

"TPNPB bertanggungjawab," kata juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sembom melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (9/10).

Sebby berkata penembakan terhadap anggota TGPF di Distrik Hitadifa, Intan Jaya, Papua, dilakukan sebagai bagian dari sikap TPNPB menolak TGPF bentukan pemerintah Indonesia.

Sumber : CNNIndonesia.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tantangan Penerapan Pembelajaran Tematik Pada Sekolah Dasar
  • Sekretariat DPRD Jawa Barat Terima Kunjungan Kerja DPRD Jambi dan Kab Cirebon
  • Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemkot Cimahi lakukan Monitoring Ke Pasar Tradisional
  • Pemkot Cimahi Siapkan Generasi Emas Dan Integritas Pelayanan KBKR
  • Pemkot Cimahi Resmi Meluncurkan Call Center Campernik 112
  • Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pemkot Cimahi Gelar Uji Emisi Gratis
  • Pansus DPRD Jabar Berharap Kebutuhan Petani Organik, Pemerintah Harus Hadir
  • Kabag Sekretariat DPRD Jabar Iman Tohidin Menerima Studi Banding DPRD Sumatera Utara
  • KONFLIK PALESTINA-ISRAEL
  •  
     
     
    Jumat, 25 Desember 2020 - 19:14:12 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Kodim 0213/Nias laksanakan Pam Perayaan Ibadah Natal
    Sabtu, 23 Januari 2021 - 16:18:30 WIB
    Komnas HAM Panggil Disdik Sumbar, Soal Siswi Disuruh Berjilbab
    Sabtu, 30 Oktober 2021 - 11:37:23 WIB
    Pimpinan DPR Dukung Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru
    Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:49:23 WIB
    Ditangkap Polisi di Malang, Denny Siregar Sebut Gus Nur Bukan Anak Kiai
    Selasa, 22 November 2022 - 07:41:37 WIB
    Komjen Agus Diduga Diguyur Miliaran Rupiah dari 5 Tambang Ilegal, Irjen Herry Rudolf Ikut Terseret?
    Senin, 29 Maret 2021 - 21:54:12 WIB
    Jonedi: Pelindo 1 Dumai Sukses Ekspor 25 Kontainer ke Port Klang Malaysia
    Jumat, 15 Juli 2022 - 15:21:37 WIB
    Direktur LBH BERNAS Minta Pelaku Percobaan Pemerkosaan di Proses Sampai Ke Pengadilan
    Sabtu, 18 Juli 2020 - 08:45:59 WIB
    SK BPN Timbulkan Polemik Ke Masyarakat
    LAMR Kuansing Akan Seret PT DPN Ke PTUN
    Kamis, 19 Agustus 2021 - 12:03:38 WIB
    Kasus Fee Base Income di BRK, Tiga Terdakwa Siap Jadi Justice Collaborator
    Senin, 11 Januari 2021 - 09:20:08 WIB
    Ridwan Kamil Terima Abiwaba Adara Bidang Kemanusiaan
    Selasa, 16 Juni 2020 - 19:53:06 WIB
    Prajurit Lanud Sugiri Sukani Ikut Menyumbangkan Darahnya Dalam Baksos HUT Bhayangkara ke-74
    Sabtu, 18 September 2021 - 16:26:31 WIB
    Hari Ini Pangdam IV/Diponegoro Secara Resmi Tutup Latsarmil Komcad
    Jumat, 15 Januari 2021 - 13:31:46 WIB
    Sejumlah Tokoh Masyarakat Kampar Dukung Pencalonan Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri
    Senin, 18 Mei 2020 - 09:28:26 WIB
    PETANI KECIL JADI KORBAN
    ” Bebaskan Pak Bongku ", Ia Ditangkap Di Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat Sakai
    Rabu, 20 Mei 2020 - 14:38:33 WIB
    Diduga Tidak Sesuai Kontrak Dan RAB
    Polda Riau dan Kejati Riau Usut Videotron Lapangan Tugu Bengkalis
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved